Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Keselamatan dan Kesehatan Kerja dengan Kinerja Perawat Febrianti, Nur Andini; Yusmanisari, Eka; Umami, Siti Fithrotul
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1193

Abstract

Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan isu penting yang berkaitan erat dengan kinerja perawat di rumah sakit. Perawat merupakan salah satu staf utama yang memiliki kewajiban memberikan asuhan keperawatan, sehingga perawat juga memiliki resiko tinggi untuk mengalami cedera atau penyakit akibat kerja. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, yaitu untuk mengetahui hubungan antara varibel bebas dan variabel terikat. Dari 65 subjek, didapatkan hasil untuk keselamatan dan kesehatan kerja dengan mayoritas jawaban 47 subjek (72,3%) kategori cukup, dan kinerja perawat didapatkan hasil dengan mayoritas jawaban 39 subjek (60%) dengan kategori cukup. Hasil p-value sebesar 0,000<0,05 dengan nilai korelasi (r) yaitu 0,607 ditunjukkan oleh temuan uji statistik Spearman Rho dari studi kolerasi antar variabel, yang menunjukkan terdapat hubungan yang kuat. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan bagi rumah sakit dapat menjadi evaluasi untuk mengambil langkah-langkah kedepannya, rumah sakit dapat memberikan tambahan dukungan dan fasilitas perawat untuk meningkatkan kinerjanya dalam bentuk pelatihan maupun pendidikan, perawat juga diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya dan melaksanakan protokol dalam melaksanakan keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit.
Hubungan Waktu Tunggu Pelayanan Resep Obat Dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSI Masyithoh Bangil Kabupaten Pasuruan Putri, Vika Indrianti; Huda, M. Nurul; Yusmanisari, Eka
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era saat ini, ketidakpuasan pasien menjadi permasalahan yang krusial karena dapat memberikan citra buruk pada fasilitas pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit. Tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi rawat jalan RSI Masyithoh Bangil Kabupaten Pasuruan berdasarkan hasil studi pendahuluan sebagian besar menyatakan kurang puas karena menunggu antrian obat dalam waktu yang cukup lama yaitu lebih dari 1 jam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 97 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah pusposive sampling dengan menggunakan instrumen lembar observasi dan kuesioner. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian diperoleh sebagian besar waktu tunggu pelayanan resep obat tidak sesuai dengan standar sebesar 61,9% dan tingkat kepuasan pasien puas sebesar 53,6%. Selain itu hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara waktu tunggu pelayanan resep obat dengan tingkat kepuasan pasien di instalasi farmasi rawat jalan RSI Masyithoh Bangil Kabupaten Pasuruan dengan p value 0,034 (p < 0,05). Berdasarkan hasil penelitian, RSI Masyithoh Bangil Kabupaten Pasuruan disarankan untuk menanggulangi faktor penyebab dengan menambah jumlah sumber daya manusia dan menambah sarana prasarana ruang tunggu yang kurang. Dengan demikian, kepuasan pasien akan semakin meningkat dan mendapatkan pasien yang loyal karena kualitas pelayanan yang semakin baik.
Hubungan Kepuasan Kerja dengan Loyalitas Perawat di Ruang IGD RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan Maulidiyah, Vivin Nur; Sari, Ika Puspita; Yusmanisari, Eka
Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Vol 15 No 4 (2023): JIKM Vol. 15, Edisi 4, November 2023
Publisher : Public Health Undergraduate Program, Faculty of Health Science, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52022/jikm.v15i4.580

Abstract

Latar Belakang: Loyalitas karyawan terhadap pekerjaan mereka dipengaruhi oleh tingkat kepuasan mereka terhadap pekerjaannya. Loyalitas karyawan dapat dilihat dengan pekerjaan yang lebih produktif, kinerja lebih baik, dan memiliki kemampuan untuk berkontribusi atau membantu perusahaan maju dan berkembang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan antara kepuasan kerja dan loyalitas perawat di ruang IGD RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan.Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh tenaga keperawatan di ruang IGD RSUD Bangil yang berjumlah 42 Perawat, sedangkan sampel penelitian yang digunakan adalah 38 Perawat. Purposive sampling adalah teknik yang digunakan dengan kriteria inklusi dan kriteria eklusi, dengan menggunakan instrumen lembar kuesioner dan adalah uji chi-square digunakan untuk analisis data.Hasil: Berdasarkan hasil uji chi-square, diperoleh nilai p-value 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara kepuasan kerja dengan loyalitas Perawat di ruang IGD RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan.Kesimpulan: Ada hubungan yang positif antara kepuasan kerja dengan loyalitas Perawat di ruang IGD RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan.Kata Kunci: Kepuasan kerja, Loyalitas Kerja, Perawat Background: Employee loyalty to their work is influenced by their level of satisfaction with their work. Employee loyalty can be seen in more productive work, better performance, and having the ability to contribute or help the company progress and develop. The purpose of this research is to identify the relationship between job satisfaction and nurse loyalty in the emergency room at Bangil Hospital, Pasuruan Regency.Methods: This type of research is quantitative analytical with a cross-sectional approached. The population of this study was all nurse staff in the emergency room at Bangil Hospital, which amounted to 42 nurses, while the research sample used was 38 nurses. Purposive sampling is a technique used with inclusion criteria and exclusion criteria, used a questionnaire instrument, and the chi-square test is used for data analysis.Result: The results of the chi-square test obtained a p-value 0,000 (p < 0,05) which indicates that there is a relationship between job satisfaction and nurse loyalty in the emergency room at Bangil Hospital, Pasuruan Regency.Conclusion: The conclusion of this study is that there is a positive relationship between job satisfaction and nurse loyalty in the emergency room at Bangil Hospital, Pasuruan Regency.Keywords: Job loyalty, Job satisfaction, Nurses
FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGEMBALIAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT Malik Ibrahim, Mochammad; Yusmanisari, Eka; Ika Prihananto, Dhian
Judika (Jurnal Nusantara Medika) Vol 8 No 1 (2024): Volume 8 No 1 April 2024
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/judika.v8i1.22543

Abstract

Permasalahan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap pada bulan Desember rata-rata nilai tertinggi keterlambatan terjadi pada ruang Asoka jika dibandingkan dengan beberapa ruang rawat inap lainnya. Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi secara mendalam faktor penyebab terjadinya keterlambatan pengembalian berkas rekam medis di ruang Asoka RSUD Bangil. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan study kasus. Data diperoleh dengan menggunakan hasil wawancara dan observasi. Informan yang diwawancarai sebanyak 4 informan dan terdapat 4 Model analisis, yaitu: pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis disebabkan faktor Man yaitu ketidakdisiplinan dokter dalam mengisi resume, tidak ada system reward dan punishment bagi dokter dan petugas, Faktor material yaitu ketidaklengkapan pengisian formulir rekam medis, Faktor Methode yaitu kurang mematuhi SOP pengembalian 2 x 24 jam, Faktor Machine yaitu belum sepenuhnya terlaksana kebijakan rekam medis elektronik. Simpulan, terdapat 4 faktor yang menyebabkan keterlambatan pengembalian berkas rekam medis. Saran bagi rumah sakit adalah melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan SOP pengembalian berkas rekam medis, melakukan sosialisasi ulang SOP untuk memberikan informasi kembali petugas kesehatan mengenai waktu pengembalian berkas rekam medis, memberikan reward berupa sertifikat penghargaan kepada petugas kesehatan yang bertanggung jawab serta saran bagi peneliti selanjutnya yaitu mengkaji secara kuantitatif variabel-variabel independent yang mempengaruhi keterlambatan pengembalian berkas rekam medis rawat inap.