Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Utilization of the Artificial Intelligence-Based Teachy Application to Improve the Efficiency of Junior High School Teachers' Administrative Tasks Karnaen, Karnaen; Iqbal, Muh.; Asra, Muhammad
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 10, No 2 (2026): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v10i2.10168

Abstract

This study aims to analyze the increase in the efficiency of teachers' administrative tasks before and after using the artificial intelligence (AI)-based Teachy application at SMP Negeri 1 Poli-Polia. The main problem underlying this study is the high burden of teachers' administrative learning, which results in limited time for developing innovative and student-centered learning. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design through a one-group pretest–posttest model. The research subjects involved all 18 teachers at SMP Negeri 1 Poli-Polia, with a sampling technique using total sampling. Data were collected through a questionnaire on the efficiency of teachers' administrative tasks and learning device documentation, then analyzed using the N-gain test, paired t-test, and Wilcoxon test. The results showed that there was an increase in the efficiency of teachers' administrative tasks in the moderate category after using the Teachy application. In addition, there was a significant difference between the efficiency of teachers' administrative tasks before and after using the Teachy application, and the use of the Teachy application was proven to have a significant effect on the efficiency of teachers' administrative tasks. These findings indicate that the use of the AI-based Teachy application can be an effective solution in reducing the administrative burden on teachers and supporting improvements in the quality of learning management in junior high schools.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE  STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISIONS (STAD DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR  MATA  PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PESERTA DIDIK KELAS XI IIS 1 SMA NEGERI MOWEWE Nur Padilla; Muh. Iqbal; Suhardin
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Divisions (STAD), Hasil Belajar, Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam.Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik yang masih rendah diakibatkan oleh peserta didik yang kurang memperhatikan apa yang disampaikan oleh guru, kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru sehingga menyebabkan peseta didik kurang memperhatikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD). Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, subjek penelitian yakni peserta didik kelas XI SMA Negeri 1 Mowewe, prosedur penelitian yang dilakukan meliputi empat  tahap yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi dan tes, adapun instrumen penelitian menggunakan lembar observasi guru dan peserta didik, lembar wawancara, lembar tes dan lembar dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) berpengaruh terhadap peningkatan hasil belajar pessrta didik. peningkatan hasil belajar peserta didik terjadi karena penerapan yang tepat dalam penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD). Dimana peserta didik belajar dalam satu kelompok dan saling bekerja sama
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI BERBASIS POWTOON PADA MATA PELAJARAN AKIDAH  AKHLAK KELAS VII MTS.S AT-TARBIYAH ISLAMIYAH KOLAKA Rani Mayasa Kolaka; Nurhayati; Muh. Iqbal
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan permasalahan yang terjadi di kelas VII MTs.S At-Tarbiyah Islamiyah Kolaka, hal yang menjadi hambatan dalam pembelajaran Akidah Akhlak yaitu minat belajar peserta didik masih dikatakan belum cukup baik. Hal ini  disebabkan antusias peserta didik dalam belajar rendah, peserta didik merasa kurang bersemangat untuk mengikuti pembelajaran, sehingga peserta didik cenderung tidak aktif dan tidak merasa bagian dari kelas. Selain itu dalam pelaksanaan pembelajaran belum menggunakan media pembelajaran yang menarik dan bervariasi sehingga menyebabkan keaktifan belajar peserta didik rendah, rendahnya keaktifan belajar peserta didik dalam proses pembelajaran menyebabkan minat belajar yang rendah bagi peserta didik. Untuk itu dibutuhkan media pembelajaran audio-visual seperti video animasi berbasis Powtoon yang dapat menumbuhkan minat belajar peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan atau Research and Development dengan menggunakan model ADDIE yang tahapnya meliputi Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah instrumen pra penelitian, pedoman wawancara, lembar validasi ahli media dan ahli materi, lembar angket respons peserta didik, lembar respons guru dan lembar tes minat belajar. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1)Prototype dari pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon menggunakan metode ADDIE. 2)  Kevalidan pengembangan  media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon diperoleh hasil persentase 90% dengan kriteria “Sangat Valid” berdasarkan hasil penilaian Ahli Media dan 89% penilaian dari Ahli Materi dengan kriteria “Sangat Valid”. Dan Kepraktisan pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon dinyatakan “Sangat Layak” berdasarkan hasil penilaian dari Respons Peserta Didik yakni 96%” dan 80,5% dari penilaian Respons Guru dengan kriteria “Layak” 3) Keefektifan pengembangan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon  dinyatakan efektif berdasarkan hasil tes minat peserta didik sebelum menggunakan media Powtoon persentase minat belajar peserta didik 61,39% naik menjadi 89,92% setelah menggunakan media pembelajaran video animasi berbasis Powtoon.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ARTICULATE STORYLINE 3 SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN AKIDAH AKHLAK MADRASAH IBTIDAIYAH DARUL HIKMAH INDUHA KELAS IV, KEC. LATAMBAGA, KAB. KOLAKA Miftakhul Khaerat Haris; Muh Iqbal; Muhammad Akbar
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media yang digunakan dalam proses belajar mengajar, di mana buku paket yang ada cenderung memuat gambar yang kurang menarik. Selain itu, beberapa peserta didik lebih menyukai metode pembelajaran interaktif, seperti bermain game edukatif atau menggunakan media berbasis teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahapan Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup lembar validasi media, lembar validasi materi, lembar respons peserta didik, lembar respons guru, dan tes minat belajar. Media pembelajaran Articulate Storyline 3 dirancang menggunakan model pengembangan ADDIE dengan merujuk pada masukan dari validator media dan validator materi, sehingga dinyatakan layak untuk uji coba produk. Hasil pengembangan media pembelajaran untuk siswa kelas IV MI Darul Hikmah Induha menunjukkan bahwa media ini valid, layak, dan efektif. Hasil validasi media memperoleh skor 83,8% dengan kriteria "Baik", sementara hasil validasi materi memperoleh skor 96,5% dengan kriteria "Sangat Baik". Respons peserta didik terhadap media ini mencapai 76% dengan kualifikasi "Sangat Layak", dan respons guru mencapai 82,81% dengan kriteria "Sangat Efektif". Uji efektivitas berdasarkan tes minat belajar menunjukkan skor n-gain rata-rata 0,61 dengan kualifikasi "Sedang". Dengan demikian, media pembelajaran Articulate Storyline 3 dinyatakan efektif.
PERAN GURU TAHFIZH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGHAFAL ALQUR’AN SANTRI DI PONDOK TAHFIZH KHALILUL QUR’AN AL-INSAN KOLAKA Aswar Amir; Muh Iqbal; Nurhayati
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran guru tahfizh sangat penting dalam membimbing penghafal Al-Qur'an untuk mencapai program tahfizh yang baik dan menghasilkan lulusan unggul. Guru tahfizh harus memiliki metodologi yang tepat dalam mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi guru tahfizh di Pondok Tahfizh Khalilul Qur'an Al-Insan Kolaka serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Menggunakan pendekatan kualitatif dan fenomenologi, penelitian ini menemukan bahwa guru tahfizh berperan sebagai fasilitator, motivator, pemberi inspirasi, dan pembimbing santri. Faktor pendukung utama adalah niat santri, dukungan orang tua, serta lingkungan yang nyaman untuk menghafal. Namun, faktor penghambat yang ditemukan adalah masalah kesehatan pada santri dan guru yang dapat mempengaruhi kelancaran hafalan dan pencapaian target. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru tahfizh dalam mencapai keberhasilan dalam proses tahfizh Al-Qur'an.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXPLICIT INSTRUCTION DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IV PADA PEMBELAJARAN FIQIH DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU ALMAWADDAH WARRAHMAH KOLAKA lntan Permata Sari; Abd Haris Nasution; Muh Iqbal
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The lack of students in paying attention to the teacher when explaining learning is one of them, namely the strategy and application of learning models that are not appropriate and varied. So that students look bored and pay less attention to the teacher in the learning process, so that it can refer to the learning outcomes of students who are less than optimal. Therefore the author tries to apply the Explicit Instruction method (direct teaching) Explicit Instruction model is an approach or learning model designed to improve student learning outcomes. The title of the research to be carried out is. “The Application of the Explicit Instruction Teaching Model in Improving the Learning Outcomes of Class IV Students in Fiqh Learning at SDIT Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka”.he problems that can be raised in this study are How is the application of the Explicit Instruction learning model in class IV SDIT Al-Mawaddah Warrahmah Kolaka and How is the improvement of student learning outcomes in Fiqh subjects through the application of the Explicit Instruction learning model in class IV SDIT Al Mawar Kolaka. While the purpose of this study is to find out how the application of the Explicit Instructuon learning model in Fiqh class IV SDIT Al Mawar Kolaka and to find out how the improvement of Fiqh learning outcomes with the application of the Explicit Instruction learning model in class IV SDIT Al Kolaka.The type of research in this study is classroom action research with a qualitative approach. The number of samples in this study were 16 students. Data collection techniques in this study used observation sheets, interviews, tests and documentation. This research is said to be successful if the completeness of student learning outcomes reaches 75% or as a whole has reached the KKM 75 value in Fiqh subjects in the use of the Expilicit Instruction learning model. The application of the Explicit Instruction learning model in cycle I shows an increase but there are still some students who have not maximized the learning outcomes . However, students have started to be very good in their activeness or enthusiasm for asking and answering questions given, it can be seen that the indicator scores experienced by students have increased compared to the initial observation in the pre-cycle before the Explicit Instruction learning model is applied . Then continued in cycle II, where in cycle II students have reached 75% or as a whole have reached the KKM score of 75 in Fiqh subjects in the use of the Expilicit Instruction learning model . The results of this study concluded that there was an increase in student learning outcomes when learning using the application of the Explicit Instruction learning model according to procedures. This is evident in the percentage results of cycle I, which reached 73%, while the percentage results of cycle II reached 85%.
UPAYA KEPALA MADRASAH DALAM PEMBINAAAN AKHLAK PESERTA DIDIK RUSNI RUSTAM; SUHARDIN; MUH IQBAL
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan pembinaan akhlak peserta didik sebagai upaya kepala madrasah di Madrasah Aliyah At-Tarbiyah Islamiah Kolaka  dinilai menarik untuk peneliti teliti. Terutama dalam kegiatan dan proses pembinaan Akhlak peserta didik. Karena sekarang maraknya kenakalan remaja dalam lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, upaya kepala sekolah dalam pembinaan akhlak peserta didik sangat diperlukan. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Bagaimana gambaran akhlak peserta didik di Madrasah Aliyah At-Tarbiyah Islamiah Kolaka, bagaimana ragam kontribusi kepala Madrasah di Madrasah Aliyah At-Tarbiyah Islamiah Kolaka dalam pembinaan akhlak peserta didik dan Apa faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan akhlak peserta didik di Madrasah Aliyah At-Tarbiyah Islamiah. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah peserta didik di Madrasah Aliyah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan lembar observasi, wawancara dan dokumentasi. Gambaran Akhlak Peserta didik di Madrasah Aliyah At-Tarbiyah Islamiah Kolaka, kepala madrasah mempunyai beberapa metode dalam pembinaan akhlak seperti peserta didik di biasakan berdo’a sebelum dan sesudah belajar, mengintegrasikan pembinaan akhlak melalui guru pada mata pelajaran, berperilaku jujur, sopan, berpakaian rapi, tidak melakukan pertengkaran dengan kawannya, tidak melawan guru.Ragam kontribusi kepala Madrasah di Madrasah Aliyah At-Tarbiyah islamiah kolaka, meliputi membagi tugas bersama guru dalam pembinaan akhlak peserta didik, mengadakan kerjasama terhadap guru, orang tua dan masyarakat, mengadakan program ekstrakulikuler yang sifatnya berupa pembinaan akhlak peserta didikFaktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan akhlak peserta didik di Madrasah Aliyah At-Tarbiyah Islamiah Kolaka, yaitu kepala madrasah selalu bekerjasama  dengan guru untuk merazia hp, membimbing peserta didik laki-laki untuk tidak memakai aksesoris yang tidak mencerminkan seorang peserta didik, membimbing peserta didik agar tidak merokok. Apabila peserta didik melakukan pelanggran-pelanggaran tersebut maka akan di berikan hukuman sesuai tata tertip yang berlaku
PENGEMBANGAN BUKU AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) BERBASIS KISAH NABI MUHAMMAD SAW UNTUK KELAS IV SEKOLAH DASAR Mawdhuna; Muhammad Akbar; Muh Iqbal
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Pendidikan Madarasah
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan permasalahan pembelajaran di SDN 2 Watuliandu selama ini menggunakan satu buku paket yang kurang menarik, yang mengakibatkan peserta didik timbul rasa bosan saat belajar. Untuk itu dibutuhkan buku ajar tambahan berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., yang menarik dan dapat menumbuhkan semangat belajar peserta didik. Rumusan masalah penelitian ini yaitu bagaimana prototype buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD? dan bagaimana tingkat kevalidan, kepraktisan dan kelayakan buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prototype buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD, dan untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan kelayakan buku ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., untuk meningkatkan pemahaman peserta didik kelas IV SD. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan atau yang lebih dikenal dengan istilah Research and Development. Lokasi pelaksanaan penelitian pengembangan ini dilaksanakan di SDN 1 Laloeha dan SDN 2 Watuliandu. Subjek dalam penelitian ini adalah produk buku ajar berbasis kisah Nabi Muhammad Saw., dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Model pengembangan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Yaitu Analysis (Analisis), Design (Desain), Development (Pengembangan), Implementation (Pelaksanaan) dan Evaluation (Evaluasi). Teknik pengumpulan data digunakan dalam penelitian ini dengan cara observasi, interview (Wawancara), instrumen validasi produk, instrumen angket respons peserta didik, instrumen angket respons pendidik, lembar tes minat belajar dan dokumentasi. Hasil prototype buku ajar ini adalah Analysis (Analisis) kurikulum, materi dan kebutuhan peserta didik, Design (Desain) menentukan materi dan gambar yang menarik, Development (Pengembangan) produk buku ajar, divalidasi oleh validator, direvisi sesuai saran dan komentar, Implementation (Pelaksanaan) uji coba kelapangan/sekolah, dan Evaluation (Evaluasi) melihat hasil efektivitas produk buku ajar yang dikembangkan. Tingkat Kevalidan buku ajar pendidikan agama islam berbasis kisah nabi Muhammad Saw., untuk kelas IV SD hasil penilaian Validator I dan Validator II 80% kriteria “Valid”. Tingkat kepraktisan penilaian dari hasil angket respons peserta didik SDN 1 Laloeha diperoleh 91,2% kriteria “Sangat Praktis” peserta didik SDN 2 Watuliandu 92,6% “Sangat Praktis” dan tingkat kelayakan respons pendidik SDN 1 dan dari respons pendidik SDN 2 Watuliandu 99% kriteria “Sangat Layak”.
Media Permainan Ular Tangga Adventure sebagai Inovasi Pembelajaran Materi Thaharah dalam Meningkatkan Pengalaman Belajar Peserta Didik Kelas VII MTs Negeri 1 Kolaka Susi Sri Yanti; Muhammad Akbar; Muh. Iqbal
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i2.2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman belajar siswa pada pembelajaran Fikih materi thaharah melalui penggunaan media permainan Ular Tangga Adventure di kelas VII MTs Negeri 1 Kolaka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media permainan Ular Tangga Adventure mampu meningkatkan keterlibatan siswa, pemahaman konsep thaharah, motivasi belajar, serta interaksi sosial antar siswa. Selain itu, media ini juga memperkuat pengalaman nilai dan kesadaran keagamaan melalui refleksi praktik bersuci dalam kehidupan sehari-hari. Analisis tematik menghasilkan empat tema utama, yaitu pengalaman kognitif, afektif, sosial, dan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media permainan edukatif Ular Tangga Adventure efektif menciptakan pengalaman belajar Fikih yang bermakna dan partisipatif.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN NILAI DISIPLIN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR: STUDI ETNOGRAFI DI SD NEGERI 3 LAMOKATO Afriani Afriani; Muh. Iqbal; Muhammad Akbar
Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Teknologi Pendidikan Madrasah (JTPM)
Publisher : Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu tujuan utama penyelenggaraan pendidikan nasional, yang diwujudkan melalui penguatan nilai-nilai moral, termasuk kedisiplinan peserta didik. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter disiplin melalui berbagai pendekatan pembelajaran dan pembiasaan di lingkungan sekolah. Namun, perkembangan era digital, keberagaman karakter peserta didik, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi tantangan dalam proses internalisasi nilai disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai disiplin, mengkaji efektivitas strategi tersebut, serta mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi di SD Negeri 3 Lamokato. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, dan peserta didik yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, serta uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menanamkan nilai disiplin dilaksanakan melalui pembiasaan perilaku disiplin, keteladanan, pemberian apresiasi (reward), pembinaan secara persuasif, serta penegakan disiplin waktu dalam seluruh aktivitas pembelajaran. Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kedisiplinan peserta didik dalam kehadiran, kepatuhan terhadap tata tertib, tanggung jawab, dan partisipasi dalam kegiatan sekolah. Hambatan utama yang dihadapi meliputi rendahnya kesadaran sebagian peserta didik terhadap pentingnya disiplin, perbedaan latar belakang keluarga, serta pengaruh penggunaan telepon genggam dan lingkungan sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan penanaman nilai disiplin tidak hanya ditentukan oleh kompetensi guru, tetapi juga oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan dalam membangun budaya disiplin yang berkelanjutan.