Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Beyond Dietary Diversity: Household and Dietary Determinants of Wasting in Indonesian Children Ginting, Riska Mayang Saputri; Reski, Sepsina
Mulawarman International Conference on Tropical Public Health Vol. 2 No. 2 (2025): The 4th MICTOPH
Publisher : Faculty of Public Health Mulawarman University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Indonesia is experiencing a triple burden of malnutrition—undernutrition, overnutrition, and micronutrient deficiencies. Wasting reflects acute nutritional imbalance caused by inadequate dietary intake and infection. Evidence linking dietary diversity, household food security, and wasting remains limited, particularly in the Puskesmas Mangkupalas area. Objective : To assess the associations between dietary diversity, household food security, and other related factors with wasting among children aged 6–23 months in Puskesmas Mangkupalas. Research Methods : A cross-sectional study was conducted among 137 children aged 6–23 months from Puskesmas Mangkupalas, selected through purposive sampling. Data collected included sociodemographic characteristics, dietary diversity, 24-hour dietary recall, anthropometric measurements, macronutrient intake, and household food security. Spearman correlation tests were used to examine associations between variables. Results : The triple burden was evident, with 40.1% of children wasted and 11.7% overweight or obese. Nearly half (48.9%) consumed non-diverse diets. Dietary diversity (p = 0.100) and household food security (p = 0.379) were not significantly associated with wasting. Significant correlates included the presence of smokers in the household, recent child illness, market proximity, household income, and macronutrient intake—energy (p = 0.001, r = 0.354), fat (p = 0.048), and carbohydrates (p < 0.001). Conclusion/Lesson Learned : The coexistence of wasting and overweight reflects the ongoing nutrition transition. Addressing this issue requires multi-sectoral actions prioritizing modifiable household and dietary factors—such as smoking exposure, market access, and energy adequacy— beyond dietary diversity and food security measures to effectively reduce acute malnutrition.
A qualitative exploration of factors affecting dietary quality with obesity among workers Nailufar, Farida; Ginting, Riska Mayang Saputri
Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia (Indonesian Journal of Nutrition and Dietetics) VOLUME 13 ISSUE 5, 2025
Publisher : Alma Ata University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21927/ijnd.2025.13(5).335-342

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Diperkirakan sebanyak 1 miliar penduduk dewasa atau 12% populasi dunia mengalami obesitas pada tahun 2025. Obesitas di Indonesia juga mengalami peningkatan yang pesat khususnya pada kelompok dewasa dan pekerja. Penyebab utama obesitas pada pekerja salah satunya karena kualitas diet yang rendah dan asupan energi berlebih sehingga menyebabkan ketidakseimbangan energi. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas diet dengan timbulnya obesitas pada pekerja perusahaan di Kalimantan Timur.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kualitatif dengan responden yaitu pekerja obesitas. Secara keseluruhan, 25 orang responden yang dibagi menjadi 5 kelompok focus group discussion (FGD) untuk dilakukan wawancara semi terstruktur. Penetapan responden dilakukan secara purposive berdasarkan unit kerja. Pengumpulan data menggunakan perekam audio dan pencatatan. Data demografi dikumpulkan menggunakan kuesioner, FGD menggunakan instrumen berupa panduan yang berisi daftar pertanyaan mencakup pengetahuan tentang pola makan sehat dan obesitas, kualitas diet, kontrol diri dalam pemilihan makanan dan pengaruh lingkungan di tempat kerja. Data dianalisis menggunakan metode analisis isi, sintesis tematik dan triangulasi untuk validasi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 4 faktor utama yang mempengaruhi kualitas diet dan obesitas pada pekerja, yaitu : kurangnya pengetahuan tentang pola makan sehat, kualitas diet yang rendah, kurangnya kontrol diri dalam pemilihan makanan, dan pengaruh lingkungan makan serta media sosial di tempat kerja.Kesimpulan: Studi ini menyediakan informasi faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas diet dengan terjadinya obesitas pada pekerja. Diperlukan dukungan dari perusahaan tempat kerja untuk meningkatkan kualitas diet dan kesehatan pekerjaKATA KUNCI: kualitas diet; obesitas; pekerja ABSTRACTBackground: It is estimated that as many as 1 billion adults will be obese by 2025. Obesity in Indonesia is also increasing rapidly, especially among adults and workers. One of the main causes of obesity in workers is low dietary quality and excessive energy intake.Objectives: The aim of this research is to explore the factors affecting diet quality and obesity in company workers in East Kalimantan.Methods: This study uses a qualitative design conducted in an industrial company in East Kalimantan. The respondents are workers with obesity. Overall, 5 semi-structured focus groups discussion (FGD) were conducted with a total of 25 respondents who were determined purposively according to work units. Respondents' demographic data were collected through a short questionnaire. Data collection using an audio recorder and notes. The instrument to be used is a FGD guide that contains questions related to knowledge about healthy eating patterns and obesity, dietary quality, self-control in food choices and influence of workplace food environment. Qualitative data is processed and analyzed using analytical methods content, thematic synthesis and triangulation for validation.Results: The result of this study shows that there are four main themes affecting dietary quality and obesity among workers. These factors are: lack of knowledge about healthy eating patterns, low dietary quality, lack of self-control and influence of workplace food environment.Conclusions: This study provides information on factors affecting diet quality and obesity in workers. Support from workplace is needed to improve the quality of workers' diets and healthKEYWORD: diet quality; obesity; workers
Pelatihan Edukasi Gizi Seimbang dan Deteksi Dini Obesitas dan Penyakit Tidak Menular pada Kader Kesehatan Nailufar, Farida; Ginting, Riska Mayang Saputri
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53770/amjpm.v5i2.366

Abstract

Obesitas merupakan salah satu pemicu utama terjadinya penyakit degenerative. Menurut data Survei Kesehatan Indonesia tahun 2023, prevalensi obesitas pada orang dewasa di Kaltim adalah sebesar 28%. Berdasarkan informasi dari tenaga gizi di Puskesmas, kader kesehatan yang dimiliki saat ini belum pernah mendapatkan pelatihan edukasi gizi seimbang maupun deteksi dini obesitas dan penyakit degeneratif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan kader melalui pelatihan edukasi gizi seimbang serta deteksi dini untuk pencegahan dan pengendalian obesitas dan penyakit tidak menular (PTM). Lokasi kegiatan PkM adalah di Kelurahan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran Kota Samarinda, Kaltim. Waktu pelaksanaan pada bulan Juli 2024. Mitra sasaran yaitu kader kesehatan yang berjumlah 15 orang. Pelaksanaan PkM berupa pelatihan edukasi gizi seimbang dan deteksi dini obesitas pada kader kesehatan. Data pengetahuan dan sikap dikumpulkan menggunakan kuesioner, sementara data keterampilan diukur menggunakan daftar tindak. Analisis data menggunakan uji t- berpasangan. Hasil menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pelatihan yang diberikan terhadap skor pengetahuan, sikap dan keterampilan kader terhadap gizi seimbang dan deteksi dini obesitas dan PTM (p<0,005). Kesimpulannya, pelatihan yang diberikan kepada kader menghasilkan dampak positif karena meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan sehingga diharapkan dapat membantu upaya pencegahan dan pengelolaan obesitas serta penyakit tidak menular di masyarakat.
Penguatan Kapasitas Kader Posyandu melalui Program Sekolah Gizi Keluarga untuk Edukasi Gizi Tingkat Rumah Tangga Safika, Erri Larene; Megasari, Anitatia Ratna; Ginting, Riska Mayang Saputri; Nurzihan, Nastitie Cinintya; Fikri, Mohammad; Agustini, Rina Tri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i4.25282

Abstract

ABSTRAK Stunting dan wasting pada anak masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kelurahan Mesjid, Mangkupalas, Samarinda. Kader posyandu menjadi garda terdepan dalam melakukan upaya promotif dan preventif pencegahan masalah gizi anak. Namun, keterbatasan pengetahuan dan kemampuan edukasi gizi menjadi penghalang kader posyandu untuk menjalankan tugasnya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk model pemberdayaan kader yang dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap mengenai gizi keluarga, meningkatkan kemampuan mengukur antropometri, serta mampu memberikan edukasi gizi kepada keluarga. Pengabdian masyarakat ini bernama “Sekolah Gizi: Membangun Rumah Sehat dari Dapur Sendiri”, berupa kegiatan pelatihan dan pendampingan dengan sasaran 22 orang kader dari seluruh posyandu di Kelurahan Mesjid. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari dengan tiga topik yang berbeda, yaitu Perilaku Bersih dan Sehat dan gizi keluarga, pengukuran antropometri dan edukasi gizi, serta simulasi kader posyandu mempraktikkan pengukuran antropometri dan edukasi gizi kepada keluarga. Terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap kader posyandu mengenai PHBS, gizi keluarga, pengukuran antropometri, dan edukasi gizi. Seluruh kader posyandu dapat melakukan pengukuran antropometri dengan baik, serta memberikan edukasi dengan terampil. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader melalui pelatihan dan pendampingan secara berkala diperlukan untuk mendukung optimalisasi peran kader dalam edukasi gizi tingkat rumah tangga. Kata Kunci: Kader Posyandu, Edukasi Gizi, Sekolah Gizi Keluarga, Status Gizi.  ABSTRACT Stunting and wasting among children remain public health problems in Mesjid Subdistrict, Mangkupalas, Samarinda. Community Health Workers (CHWs) serve as the frontline in implementing promotive and preventive efforts to prevent child malnutrition. However, limited knowledge and skills in providing nutrition education hinder CHWs from performing their roles effectively. This community service program aimed to develop a CHWs empowerment model to improve knowledge and attitudes regarding family nutrition, enhance anthropometric measurement skills, and strengthen their ability to provide nutrition education to families. This community service program titled “Nutrition School: Building a Healthy Home from Our Own Kitchen,” consisted of training and mentoring activities involving 22 CHWs from all posyandu in Mesjid Subdistrict. The program was conducted over three days with three main topics: Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) and family nutrition, anthropometric measurement and nutrition education, and role-play sessions in which CHWs practiced anthropometric measurements and provided nutrition education to families. The program resulted in increased knowledge and improved attitudes of CHWs regarding PHBS, family nutrition, anthropometric measurement, and nutrition education. All CHWs were able to perform anthropometric measurements properly and deliver nutrition education effectively. Continuous improvement of CHWs knowledge and skills through regular training and mentoring is necessary to optimize their role of in delivering household-level nutrition education. Keywords: Community Health Workers, Nutrition Education, Family Nutrition School Program, Nutrition Status.