Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Statistical Quality Control Produksi PT Masscom Yohandika Tri Apriliyanto
Journal of Industrial View Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jiv.v6i2.12470

Abstract

PT. Masscom Graphy adalah organisasi yang bekerja di bidang pencetakan dalam lingkungan Suara Merdeka Grup. Perusahaan ini dapat mengirimkan dalam jumlah besar dan menyelesaikannya sesuai jadwal dengan harga jual yang kompetitif. Masalah yang terkait dengan kegagalan produksi terus menjadi ancaman bagi suatu perusahaan . Pemanfaatan penerapan metode statistical quality control terbukti mampu membedakan jenis-jenis cacat produksi dan penyebabnya. Mengingat keberagaman dan penanganan informasi ditinjau dari teknik yang digunakan untuk pengendalian kualitas produksi, maka diketahui bahwa total produksi cetak umum pada periode Juli-September sebanyak 4808 lembar dengan jumlah repair yang terjadi berjumlah 386 lembar. Pemanfaatan alat ukur dengan grafik kendali p dalam kendali mutu barang berguna untuk membedakan bahwa kualitas barang sudah berada pada batas yang seharusnya, karena rata-rata perbaikan barang adalah 8%.
Sosialisasi SIAKAD Sebagai Representasi Manajemen Rantai Pasok Di Lingkungan Pendidikan Bagi Mahasiswa Baru Teknik Industri Sufrotun Khasanah; Tri Apriliyanto, Yohandika; Beta Arya Ash Shidik; Harlinda Rasvi Nabela
Jurnal Sosial & Abdimas Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal Sosial & Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51977/jsa.v8i1.2230

Abstract

Pendidikan tinggi sangat penting untuk membekali seorang individu untuk menciptakan peluang dan pengembangan profesional. Untuk memastikan para mahasiswa baru bersemangat dan siap dalam melaksanakan perkuliahan, maka perlu adanya sebuah kegiatan untuk mengenalkan dunia kampus kepada mahasiswa. Universitas dapat mengelola banyak aspek pendidikan dengan bantuan strategis teknologi informasi, salah satunya adalah Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). Kegiatan yang dilakukan yaitu sosialisasi SIAKAD yang bertujuan untuk memberikan petunjuk teknis penggunaan SIAKAD dan memberikan wawasan bahwa alur informasi juga termasuk kedalam lingkup ilmu logistik rantai pasok. Kegiatan sosialisasi mengenai SIAKAD ini melibatkan mahasiswa baru angkatan 2025 program studi teknik industri yang berjumlah 35 orang dan didampingi 4 dosen program studi teknik industri. Berdasarkan hasil dan evaluasi, menunjukkan bahwa setelah dilakukan sosialisasi, menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai SIAKAD yang signifikan yaitu dari 23% meningkat menjadi 91%. Hasil program mendukung klaim bahwa penerapan teknologi digital dan manajemen rantai pasokan dalam pendidikan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi, khususnya dalam hal aliran informasi yang ditujukan untuk pengguna akhir.
Integration of Advanced Biodegradable Polymer Coatings with Solar-Powered Textile Waste Treatment for Reducing Microplastic Pollution in Urban Runoff Systems Rizqi Elmuna Hidayah; Yohandika Tri Apriliyanto; Beta Arya Ash Shidik
Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Science Vol. 2 No. 1 (2025): January: Green Engineering: International Journal of Engineering and Applied Sc
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenengineering.v2i1.280

Abstract

Microplastic pollution, particularly from textile waste, has become a significant environmental concern, especially in urban runoff systems. These pollutants pose a considerable threat to water quality, aquatic life, and human health. Traditional wastewater treatment methods often fall short in addressing the complexities of microplastic contamination. This research explores the integration of advanced biodegradable polymer coatings with solar-powered textile waste treatment to reduce microplastic pollution in urban runoff systems. Biodegradable polymers, such as polylactic acid (PLA) and polyhydroxyalkanoates (PHA), are highlighted for their potential to efficiently filter microplastics while providing an eco-friendly alternative to conventional filtration technologies. By combining these materials with a small solar-powered unit, the prototype enables an off-grid, low-energy solution to treat textile wastewater in urban environments. The study includes testing the prototype in simulated urban runoff conditions with varying concentrations of microplastics, evaluating key performance indicators such as microplastic removal efficiency, energy consumption, and operational sustainability. Results demonstrate a significant reduction in microplastic concentration, indicating the effectiveness of biodegradable polymer coatings and solar-powered systems in treating urban runoff. The discussion addresses the feasibility of using local biodegradable materials, performance in real-world urban environments, and operational challenges such as maintenance and scalability. This innovative approach is compared with existing microplastic filtration methods, such as membrane filtration and adsorption, highlighting its advantages in terms of sustainability and cost-effectiveness. The findings suggest that this integrated system could offer a viable, low-cost solution for addressing microplastic pollution in urban drainage systems, with potential for widespread urban implementation.
Workshop Peningkatan Wawasan Konsep Rekayasa Hijau pada Sektor Infrastruktur dan Industri Wahyudiono Wahyudiono; Harlinda Rasvi Nabela; Muhammad Rezki Ian; Yohandika Tri Apriliyanto; Jamal .; Beta Arya Ash Shidik; Sufrotun Khasanah; Demmy Adhi Mulya Darma
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 9, No 2 (2026): MEI 2026
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v9i2.3297

Abstract

Selama sepuluh tahun terakhir, degradasi lingkungan dan perubahan iklim telah menjadi masalah global yang tidak dapat diabaikan, memaksa negara-negara untuk mencari solusi yang dapat mendorong pelestarian lingkungan dan kemakmuran ekonomi secara bersamaan. Manusia dapat membangun masa depan yang lebih berkelanjutan bagi generasi mendatang dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip hijau ke dalam pengembangan industri dan infrastruktur. Secara global 40% emisi karbon global berasal dari rantai nilai konstruksi, yang meliputi pembangunan dan pemeliharaan struktur serta pembuatan material seperti baja dan semen. Adapun rincian 40% emisi global, dari infrastruktur sebesar 20,4% dan 18,7% dari industri pembuatan material. Sektor hijau telah berevolusi dari konsep idealis menjadi tujuan strategis yang krusial bagi pemerintah dan perusahaan di seluruh dunia seiring dengan meningkatnya komitmen global terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs). Untuk memberikan pemahaman kepada generasi yang akan datang bahwa pentingnya sektor hijau, maka Universitas Selamat Sri yang berperan krusial sebagai pencetak lulusan berkompeten mengadakan workshop kuliah.Mahasiswa diharapkan memiliki wawasan tambahan tentang pentingnya infrastruktur dan industri yang mengutamakan aspek lingkungan. Sebelum workshop dimulai, mahasiswa yang memahami tentang konsep rekayasa hijau hanya berjumlah 9 mahasiswa (20%) dari total 45 mahasiswa. Setelah mengikuti kegiatan workshop rekayasa hijau menunjukkan peningkatan yang signifikan, bertambah menjadi 91% atau sebanyak 41 mahasiswa dari 45 mahasiswa.