Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Asuhan Keperawatan Pada Ny. S dengan Diagnosis Hipertensi Melalui Intervensi Terapi Rendam Kaki dengan Air Hanga di Desa Keliling Benteng Tengah Wilayah Puskesmas Martapura Barat Kabupaten Banjar Elma Rahmatia Rahman; Ifa Hafifah
Nerspedia Vol. 3 No. 2 (2021): Nerspedia
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine and Health Science, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Hipertensi atau yang dikenal dengan nama penyakit darah tinggi adalah suatu keadaan dimana terjadi peningkatan tekanan darah diatas ambang batas normal yaitu 120/80 mmHg, yang mana batas tekanan darah yang dianggap normal adalah kurang dari 130/85 mmHg. Merendam kaki dengan air hangat dapat mengambil alih fungsi herbal untuk memanaskan tubuh, meningkatkan sirkulasi darah kebagian tubuh atas. Rendam kaki dengan air hangat bermanfaat vasodilatasi aliran darah sehingga diharapkan mengurangi tekanan darah. Tujuan: Membembekan asuhan keperawatan tentang mengenai terapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Metode: Metode pengumpulan data menggunakan pengkajian keperawatan gerontik dengan melakukan wawancara dan observasi, pemeriksaan fisik, pengkajian, analisis data, penegakkan diagnosa, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil: Hasil asuhan keperawatan setelah dilakukan selama 6 hari pertemuan. Dua kali pertemuan dilakukan untuk pengkajian dan 4 hari pertemuan digunakan untuk melakukan intervensi utama terapi rendam kaki dengan air hangat selama 20-25 menit. Suhu air yang digunakan 38-40 0C. Tekanan darah klien mengalami penurunan dari 170/120 mmHg menjadi 150/110 mmHg.. Pembahasan: Merendam kaki dengan air hangat dapat mengambil alih fungsi herbal untuk memanaskan tubuh, meningkatkan sirkulasi darah kebagian tubuh atas. Dilihat dari intervensi rendam kaki yang telah dilakukan terbukti menurunkan tekanan darah. Tekanan darah klien mengalami penurunan dari 170/120 mmHg menjadi 150/110 mmHg. Kesimpulan: Kimpulan dari studi kasus ini adalah penerapan terapi rendam kaki dengan air hangat dapat menurunkan tekanan darah. Diharapkan intervensi untuk lansia penderita hipertensi yaitu dengan cara rendam kaki dengan air hangat untuk mengatasi masalah hipertensi
Pengaruh Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah pada Pasien Diabetes Melitus: Literature Review Aprilyani, Oca; Diani, Noor; Hafifah, Ifa
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES 2022
Publisher : FORIKES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/sf13nk110

Abstract

Diabetes mellitus is a disease that causes the body's sugar to get out of control. It is not yet clear what standards of diabetes affect blood sugar. The purpose of the study was to analyze the effect of diabetic gymnastics on blood sugar levels. Research method through search using three databases namely Google Scholar, ResearchGate, and Garuda Portal in 2010-2020. Research design articles use experimental quasy. The article was reviewed using JBI instruments. The results of the study obtained eleven good quality articles in critical appraisal review. The frequency and duration of gymnastics used vary. The majority of blood sugar levels decreased before and after diabetes. Decreased in blood sugar after diabetes exercise cause by thelation of capillaries, thus increased the flow and provision of muscle tissue, made it minimize metabolic disorders. Diabetic gymnastic suggested as a non-pharmacological intervention in controlling blood sugar by nurses against diabetic mellitus patients.Keywords: diabetes mellitus; blood sugar level; diabetes exerciseABSTRAK Diabetes melitus merupakan penyakit menyebabkan gula tubuh tidak terkendali. Belum diketahui jelas standar senam diabetes yang mempengaruhi gula darah. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh senam diabetes terhadap kadar gula darah. Metode penelitian melalui penelusuran menggunakan tiga database yaitu Google Scholar, ResearchGate, dan Portal Garuda tahun 2010-2020. Desain penelitian artikel menggunakan quasy eksperimental. Artikel ditelaah menggunakan instrumen JBI. Hasil penelitian didapatkan sebelas artikel berkualitas baik dalam penelaahan critical appraisal. Frekuensi dan durasi senam yang digunakan berbeda-beda. Tingkat gula darah mayoritas mengalami penurunan sebelum dan sesudah senam diabetes. Penurunan gula darah setelah senam diabetes diakibatkan berdilatasinya kapiler, sehingga meningkatkan aliran dan penyediaan jaringan otot, membuat meminimalisir gangguan metabolisme. Senam diabetes disarankan sebagai intervensi non farmakologi dalam mengendalikan gula darah oleh perawat terhadap pasien diabetes melitus.Kata kunci: diabetes melitus; kadar gula darah; senam diabetes