Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : EXPLORE

PENERAPAN SPANNING TREE PROTOCOL UNTUK MENCEGAH TERJADINYA LOOPING PADA FRAME ETHERNET Subli, Moh.; -, Hoiriyah; Wahyudi, Erfan
Jurnal Explore Vol 10, No 1 (2020)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v10i1.358

Abstract

Spanning Tree Protocol (STP) adalah layanan yang memungkinkan LAN switch dan LAN bridge terinterkoneksi secara berlebih dengan cara menyediakan mekanisme untuk mencegah loop yang tidak diinginkan dalam jaringan yang terjadi pada bridge. Tanpa adanya STP, pada frame Ethernet akan terjadi loop untuk periode tak terbatas di dalam waktu jaringan dengan link berlebihan secara fisik. Untuk mencegah loop pada frame Ethernet, STP memblok beberapa port dari frame Ethernet  sehingga hanya satu jalur yang aktif ada di antara setiap pasang segmen LAN (collision domain). Hasil STP adalah loop frame Ethernet tidak terbatas yang membuat LAN dapat digunakan. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa Redundant link tidak untuk keseimbangan beban, karena hanya satu link aktif. Cara kerja Spanning Tree Protocol adalah menggunakan algoritma spanning tree yang secara otomatis menemukan topologi jaringan dan membentuk suatu jaringan tunggal yang optimal melalui suatu bridge jaringan dengan menugasi fungsi-fungsi yang ada pada setiap bridge. STP Menghentikan terjadinya loo-loop network pada network layer 2 (bridge atau switch). STP secara terus menerus memonitor network untuk menemukan semua link, memastikan bahwa tidak ada loop yang terjadi dengan cara mematikan semua link yang redundant. STP menggunakan algoritma yang disebut Spanning Tree Algorithm (STA) untuk menciptakan sebuah topologi database, kemudian mencari dan menghancurkan link-link redundant. Dengan menjalankan STP, frame-frame hanya akan diteruskan pada link-link utama yang dipilih oleh STP.
ANALISIS KINERJA VIRTUAL PRIVATE NETWORK DENGAN PUBLIC NETWORK TUNNELING PADA NETWORK OPERATION DATA CENTER DAN STASIUN REMOTE Wahyudi, Erfan
Jurnal Explore Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v9i2.217

Abstract

Dalam penelitian ini dilakukan kegiatan untuk mendapatkan nilai dari parameter-parameter dan analisa pada unjuk kerja jaringan VPN. Untuk mendapatkan nilai dari parameter-parameter tersebut dibangunlah jaringan komputer nyata (real) yang terdiri dua VPN gateway dan aplikasi pengujian seperti PING, TCPdump, dan FTP.Pada pengujian ini diketahui bahwa aplikasi VPN dengan OpenVPN des.ede3 dan md5 memiliki nilai latency terkecil sebesar 0.164 detik, bandwidth delay product terkecil sebesar 245.7573 bits, sedangkan pada service FTP menyediakan bandwidth utilization terbesar dari sisi download sebesar 23.48% dan dari sisi upload sebesar 24.68%. Hasil tersebut merupakan hasil yang terbaik dari hasil dari aplikasi OpenVPN yang diujikan dan sangat relevan diimplementasikan
VIRTUAL MACHINE FORENSIC ANALYSIS & RECOVERY (VMFAR) SEBAGAI FRAMEWORK UNTUK ANALISIS BUKTI DIGITAL PADA VIRTUAL MACHINE Wahyudi, Erfan; Miswanto, Agus
Jurnal Explore Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v9i2.225

Abstract

Virtual Machine merupakan teknologi virtualisasi yang paling banyak digunakan saat ini untuk mempermudah pekerjaan dan menghemat sumber daya perangkat keras. Selain untuk penggunaan standar, virtual machine ini juga banyak digunakan sebagai alat untuk melakukan penelitian terhadap malware, instalasi jaringan dan lainnya. Meningkatnya penggunaan teknologi virtualisasi ini menjadi tantangan baru bagi ahli digital forensik untuk melakukan penelitian lebih lanjut terkait pemulihan barang bukti virtual machine image yang terhapus. Karena VM ini juga banyak digunakan oleh pelaku cybercrime untuk melakukan tindak kriminal pada dunia maya kemudian menghapus jejak digital dengan men-destroy virtual machine image yang telah digunakan tersebut atau mengembalikannya ke snapshot, teknik ini dikenal dengan anti-forensik. Banyak penelitian sebelumnya yang membahas tentang VM forensic ini, seperti pada dump memory VM dan snapshot. Tetapi belum ada yang membahas proses model atau alur yang digunakan untuk melakukan analisis terhadap sebuah barang bukti digital berupa virtual machine. Penelitian ini berusaha untuk mencoba dan mengidentifikasi Virtual Machine Forensic Analysis & Recovery (VMFAR) yang penulis rancang sebagai framework untuk melakukan analisis terhadap bukti digital. Kata Kunci : Mesin Virtual, Forensics Recovery, Cybercrime, Anti Forensik
ANALISIS BUKTI DIGITAL WHATSAPP PADA ANDROID SMARTPHONE MENGGUNAKAN METODE LIVE FORENSIC Wahyudi, Erfan; Gunawan, Karya; Imran, Bahtiar; Zulpahmi, M
Jurnal Explore Vol 10, No 2 (2020)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v10i2.428

Abstract

Abstract : The rapid development of technology, can cause problems for users of the technology itself, the more advanced the life of the community, the crime is also getting more advanced. Smartphone is a form of technology used for defamation (Cyberbuliying) through whatsapp (WA) facilities. When a smartphone is used to commit a crime, the smartphone can be confiscated by law enforcement as evidence. The way to prove it to get valid evidence is to conduct an investigation using the live forensic method that has been developed so that it can be used for the smartphone investigation process. The result is digital evidence of deleted image files that can still be recovered using the live forensic method.Keywords: Evidence, live forensic, SmartphoneAbstrak - Perkembangan teknologi yang semakin pesat, dapat menimbulkan permasalahan bagi pengguna teknologi itu sendiri, semakin maju kehidupan masyarakat, maka kejahatan juga ikut semakin maju. Smartphone merupakan salah satu bentuk teknologi yang digunakan untuk melakukan pencemaran nama baik (Cyberbuiying) melalui fasilitas whatsapp (WA). Pada saat smartphone yang digunakan untuk melakukan kejahatan maka smartphone tersebut dapat disita oleh aparat penegak hukum sebagai salah satu barang bukti. Cara pembuktian untuk mendapatkan bukti yang valid adalah dengan melakukan investigasi menggunakan metode live forensic yang telah dikembangkan sehingga dapat digunakan untuk proses investigasi smartphone. Hasilnya adalah bukti digital berupa file gambar yang sudah terhapus masih bisa di recovery menggunakan metode live forensic.Kata Kunci: Barang Bukti, live forensic, Smartphone.
IMPLEMENTASI APLIKASI PEMBELAJARAN DARING BERBASIS WEB DI SMKN 1 SAKRA PADA MASA COVID-19 Wahyudi, Erfan; Suryadi, Emi; Yakin, Nurul
Jurnal Explore Vol 12, No 1 (2022)
Publisher : STMIK Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/explore.v12i1.506

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi informasi memberikan pengaruh besar di berbagai bidang organisasi. Pada bidang Pendidikan, pemanfaatan teknologi telah banyak di terapkan oleh instansi Pendidikan yang ada. SMK Negeri 1 Sakra Merupakan salah satu instansi Pendidikan yang  belum memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut. Metode Pembelajaran yang di terapkan di SMK Negeri 1 Sakra adalah metode konvensional yang kegiatan belajarnya hanya di dalam kelas secara tatap muka dengan pengajar mata pelajaran pada waktu dan tempat yang sudah ditentukan. hal ini membuat para siswa merasa bosan dan kurang leluasa dalam mengekspresikan fikirannya dikarenakan adanya tekanan sebaya yang dirasakan ketika belajar bersama di dalam kelas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut pada penelitian ini akan dibuatkan Aplikasi Pembelajaran daring Berbasis Web (E-Learning), agar proses pembelajaran di SMK Negeri 1 Sakra lebih efektif dan efesien serta lebih optimal. Dengan adanya metode sistem E-Learning ini para siswa yang ada di SMK Negeri 1 Sakra dapat mengakses materi matapelajaran yang ditempuh dimana saja dan kapanpun untuk dipelajari serta guru yang mengajar juga tidak kesulitan dalam mendistribusikan materi pelajaran yang akan diajarkan pada siswa. Pembelajaran yang dilakukan ini juga diharapkan lebih menarik minat belajar siswa dan tidak membosankan. Hasilnya Sistem E-learning dapat membangun komunikasi antara siswa dan guru secara interaktif, dan dengan adanya sistem E-Learning ini sebagai media pembantu dalam proses belajar mengajar menjadi lebih baik dan meningkat serta mendapatkan hasil yang cepat. Siswa dapat mengakses materi matapelajaran yang ditempuh dimana saja dan kapanpun untuk dipelajari serta Guru yang mengajar juga tidak kesulitan dan maksimal dalam mendistribusikan materi pelajaran yang akan diajarkan pada siswaKata Kunci: Sistem Informasi, E-Learning, CodeIgniter, PHP, JavaScript.