Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peranan Kepala Sekolah Sebagai Manajer Dalam Meningkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik di MTs Anmarul Jamiyyah Cabangbungin Bekasi Dicky, Achmad; Suryana, Sayan; Saprialman, Saprialman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami peran kepala sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidikan di MTs Anwarul Jamiyyah Cabangbungin Bekasi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan metode deskriptif analitik. Hasilnya menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran krusial dalam mengatur, memimpin, dan memotivasi staf pengajar. Strategi yang digunakan meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, kepala sekolah fokus pada pembinaan kepribadian, sosial, profesional, dan pedagogik. Kepemimpinan yang efektif dari kepala sekolah dapat meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah, menciptakan lingkungan pembelajaran yang produktif, dan mendukung perkembangan optimal peserta didik. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan manajemen sekolah dan pengembangan profesionalisme tenaga pendidik.
Strategi Penanganan dan Pencegahan Bullying di SMA IT Mentari Ilmu Karawang Bagaskara, Genta Aulia Putri; Suryana, Sayan; Saprialman, Saprialman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.470

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi pencegahan dan penanganan bullying di SMA IT Mentari Ilmu Karawang dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari sumber data primer dan sekunder, serta dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Bullying merupakan masalah serius yang dapat memberikan dampak negatif bagi siswa, baik secara fisik maupun mental. Oleh karena itu, sekolah menerapkan strategi pencegahan yang komprehensif seperti membuat kebijakan anti-bullying yang tegas, memberikan edukasi kepada siswa, guru, dan orang tua, serta melibatkan masyarakat. Dalam menyelesaikan kasus bullying, sekolah bersikap tegas dan responsif dengan melakukan investigasi, memberikan konsekuensi kepada pelaku, dan memberikan dukungan kepada korban maupun pelaku. Sekolah juga melibatkan pihak eksternal jika diperlukan dan memberikan sesi konseling kelompok untuk membantu siswa yang terlibat. Setelah menyelesaikan kasus, sekolah melakukan evaluasi untuk menyempurnakan strategi pencegahan dan penanganan bullying dengan tujuan menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
Layanan Administrasi Pendidikan Sebagai Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Santri di MDTA Nurul Yaqien I Kecamatan Kedungwaringin Nufus, Azkiyah; Suryana, Sayan; Saprialman, Saprialman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.555

Abstract

Administrasi pendidikan bisa artikan sebagai jantung bagi sebuah lembaga pendidikan, yang vital bagi kelangsungannya seperti jantung yang sehat bagi manusia. Keberhasilan administrasi pendidikan tergantung pada pengelolaan yang efektif dari sumber daya utamanya, seperti manusia, kurikulum, dan fasilitas. Ketika semua ini dikelola dengan baik, sistem pendidikan dapat berjalan dengan efisien dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk memahami gejala-gejala yang tidak bisa diukur secara kuantitatif, sebagai respons terhadap perubahan paradigma dalam memahami realitas sosial yang holistik, kompleks, dinamis, dan bermakna, yang dikenal sebagai postpositivisme. Di MDTA Nurul Yaqien I, administrasi pendidikan mencakup manajemen keuangan, sumber daya manusia, jadwal akademik, fasilitas, hubungan masyarakat, pengembangan kurikulum, dan teknologi pendidikan. Faktor-faktor seperti kualitas pengajaran, kondisi fasilitas, dan lingkungan sosial berperan penting dalam menentukan tingkat kepuasan santri. Dengan administrasi pendidikan yang efisien, kepuasan santri dapat ditingkatkan melalui penyediaan lingkungan belajar yang mendukung dan layanan yang memenuhi harapan mereka. Dari hasil penelitian ini dapat dilihat bahwa kualitas layanan administrasi pendidikan sangat berpengaruh terhadap kepuasan santri. Layanan yang baik mencakup manajemen sumber daya manusia, fasilitas yang memadai, dan pengelolaan kegiatan pendidikan yang efisien untuk mencapai tujuan pendidikan secara optimal. Kepuasan santri dipengaruhi oleh faktor internal seperti prestasi, harapan, dan bakat, serta faktor eksternal seperti kualitas pengajaran, budaya sekolah, sarana, dan iklim sekolah. Manajemen yang baik terhadap faktor-faktor ini diperlukan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan memenuhi harapan santri.
Pengelolaan Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka dalam Pengembangan Sikap Kerjasama Peserta Didik di MTs Al-Ahliyah Bakan Maja Cikampek Kabupaten Karawang Agustin, Adinda Haya Allifya; Suryana, Sayan; Saprialman, Saprialman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1039

Abstract

Penelitian ini meneliti pengelolaan kegiatan ekstrakulikuler pramuka dalam pengembangan sikap kerja sama peserta didik di mts al-ahliyah bakan maja cikampek kabupaten karawang. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukan perencanaan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di MTs Al-Ahliyah telah dilakukan dengan baik dan sistematis, mengikuti prinsip-prinsip manajemen. Pengorganisasian kegiatan ekstrakurikuler pramuka di MTs Al-Ahliyah telah dilakukan dengan baik dan terstruktur. Proses pengorganisasian ini melibatkan pembentukan tim kerja yang terdiri dari pembina, guru, dan siswa, dengan peran dan tanggung jawab yang jelas. Hal ini memastikan bahwa setiap kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan terkoordinasi, serta mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Pelaksanaan kegiatan pramuka yang beragam, seperti permainan tim, latihan baris-berbaris, dan kegiatan kemah, telah memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk berinteraksi dan bekerja sama. Partisipasi aktif dari peserta didik menunjukkan bahwa mereka mampu mengembangkan kemampuan komunikasi, berbagi tugas, dan saling membantu. Evaluasi dan pengawasan kegiatan ekstrakurikuler pramuka di MTs AlAhliyah telah dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Proses evaluasi melibatkan berbagai metode seperti observasi, wawancara, dan kuesioner untuk mengumpulkan data yang komprehensif mengenai efektivitas kegiatan dalam mengembangkan sikap kerja sama peserta didik.
Manajemen Strategik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru di SD Negeri Cikampek Kota Zain, Ahmad Nur; Suryana, Sayan; Saprialman, Saprialman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1040

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen strategik kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi profesional guru di SD Negeri Cikampek Kota. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menerapkan strategi pembentukan kelompok belajar internal dan mendorong partisipasi dalam pelatihan eksternal untuk meningkatkan kompetensi guru. Strategi ini berfokus pada pengembangan keterampilan guru dalam mengelola kurikulum, metode pengajaran, dan adaptasi terhadap kebutuhan siswa. Kesimpulannya, manajemen strategik kepala sekolah memainkan peran penting dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, yang pada gilirannya berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di sekolah.
Manajemen Kesiswaan dalam Pengembangan Kecerdasan Emosional Peserta Didik di Madrasah Aliyah Negeri 4 Karawang Yuliana, Yuliana; Suryana, Sayan; Saprialman, Saprialman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1058

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen kesiswaan dalam pengembangan kecerdasan emosional peserta didik di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Karawang. Kecerdasan emosional, yang mencakup kemampuan mengenali, mengelola, dan memahami emosi diri serta orang lain, menjadi semakin penting dalam pendidikan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang melibatkan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 4 Karawang telah mengimplementasikan berbagai program yang komprehensif dan efektif dalam mengembangkan kecerdasan emosional siswa. Program-program tersebut termasuk "Emotional Literacy Workshop," sistem mentoring teman sebaya, integrasi nilai-nilai Islam, serta penggunaan teknologi dalam pembelajaran sosial-emosional. Faktor keberhasilan utama mencakup perencanaan strategis yang matang, keterlibatan aktif guru sebagai pembimbing emosional, dan kolaborasi antara sekolah dengan orang tua. Evaluasi program menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kesadaran diri, pengelolaan emosi, motivasi, empati, dan keterampilan sosial siswa. Namun, tantangan seperti peningkatan kompetensi guru dalam kecerdasan emosional dan pengukuran dampak jangka panjang masih perlu diperhatikan. Secara keseluruhan, model manajemen kesiswaan di MAN 4 Karawang dapat menjadi referensi bagi institusi pendidikan lain yang ingin meningkatkan kecerdasan emosional peserta didiknya. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang program ini terhadap kesuksesan akademik dan karir alumni di era digital.
Program Pembelajaran Full Day School dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 4 Karawang Yuliani, Yuliani; Suryana, Sayan; Saprialman, Saprialman
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1059

Abstract

Program full day school yang diterapkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Karawang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan motivasi belajar siswa melalui pendekatan yang lebih komprehensif. Penelitian ini mengkaji bagaimana program tersebut diimplementasikan dan dampaknya terhadap motivasi belajar siswa. Metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk memahami secara mendalam fenomena ini, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi full day school di MAN 4 Karawang telah berjalan dengan baik selama tiga tahun terakhir, dengan adanya penyesuaian pada kurikulum, sarana prasarana, dan sumber daya manusia. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, spiritualitas, dan keterampilan sosial siswa. Meskipun tantangan seperti kelelahan siswa dan penyesuaian jadwal masih ada, berbagai inovasi seperti program "morning spiritual" dan "Jumat Kreatif" telah berhasil meningkatkan motivasi belajar siswa. Secara keseluruhan, program full day school di MAN 4 Karawang telah memberikan dampak positif terhadap motivasi dan prestasi belajar siswa. Evaluasi berkala yang dilakukan oleh sekolah menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek motivasi, prestasi akademik, dan pengembangan karakter siswa. Meskipun demikian, sekolah tetap berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dalam implementasi program ini guna memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas pendidikan di masa depan.