Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : JANITA

Penyuluhan Pengendalian Wereng pada Tanaman Padi dalam Bentuk Gerakan Pengendalian (Gerdal) di Desa Boyolangu Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung Mufida Diah Lestari; Herry Nur Faisal; Yuniar Hajar Prasekti; Ermawati Dewi; Chusnatul Ulaela Sajali; Umi Nur Solikah
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v3i1.792

Abstract

Gerakan pengendalian OPT pada tanaman padi merupakan sebuah rangkaian kegiatan usaha tani yang sangat penting untuk dilaksanakan karena sebagai bentuk perlindungan tanaman dan merupakan benteng terakhir dalam rangka usaha pengamanan produksi. Pengendalian OPT dilaksanakan dalam bentuk Gerdal (gerakan Pengendalian) yang artinya pengendalian dilakukan secara bersama-sama dan dalam wantuk yang bersamaan agara mendapatkan hasil yang optimal. Gerakan dilakukan di laksanakan atas dasar adanya laporan serangan OPT wereng pada tanaman padi di wilayah tersebut dan telah dilakukan pengecekan oleh mantri tani dan POPT Kecamatan, pengendalian dilakukan apabila populasi OPT telah melewati ambang batas yang bisa ditoransi tanaman. Untuk mendapatkan efektivitas aplikasi pestisida perlu memperhatikan beberapa hal yaitu: waktu pengendalian OPT, pengendalian dengan menggunakan nozel, cara penggunaan dengan menggunakan masker dan menghindari makan dan minum.
Pendampingan Program Pemenuhan Kebutuhan Pangan Melalui Hidroponik Menggunakan Media Botol Bekas di Kabupaten Tulungagung: Indonesia Herry Nur Faisal; Mufida Diah Lestari
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.975 KB) | DOI: 10.36563/pengabdian.v1i1.259

Abstract

Abstract Community service eitb the frmst of meeting the food needs fulfillment program throught hydroponics using bottles media in Tulungagung Regency has the aim of providing an understanding to the sommunity especially those living in urban areas crops using the hydroponic method as well as providing home garden use as an effort to fulfill food needs hiuseholds using used bottles and can still be used. The expextation of this program is that can foster community interest in consuming vegetables, able to fulfill daily needs, maximizing the fungtion of the yard and also becoming a pilot project for other regions to be able to develop suitable crops using hrotikultural methods but at a cheaper and more efficient cost. Abstrak Pengabdian kepada masyarakat dengan format pendapingan program pemenuhan kebutuhan pangan melalui hidroponik menggunakan media botol bekas di Kabupaten Tulungagung memiliki tujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat khusunya yang tinggal di perkotaan bahwa mereka dapat bercocok tanam dengan menggunakan metode hidroponik serta memberikan pemanfaatan lahan pekarangan rumah sebagai upaya pemenuhan kebutuhan pangan rumah tangga dengan menggunakan botol bekas dan masih bisa dipakai. Harapan dari berjlanannya program ini adalah dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk mengkonsumsi sayur, mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, memaksimalkan fungsi pekarangan dan juga menjadi pilot projeck bagi daerah lain untuk dapat mengembangkan cocok tanam dengan menggunakan metode hortikultura namun dengan biaya yang murah dan lebih efisien.
Penyuluhan Metode Pemasaran Tanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens L) melalui Media Online di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung Mufida Diah Lestari; Herry Nur Faisal
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v2i1.454

Abstract

Abstract The marketing counseling program for cayenne pepper (Capsicum frutescens L) is deemed necessary to provide insight to the public about the efficiency of the chili marketing process so that it has a high sellinh value. Cayenne pepper is one of the superior products of farmers in Kendalbulur village, Boyolangi District Tulungagung Regency because most of the farmers in the area grow cayenne pepper becausethey feel that the soil conditions are suitable for planting cayenne pepper. The hope of providing counseling to the community on how to market cayenne peper so that people have an understanding of selling their harvest in the right way. The marketing prosess of cayenne pepper is considered traditional so far, to further develop the marketing process, a new method is carried out by selling thorugh online media. Abstrak Program penyuluhan pemasaran tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L)dirasa diperlukan untuk memberikan wawasan kepada masyarakat tentang efisiensi prosen pemasran cabai supaya memiliki nilia jual yang tinggi. Cabai rawit menjadi salah satu produk unggulan petani di desa Kencalbulur Kecamatan Bayolangu Kabupaten Tulungagung karena sebaagin besar petani yang ada didaerah tersebut banyak yang menanam cabai rawit karena dirasa kondisi tanahnya sesuai untuk ditanami cabagi rawit. Harapan dari pemberian penyuluhan kepada masyarakat mengenai bagaimana cara pemasaran cabai rawit agar supaya masyarakat memiliki pemahaman mengenai penjualan hasil panennya dengan cara yang tepat. Proses pemasaran tanaman cabai rawit dianggap selama ini masih tradisional, untuk lebih mengembangkan proses pemasran dilakukan sebuah metode baru dengan menjual melalui media online.
Pemberdayaan Petani Lewat Pemakaian Pupuk Organik Cair pada Tumbuhan Cabai di Wilayah Desa Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung Mufida Diah Lestari; Umi Nur Solikah
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v4i1.1025

Abstract

Kabupaten Tulungagung memiliki jumlah petani yang cukup banyak dengan komoditas yang ditanam adalah cabai. Hal tersebut dapat dilihat dari demografi yang ada dalam bahwa muncul lahan pertanian yang ditanami cabai, namun hal tersebut tidak serta merta membuat petani merasa senang dikarenakan hasil panen yang melimpah tetapi para petani mengalami permasalahan akan hasil panen mereka yang tidak dapat maksimal dikarenakan tanaman mereka terkena hama, jamur pada daun. Hal tersebut diakibatkan cuaca yang sering kali turun hujan sehingga hal tersebut membuat tanaman mereka mudah busuk karena meningkatkan PH tanah didaerah tersebut. Perawatan ekstra juga dilakukan oleh petani yakni dengan melakukan penyemprotan serta memberikan kapur pada tanah untuk mengembalikan PH tanah. Upaya lain yang dilakukan untuk peningkatkan mutu dari cabai adalah dengan pemberian pupuk organik cair. Pemupukan bermaksud guna memperoleh cabai yang lebat dan besar buahnya. Tipe pupuk yang dikasihkan mesti cocok dengan kondisi, situasi, serta umur cabai. Target dari program pemberdayaan ini merupakan petani cabai yang terletak di area Dusun Waung Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Pada proses pemupukan pada tanaman cabai memerlukan cara dan waktu yang tepat. Apabila petani salah dalam pemberian pupuk pada tanaman cabai akan dapat membuat tanaman tidak sehat bahkan mati. Program pemberdayaan ini dilakukan bersama dengan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Dalam upaya pemberian pupuk tersebut merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas cabai di wilayah tersebut sehingga dapat meningkatkan perekonomian petani.
PENDAMPINGAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DALAM PEMBUATAN MEDIA PROMOSI PADA USAHA PENGASAPAN LELE DI DESA NGRANTI KECAMATAN BOYOLANGU KABUPATEN TULUNGAGUNG Mufida Diah Lestari; Chusnatul Ulaela Sajali; Choirul Anwar; Rendi Agung Setiono; Tia Sri Wulandari
JANITA : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36563/pengabdian.v4i2.1335

Abstract

Micro, small and medium enterprises (MSMEs) are a type of business that can contribute to the economy of small communities. One of the efforts that can be made is to develop household-scale businesses in each residential area. The amount of sales income from this business can help increase people's income in certain areas. One of the businesses run by the community in Ngranti Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency is to create a household scale industry, namely smoked catfish, but as the business develops, it does not make a big contribution to the economy of the community in Ngranti Village. This is due to several things, including the level of human resources (HR) in society which are not digitally savvy enough so they are not yet able to market their products using modern methods, namely online systems. This effort is interesting because of the need for assistance so that this provides the aim of this community service activity, namely by providing assistance to micro, small and medium enterprises in making promotional media for catfish cooking in Ngranti Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency. As a result of this assistance, it is hoped that there will be a change in the marketing method for smoked catfish to become more modern so that it will increase sales of their products by expanding the market. The increased sales proceeds will provide increased welfare for the community in Ngranti Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency.