Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGENALAN ALAT LABORATORIUM DAN PELATIHAN PEMBUATAN HERBARIUM SERTA PREPARAT ANATOMI TUMBUHAN DI SMA NEGERI 9 LUWU Sunarti Cambaba; Fitri Jusmi; Ulfah Zakiyah Hamdani
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 2 No. 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jai.v2i4.383

Abstract

Kegiatan pelatihan pengenalan alat serta pembuatan herbarium dan preparat anatomi tumbuhan bertujuan agar mahasiswa mengenal dan mengetahui fungsi alat laboratorium serta mampu membuat herbarium dan preparat anatomi tumbuhan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 bulan yaitu pada buan November sampai Desember 2022 mulai dari tahap persiapan hingga tahap pelaksanaan pengabdian. Tahap pelaksanaan kegiatan dimulai dengan pengenalan alat-alat laboratorium kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan herbarium dan preparat anatomi tumbuhan. Sebelum melakukan pelatihan, terlebih dahulu siswa diperkenalkan dengan alat dan bahan yang digunakan untuk pembuatan herbarium dan preparat anatomi tumbuhan. Adapun hasil dari kegiatan pengabdian adalah umumnya siswa kelas XII IPA SMA Negeri 9 Luwu sudah mengenal dan mengatahui fungsi alat-alat laboratorium dan para siswa juga pada umumnya sudah mengetahui cara membuat herbarium kering. Pada proses pembuatan preparat anatomi tumbuhan secara manual dengan cara mengiris menggunakan pisau silet, hasil yang didapatkan masih beragam yaitu ada yang tipis dan masih ada yang tebal. Namun secara keseluruhan para siswa sudah mangetahui cara membuat preparat anatomi tumbuhan.
Pelatihan Isolasi DNA bagi Siswa SMAN 2 Luwu dan SMAN 6 Luwu Wardi, Ridha Yulyani; Haris, Eka Pratiwi; Cambaba, Sunarti; Sohriati, Eva; Suhaeni
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v5i2.4154

Abstract

Pelaksanaan kegiatan praktikum terkait materi genetika di SMAN 2 dan SMAN 6 Luwu masih sangat jarang dilakukan sehingga minat dan antusias siswa rendah dalam mempelajari materi biologi. Kegiatan isolasi DNA bagi siswa SMAN 2 dan SMAN 6 Luwu bertujuan untuk meningkatkan antusias siswa kelas XII terhadap pembelajaran biologi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan 3 tahapan, yaitu: (1) persiapan yang meliputi observasi dan analisis situasi, (2) pelaksanaan meliputi pemberian materi dan praktikum isolasi DNA dengan alat dan bahan serta metode sederhana, dan (3) kegiatan evaluasi dan monitoring yang meliputi evaluasi kegiatan pembelajaran. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan berhasil meningkatkan minat siswa kelas XII SMAN 2 dan SMAN 6 Luwu dalam mempelajari materi genetika dan hereditas pada manusia. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan sikap siswa dari yang semula acuh tak acuh menjadi antusias dan dapat menjelaskan kembali apa yang telah dipelajari.
PELATIHAN MITIGASI BENCANA GELOMBANG EKSTRIM DAN ABRASI PANTAI DI SMAN 7 LUWU Jusmi, Fitri; Tenriawaru, Eka Pratiwi; Cambaba, Sunarti
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1507

Abstract

SMAN 7 Luwu is one of the schools in Luwu Regency where most of the students come from coastal areas. Therefore, efforts are needed to increase community preparedness for coastal erosion disasters. This service activity aims to provide knowledge to SMAN 7 Luwu students regarding mitigation of extreme wave disasters and coastal erosion so as to increase their awareness of disasters. The method of implementing activities begins with preparing the materials and instruments to be used, then continues with the implementation stages at school. There are 3 materials given to students, namely: (1) introduction to disasters, (2) mitigation’s education of extreme waves and (3) mitigation of beach abrasion. The results obtained were 20 students of class XII in SMAN 7 Luwu who took part in the activity. These students live in coastal areas. The students felt enthusiastic about paying attention to the presentation of the material and asked questions and provided answers to the speaker’s questions.
Transformasi Pembelajaran Bahasa Inggris melalui Artificial Intelligence Sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital di SMKN 6 Tangkelangi, Nuur Insan; Kasma, Safwan; Jumarniati, Jumarniati; Yassa, Sunarni; Cambaba, Sunarti
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 2 (2025): Mei - Agustus 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.2.2025.604

Abstract

Transformasi pembelajaran berbasis teknologi merupakan kebutuhan mendesak dalam era digital, terutama dalam meningkatkan kualitas pengajaran Bahasa Inggris di lingkungan pendidikan vokasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru dan siswa di SMKN 6 Palopo melalui penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Program ini dilaksanakan melalui tiga tahapan kegiatan, yaitu: (1) workshop pengenalan konsep AI dalam pendidikan, (2) pelatihan praktis penggunaan tools AI seperti ChatGPT, Grammarly, dan QuillBot, serta (3) implementasi langsung pembelajaran berbasis AI di kelas. Sebanyak 15 guru dan 30 siswa kelas 3 dilibatkan sebagai mitra kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pada indikator literasi digital baik pada guru maupun siswa, khususnya dalam aspek pemahaman konsep AI, keterampilan penggunaan tools AI, dan kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran. Visualisasi data menunjukkan tren peningkatan skor literasi digital setelah kegiatan PKM pada seluruh indikator yang diukur. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun sikap positif terhadap penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah vokasi.
Transformasi Rantai Nilai dan Penjualan Produk Olahan Sagu di Desa Waelawi Melalui Sistem Promosi dan Penjualan Produk Berbasis Digital Iriansa, Iriansa; Cambaba, Sunarti; Akramunnisa, Akramunnisa; Masluki, Masluki; Andi Jumardi
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 No 1, Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v7i1.7459

Abstract

Produk olahan sagu memiliki potensi ekonomi tinggi bagi masyarakat Desa Waelawi, namun kontribusinya terhadap peningkatan pendapatan masih terbatas akibat rendahnya literasi digital dan belum optimalnya strategi pemasaran. Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani sagu dan pelaku UMKM dalam memanfaatkan pemasaran digital melalui pelatihan dan pendampingan terstruktur. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pelatihan pemasaran digital (media sosial, marketplace, dan website e-commerce), serta pendampingan selama dua hingga tiga bulan untuk memastikan implementasi strategi digital marketing. Pengumpulan data dilakukan melalui pre–post test, wawancara, observasi, dan monitoring berkelanjutan.Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada literasi digital peserta, di mana seluruh 35 peserta mampu membuat akun bisnis, mengunggah produk, dan mempraktikkan promosi digital. Skor pengetahuan terkait media sosial, marketplace, dan website e-commerce meningkat antara 82% hingga 114%. Pada tahap pendampingan, peserta mulai menghasilkan konten promosi, mengunggah produk, dan berinteraksi aktif dengan konsumen. Penerapan digital marketing meningkat tajam, ditunjukkan oleh kenaikan penggunaan media sosial dari 20% menjadi 90%, marketplace dari 0% menjadi 85%, serta adopsi website e-commerce oleh 70% peserta. Dampaknya terlihat pada peningkatan pembeli bulanan sebesar 150%, transaksi online hingga 95 transaksi per bulan, serta peningkatan kepuasan konsumen dari 62% menjadi 88%. Program ini mampu meningkatkan kompetensi pemasaran digital dan daya saing UMKM berbasis sagu. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan jangka panjang dan dukungan infrastruktur digital desa agar transformasi pemasaran dapat terus berkembang