Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peran Pendidikan dalam Membangun Karakter Generasi Muda: Studi Pustaka Perspektif Kontemporer Nungki Selvia Adeputri; Roza Feronika; Heny Friantary; Salamah Salamah
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.550

Abstract

Generasi muda merupakan aset bangsa yang menentukan arah peradaban di masa mendatang. Namun, derasnya arus globalisasi dan transformasi digital telah menimbulkan tantangan serius terhadap moralitas dan integritas karakter remaja Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendekatan studi pustaka sistematis. Dengan menganalisis lebih dari dua puluh sumber ilmiah dari tahun 2020 hingga 2025, artikel ini membahas empat fokus utama: (1) konsep dasar pendidikan dalam perspektif pembentukan karakter; (2) nilai-nilai karakter yang relevan dengan konteks kontemporer; (3) tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital; serta (4) strategi implementasi pendidikan yang efektif dan adaptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan yang mengintegrasikan dimensi spiritual, intelektual, dan sosial secara sinergis terbukti mampu membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berakhlak mulia, dan berdaya saing. Pendekatan holistik yang mengombinasikan kurikulum berbasis nilai-nilai, keteladanan guru, penguatan peran keluarga, serta pemanfaatan teknologi digital secara bijak menjadi kunci keberhasilan pembentukan karakter di era modern. Artikel ini merekomendasikan penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang komprehensif dan berkesinambungan.
Penggunaan Media Cerita Bergambar dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di MI: Kajian Pustaka: Penelitian Riut Suwanti; Sefnisari Candranita; Heny Friantary; Andre Taulani Sandi; Dini Widiyant
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6241

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia di Madrasah Ibtidaiyah (MI) memiliki peran penting dalam mengembangkan kompetensi literasi siswa yang meliputi keterampilan membaca, menulis, berbicara, dan menyimak. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran masih didominasi oleh metode konvensional yang kurang menarik sehingga berdampak pada rendahnya minat dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis penggunaan media cerita bergambar dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MI melalui pendekatan kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah library research dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah yang relevan dalam rentang tahun 2015–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa media cerita bergambar memiliki efektivitas yang tinggi dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman, memperkaya kosakata, serta mengembangkan keterampilan berbicara dan menulis siswa. Selain itu, media ini juga mampu meningkatkan motivasi belajar serta menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan. Media cerita bergambar memiliki keunggulan dalam menyajikan materi secara konkret melalui integrasi visual dan teks sehingga memudahkan pemahaman siswa. Implementasi media ini dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di MI terbukti mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran secara signifikan. Dengan demikian, media cerita bergambar dapat dijadikan sebagai inovasi pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan literasi siswa di era Kurikulum Merdeka.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek (PJBL) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Ipa Kelas IV SDN 101 Kota Bengkulu: Penelitian Pici Nadia Safitri; Salsa Dwi Amanda; Nova Asvio; Heny Friantary
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6304

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pembelajaran IPA di kelas IV SDN 101 Kota Bengkulu, yang disebabkan oleh dominasi metode ceramah, kurangnya penggunaan media pembelajaran, serta minimnya keterlibatan siswa dalam proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), peningkatan hasil belajar siswa, serta keterlibatan siswa selama proses pembelajaran IPA berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru, dan 29 siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa secara signifikan, yang ditunjukkan dengan peningkatan jumlah siswa yang mencapai KKM dari 10 siswa menjadi 25 siswa. Selain itu, keaktifan siswa dalam pembelajaran juga meningkat, terlihat dari partisipasi diskusi, kerja sama kelompok, serta keberanian dalam menyampaikan pendapat. Meskipun demikian, terdapat beberapa kendala seperti ketimpangan partisipasi, keterbatasan waktu, dan sarana prasarana.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa model Project Based Learning (PjBL) efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran IPA. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa PjBL dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang inovatif untuk menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa, serta mendukung pengembangan keterampilan abad ke-21.
Analisis Kemampuan Critical Thinking Siswa dalam Pembelajaran IPAS di SD Negeri 16 Kota Bengkulu: Penelitian M. Rakel Ibnu Ibrahim; Choldia Heldianti Usiwardani; Heny Friantary
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6372

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan critical thinking siswa dalam pembelajaran IPAS di SD Negeri 16 Kota Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas guru IPAS dan siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan critical thinking siswa dalam pembelajaran IPAS berada pada kategori cukup baik. Siswa telah mampu mengidentifikasi masalah, menganalisis informasi, menyampaikan pendapat, menarik kesimpulan, dan memberikan solusi terhadap permasalahan sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Namun, kemampuan berpikir kritis siswa masih belum merata karena sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memberikan alasan logis dan menghubungkan konsep pembelajaran dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar. Faktor pendukung kemampuan critical thinking siswa meliputi penggunaan media pembelajaran yang menarik, penerapan metode diskusi dan tanya jawab, lingkungan belajar yang aktif, serta peran guru dalam memberikan stimulus pertanyaan. Adapun faktor penghambat kemampuan critical thinking siswa meliputi rendahnya minat membaca, kurangnya rasa percaya diri siswa, keterbatasan sarana pembelajaran, dan kebiasaan siswa yang masih terbiasa dengan pembelajaran satu arah. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih aktif, inovatif, dan kontekstual agar kemampuan berpikir kritis siswa dapat berkembang secara optimal.
The Use of Science Comic Media on the YouTube Application to Cultivate Students' Interest in Learning at Elementary School 35 Bengkulu City Aisyah Umu Hanifah; Demi Lupita Sari; Nova Asvio; Betti Dian Wahyuni; Heny Friantary
International Journal on Advanced Science, Education, and Religion Vol 8 No 1 (2025): IJoASER (International Journal on Advanced Science, Education)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Furqan, Makassar - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33648/ijoaser.v8i1.1589

Abstract

The purpose of this study is to describe the use of social studies comics on YouTube to foster student interest. The method used was descriptive qualitative, conducted at SDN 35, Bengkulu City, with data sourced from classroom teachers. The results indicate that the use of YouTube-based social studies comics in learning has been proven to increase student interest. This is evident in the learning process, which includes systematic and directed planning, implementation, and evaluation. During the planning stage, teachers developed learning materials in accordance with the Independent Curriculum and adapted the material to the characteristics and level of cognitive development of students. Selecting engaging and relevant media is a crucial factor in creating more meaningful learning. During the implementation stage, the use of social studies comic videos created a more interactive, enjoyable, and engaging learning environment, enabling students to become more active and enthusiastic in participating. Evaluation results also showed an increase in cognitive understanding and student interest compared to previous learning. Therefore, YouTube-based social studies comics can be used as an effective learning innovation to improve the quality of student learning processes and outcomes in elementary schools.
Developing Students’ Religious Character Through Islamic Religious Education Learning Chintya Sari; Septi Rahayu; Heny Friantary; Yosi Yulizah
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 11 No. 3 (2024): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v11i3.3143

Abstract

This study examines the implementation of Islamic Religious Education learning in developing students’ religious character. The research aims to analyze the learning process, identify supporting and inhibiting factors, and describe the role of Islamic Religious Education in strengthening students’ moral and spiritual values within the school environment. A qualitative descriptive approach was employed to obtain comprehensive data related to the implementation of religious character education. Data were collected through classroom observations, interviews with teachers and students, and documentation studies concerning school programs and learning activities. The findings reveal that Islamic Religious Education learning contributes significantly to the development of students’ religious character through the application of habituation methods, role modeling, guidance, and motivational approaches. Religious activities integrated into school culture strengthen students’ discipline, honesty, responsibility, tolerance, and spiritual awareness. Supporting factors include teacher involvement, positive school culture, parental support, students’ motivation, and adequate educational facilities. Inhibiting factors include negative social influences, excessive use of digital media, differences in family backgrounds, and limited student self-discipline. The study concludes that the successful development of students’ religious character requires continuous cooperation among schools, teachers, parents, and communities in implementing consistent Islamic value education within students’ daily lives.
The Impact of PowerPoint-Based Pedagogy on Student Achievement: Evidence from Indonesian Secondary Schools Nur Baiti; Heny Friantary; Hengki Satrisno
JPI: Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): April
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v3i1.760

Abstract

This study aims to investigate the pedagogical impact of PowerPoint as an instructional medium on students’ achievement in Indonesian language learning, particularly in mastering personal and official letter writing. Adopting a quasi-experimental design with a pretest posttest control group, the research involved a population of 243 seventh-grade students at SMP Negeri 20 Bengkulu, from which 62 were purposively selected and assigned to experimental and control classes. Data were obtained through standardized achievement tests and analyzed using non-parametric statistics, including the Wilcoxon Signed Rank Test and the Mann-Whitney U Test, following normality and homogeneity assessments. The results demonstrate that students in the experimental class, who were instructed using PowerPoint, exhibited significantly higher learning gains than their counterparts in the control class (p < 0.05). These findings underscore the effectiveness of PowerPoint in fostering comprehension and performance in Indonesian language instruction, highlighting its potential as a practical and engaging medium to support innovative classroom practices.
The Effect of the Explicit Instruction Learning Model on the Poetry Writing Skills of Seventh-Grade Students: Evidence from a Junior High School in Bengkulu, Indonesia Era Pitriana; Heny Friantary; Feny Martina
JPI: Jurnal Pustaka Indonesia Vol. 3 No. 2 (2023): August
Publisher : Yayasan Darussalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/jpi.v3i3.778

Abstract

This study examines the effect of the Explicit Instruction learning model on the poetry writing skills of seventh-grade students at SMPN 19 Bengkulu, Indonesia. Employing a quasi-experimental design with a nonequivalent control group, the study involved 30 students divided into experimental and control classes. Data were collected through pre-tests and post-tests to measure learning outcomes, supported by instrument validation and reliability testing (r₁₁ = 0.902). The results indicate that students in the experimental group achieved significantly higher post-test scores (M = 82.92) compared to the control group (M = 71.88). Independent sample t-test results confirmed a significant difference (t = 5.043, p < 0.05), suggesting that the Explicit Instruction model fosters more substantial improvement in poetry writing than conventional teaching methods. These findings underscore the pedagogical value of structured, teacher-guided approaches in enhancing literary expression among junior high school learners. Implications for curriculum design and teacher practice are discussed, alongside recommendations for future research.
Implementation of Adaptive Reading Learning Strategies for Slow Learner Students at Mahira Natural Elementary School, Bengkulu City Meirita sari; Wiga santri rohinia; Heny Friantary; Hengki Satrisno
EDUJAVARE: International Journal of Educational Research Vol. 4 No. 02 (2026): EDUJAVARE: International Journal of Educational Research
Publisher : CV. Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/edujavare.1833

Abstract

This study aims to describe the implementation of adaptive reading learning strategies for slow learner students and identify supporting and inhibiting factors in their implementation at Alam Mahira Elementary School in Bengkulu City. This study used a qualitative approach with a descriptive research type. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis used the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the implementation of adaptive reading learning strategies is carried out through individual mentoring, the use of visual media, repetition of material, simplification of material delivery, providing flexible learning time, and providing motivation and positive reinforcement according to the characteristics of slow learner students. Supporting factors in the implementation of this strategy include teacher commitment, the availability of learning media, an inclusive school environment, and collaboration between teachers, schools, and parents. Inhibiting factors include differences in reading ability among students, low student concentration and self-confidence, limited time for teachers to provide individual mentoring, and less than optimal parental involvement in accompanying learning activities at home. Thus, the implementation of adaptive reading learning strategies can support the improvement of slow learner students' reading abilities while realizing a more inclusive, effective, and appropriate learning process for students' needs.
Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia: Fokus Teks Pidato untuk Siswa Kelas VIII Mentari Rara Putri; Vebbi Andra; Heny Friantary; Ari Andre Rianyansa
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v8i1.13390

Abstract

Abstrak: Dalam proses pembelajaran diperlukan sebuah bahan ajar yang menarik dan mudah dimengerti bagi siswa, salah bahan ajar yang bisa diciptakan oleh guru seperti benda yang dapat memfasilitasi proses pembelajaran agar lebih menarik. Pembuatan modul yang inovatif dibutuhkan cara penyusunan yang dapat mengembangkan modul menjadi menarik dan menyenangkan sehingga memotivasi siswa untuk belajar dan menumbuhkan minat siswa dalam belajar. Model pembelajaran investigasi kelompok ini dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir siswa secara mandiri, dan keterlibatan siswa secara aktif mulai dari tahap pertama pada saat proses pembelajaran sampai dengan tahap akhir pros pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian R&D dengan menggunakan salah satu jenis model pengembangan yakni model Borg and Gall yang dimodifikasi penulis menjadi tujuh tahapan saja dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan berupa wawancara, dokumentasi, angket/kuisioner dan tes. Hasil dari produk yang dikembangkan “Sangat Layak dan Sangat Menarik” untuk dijadikan bahan ajar, penilaian tersebut dihasilkan berdasarkan validasi produk oleh ahli materi, ahli bahasa dan ahli media/desain. Hal ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan telah berhasil menjadi sebuah bahan ajar untuk peserta didik karena modul yang dikembangkan mudah dipahami oleh peserta didik dalam kegiatan belajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia khususnya pada materi menulis teks pidato.