Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

MEMBANGUN KEMAMPUAN BICARA OPTIMAL PADA ANAK MELALUI PENDIDIKAN KESEHATAN IBU Riski Dwi Prameswari; A. Maya Rupa Anjeli
Journals of Ners Community Vol 14 No 3 (2023): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya sumber informasi dalam menstimulasi kemampuan bicara pada anak yang mengalami speech delay menyebabkan ibu tidak menerima informasi secara lengkap. Penanganan speech delay menggunakan pendidikan kesehatan dengan metode audio visual. Penelitian ini bertujuan menjelaskan pengaruh pendidikan kesehatan dengan metode audio visual terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi kemampuan bicara dan bahasa pada anak yang mengalami speech delay. Metode penelitian menggunakan quasy eksperimental dengan pendekatan control group pretest-posttest. Pengambilan sampling dari populasi 94 orang menggunakan purposive sampling. Sampel sebanyak 16 responden pada tiap kelompok perlakuan dan kelompok kontrol di Poli Tumbuh Kembang Anak RS Grha Husada. Variabel independennya yaitu pendidikan kesehatan dengan metode audiovisual, sedangkan variabel dependen yaitu pengetahuan dan sikap ibu. Instrument penelitiannya SAP, audio visual, kuesioner pengetahuan dan sikap. Analisa data penelitian menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan SPSS 16.0. Hasil Uji Wilcoxon Sign Rank Test pendidikan kesehatan dengan metode media audio visual terhadap pengetahuan ibu kelompok perlakuan menunjukkan nilai p=0,002 (p value < 0,05) dan sikap ibu menunjukan nilai p = 0,008 (p value < 0,05), yang berarti ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media audio visual terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi kemampuan bicara dan bahasa pada anak mengalami speech delay. Pendidikan kesehatan dengan metode audio visual berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam menstimulasi indera pendengaran dan penglihatan, sehingga menambah informasi dan pengetahuan ibu. Hasil penelitian dengan media audio visual ini dapat digunakan pihak Rumah Sakit dalam pelaksanaan kegiatan Pendidikan Kesehatan.
The Influence of Reproductive Health Education Using Chain Whispering Methods on Knowledge and Attitudes of Young Women Anjeli, A Maya Rupa; Fatmawati, Lilis; Syaiful, Yuanita; Anggraini, Shilvia
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 16 No 03 (2023): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v16i03.4206

Abstract

Health Education is an activity to create health education that seeks to make young people aware of how to take care of their health, how to avoid or prevent things that are detrimental to their own health, one of the problems of young women is the lack of knowledge of reproductive health. This study aims to determine the effect of reproductive health education using the whisper chain method on the knowledge and attitudes of young women. The design of this research is pre-experimental. The design of this study uses the Pre-test – Post-test Design. The population of all grade VI students is 22 students. The sample of this research was class VI girls at UPT SD NEGERI 60 Gresik. The sampling technique was carried out by purposive sampling with 21 female students who met the inclusion and exclusion criteria as respondents. The independent variable of health education and the dependent variable are the knowledge and attitudes of young women about reproductive health using the chain whisper method. Data was collected using knowledge and attitude questionnaires before and after the provision of reproductive health education. Reproductive health education using the chain whisper method was carried out for 1 time 120 minutes at UPT SD Negeri 60 Gresik, Cerme District, Gresik Regency. Statistical test using the Wilcoxon Test ≤0.05. The results of the research on knowledge of young women before being given reproductive health education (poor) after (good) p=0.001, attitudes of young women before being given reproductive health education (negative) after (positive) p=0.000. This means that there is an influence of reproductive health education using the chain whisper method on the knowledge and attitudes of young women. For this reason, the researchers hope that this research can be used as a form of routine activity to add insight to female students about reproductive health.
LITERASI KESEHATAN DIGITAL DAN PERILAKU KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA: ANALISIS DARI PERSPEKTIF KESEHATAN MASYARAKAT Rupa Anjeli, A. Maya; Budiono, Nugrahadi Dwi Pasca; Inayah, Zufra; Mindiharto, Sestiono
Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Vol 10, No 1 (2026): JANUARI: JOURNAL HEALTH AND SCIENCE : GORONTALO JOURNAL HEALTH AND SCIENCE COMM
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/gojhes.v10i1.37088

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara remaja mengakses informasi kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi, namun di sisi lain meningkatkan risiko paparan misinformasi yang dapat memengaruhi perilaku kesehatan. Dalam konteks kesehatan masyarakat, literasi kesehatan digital menjadi kompetensi penting yang menentukan kemampuan remaja dalam memahami dan memanfaatkan informasi kesehatan secara tepat. Penelitian ini menghadirkan kebaruan dengan menempatkan literasi kesehatan digital sebagai determinan perilaku kesehatan reproduksi remaja dalam konteks daerah, khususnya di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, wilayah dengan penetrasi digital tinggi namun masih menghadapi permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara literasi kesehatan digital dan perilaku kesehatan reproduksi remaja menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan potong lintang pada 420 remaja usia 15–19 tahun yang dipilih melalui multistage random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terstruktur menggunakan adaptasi eHealth Literacy Scale (eHEALS) dan instrumen perilaku kesehatan reproduksi, serta dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki literasi kesehatan digital rendah hingga sedang dan lebih dari sepertiga menunjukkan perilaku kesehatan reproduksi kurang baik; remaja dengan literasi kesehatan digital rendah memiliki risiko perilaku berisiko yang lebih tinggi (PR = 1,840; CI 95%: 1,320–2,560; p = 0,001). Kesimpulannya, literasi kesehatan digital berperan signifikan dalam membentuk perilaku kesehatan reproduksi remaja, sehingga penguatan literasi digital melalui sekolah, keluarga, dan media kredibel perlu dikembangkan secara berkelanjutan.
Processing snakehead fish as a high-protein modern healthy food product in the snakehead fish farmers' group A. Maya Rupa Anjeli; Riski Dwi Prameswari; Anisaul Hasanah
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v5i1.30159

Abstract

This activity is a response to the impact of the Covid-19 pandemic, which has led to a high unemployment rate in Gresik since March 2020. Several industries have conducted layoffs, affecting 2,300 employees and leading to an increase in poverty levels. The Community-Based Empowerment Program in Tenggor Balongpanggang Village was initiated as a solution. This village is rich in snakehead fish resources but requires human resource development in its distribution. Through training, the villagers will learn how to enhance the added value of snakehead fish, turning it into a high-protein modern healthy food product that can be marketed, providing economic benefits for both the commodity and UD Sumber Rejeki Lestari. The main objectives of this activity are to introduce UD Sumber Rejeki Lestari as the source of raw materials for snakehead fish, provide information about business opportunities through partnerships, create business opportunities for the community through partnerships, and improve the community's skills in processing snakehead fish.