Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Pakan Silase Pelepah Sawit Sebagai Upaya Menyediakan Pakan Sapi Unggul pada Kelompok Ternak di Provinsi Riau Adelina, Triani; Harahap, Anwar Efendi; Ali, Arsyadi; Zumarni, Zumarni; Juliantoni, Jepri; Harianti, Fitri
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17142

Abstract

Berkurangnya hijauan rumput lapang dipengaruhi besar karena  banyak perubahan fungsi lahan menjadi areal perkebunan dan industri. Selanjutnya usaha peternakan sapi konvensional selalu menyediakan pakan hijauan dengan sistem potong angkut (cut and carry) yang  hijauannya juga berasal dari rumput lapang sehingga ketersediannya juga tidak berkelanjutan. Kondisi ini tentunnya sangat berpengaruh negatif terhadap pemenuhan kebutuhan pakan sapi. Kondisi di atas tentu harus diberikan solusi yang tepat dan terukur, salah satunya dengan memanfaatkan pakan hijauan sapi yang berasal dari limbah perkebunan sawit, salah satunya  pelepah sawit. Pengabdian ini bertujuan sebagai pendampingan masyarakat dalam bentuk pembuatan pakan silase berbahan pelepah sawit serta mengujicobakan sebagai pakan sapi. Metode pengabdian adalah penyuluhan dan pendampingan mengenai  pembuatan pakan silase berbahan pelepah sawit pada kelompok SMD (Sarjana Membangun Desa) Tani Bukik Batang Potai Desa Penyasawan Kecamatan Kampar Kabupaten Kampar yang merupakan kelompok ternak non produktif dengan jumlah populasi sapi bali sebanyak 15 ekor. Paramater pengabdian yang diamati adalah kandungan nutrisi fraksi serat silase pelepah daun sawit dan palatabilitas sapi terhadap pakan. Hasil pengabdian bahwa kelompok peternak memiliki kemampuan mengembangkan pengolahan limbah pelepah sawit yang tersedia dalam jumlah besar menjadi pakan silase bagi sapi, serta kelompok memahami produk pakan silase dapat dijual sehingga keuntungan yang diperoleh bukan hanya berasal dari penjualan ternak tetapi berasal dari penjualan pakan silase.
Hubungan berat lahir anak, rasio jenis kelamin anak, dan umur induk kerbau terhadap lama kebuntingan Yendraliza, Yendraliza; Rodiallah, Muhamad; Zumarni, Zumarni
Ovozoa: Journal of Animal Reproduction Vol. 9 No. 2 (2020): Ovozoa: Journal of Animal Reproduction
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ovz.v9i2.2020.35-40

Abstract

This study was conducted to determine the relationship of birth weight of calves, sex ratio of the calves, and the age of the dam to the length of pregnancy in buffaloes resulting from artificial insemination in Kampar District. The method used in this research is the descriptive method by displaying the average and standard deviation. The total number of buffaloes that were artificially inseminated in 2018 and gave birth in 2019 was 21 buffalo-cows. Data were analyzed with the Pearson Product Moment (PPM) correlation. The parameters measured in this study were the length of pregnancy, calf birth weight, calf sex ratio, and dam's age. The results showed a positive correlation between the birth weight of the calves, sex ratio of the calves, and the age of the dam to the length of pregnancy of 1.4%, with an average length of pregnancy, calf birth weight, and sex ratio of 351.81 days, 27.38 kg, and 1: 1 respectively.
LIVABILITY AND RECOVERY RATE OF BALI CATTLE SPERMATOZOA DURING PRESERVATION IN TRIS-BASED EGG YOLK DILUENT WITH DIFFERENT SUCROSE LEVELS Yendraliza, Yendraliza; Tania, Tania; Misrianti, Restu; Zumarni, Zumarni
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 13, No 2 (2019): June
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v13i2.13033

Abstract

This study aimed to determine the effect of sucrose addition in tris-based egg yolk diluent in maintaining and protecting spermatozoa during preservation. The design of this study was a completely randomized design (CRD) which consisted of five treatments with ten replications. The treatments were tris-based egg yolk diluent without sucrose (P0, control), tris-based egg yolk diluent with 0.2% sucrose (P1), tris-based egg yolk diluent with 0.3% sucrose (P2), tris-based egg yolk diluent with 0.4% sucrose (P3) and tris-based egg yolk diluent with 0.5% sucrose (P4). The parameters measured were motility, livability, abnormality, intact plasma membrane, and recovery rate. Semen was evaluated 2 times, freshly after being collected and post thawed. The results showed that the increase level of sucrose addition from 0.2% to 0.5% increased the motility value from 43.59% to 48.15%, the livability value from 51.24% to 55.45%, the intact plasma membrane value from 44.66% to 48.21%, the recovery rate value from 54.6% to 60.2 %, and reduce the abnormality value from 13.49%-10.24%. It can be concluded that the addition of 0.2- 0.5% sucrose in tris-based egg yolk diluent could increase motility, livability, intact plasma membrane, recovery rate, and could reduce the abnormalities of Bali cattle spermatozoa during preservation
PEMBUATAN TERASI IKAN LAYANG (Decapterus) MELALUI METODE FERMENTASI PADA MASYARAKAT LOWU-LOWU Kusrini, Kusrini; Iksan, Muhamad; Santri, Santri; Zumarni, Zumarni
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25315

Abstract

Ikan merupakan makanan pokok manusia yaitu sebagai sumber protein bagi tubuh.  Oleh karena banyaknya kandungan gizi dalam ikan, maka ikan dijadikan sebagai salah satu makanan pokok oleh manusia. Sehingga petani ikan gemar berburu ikan diantaranya masyarakat Lowu-lowu sebagai kebutuhan sehari-hari, dijual dan diolah sealah kadarnya, namun belum medapat menangani kelimpahan hasil tangkap ikan tersebut. Dengan demikian perlu inovasi baru yaitu pembuatan terasi ikan yaitu ikan Layang (Decapterus). Tujuan kegiatan ini adalah untuk menginovasi petani ikan Lowu-lowu untuk membuat terasi sebagai salah satu upaya penanganan penangkapan ikan yang berlimpah. Metode kegiatan ini adalah ceramah dan praktek. Kegiatan ceramah, yaitu menyampaikan materi terkait ruang lingkup ikan dan metode fermentasi pembuatan terasi ikan dan praktek pembuatan terasi oleh peserta kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah petani ikan kelurahan Lowu-lowu dapat memahami dan membuat langsung terasi ikan layang (Decapterus) melalui metode fermentasi. Sebagai inovasi dalam pengolahan hasil tangkap ikan yang melimpah.