Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Perhitungan dan Desain Fondasi Telapak Berbasis Data Sondir Pada Rencana Pembangunan Gedung 2 Lantai Rektorat Undaris Abdullah Abdullah; Agung Hari Wibowo
Jurnal Teknik Indonesia Vol 5, No 2 (2024): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v5i2.596

Abstract

Perencanaan Fondasi dilakukan secara cermat untuk mendapatkan daya dukung yang sesuai untuk menopang beban struktur di atasnya. Perencanaan Fondasi yang baik akan menghindarkan keruntuhan struktur di atasnya. Fondasi dalam sebuah sistem struktur bertugas menyalurkan beban struktur ke tanah di bawahnya. Model fondasi telapak terpisah sangat bergantung pada luasannya dalam perhitungan tekanan sentuh di dasar fondasi. Semakin luas telapak fondasi, maka semakin kecil pula tekanan sentuh yang ditimbulkan. Besar kecilnya perancangan tekanan sentuh ini sangat dipengaruhi kemampuan tanah di bawahnya untuk mendukung struktur secara keseluruhan. Dalam penelitian tentang perancangan Fondasi untuk struktur bangunan dua lantai ini diketahui nilai daya dukung ijin dari data sondir dengan nilai qc 45 kg/cm2 menurut Schmertmann adalah 676,67 kN/m2. Nilai ini lebih kecil jika dibandingkan dengan Mayerhoff dan Herminier yang masing-masing meberikan qijin sebesar 975 dan 1000 kN/m2. Dengan kombinasi beban layan, telapak fondasi dirancang dengan dimensi 1,40 x 1,40 m sehingga menghasilkan qmax di dasar fondasi 439,297 kN/m2 yang masih di bawah qijin. Untuk perancangan tulangan, digunakan kombinasi beban ultimit. Analisa struktur yang dilakukan mendapatkan gaya reaksi tumpuan yang selanjutnya digunakan sebagai input perancangan. Dari hasil perhitungan didapatkan tulangan lentur pada arah x maupun y dengan D16-200. Tulangan susut arah x dan y dipasang D13-200, sementara untuk tulangan geser digunakan tulangan geser praktis D13-400/400.
Desain Penanganan Longsor Di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900 Kab. Banyumas Agung Hari Wibowo; Ratih Pujiastuti; Tenardhy Aryarama Wijaya; Hikmah Monica; Alif Agus Tiyanto
Jurnal Teknik Indonesia Vol 7, No 1 (2026): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v7i1.938

Abstract

Penelitian ini memfokuskan pada desain teknis dinding penahan tanah sebagai solusi penanganan longsor di Ruas Jalan Patikraja – Rawalo KM. 16+900, Kabupaten Banyumas. Ruas jalan ini, yang merupakan bagian dari Jalur Lintas Selatan Pulau Jawa dengan fungsi Jalan Arteri Primer, berdekatan dengan Sungai Serayu yang berpotensi menyebabkan gerusan. Metodologi meliputi pengumpulan data, analisis hidrologi, hidrolika, sedimentasi, gerusan, serta perancangan awal struktur pelindung. Data penyelidikan tanah, beban lalu lintas, dan karakteristik material digunakan untuk menentukan dimensi, stabilitas, dan perancangan tulangan dinding penahan tanah (DPT) tipe beton bertulang dengan fondasi bored pile. Hasil analisis menunjukkan perlunya fondasi bored pile diameter 60 cm dengan panjang 10 m, disertai tulangan pokok D19-100 pada bagian bawah dinding dan D16-100 pada bagian atas, serta tulangan lentur D22-100 untuk pile cap. Kontrol stabilitas guling, geser, dan daya dukung menjadi krusial dalam memastikan keamanan struktur.
PERHITUNGAN PELAT LANTAI, STRUKTUR BAWAH, DAN BANGUNAN PELENGKAP PADA PEKERJAAN REDESAIN UNDERPASS CANGUK MAGELANG Hamilatur Rohmah; Hanik Atussolihah; Agung Hari Wibowo; Khoirudin Fakhri
Jurnal Teknik Indonesia Vol 6, No 1 (2025): JTI (Jurnal Teknik Indonesia)
Publisher : Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/jti.v6i1.705

Abstract

Tugas akhir ini menyajikan redesain Underpass Canguk di Kota Magelang, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keamanan infrastruktur jalan. Redesain difokuskan pada struktur atas jembatan berupa girder prategang, struktur bawah berupa abutment, serta desain pondasi tiang bor. Metode perancangan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) 1725:2016 tentang Pembebanan Jembatan, dengan dukungan analisis menggunakan perangkat lunak SAP2000. Hasil dari redesain ini adalah detail desain struktural yang memenuhi persyaratan teknis dan diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.