Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrisistem

APLIKASI EKSTRAK WORTEL SEBAGAI PENGAWET ALAMI PADA NUGGET AYAM Jumriah Syam
Jurnal Agrisistem Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nugget ayam merupakan produk olahan dari daging ayam yang mudah mengalami kerusakan, disebabkan oleh mikroorganisme. Salah satu upaya meminimalkan kerusakan akibat pertumbuhan mikroba, melakukan pengawetan. Namun, penggunaan bahan pengawet dan antiokasidan sintetis tidak direkomendasikan oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), karena diduga dapat menyebabkan kanker. Olehnya itu, perlu diupayakan penggunaan pengawet dan antioksidan dari bahan alami seperti wortel. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektifitas ekstrak wortel sebagai pengawet alami terhadap daya simpan nugget ayam . Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Terpadu Jurusan Ilmu Peternakan Fakultas Sainstek UIN Alauddin Makassar dan Laboratorium Mikrobiologi STPP - Gowa. Jenis penelitian adalah eksperimental, menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial (4 x 2) dengan masing-masing 3 ulangan. Faktor A adalah penggunaan ekstrak wortel dengan perlakuan (P1.0 %; P2,50 %; P3,75 % dan P4, 100 %) sedangkan Faktor B adalah daya simpan nugget (2 hari dan 4 hari). Parameter yang diamati adalah awal pembusukan, kandungan cemaran mikroba nugget ayam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) efektifitas ekstrak wortel terhadap awal pembusukan berpengaruh nyata pada taraf (P > 0,05 dan 0,1) , (2) efektifitas ekstrak wortel terhadap kandungan cemaran mikroba tidak berpengaruh nyata pada taraf (P < 0,05 dan 0,1 )
PENGARUH PEMBERIAN DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP PERTAMBAHAN BERAT BADAN SAPI BALI Muhammad Nur; Jumriah Syam; A. L. Tolleng
Jurnal Agrisistem Vol 13 No 2 (2017): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan pakan hijauan sepanjang tahun bagi ternak bersifat fluktuatif, hal ini disebabkan faktor iklim yang berubah-ubah, namun kwalitas pakan berpengaruh terhadap performance ternak sapi serta produktivitasnya, utamanya dalam usaha penggemukan ternak. Pemanfaatan tumbuhan tropis seperti daun kelor dapat menjadi solusi terhadap permasalahan yang dihadapi, karena selain mudah tumbuh daun kelor mengandung nilai gizi yaitu kandungan proteinnya mencapai 26-43% dari bahan kering, sehingga sumber protein murah yang dapat menekan biaya pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh pemberian daun kelor terhadap pertambahan berat badan sapi bali. Penelitian dilaksanakan di Samata Integrated Farming Sistem (FIS) Kabupaten Gowa dan Laboratorium Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin M di Kota Makassar.Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola 2 x 5 yaitu (T1; konsentrat + hijauan), (T2; konsentrat+ hijauan+ 250 gram daun kelor, menggunakan 10 ekor sapi Bali jantan yang berumur 1-2 tahun dengan berat badan rata-rata 150 kg. Analisis data menggunakan uji t-2 sampel bebas. Hasil penelitian menunujukkan bahwa pemberian daun kelor 250 gram/ekor/hari pada sapi bali berpengaruh cenderung signifikan terhadap pertambahan berat badan dengan nilai (P<0,1).