Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Journal of Technology and Food Processing (JTFP)

Post-Harvest Handling Holstein Friesian Milk at Susu Abadi Company in Tegal District Krisjayanti Ataqwa; Melly Fera
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 1 No. 01 (2021): Januari
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.419 KB) | DOI: 10.46772/jtfp.v1i01.336

Abstract

Dairy cows are very important producers of animal protein. Milk as a source of nutrition in the form of animal protein is very beneficial. This study aims to determine the post-harvest process of Friesien Holsein's cow's milk in a susu abadi company in Tegal Regency. This research uses descriptive qualitative research. The sampling method for this research was purposive sampling method. Data collection methods used were observation, interviews, and documentation. The milking process in susu abadi companies is carried out twice a day, namely at 05.00 WIB and second at 15.00 WIB. After the milking process goes through the filtering stage, the resulting milk is filtered. a strainer made of cotton or a clean white cloth. In susu abadi company, large quantities of freshly milked fresh milk should be immediately cooled from 37⁰C to 4⁰C in order to maintain the milk temperature during 4⁰C storage. Volume of milk heated at a temperature of 62-65⁰C for 30-60 minutes. After the pasteurization process, the milk is put into a container and the milk is packed in a plastic bag with a volume of 1 liter. There are two products produced in susu abadi companies, namely fresh milk and pasteurized milk. Laboratory tests to determine the quality of milk produced by taking milk samples to be checked for quality
Uji Organoleptik Produk Tepung Ampas Tahu Melly Fera; Akhmad Solikhin
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 1 No. 02 (2021): Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.342 KB) | DOI: 10.46772/jtfp.v1i02.508

Abstract

Limbah pangan terutama ampas tahu merupakan salah satu masalah yang perlu mendapat perlakuan serius di Indonesia karena menjadi penyebab berbagai macam masalah lingkungan. Upaya penanganan yang bisa dilakukan salah satunya adalah memanfaatkan limbah ampas tahu menjadi produk tepung. Uji organoleptik digunakan sebagai indikator untuk mengetahui kualitas tepung ampas tahu. Hasil uji organoleptik yang optimal dihasilkan saat dilakukan pengeringan selama 90 menit dengan hasil tidak berbau ampas dan tekstur halus dan tidak menggumpal.
PENGARUH TEMPERATUR PEMANASAN TERHADAP SENSORI WARNA PRODUK SARI BUAH LEMON Rois Nurlatifah; Yan El Rizal Unzilatirrizqi; Melly Fera
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 3 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v3i02.1281

Abstract

Kualitas produk sari buah tergantung dari kesegaran dan kandungan zat. Warna merupakan salah satu indikator untuk menentukan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kualitas sensori pada warna yang disebabkan oleh pengaruh temperatur pemanasan sari buah lemon. Metode pada penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan perlakuan suhu dengan pengamatan sensori warna. Hasil menunjukkan bahwa semua perlakuan memiliki warna yang sama yaitu kuning pucat. Perlakuan pemanasan pada 00C pada suhu ruang terjadi kerusakan dengan munculnya gas dalam botol dan aroma tidak lagi segar.
PENGARUH LAMA PERENDAMAN EKSRAK BUAH NANAS TERHADAP SIFAT FISIK (pH dan SUSUT MASAK) DAN UJI SENSORI DAGING ENTOK Iman Syariffudin; Yunika Purwanti; Melly Fera; Wadli
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 3 No. 02 (2023): Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v3i02.1282

Abstract

Entok (Cairina moschata) merupakan salah satu jenis ternak unggas domestik yang mempunyai peranan cukup besar sebagai unggas penghasil daging. Buah nanas mengandung enzim proteolitik bernama bromelin, yang digunakan untuk melunakkan daging. Lama perendaman biasa disebut juga dengan lama marinasi. Prinsip marinasi daging adalah perendaman dalam bahan marinade (larutan atau saus) yang mengandung ingredient tertentu sehingga secara perlahan-lahan terjadi transpor pasif dari bahan marinade ke dalam daging secara osmosis. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan dosis yang optimum dalam proses lama perendaman ekstrak buah nanas terhadap sifat fisik dan sensori daging entok. Penelitian ini menggunakan Metode eksperimental dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) perlakuan yang digunakan sebanyak 5 perlakuan yaitu perendaman ekstrak nanas dengan dosis 35 ml pada 100 g daging entok yang direndam selama (P0 = tanpa perendman, P1 = 15 menit, P2 30 menit, P3 = 45 menit dan P4 = 60 menit). Perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Data yang diperoleh di analisis menggunakan uji anova (analisis sidik ragam). Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak nanas pada daging entok tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0,05) terhadap susut masak (cooking loss), aroma, dan rasa daging entok. Akan tetapi pemberian larutan ekstrak nanas pada daging entok memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap pH, warna, tekstur dan kesukaan daging entok
TINGKAT PENGETAHUAN MAKANAN SEHAT PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHADI SETIABUDI Purwanti, Yunika; Rizqiyah, Jazirotur; Rizki Utami, A’Allya; Fera, Melly; Nurwati, Nurwati
Journal of Technology and Food Processing (JTFP) Vol. 5 No. 02 (2025): Juli
Publisher : Program Studi Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jtfp.v5i02.1784

Abstract

Penelitian ini mengkaji tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) tentang makanan sehat, mengingat pentingnya pola makan sehat untuk kesehatan tubuh dan pencegahan penyakit. Permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya pemahaman mahasiswa terhadap konsep dan penerapan makanan sehat. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi pengetahuan mahasiswa agar dapat digunakan sebagai dasar pengembangan program pendidikan kesehatan di kampus. Metode penelitian menggunakan survei dengan kuesioner, yang dibagikan kepada 30 mahasiswa UMUS pada 20 Mei 2025. Analisis data dilakukan dengan SPSS versi 26 dan Microsoft Excel 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96.7% mahasiswa menganggap penting mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Namun, terdapat kekurangan dalam pemahaman tentang metode memasak yang optimal dan sumber protein tinggi, dengan 70% responden memilih metode memasak yang kurang tepat dan 80% tidak mengetahui bahwa ikan laut mengandung protein tinggi. Kesimpulannya, meskipun sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman dasar yang baik tentang pentingnya makanan sehat, masih ada area yang memerlukan peningkatan pengetahuan. Penelitian ini memberikan wawasan penting untuk mengembangkan program pendidikan kesehatan yang lebih efektif di lingkungan kampus.