Penelitian ini bertujuan untuk membandikan mengairi sawah dengan menggunakan mesin diesel bertenaga bensin/pertalite dan mesin pompa air sanyo bertenaga Photovoltaic. Dengan menerapakan system bangunan terintegrasi photovoltaic (BIPV) kita akan memcoba mengganti penggunaan bahan bakar mesin (Non-Renewable Energi) dengan energi matahari atau Photovoltaic (Renewable Energi). Hasilnya untuk mengairi sawah sekitar 25-30 are dengan mesin diesel di butuhkan biasa sekitar 500 per satu kali musim tanam dengan biaya keseluruhan sekitar 6 sampai 7 juta rupiah dan biaya menggunakan mesin air sanyo secara keseluruhan sekitar 6 juta juga tetapi biaya yang di butuhkan selama pengairan satu musim tanam adalah 0 rupiah. Pengairan menggunakan mesin pompa air sanyo membutuhkan waktu yang relative lama jika di bandikan dengan pengairan menggunakan mesin diesel.