Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

TINDAK TUTUR DALAM KOMENTAR PEMBACA BERITA KRIMINAL DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Palupi, Muncar Tyas; Nurul Kartika, Nisa; Ratna Herawati, Tri; Jamilah, Fitri
JURNAL SKRIPTA Vol 9 No 2 (2023): SKRIPTA NOVEMBER 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v9i2.5956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur dalam komentar pembaca berita kriminal dalam media sosial instagram. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah komentar berita Ferdy Sambo pada media sosial instagram.  Objek dalam penelitian ini adalah tulisan-tulisan yang terdapat pada komentar berita Ferdy Sambo dalam media sosial instagram. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak dengan teknik lanjutan berupa teknik catat. Uji keabsahan data dilakukan dengan ketekunan pengamatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam komentar pembaca berita kriminal  dalam media sosial instagram terdapat lima bentuk tindak tutur, yaitu asertif, komisif, direktif, ekspresif, dan deklaratif. Berdasarkan 92 data yang ada dalam penelitian ini ditemukan 22 tuturan asertif, 9 tuturan komisif, 18 tuturan direktif, 40 tuturan ekspresif, dan 3 tuturan deklaratif. Masing-masing bentuk tindak tutur memiliki fungsi tuturan yaitu tuturan asertif memiliki fungsi menyatakan, melaporkan, dan mengklaim, tuturan komisif memiliki fungsi menawarkan mengancam, dan memanjatkan doa, tuturan direktif memiliki fungsi menasihati, mengancam, dan menyuruh, tuturan ekspresif memiliki fungsi menyanjung, menyalahkan, memuji, mengkritik, ungkapan berbelas kasih, dan ungkapan meminta maaf, tuturan deklaratif memiliki fungsi menginformasikan dan memberikan nama.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM PAMFLET LOKERGURUJABODETABEK DI INSTAGRAM Sapri Wulandari, Elvyastuti; Wahyuni, Primasari; Jamilah, Fitri
JURNAL SKRIPTA Vol 9 No 2 (2023): SKRIPTA NOVEMBER 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/skripta.v9i2.5957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan berbahasa dalam pamflet yang diunggah oleh akun Instagram Lokergurujabodatebek serta relevansinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian ini berfokus pada kesalahan penulisan kalimat yang tidak sesuai Ejaan yang Disempurnakan (EYD) terutama pada kesalahan penulisan huruf, penulisan kata, dan penggunaan tanda baca, serta relevansinya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah menengah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari pamflet yang diunggah oleh akun Instagram Lokergurujabodetabek. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak, catat, dan dokumen. Teknik analisis data melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik dan meningkatkan ketekunan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesalahan yang ditemukan adalah penggunaan huruf, kesalahan penggunaan kata, dan kesalahan penggunaan tanda baca. Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia. Tepatnya pada pembelajaran Bahasa Indonesia semester ganjil kelas VIII. Materi pokok yang didapatkan berjudul Iklan, Sarana Komunikasi dengan KD 3.4 Mengidentifikasi informasi teks iklan, slogan, atau poster (yang membuat bangga dan memotivasi) dari berbagai sumber yang dibaca dan didengar. KD 4.4 Menyajikan gagasan, pesan, ajakan dalam bentuk iklan, slogan, atau poster secara lisan dan tulis.
Penguatan Penyusunan Modul Projek Profil Pelajar Pancasila Pada Sekolah Penggerak Jenjang SMA Wijayanti, Palupi Sri; Jamilah, Fitri; Herawati, Tri Ratna; Kusumaningrum, Rika Novita
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Januari
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Learning at the driving school requires the existence of project activities where the project aims to provide character strengthening for students with a Pancasila student profile. The project must be designed as creatively as possible in order to provide a very good experience for students so that it is necessary to strengthen the preparation of the Pancasila student profile project module. This service activity is carried out in three stages, namely preparation, implementation, and evaluation. Preparation is carried out by providing materials as references and guidelines in the development of the Pancasila student profile project module. In addition, it also documents licensing and adjustments to the schedule for the implementation of service. In the second stage, service is carried out by providing school-level measurement instruments then delivering material and criticizing existing project modules. At the evaluation stage, it is done by reflecting on all participants on the activities that have been carried out. The results of the activity show that high school teachers can develop a Pancasila student profile project module and can conduct an assessment in accordance with the reference guidelines for strengthening the Pancasila student profile project.
Relasi Manusia dan Alam dalam Puisi “Lembah Anai” dan “Sungai Siak” Karya Raudal Tanjung Banua: Kajian Ekokritik Kun Andyan Anindita; Tri Ratna Herawati; Muncar Tyas Palupi; Fitri Jamilah; Primasari Wahyuni; Tomi Wahyu Septarianto
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 4 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i4.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi relasi manusia dan alam dengan menggunakan pendekatan ekokritik. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah melihat bagaimana bahasa puitik yang bekerja dalam membangun kesadaran ekologis, representasi relasi manusia dan alam serta kritik terhadap paradigma pembangunan yang eksploitatif. Sumber data penelitian berupa puisi “Lembah Anai” dan “Sungai Siak” karya Raudal Tanjung Banua yang terdapat dalam kumpulan puisinya yang berjudul Jejak Lintasan (2024). Data penelitian berupa diksi ekologis yang berkaitan dengan alam, sungai, hutan, air, dan relasi manusia dengan lingkungan. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat dengan mengidentifikasi metafora, citraan, dan simbol ekologis dalam teks. Hasil analisis ekokritik terhadap puisi Lembah Anai dan Sungai Siak menunjukkan bahwa kedua puisi tersebut menghadirkan alam bukan sekadar sebagai latar estetis, melainkan sebagai entitas hidup yang memiliki nilai ekologis, historis, spiritual, dan emosional. Melalui penggunaan bahasa puitik berupa metafora, simbol, personifikasi, dan citraan alam, penyair membangun kesadaran ekologis yang menempatkan manusia dan alam dalam relasi yang saling terhubung. Alam direpresentasikan sebagai ruang hidup yang memiliki sensitivitas, memori, dan makna spiritual sehingga tidak dapat direduksi hanya sebagai objek eksploitasi pembangunan modern. Penelitian ini memperlihatkan bahwa puisi dapat menjadi bentuk resistensi terhadap dominasi antroposentrisme dan paradigma pembangunan kapitalistik yang destruktif terhadap lingkungan.
ANALISIS TEMUAN PENELITIAN MENGENAI USIA OPTIMAL PEMEROLEHAN BAHASA KEDUA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLINGUISTIK: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Herwinda Khoirunnisa; Fitri Jamilah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 02, Juni 2026 Produce
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.16118

Abstract

Second language acquisition (SLA) is a complex process influenced by biological, cognitive, and environmental factors. One of the most fundamental debates in psycholinguistics concerns whether there is an optimal age that objectively supports successful L2 acquisition. This study aims to analyze empirical findings on the optimal age for second language acquisition using a Systematic Literature Review (SLR) approach with the PRISMA protocol. The selection process yielded 24 articles meeting inclusion criteria from 287 articles identified across Google Scholar, Scopus, ERIC, and DOAJ databases. Analysis reveals that early age (before 7 years) provides significant advantages in phonology and morphosyntax, consistent with Critical Period Hypothesis (CPH) predictions. However, cross-study findings also indicate that age is not the sole determinant of L2 acquisition success—factors such as linguistic aptitude, motivation, and exposure intensity play complementary roles. These findings carry implications for foreign language curriculum design in Indonesia, particularly in determining the starting age for English instruction at the primary level.
MEKANISME PRODUKSI TUTURAN CAMPUR KODE PADA ANAK USIA DINI DALAM LINGKUNGAN BILINGUAL JAWA–INDONESIA: KAJIAN PSIKOLINGUISTIK Ida Maulia; Fitri Jamilah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16119

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis mekanisme produksi tuturan campur kode pada anak usia dini yang tumbuh dalam lingkungan bilingual Jawa–Indonesia, dengan menggunakan pendekatan psikolinguistik melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Kajian ini berfokus pada tiga aspek utama: (1) faktor kognitif yang melatarbelakangi peralihan kode pada anak usia 3–6 tahun, (2) pola struktural campur kode yang dominan muncul dalam interaksi bilingual, serta (3) implikasi psikolinguistik terhadap perkembangan kompetensi berbahasa anak. Sebanyak 28 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2019–2024 dikaji secara sistematis menggunakan protokol PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa campur kode pada anak bilingual Jawa–Indonesia tidak semata-mata merupakan indikasi defisiensi linguistik, melainkan mencerminkan strategi kognitif adaptif yang dipengaruhi oleh konteks situasional, kapasitas memori kerja, dan dominansi salah satu bahasa dalam jaringan leksikal anak. Tiga mekanisme produksi yang teridentifikasi adalah: aktivasi leksikal lintas bahasa, inhibisi parsial terhadap bahasa pertama, dan regulasi pragmatik berbasis konteks sosial. Temuan ini memperkuat model produksi tuturan bilingual Levelt yang dimodifikasi oleh De Bot, sekaligus membuka ruang kajian baru terkait neurolingustik perkembangan pada anak bilingual berbasis bahasa daerah.