Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ANALISIS DIMENSI SETTLING POND PADA AREA KATHRYN BLOK SOROWAKO PT VALE INDONESIA TBK: DIMENSIONAL ANALYSIS OF SETTLING POND IN KATHRYN AREA SOROWAKO BLOCK PT VALE INDONESIA TBK BR Bagariang, Marsella; Sukmawatie, Neny; Fidayanti, Neny; Indrajaya, Fahrul; Saptawartono
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i1.19408

Abstract

PT Vale Tbk Indonesia terletak dikecamatan Nuha kabupaten Luwu Timur provinsi Sulawesi Selatan merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan bijih nikel. Sistem penambangannya menggunakan metode open cast. Aktivitas penambangan tersebut mengakibatkan banyaknya bukaan lahan, sehingga ketika hujan volume air yang masuk ke dalam tambang cukup besar, dengan demikian akan menghambat dan menjadi kendala dalam proses penambangan maka untuk mengatisipasinya dibuatlah settling pond. Debit air limpasan pada area ini yaitu sebesar atau 4.001.431,68 m3/hari dihitung menggunakan metode rasional dengan memperhitungkan intensitas curah hujan sebesar 43,70 mm/jam dan luas daerah tangkapan hujan seluas 655,948 Ha dan koefisien limpasan 0,58. Berdasarkan perhitungan debit limpasan, diketahui bahwa settling pond aktual dengan total volume 60.045,26 m³ tidak mampu menampung debit air yang masuk, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga menyebabkan meluapnya air dan tidak optimalnya proses pengendapan lumpur. Maka dari itu, dibuatlah rekomendasi settling pond yang sesuai dengan debit air yang masuk dengan paramater debit limpasan sebesar atau 4.001.431,68 m3/hari dan kecepatan pengendapan 0,93 m/jam didapatkan luas settling pond sebesar 17,9 Ha. Kata kunci: Intensitas Curah Hujan, Koefisien Limpasan, Catchment Area, Settling Pond
Analisis Dampak Pertambangan Emas Tanpa Izin Terhadap Kualitas Air Sungai Katingan Dan Persepsi Masyarakat Di Desa Garagu Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah Pebryanto, Pebryanto; Saptawartono, Saptawartono; Iashania, Yunida; Wijaya, Dody Ariyantho Kusma; Putrawiyanta, I Putu
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20103

Abstract

Penelitian di lakukan pada Sungai Katingan, khususnya Desa Garagu Kecamatan Pulau Malan Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air pada Sungai Katingan yang diakibatkan oleh adanya aktivitas penambangan emas dan persepsi masyarakat terkait penggunaan air Sungai Katingan. Berdasarkan hasil uji laboratorium dan standar baku mutu air Sungai Katingan pada kelas I ada 6 paramater yang tidak sesuai dengan standar baku mutu adalah TSS,Fe, Mn, Cu, BOD, serta COD. Pada kelas II yaitu BOD dan Cu, Kelas III yaitu BOD dan Cu, dan kelas IV yaitu DO. Pengambilan persepsi masyarakat menggunakan kuesioner dengan penentuan sampel menggunakan tabel Isaac dan Michael dengan total 100 responden, dengan hasil sebagai berikut yaitu 62 jawaban untuk sarana transportasi air, 41 jawaban digunakan sebagai sarana budidaya ikan air tawar, peternakan serta mengairi tanaman, 13 jawaban untuk MCK dan 22 jawaban tidak menggunakan. Hal ini dapat di simpulkan bahwa kualitas air Sungai Katingan tercemar dengan adanya parameter yang tidak sesuai dengan standar baku mutu air akibat aktivitas penambangan emas serta tidak layak untuk di gunakan pada kelas I-III dan paling aman di gunakan untuk kelas IV (mengairi tanaman) berdasarkan standar baku mutu air. Persepsi masyarakat dengan jawaban terbanyak sebagai sarana transportasi air hal ini karena akses untuk menuju Desa Garagu hanya bisa di akses dengan ferry penyebrangan atau transportasi air. Kata Kunci: Kualitas Air Sungai, Penambangan Emas, Persepsi Masyarakat
Analisis Pengaruh Pertambangan Emas Tanpa Izin Terhadap Kualitas Dan Tingkat Pencemaran Air Di Desa Tumbang Randang Kecamatan Timpah Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah Ambeng, Rafvie Resido; Saptawartono, Saptawartono; Iashania, Yunida; Ganang, Nuansa Mare Apui; Murati, Ferra
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.19859

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) terhadap kualitas air Sungai Kapuas di Desa Tumbang Randang, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas. Sampel air diambil dari empat titik (permukaan dan dasar sungai di hulu dan hilir), kemudian diuji berdasarkan 10 parameter fisik dan kimia, dan dianalisis menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa parameter seperti TSS, Cu, COD, dan BOD melebihi baku mutu air kelas I, II, dan III sesuai PP No. 22 Tahun 2021. Nilai IP berada pada kisaran 3,20–3,95, yang menunjukkan status pencemaran ringan. Dengan demikian, kualitas air Sungai Kapuas di lokasi penelitian tidak lagi memenuhi standar air minum tanpa pengolahan. Diperlukan pengawasan dan penertiban terhadap aktivitas PETI serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan untuk mencegah peningkatan pencemaran.
ANALISIS TINGKAT EROSI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KONDISI LINGKUNGAN PADA PT. BARAMEGA CITRA MULIA PERSADA : ANALYSIS OF EROSION LEVEL AND ITS IMPACT ON ENVIRONMENTAL CONDITIONS AT PT. BARAMEGA CITRA MULIA PERSADA Rasidi, Muhammad Untung; Saptawartono; Fidayanti, Neny; Inso, Yos David; Ganang, Nuansa Mare Apui
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i2.16804

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat erosi pada timbunan tanah penutup dan dampak erosi pada tanah penutup. Disposal merupakan area terbuka yang rawan terhadap erosi dan jika terjadi hujan yang sangat deras, pasti tanah tersebut dapat dengan mudah terkikis oleh tetesan air hujan sehingga tanah yang semula sudah rusak akan tererosi dan berpengaruh terhadap lingkungan sekitarnya. Berdasarkan fakta di atas, kajian erosi pada timbunan tanah penutup sangat dibutuhkan. Metodologi penelitian ini meliputi pengumpulan data curah hujan dan pengamatan tanah, pengamatan fasilitas pengendalian erosi, dan pemanfaatan Universal Soil Loss Equation (USLE) untuk menentukan tingkat erosi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tanggul lama di PT. Baramega Citra Mulia Persada memiliki perkiraan tingkat erosi sebesar 2.678,29 ton/ha/tahun, sedangkan tanggul baru memiliki perkiraan tingkat erosi sebesar 3.895,69 ton/ha/tahun. Dengan mempraktikkan teknik pengelolaan erosi yang disarankan, yang meliputi penurunan sudut lereng timbunan, pembuatan teras pada timbunan, penanaman tanaman penutup di sana, dan pembuatan pont sedimen dan saluran air di sekitar timbunan. Diharapkan hasil ini akan meningkatkan efektivitas tanah penutup PT. Baramega Citra Mulia Persada. Kata Kunci: Tanah Penutup, erosi, PT. Baramega Citra Mulia Persada.
ANALISIS KUALITAS DAN INDEKS PENCEMARAN AIR PERMUKAAN PADA KOLAM BEKAS PENAMBANGAN PASIR DI KELURAHAN SEI GOHONG: ANALYSIS OF QUALITY AND INDEX OF SURFACE WATER POLLUTION IN EX-SAND MINING POND IN SEI GOHONG VILLAGE Yohanes, Yosindo; Saptawartono; Iashania, Yunida; Murati, Ferra; Inso, Yos David
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i2.19884

Abstract

Aktivitas penambangan bahan galian pasir banyak dilakukan di daerah jalan lintas Palangka Raya Tangkiling. Hal ini menyebabkan terbentuknya kolam bekas penambangan pasir tersebut yang berdampak pada perubahan bentang alam dan ekosistem perairan di lingkungan sekitar. Tujuan analisis kualitas dan indeks pencemaran air permukaan pada kolam bekas penambangan pasir di kelurahan    sei gohong ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan kualitas air lampiran VII Peraturan  Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang baku mutu air dan menganalisis tingkat pencemaran air yang ada pada permukaan kolam bekas penambangan pasir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sampling lapangan langsung (kuantitatif). Berdasarkan hasil analisis kualitas air pada  kolam bekas penambangan pasir, diperoleh bahwa parameter pH, Cu, Fe, dan BOD tidak memenuhi  baku mutu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran IV untuk Kelas III.  Sementara   itu, parameter TSS, DO, TDS, dan Mn memenuhi standar baku mutu, dan parameter COD memenuhi baku mutu, kecuali pada kolam P3. Hasil perhitungan indeks pencemaran menunjukkan nilai IP 2,3 yang berarti kondisi kualitas air berada dalam kategori tercemar ringan. Kata kunci: Kualitas Air, Indeks Pencemaran, Penambangan Pasir.
Analisis Kesesuaian Pemanfaatan Air Pada Lubang Bekas Tambang Pasir di Daerah Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah Aljack, Andreas Asi; Putrawiyanta, I Putu; Saptawartono, Saptawartono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aktivitas penambangan pasir sangat banyak dilakukan di Kelurahan Sei Gohong Kecamatan Bukit Batu dan merupakan salah satu sektor utama mata pencaharian masyarakat setempat. Lubang-lubang bekas tambang pasir yang ditinggalkan tanpa adanya melakukan pengelolaan sehingga sebagian bekas lubang galian tersebut terisi oleh air dan sebagian tidak mengandung air. Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan analisis Analisi Kesesuaian Pemanfaatan Air Pada Lubang Bekas Tambang Pasir Di Daerah Kelurahan Sei gohong agar nantinya dapat ditemukan kondisi lubang bekas tambang pasir, kualitas air lubang bekas tambang pasir, dan pemanfaatan air pada lubang bekas tambang pasir. Dari hasil penelitian, kondisi lubang bekas tambang pasir A dan B berumur ± 20 tahun yang dapat dikategorikan lubang bekas tambang usia sedang (setengah matang) dan kondisi air yang berada di lubang bekas tambang setiap musim kemarau tidak akan kering, jadi masyarakat sekitar memanfaatkannya air tersebut untuk mengairi tanaman , mencuci kendaraan dan lain-lain. Berdasarkan hasil uji 4 sampel air dilaboratorium menunjukan hasil tidak  sesuai dengan yang terlampir pada bagian IV lampiran II tentang Baku Mutu Air Danau Dan Sejenisnya pada PP No. 22 Tahun 2021 Standar Maksimum Kelas 4 sehingga pemanfaatnya hanya bisa digunakan untuk mengairi tanaman dan digunakan sebagai penyiraman kebakaran hutan
Perancangan Sequence Overburden Removal Dengan Metode Strip Mine Pit M45C-Extend PT. Jorong Barutama Greston Meha, Hansen Lim Junior Meha; Luwyk Djanas Usup, Hepryandi; Ferdinandus, Ferdinandus; Nan Setya Putra Tanggara, Deddy; Saptawartono, Saptawartono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 2 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i2.18361

Abstract

Dalam kegiatan penambangan, banyak faktor yang perlu di pertimbangkan dalam perencanaannya, salah satau faktor yang krusial adalah rancangan penambangan, dimana dalam perencanaan penambangan memerlukan design penambangan yang berguna untuk mengetahui bagaimana kemajuan penambangannya secara bertahap, baik rancangan short term maupun long term. PT. Jorong Barutama Greston memiliki lubang bukaan tambang baru yang akan dilakukan penambangan dengan menerapkan metode penambangan strip mine. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat rancangan design sequence penambangan overburden removal triwulan dari bulan September – November 2024. Geometri jenjang yang digunakan memiliki tinggi 10 meter, lebar 5 meter dengan kemiringan jenjang adalah sebesar 45º yang berlaku baik di highwall maupun lowwall. Sedangkan untuk jalan dirancangan dengan lebar jalan angkut lurus 12 meter dengan grade maksimum jalan adalah sebesar 8%. Berdasarkan hasil penelitian, rancangan sequence bulan September memiliki total volume terbongkar sebesar 256.557 BCM, rancangan sequence bulan Oktober memiliki volume terbongkar sebesar 272.928 BCM, dan rancangan sequence bulan November memilki volume terbongkar sebesar 253.834 BCM.
Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko Faktor Kelelahan Kerja pada Area Stockpile di PT. Rimau Tangguh Perkasa Yuliana Samosir, Sonia; Saptawartono, Saptawartono; David Inso, Yos; Sukmawatie, Neny; Murati, Ferra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 4 No. 6 (2024): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v4i6.780

Abstract

Berdasarkan hasil dari wawancara dengan beberapa operator ADT (articulated dump truck) yang ada bahwa mereka pernah mengalami kelelahan saat bekerja dan dalam beberapa bulan sebelumnya operator ADT (articulated dump truck) pernah mengalami kecelakaan saat bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang mempengaruhi kelelahan kerja operator ADT mengidentifikasi bahaya dan melakukan pengendalian risiko faktor kelelahan kerja operator ADT pada area stockpile PT. Rimau Tangguh Perkasa. Hasil dari penilaian risiko yang telah dilakukan pada variabel faktor pekerjaan masuk dalam kategori tinggi yaitu potensi bahaya durasi kerja, shift kerja, lingkungan kerja, sedangkan variabel faktor non pekerjaan masuk kategori sedang yaitu potensi bahaya kondisi fisik. Dalam pengendalian risiko dengan menggunakan acuan OHSAS 18001 meliputi: eliminasi, subtitusi, pengendalian teknis, pengendalian administratif dan APD untuk meminimalisirkan terjadinya kecelakaan kerja yang diakibatkan oleh kelelahan kerja pada faktor pekerjaan yang tingkat risiko tinggi maupun faktor non pekerjaan yang tingkat risiko sedang.
PENGELOLAAN DAN PENGENDALIAN AIR ASAM TAMBANG PADA KEGIATAN PERTAMBANGAN BATUBARA: MANAGEMENT AND CONTROL OF ACID MINE WATER IN COAL MINING ACTIVITIES Saptawartono; Iashania, Yunida; Murati, Ferra; Fidayanti, Neny; Melinda, Sena; Yakub Reba, Isai
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i1.11440

Abstract

Kegiatan pertambangan batubara merupakan salah satu komuditas yang sangat menjanjikan dalam rangka pasokan energi saat ini.  Namun demikian, kegiatan petambangan batubara perlu mendapat perhatian yang serius dalam pengelolaannya, mengingat dampak negatif yang dihasilkan juga sangat besar terhadap keberadaan dan kelestarian lingkungan.  Salah satu dampak negatif yang dihasilkan adalah terbentuknya limbah air asam tambang, yang keberadaannya sangat berpengaruh terhadap: (1) masyarakat sekitar; (2) biota perairan; (3) kualitas air permukaan; dan (4) kualitas air tanah.  Terhadap dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah air asam tambang, diperlukan adanya upaya-upaya pencegahan dan menghambat terbentuknya limbah air asam tambang pada kegiatan pertambangan batubara, yaitu diantaranya melalui tindakan mengurangi terjadinya kontak antara unsur-unsur yang mempengaruhi terbentuknya air asam tambang, seperti mineral sulfida yang berfungsi sebagai pirit yang dihasilkan dari permukaan batuan batu bara, air dan oksigen.  Disamping itu, terdapat beberapa teknologi pengolahan limbah air asam tambang yang bertujuan untuk menetralkan air asam tambang dengan meningkatkan pH airnya.  Teknologi pengolahan limbah air asam tambang yang berkembang saat ini, yaitu menggunakan metode teknologi pengolahan aktif dengan cara menetralisir pH air dengan bahan kimia buatan dan metode teknologi pengolahan pasif dengan cara tanpa menggunakan bahan kimia, tetapi sepenuhnya menggunakan proses kimia dan biologi secara alami. Kata kunci: Air Asam Tambang, Batubara, Pertambangan