Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Penerapan Community Based Tourism Pada Wisata Kampung Keramik Dinoyo, Kota Malang Dwi Raharjo; Yuswanti Ariani Wirahayu
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v7i1.10051

Abstract

Wisata Kampung Keramik Dinoyo adalah destinasi wisata yang terletak di Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Destinasi ini dikembangkan dengan menerapkan konsep Community Based Tourism (CBT). Pariwisata berbasis masyarakat atau Community Based Tourism (CBT) perlu mencakup lima aspek penting dalam pengembangannya, meliputi; ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik. Penelitian tentang Community Based Tourism (CBT) telah banyak dilakukan, namun fokus pada implementasinya di Wisata Kampung Keramik Dinoyo masih terbatas. Studi ini bertujuan mengisi kekosongan literatur dengan mengkaji penerapan aspek-aspek CBT di kawasan tersebut. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis mendalam terhadap penerapan konsep Community Based Tourism (CBT) di Wisata Kampung Keramik Dinoyo, yang belum banyak dikaji secara spesifik. Penelitian ini berbeda dengan sebelumnya yang berfokus pada aspek ekonomi atau keberlanjutan secara umum, penelitian ini mengidentifikasi penerapan prinsip CBT, seperti partisipasi aktif masyarakat, distribusi manfaat ekonomi yang adil, serta keberlanjutan sosial dan lingkungan dalam pengelolaan wisata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam aspek ekonomi, telah diterapkan pendanaan pengembangan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan dari pariwisata, dan joint venture. Aspek sosial, terdapat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan, peningkatan kualitas hidup, pembagian peran yang setara, serta pemberdayaan komunitas. Aspek budaya terdapat, upaya pelestarian budaya lokal dan pertukaran budaya telah diterapkan. Aspek lingkungan terdapat, diterapkan konsep daya dukung wilayah dan pengelolaan sampah. Aspek politik terdapat, terdapat konsolidasi institusi dan peningkatan keterlibatan masyarakat lokal.
PENINGKATAN PRODUKSI JERUK DAN PENDAPATAN PETANI BERBASIS BIOCHAR DAN PEMASARAN DIGITAL DI DESA SEGARAU, TEBAS Indrawati, Urai Suci Yulies Vitri; Rini Hazriani; Suryadi, Urai Edi; Wanti Fitrianti; Dwi Raharjo
Jurnal Abditani Vol. 8 No. 1 (2025): April
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v8i1.364

Abstract

PKM ini bertujuan untuk transfer teknologi pembuatan pupuk organic berbasis biochar sekam padi dan kompos kotoran ayam untuk meningkatkan kesuburan tanah Spodosol, untuk budidaya tanaman jeruk dan padi sehingga dapat meningkatkan ekonomi petani di Desa Segarau Parit, Tebas.   Kegiatan PKM   ini berlangsung selama 8 bulan dimulai dari kegiatan persiapan, Pelatihan kegiatan inti PKM yaitu pembuatan biochar  sekam padi dan kompos kotoran  ayam, serta pembuatan sirup dan permen jelly dari jeruk. Pada akhir kegiatan, dilakukan evaluasi terhadap program- program yang telah dilakukan oleh tim dosen. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui hambatan/kesulitan yang dihadapi selama proses kegiatan, dan kemudian didiskusikan untuk diselesaikan. Diharapkan setelah kegiatan PKM ini selesai, petani Poktan Harapan Baru mampu membuat pupuk organik yaitu biochar  sekam padi diperkaya kotoran ayam yang mempunyai kualitas yang baik sehingga membantu menyuburkan tanah Spodosol. Selain itu Poktan Harapan Baru juga mempunyai produk unggulan yaitu sirup dan permen jelly dari jeruk yang tidak terasa pahit.