Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : HENGKARA MAJAYA

Persepsi Taruna Terhadap Pembelajaran Menggunakan E-Learning Oktavera Sulistiana; Nur syam; Muhammad Saleh
Hengkara Majaya Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v2i1.5

Abstract

The pupose of this study determine the perceptions of cadets towards online distance learning methods. This study used descriptive qualitative method. Perception assessment is carried out by referring to 3 components, namely: components of understanding On Line learning, constraints in taking On Line learning, Suggestions for the Quality of Online learning. Data collection was carried out using an online questionnaire through Google Form to 92 diploma III cadets who were participating in distance learning using purposive random sampling technique. The results showed that the results of several components of distance learning that were given to the respondents, on average, supported and rated positively towards online distance learning methods carried out by cadets
Analisa Tingkat Pemanfaatan Lapangan Penumpukan Peti Kemas Pelabuhan Yos Sudarso Ambon Irtaniirbar Zoleng; Nenny; Muhammad Saleh
Hengkara Majaya Vol. 2 No. 2 (2021): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v2i2.9

Abstract

Pelabuhan Ambon adalah pelabuhan yang berlokasi di kota Ambon Propinsi Maluku , terletak di wilayah bagian timur sehingga memiliki ciri transportasi laut yang sangat dominan akibat bentang alam serta geografisnya yang sulit untuk pengembangan transportasi darat. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Menganalisis kinerja lapangan penumpukan Pelabuhan Yos Sudarso Ambon untuk kondisi eksisting (2019), Menentukan model kebutuhan kapasitas lapangan penumpukan dan Menganalisis kapasitas optimal Lapangan Penumpukan Petikemas Pelabuhan Yos Sudarso Ambon untuk kondisi eksisting (2019) sampai 20 tahun mendatang. Perhitungan proyeksi trafik petikemas diproyeksikan dengan menggunakan metode regresi sederhana yaitu regresi linier dan eksponensial. Tingkat Pemanfaatan dan pemakaian lapangan penumpukan peti kemas tahun 2019 nilai YOR di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon masih memadahi, namun pada analisis nilai YOR untuk 10 tahun mendatang, yakni pada jangka menegah tahun 2032 nilai YOR di pelabuhan Yos sudarso Ambon mencapai angka 77.54 % dan di jangka panjang tahun 2038 nilai YOR di pelabuhan Yos sudarso Ambon mencapai angka 145.76 % dimana kapasitasnya sudah tidak mencukupi (Overload)
Layanan Pandu Bagi Kelancaran Operasional Kapal Albertha Lolo Tandung; Muhammad Saleh; Obet Lumalan Bijang
Hengkara Majaya Vol. 1 No. 1 (2020): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v1i1.15

Abstract

Kegiatann dipelabuhan meliputi pelayanan terhadap kapal salah satunya yaitu layanan jasa untuk pemanduan kapal. Kondisi ini merupakan jasa pelayanan pemanduan kapal yang menjadi ujung tombak dari PT (Persero) Pelabuhan Indonesia IV makassar yang merupakan kegiatan awal serta akhir dari keseluruhan rangkaian kegiatan pelayanan jasa kepanduan. Penelitian ini ditujukan untuk menguraikan kebutuhan personel pemandu untuk jumlah pergerakan kapal dan menganalisis kedatangan kapal sampai tahun 2025 dalam mendukung kelancaran operasional pelabuhan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara dengan personel pandu. data dianalisis dengan menggunakan model regresi sederhana. hasil penelitian menunjukkan bahwa pengoperasian pandu membutuhkan 8 orang dengan fasilitas yang memadai, prediksi jumlah personel pandu yang dibutuhkan masih mencukupi hingga tahun 2025 dengan asumsi kapal rata-rata 6 (enam) kapal per hari dan 30 menit yang akan digunakan.
Analisis Faktor Tingkat Pemahaman Terhadap Pembelajaran Permesinan Kapal Pada Taruna Politeknik Pelayaran Barombong Muhammad Saleh; Paulus Banto P; Nursalam
Hengkara Majaya Vol. 3 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v3i1.44

Abstract

Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif pendekaatan kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui faktor tingkat pemahaman terhadap pembelajaran Permesinan Kapal pada Taruna Politeknik Pelayaran Barombong. Pembahasan ini adalah tingkat pemahaman pembelajaran Permesinan Kapal pada Taruna Politeknik Pelayaran Barombong dan faktor yang mempengaruhi pemahaman pembelajaran Permesinan Kapal pada Taruna Politeknik Pelayaran Barombong. Populasi penelitian ini adalah Taruna Permesinan Kapal semester 3 angkatan 66 Politeknik Pelayaran Barombong dan sampel sebanyak 5 orang Taruna. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif bersifat uraian hasil wawancara dan hasil tes dan studi dokumentasi. Dari hasil wawancara direduksi data kemudian penyajian data dan verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman pembelajaran Permesinan Kapal pada Taruna Politeknik Pelayaran Barombong pada kategori baik yaitu pada kriteria paham dengan maksud memiliki kemampuan yang baik dalam bertindak, mengetahui apa yang dilakukan dan menjadi tanggung jawabnya dalam berbagai macam situasi. Sedangkan pada faktor yang mempengaruhi tingkat pemahaman pembelajaran Permesinan Kapal pada Taruna Politeknik Pelayaran Barombong yaitu a) kondisi fisik taruna karena terlalu banyak kegiatan setelah pembelajaran di kelas sehingga sulit untuk belajar mandiri di asrama, b) kondisi lingkungan dan kesempatan belajar kerena banyaknya kegiatan ekstrakulikuler yang harus semua diikuti sampai jam aktivitas malam selesai dilakukan, serta c) cara mengajar dan metode yang digunakan pengajar/dosen karena setiap pengajar/dosen berbeda-beda sehingga juga mempengaruhi tingkat pemahaman Taruna dalam memahami pembelajaran di kelas dan di laboratorium.
Pengaruh Temperatur dan Waktu Sludging Heavy Fuel Oil terhadap Efisiensi Kerja Fuel Oil Purifier di MV. Pos Logistics 2 Bakar, Abu; Adnan; Saleh, Muhammad; Alet, I Made; Andriani, Suci
Hengkara Majaya Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v6i1.98

Abstract

This research aims to determine the influence of fuel temperature and fuel sludging time entering the purifier for the purification process and to find out what the fuel temperature settings are and the slugging time to get the maximum purifier clock. The methods used in the research are research experimental, which is descriptive quantitative in nature. The samples taken were HFO purifier working hours data on board MV. Pos Logistic 2 by using tables and graphs quantitative analysis of quantities total hours worked when operated . This research set the temperature and sludging time when operating. The results of the study show the maximum working hours of the HFO purifier on board the MV. Pos Logistic 2 are determined by the temperature setting of the heavy fuel oil entering the purifier and the sludging time setting. Setting temperature and time of HFO purifier sludging from the research results found achievement the maximum working hours for an HFO purifier are when setting a temperature of 90oC and fifty minute sludging time setting (50’). It is known that the results the achievement of working hours for 15 days of data collection reached 362 hours, the maximum working hours presentation amount was 91% of the total working hours standardized in the manual book of 400 hours. The results of this study are suggested to get the maximum working hours when operating a Heavy Fuel Oil Purifier using 380 Cst Heavy Fuel Oil fuel, the temperature setting to enter the furifier is 90oC, the sludging time is 50 minutes and the ship's officers (engine officers) must be able and pay attention to adjustments and settings in the digital control device of the purification system, when changing the use of the type of fuel used on board the ship so that the achievement of Heavy Fuel Oil Purifier working hours can be maximized according to the manual.