Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Kesiapan perpustakaan perguruan tinggi dalam mendukung proses pembelajaran secara daring Yunus Winoto; Sukaesih Sukaesih
Pustaka Karya : Jurnal Ilmiah Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 9, No 2: Desember 2021
Publisher : S1 Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam FTK UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.282 KB) | DOI: 10.18592/pk.v9i2.5605

Abstract

Tulisan ini mencoba mengupas tentang kesiapan perpustakaan perguruan tinggi dalam menunjang proses pembelajaran jarak jauh pasca ditetapkannya kebijakan karena pandemic COVID-19 di perpustakaan pusat Kandaga Universitas Padjadjaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara serta studi kepustakaan. Subjek dalam penelitian adalah pustakawan perpustakaan pusat kandaga UNPAD dan yang menjadi objek dalam penelitiannya adalah kegiatan layanan perpustakaan. Teknik analisis datanya dilakukan tahap reduksi data, penyajian data serta tahap pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian kesiapan perpustakaan dalam mendukung pembelajaran jarak jauh dalam penelitian ini dilihat dari aspek sumber daya manusia yakni pustakawan, aspek koleksi serta fasilitas pendukungnya. Untuk aspek sumber daya manusia dalam mendukung proses pembelajaran jarak jauh perpustakaan pusat kandaga Unpad telah menyiapkan tenaga pustakawan berdasarkan pengelompokkan fakultas yang ada di UNPAD, untuk koleksi perpustakaan telah menyediakan berbagai koleksi digital baik dalam bentuk e-book, e journal serta berbagai koleksi digital laiunnya, sedangkan untuk fasilitas layanan selain dilakukan dengan menyediakanwebsite unpad juga menyediakan layanan yang berbasis media sosial seperti whatsapps, instagram serta beberapa media sosial lainnya.
Pilihan rasional alumni ilmu perpustakaan pada pekerjaan non-pustakawan Rizki Nurislaminingsih; Sukaesih Sukaesih; Yunus Winoto; Atiqa Nur Latifa Hanum
Berkala Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 18 No 1 (2022): June
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bip.v18i1.2323

Abstract

Introduction. The establishment of Library Science Schools is expected to prepare professionals in library fields. In fact, there are many graduates who choose non-librarian jobs, therefore, it is necessary to examine their rational choices of the jobs. Research methods. This study uses a qualitative narrative to explore the rational choices of seven informants. Data analysis. Data were analysed by summarizing the results of interviews and sorting them based on the topics and presented in a narrative way. Interviews were conducted from April 2019 to March 2020. Results and Discussion. The non-librarian jobs selected were lecturers, heads of academic division, book editors, finance staff, entrepreneurs, and the drafting and reporting staff. The decisions were made by considering opportunities to learn new things, public recognition, income, and job comfort. This study found that some of the knowledge gained from library sciences (management, communication, marketing, classification, and cataloging) can be applied to non-librarian jobs. Conclusion and suggestions. The choice of non-librarian jobs are selected based on considerations for further learning, social appreciation, salary, and environment. The consequence is to learn new knowledge and skills. The results of this study may be a reference for future research on job selection by using rational theory and motivation theory.
Pengetahuan Lokal Jawa Pada Koleksi Museum Mangkunegaran Sukaesih Sukaesih; Rizki Nurislaminingsih; Roro Isyawati Permata Ganggi
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 6, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/anuva.6.3.245-254

Abstract

Mangkuneragan merupakan salah satu kerajaan pewaris kerajaan yang pernah berjaya di tanah Jawa, yakni Mataram Islam. Dengan demikian dapat dipahami bahwa Mangkunegaran memiliki beragam produk budaya yang mencerminkan pengetahuan dari pembuatnya. Pengetahun ini didapat dari warisan masyarakat dari kerajaan sebelumnya selama ratusan tahun. Saat ini bukti warisan pengetahuan tersebut tersimpan di Museum Mangkunegaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan lokal masyarakat Mangkunegaran berdasarkan koleksi museum. Peneliti melakukan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi museum untuk memetakan jenis pengetahuan lokal tersebut berdasarkan ragam koleksi museum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka memiliki pengetahuan dalam mengubah logam menjadi perhiasan, pernak pernik, peralatan rumah tangga, dan senjata. Pengetahuan lain yang mereka miliki adalah pengolahan kayu (menjadi rumah dan mebeler) dan pengolahan bambu menjadi kerajinan tangan. Merekapun ahli dalam membuat gula pasir dan pengawetan hewan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengetahuan lokal masyarakat Mangkunegaran yang tersirat dalam koleksi Museum Mangkunegaran berupa pengolahan logam, kayu, dan bambu. Mereka memiliki pengetahuan dalam membuat gula tebu dan pengawetan hewan. Penelitian ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi penelitian dengan tema sejenis yakni pengetahuan lokal yang ada di balik koleksi museum atau cara berbagi pengetahuan yang dilakukan oleh para ahli sehingga kepiawaian mereka dalam membuat sesuai tetap lestari hingga saat ini.
ADAPTASI KOMPETENSI PARA ARSIPARIS DEPO ARSIP PROVINSI BANTEN PADA ERA PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN INFORMASI Aulia Rahim; Sukaesih Sukaesih; Nurmaya Prahatmaja
Jurnal Pari Vol 8, No 1 (2022): (Juli) 2022
Publisher : BRSDM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jp.v8i1.11521

Abstract

Era perkembangan teknologi dan informasi sudah merambah ke berbagai macam aspek kehidupan salah satunya lembaga kearsipan seperti Depo Arsip Provinsi Banten. Banyak terobosan baru serta penambahan peran teknologi ke dalam dunia kearsipan yang membuat para arsiparis Depo Arsip Provinsi Banten harus dengan segala macam usaha untuk meningkatkan kompetensinya agar dapat beradaptasi dengan keadaan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara serta literature review. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai macam kegiatan kearsipan serta fasilitas di Depo Arsip Provinsi Banten sudah banyak melibatkan peran teknologi di dalamnya dan para arsiparis pun dibekali untuk selalu mengembangkan kompetensinya dalam menghadapi perubahan ini dengan berbagai macam pendidikan dan pelatihanThe era of technology and information development has penetrated into various aspects of life, one of which is archival institutions such as Depo Arsip Provinsi Banten. There are many new breakthroughs and the addition of the role of technology into the world of archives, which makes the archivists Depo Arsip Provinsi Banten with all kinds of efforts to improve their competence in order to adapt to this situation. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques carried out by observation, interviews and literature review. The results of the study show that various archival activities and facilities at Depo Arsip Provinsi Banten have involved the role of technology in it and archivists are also equipped to always develop their competence in dealing with these changes with various kinds of education and training.
ASPEK PESAN PADA KEGIATAN PERSONAL SELLING DALAM PEMASARAN MUSEUM SRI BADUGA Yunus Winoto; Sukaesih Sukaesih
Edulib Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edulib.v10i1.23384

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek pesan pada kegiatan personal selling  dalam  pemasaran jasa informasi di Museum Sri Baduga Maharaja. Ada dua komponen dalam personal selling yakni jalur sentral (central route) dan jalur periferal (peripheral route). Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian survey. Populasi dalam penelitian ini adalah pengunjung museum dengan teknik pengambilan sampling menggunakan accidental sampling. Sedangkan untuk teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui angket, observasi, wawancara serta melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa komponen jalur sentral utama (central route) dari pesan yang disampaikan petugas museum sepeti kelengkapan, keragaman koleksi maupun kompetensi petugasmuseum  mendapat respon positif. Sedangkan komponen jalur tambahan (peripheral route) dalam kegiatan personal selling seperti aspek cara berpakaian petugas, faktor jarak dan faktor lalu lintas menuju museum tidak berpengaruh terhadap responden untuk datang ke museum Sri Baduga Maharaja.
Pengelolaan arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur Putri Nur Nabihatul Ghofilah; Sukaesih Sukaesih; Kusnandar Kusnandar; Lusi Romaddyniah
Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 4, No 2 (2022): Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ktb.v4i2.5197

Abstract

Keberadaan arsip menjadi tolak ukur bagi suatu instansi guna mencapai keberhasilannya dalam melaksanakan kegiatan administrasi, baik itu dimulai dari perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan dan juga merupakan bukti atau alat pertanggungjawaban moral bagi generasi di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengelolaan arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur, kendala yang dihadapi dalam pengelolaan arsip, dan solusi yang dilakukan dalam menghadapi kendala tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi dan wawancara. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data, dan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan proses pengelolaan arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur dilakukan melalui penciptaan arsip, penyimpanan arsip, pemeliharaan arsip, penyusutan arsip dan pemusnahan arsip serta penemuan kembali arsip. Proses pengelolaan arsip di Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur tergolong sudah cukup baik. Namun terdapat beberapa kendala seperti Depo Arsip yang belum memenuhi representatif, terbatasnya sarana dan prasarana, masih rendahnya kesadaran aparatur pengelolaan arsip di Lingkungan Pemerintah Daerah, jumlah arsiparis yang masih sedikit, dan kurangnya anggaran. Dalam mengatasi kendala yang terjadi, Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Cianjur pun bekerjasama dengan provinsi Jawa Barat perihal rencana bantuan sarana dan prasarana, namun hingga saat ini perencanaan tersebut belum ada kejelasan lebih lanjut.
Upaya Pengembangan Layanan Melalui "Program SATU KECAMATAN SATU BUKU (SAKE SABUK)" di Perpustakaan Umum Kabupaten Sumedang Lia Fitri Auliah; Sukaesih Sukaesih; Nurmaya Prahatmaja
Jurnal Pustaka Ilmiah Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Pustaka Ilmiah
Publisher : Central Library of Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpi.v8i2.66445

Abstract

The development of services in the library can be implemented through certain programs that are related to the objectives to be achieved in the library, one of which is information services related to regional characteristics contained in the Satu Kecamatan Satu Buku (Sake Sabuk) Program. The purpose of this study was to describe and analyze the Sake Sabuk Program as an effort to develop services at the Sumedang District Public Library. The research method used is qualitative. Data were obtained through interviews, observation, documentation, and literature study. The research results obtained that the efforts made by the Sumedang District Public Library by implementing the Sake Sabuk Program had a good impact on service development activities in the library. The community becomes aware of the uniqueness of the Sumedang Regency area. In its implementation, this program received various support from both internal and external parties. In addition, the implementation of the program is inseparable from obstacles, namely the lack of direct and indirect socialization and promotion activities in the community. Many people, especially in Sumedang Regency, are still not aware of this program.
Inovasi Pelayanan Perpustakaan Universitas Muhammadiyyah Yogyakarta Selama Pandemi Covid-19 Elok Nafilah; Sukaesih Sukaesih; Evi Nursanti Rukmana; Encang Saefudin
Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 3, No 1 (2021): Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ktb.v3i1.3062

Abstract

The Covid-19 pandemic requires various fields to adapt. One area that has been affected is library services. Yogyakarta Muhammadiyyah University Library as one of the information service providers must make various adjustments so that it can still perform services effectively and efficiently. This study aims to determine the innovations made by the library of the Muhammadiyyah University Yogyakarta during the Covid-19 pandemic. The method used in this research is descriptive research with the process of collecting data through interviews. Data analysis in the form of collection, reduction, presentation, and drawing conclusions. The informant is a librarian from the Muhammadiyyah Yogyakarta library. The results showed that in adjusting library services to the Covid-19 pandemic, the Muhammadiyah University Yogakarta library made four innovations, namely offline services according to health protocols, online services using digital information technology in the form of websites and social media in helping users find the information needed, doing regular webinars, as well as collaborating between libraries. It is hoped that with these innovations the library can still perform services optimally.
HUBUNGAN KUALITAS LAYANAN DENGAN CITRA MUSEUM KONFERENSI ASIA AFRIKA Ainani Nazere; Sukaesih Sukaesih; Fitri Perdana
Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 02 (2023): Maret : Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Asosiasi Dosen Muda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56127/jukim.v2i02.555

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas layanan dengan citra museum dengan menggunakan teori histoqual. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang mana populasi pada penelitian ini adalah pengunjung Museum Konferensi Asia Afrika dari bulan September-Desember 2022 yang berjumlah 100 orang yang hasil ini didapat menggunakan teknik simpel random sampling. Analisis data dilakukan dengan metode Pearson Product Moment dan data diolah menggunakan SPSS. Melalui penelitian ini diketahui bahwa kualitas layanan memiliki pengaruh dengan citra museum dengan perolehan angka sebesar 0,837 atau dalam tingkat hubungan “sangat kuat”. Variabel yang paling tinggi diperoleh oleh bukti fisik (tangible) sebesar 0.810, disusul oleh daya tanggap (responsiveness) sebesar 0.784, komunikasi (communication) sebesar 0.776, empati (empathy) sebesar 0.594, dan terakhir barang habis pakai (consumeables) sebesar 0.340.
Layanan Bulk Loan Dispusipda Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penyediaan sumber belajar siswa Annisa Dwi Lestari; Sukaesih Sukaesih; Asep Saeful Rohman
Al-Kuttab : Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan Vol 5, No 1 (2023): Al-Kuttab: Jurnal Kajian Perpustakaan, Informasi dan Kearsipan
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/ktb.v5i1.7399

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran mengenai pemanfaatan pelaksanaan layanan bulk loan Dispusipda Provinsi Jawa Barat dalam mendukung penyediaan sumber belajar siswa di SMK Assalam, yang merupakan salah satu program titik layanan perpustakaan yang memberdayakan koleksi yang dimiliki untuk dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luar yang berada diluar gedung Dispusipda Provinsi Jawa Barat. Metode penelitian yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah pemanfaatan pelaksanaan layanan bulk loan dalam mendukung penyediaan sumber belajar telah tereksekusi dengan cukup baik, dimana sebagian besar buku dimanfaatkan oleh siswa sebagai bahan pembelajaran yang berperan dalam mencapai tujuan pembelajaran, namun terdapat juga sebagian kecil buku yang didapatkan tidak sesuai dengan bidang kejuruan di SMK Assalam sehingga tidak dapat secara optimal memanfaatkan buku hasil layanan bulk loan dalam proses pembelajaran. Simpulan dari penelitian ini adalah untuk dapat meningkatkan kinerja pelaksanaan layanan bulk loan Dispusipda Provinsi Jawa Barat, maka penulis menyarankan bahwa perlu adanya komunikasi antara tim LTP dengan mitra kerjasama layanan bulk loan untuk membahas serta mendiskusikan mengenai subjek atau bidang ilmu buku yang dibutuhkan sehingga buku yang dipinjamkan dapat secara optimal termanfaatkan dengan baik.