Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN GULA MERAH TERHADAP KUALITAS SENSORIS ABON AYAM Noeril Umamah; Joko Purdiyanto
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan Vol 7, No 2 (2022): MaduRanch: Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v7i2.1588

Abstract

Abon ayam merupakan salah satu produksi pangan kering dengan bahan baku utama daging ayam yang diolah melalui proses penggorengan dan penambahan bumbu. Produk yang dihasilkan memiliki aroma dan rasa yang khas serta dapat dikembangkan sebagai salah satu usaha baik dalam skala industri kecil maupun menengah. Untuk mendapatkan abon ayam yang berkualitas tinggi, diperlukan pengolahan yang baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan gula merah terhadap kualitas sensoris abon ayam. Bahan penelitian yang digunakan adalah : G0 = Abon dengan penambahan gula merah 0 %, G1 = Abon dengan penambahan gula merah 5 %, G2 = Abon dengan penambahan gula merah 10 %, dan G3 = Abon dengan penambahan gula merah 15 %. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner) dengan uji kesukaan (uji hedonik) skala 7. Panelis yang digunakan adalah panelis tidak terlatih sebanyak 50 orang. Variabel yang diteliti adalah tingkat kesukaan panelis terhadap : Warna, Aroma, Rasa, dan. Tekstur Abon Ayam. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah tabulasi dari kuisioner ke dalam tabel kemudian dihitung Analisa of Varian, dilanjutkan dengan Uji BNT. Tingkat kesukaan konumen terhadap kualitas abon ayam disajikan dalam uji deskripif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan gula merah tidak mempengaruhi kesukaan panelis terhadap warna abon ayam yang dihasilkan (P>0,05), kesukaan konsumen terhadap aroma abon ayam menunjukkan hasil bahwa abon ayam dengan penambahan gula 0 % berbeda nyata (P<0,05) terhadap abon ayam dengan penambahan gula 10 %, sedangkan kesukaan konsumen terhadap aroma abon ayam dengan penambahan gula 5 % tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap abon ayam dengan penambahan gula 15 %. kesukaan konsumen terhadap rasa abon ayam menunjukkan hasil bahwa abon ayam dengan penambahan gula 0 % dan 5 % berbeda nyata (P<0,05) terhadap abon ayam dengan penambahan gula 10 % dan 15 %, sedangkan kesukaan konsumen terhadap rasa abon ayam dengan penambahan gula 10 % tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap abon ayam dengan penambahan gula 15 %. kesukaan konsumen terhadap tekstur abon ayam menunjukkan hasil bahwa abon ayam dengan penambahan gula 0 %, 5 %, 10 %, dan 15 % berbeda nyata (P<0,05). Sedangkan dengan uji deskriptif menunjukkan bahwa konsumen paling suka terhadap warna abon ayam dengan penambahan gula merah 0%, paling suka terhadap aroma abon ayam dengan penambahan gula merah 10 %, paling suka terhadap rasa abon ayam dengan penambahan gula merah 10 %, dan paling suka terhadap tekstur abon ayam dengan penambahan gula merah 0 %.
PENGARUH BERAT DAN FREKUENSI PEMUTARAN TELUR TERHADAP FERTILITAS, MORTALITAS, DAN DAYA TETAS AYAM BURAS Trisna Safitri; Joko Purdiyanto
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan Vol 6, No 2 (2021): MaduRanch: Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v6i2.1736

Abstract

Kebutuhan protein hewani yang berasal dari telur dan daging unggas terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Peningkatan konsumsi tersebut disebabkan oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan protein hewani. Sehingga perlu peningkatan produksi ungags terutama ayam dengan penetasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh berat dan frekuensi pemutaran pada proses penetasan agar hasil yang didapatkan lebih baik. Penelitian ini akan dilaksanakan di Laboratorium Unggas Fakultas Pertanian Universitas Madura. Jl. Raya panglegur KM. 3,5 Pamekasan. Menggunakan Mesin Penetas dengan kapasitas 100 butir telur dan telur yang digunakan sebanyak 80 butir. Teknik pengambilan data menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, terdiri dari 2 kelompok (BT1 < 40gram, BT2 > 40gram), 4 perlakuan ( P0 : Kontrol, P1 : frekuensi pemutaran 4 kali, P2 : frekuensi pemutaran 6 kali, P3 : frekuensi pemutaran 8 kali, dengan jumlah ulangan 10 kali. Parameter yang diukur meliputi : bobot telur, suhu, frekuensi pemutaran, fertilitas, mortalitas, dan daya tetas. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam.
Strategi Pengembangan Bisnis PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk Jakarta Cepryana Sathalica Widyananda; Zulfaini Shamad; Joko Purdiyanto
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas Vol 25 No 1 (2023): Jurnal Ekonomi dan Bisnis Dharma Andalas
Publisher : Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jebd.v25i1.581

Abstract

Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk experienced a decrease in volume of production and sales value. It happens because of a lack of raw material, the case of rejection by the importing country and the global economic crisis. The purpose of this study were to evaluate the internal and external conditions of PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk, to formulate alternative of business development strategy and to determine its priorities. The data was collected from April-June 2012 and involved seven respondents. Descriptive analysis, analysis of IFE and EFE, Internal-External analysis, SWOT analysis and the analysis QSPM were used to analyze the data. There were three strategies that can be applied by PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk. The priority of strategic alternative were consecutively implementing supply chain management; find a new country to develop a market; and increse an operation cooperation procedure to maintain a quality of raw material. Keywords : Business Development Strategy, IFE, EFE, IE, SWOT and QSPM ABSTRAK PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk mengalami penurunan volume produksi dan nilai penjualan. Hal tersebut terjadi karena kurangnya bahan baku, kasus penolakan oleh negara pengimpor dan krisis ekonomi global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi internal dan eksternal dari PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk, merumuskan alternatif strategi untuk kelangsungan bisnis dan menentukan prioritas strategi yang paling efektif untuk mengembangkan bisnis PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk. Pengambilan data dilakukan dari bulan April-Juni 2012 dan melibatkan tujuh responden. Analisis yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis deskriptif, analisis IFE dan EFE, analisis matriks IE, analisis matriks SWOT dan analisis QSPM. Dihasilkan tiga rumusan alternatif strategi yang dapat diterapkan oleh PT. Dharma Samudera Fishing Industries, Tbk. Jika dilihat sesuai dengan urutan prioritas yang pertama adalah menerapkan supply chain manajemen, kedua adalah pengembangan pasar ekspor ke negara penjualan baru dan yang ketiga adalah meningkatkan pola kerjasama operasi (KSO) yang sebelumnya sudah dilakukan guna menjaga kualitas bahan baku.
TINGKAT KESUKAAN KONSUMEN TERHADAP NUGGET AYAM YANG DISIMPAN PADA SUHU DINGIN DENGAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA Aburizal Alfariqi; Joko Purdiyanto
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 1 (2023): MaduRanch: Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v8i1.1753

Abstract

Nugget merupakan produk olahan yang terbuat dari daging tanpa kulit dan tulang yang digiling, dicincang, diberi bumbu, dicampur bahan pengikat kemudian dicetak menjadi tertentu dan ditambah dengan remahan roti lalu diikuti dengan proses penggorengan. Nugget ayam merupakan produk beku olahan daging yang rentan terhadap pertumbuhan mikroba pathogen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap nugget ayam yang disimpan pada suhu dingin dengan lama penyimpanan yang berbeda. Bahan penelitian yang digunakan adalah : L0 = Nugget yang disimpan pada suhu dingin dengan lama penyimpanan 0 hari, L1 = Nugget yang disimpan pada suhu dingin dengan lama penyimpanan 7 hari, L2 = Nugget yang disimpan pada suhu dingin dengan lama penyimpanan 14 hari, dan L3 = Nugget yang disimpan pada suhu dingin dengan lama penyimpanan 21 hari. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket (kuesioner) dengan uji kesukaan (uji hedonik). Panelis yang digunakan adalah panelis tidak terlatih sebanyak 50 orang. Variabel yang diteliti adalah tingkat kesukaan panelis terhadap warna nugget, aroma nugget, rasa nugget, dan tekstur nugget. Teknik pengolahan data yang digunakan adalah tabulasi dari kuisioner ke dalam tabel kemudian dihitung Analisa of Varian, apabila berbeda nyata maka dilanjutkan dengan Uji BNT. Tingkat kesukaan konumen terhadap kualitas nugget ayam disajikan dalam uji deskripif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan pada suhu dingin tidak berpengaruh terhadap kesukaan konsumen pada warna dan aroma nugget ayam (P>0,05), tetapi bepengaruh nyata terhadap kesukaan konsumen pada rasa nugget ayam dengan lama penyimpanan 7 hari (P<0,05) terhadap nugget ayam dengan lama penyimpanan 1, 14, dan 21 hari,  sedangkan kesukaan konsumen terhadap tekstur nugget ayam dengan lama penyimpanan 1 dan 21 hari berbeda nyata (P<0,05) terhadap tekstur nugget ayam dengan lama penyimpanan 7 dan 14 hari. Sedangkan dengan uji deskriptif menunjukkan hasil bahwa konsumen paling suka terhadap warna nugget ayam yang disimpan pada suhu dingin selama 1 hari, paling suka terhadap aroma nugget ayam yang disimpan pada suhu dingin selama  7 hari, paling suka terhadap rasa nugget ayam yang disimpan pada suhu dingin selama 14 hari, dan paling suka terhadap tekstur nugget ayam yang disimpan pada suhu dingin selama 7 hari
INTRODUKSI DAN PENDAMPINGAN PENGEMASAN, LABELLING DAN PEMASARAN SECARA DIGITAL (ON LINE) PENGRAJIN KRUPUK PARU DESA PALENGAAN PAMEKASAN Joko Purdiyanto; Cepryana Sathalica Widyananda; Selvia Nurlaila
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 1 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.1.17-24

Abstract

Pemanfaatan hasil samping paru diolah menjadi krupuk paru banyak dilakukan oleh para pengrajin krupuk paru di Pamekasan salah satunya di Desa Ras Beras Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan. Produk telah dipasarkan dengan kondisi kemasan tanpa label dengan teknik pemasaran konvensional sehingga jangkauan masih relatif sempit. Tim Dosen Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Madura melaksanakan kegiatan pengabdian untuk menyelesaikan masalah pengrajin adalah : a. Memberikan pelatihan dan demonstrasi teknik pengemasan, labelling, dan pemasaran digital, b. Memberikan pendampingan secara berkesinambungan, dan c. Melakukan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan para pengrajin mengikuti kegiatan yang dilakukan disertai dengan diskusi yang menarik. Disarankan perlu strategi khusus untuk memasarkan krupuk paru dengan : 1) Membuat jaringan komunikasi dengan komunitas konsumen krupuk paru, restaurant, tempat kuliner untuk dapat memenuhi permintaan pasar. 2) Krupuk paru dapat langsung dimasukkan ke pasar ritel modern dengan membuat display khusus. 3) Penjualan ke komunitas atau koperasi dengan membuat grup atau kelompok khusus.
KUALITAS ORGANOLEPTIK DAGING SAPI YANG DIRENDAM MENGGUNAKAN AIR KELAPA DENGAN LAMA PERENDAMAN YANG BERBEDA Moh Sodiq Riwanto; Joko Purdiyanto
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan Vol 8, No 2 (2023): MaduRanch: Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v8i2.2045

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kualitas organoleptik daging sapi setelah direndam menggunakan air kelapa dengan lama perendaman yang berbeda dengan perlakuan P1 : Perendaman dalam air kelapa 30 menit, P2 : Perendaman dalam air kelapa 60 menit, P3 : Perendaman dalam air kelapa 90 menit, dan P4 : Perendaman dalam air kelapa 120 menit. Teknik pengumpulan data menggunakan angket (kuesioner) uji kesukaan menggunakan skala 5 (5 = sangat suka, 4 = suks, 3 = medium, 2 = tidak suka, dan 5 = sangat tidak suka) dengan panelis sebanyak 30 orang. Variabel yang diukur adalah tingkat kesukaan panelis terhadap daging sapi dengan parameter yang diukur adalah warna, aroma, rasa, dan tekstur. Teknik pengolahan data menggunakan analisis sidik ragam, uji beda nyata terkecil dan analisa deskriptif. Hasil uji organoleptik kesukaan panelis terhadap daging sapi menghasilkan F Hitung < F Tabel 5 %,  sehingga perendaman daging sapi pada air kelapa tidak mempengaruhi kesukaan panelis terhadap warna, rasa dan tekstur. Sedangkan hasil uji organoleptik untuk aroma dihasilkan F Hitung > F Tabel 5 %, sehingga perendaman daging sapi pada air kelapa mempengaruhi kesukaan panelis terhadap aroma daging. Dari uji BNT menujukkan bahwa panelis memiliki perbedaan kesukaan terhadap aroma daging sapi yang direndam pada air kelapa dengan lama perendaman yang berbeda 30, 60, 90, dan 120 menit. Hasil uji deskriptif diperoleh  bahwa warna yang paling disukai panelis adalah daging sapi dengan lama perendaman 30 dan 60 menit, aroma yang paling disukai panelis adalah daging sapi dengan lama perendaman 30 menit, rasa yang paling disukai panelis adalah daging sapi dengan lama perendaman 90 menit dan tekstur yang paling disukai panelis adalah daging sapi dengan lama perendaman 30 dan 60 menit
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Poto’an Daya Kecamatan Palengngaan Kabupaten Pamekasan tentang Pakan Tambahan “Kue Sapi” untuk Ternak Ruminansia Riszqina Riszqina; Zulfaini Shamad; Cepryana Sathalica Widyananda; Joko Purdiyanto
Darmabakti : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 2 (2023): Darmabakti : Junal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Lembaga Peneliian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Madura (UIM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31102/darmabakti.2023.4.2.233-238

Abstract

The UNIRA Faculty of Agriculture Lecturer's Community Service Program (PPM) collaborated with the Rumah Cahaya Village Library (PERPUSDESRC) Poto'an Daya Village, Palengngaan District, Pamekasan Regency to increase ruminant livestock production in the village, it is necessary to increase public knowledge of additional feed from agricultural waste, one of which is the addition of Urea Molasses Block (UMB) with additional herbal components to increase appetite, reduce worm contamination, and increase microbial synthesis in the rumen, known as catle cake. The participation method is used in preparing plans, implementing actions and discussing priority programs to be implemented with Partner representatives. There were 19 members who took part in the training, based on the results of the pre and post test participants' understanding of knowledge about feed, livestock needs and utilization of feed ingredients¸, the difference was not too large. Overall, there was a change in participants' understanding of doubts about the use and processing of additional feed in the form of catle cake.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PADA PETERNAK KAMBING DI DUSUN SOLOT KABUPATEN PAMEKASAN Widyananda, Cepryana Sathalica; Shamad, Zulfaini; Purdiyanto, Joko
Jurnal Terapan Abdimas Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v9i1.17938

Abstract

Abstract. The important role of animal husbandry where its activities are part of agriculture that includes both processing, production facilities, cultivation, handling of maintenance and post-harvest periods and related marketing of its products. In Indonesia, goats are one of the most widely recognized small ruminants with very high productivity potential. Goats are used as small factories that produce meat and milk by some people in rural areas, in addition to meat and milk the results obtained from goats are skin and manure that can be used as fertilizer. The problems faced by farmers in Dusun Solot are the process of managing orders, expanding the market and managing waste from livestock. The objectives and benefits of this service activity are to provide knowledge and skills to farmers related to the use of digital technology in marketing activities such as the use of websites and social media and improve the ability of farmers to see business opportunities for beef goats and the use of livestock waste into organic fertilizer. The service method applied includes: preparation, implementation and assistance and evaluation. The results of this service activity on the utilization of  digital technology as a marketing communication strategy and the management and utilization of livestock waste provide new knowledge and skill for farmers in utilizing digital technology for marketing activities such as the use of website and social media, the ability of farmers to see business opportunities for beef goats and the utilization of livestock waste into organic fertilizer.  Abstrak. Peran penting peternakan dimana kegiatannya merupakan bagian dari pertanian yang mencakup usaha baik pengolahan, sarana produksi, budidaya, penanganan masa pemeliharaan dan pasca panen serta terkait pemasaran hasil produksinya. Di Indonesia, kambing adalah salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang cukup dikenal luas dengan potensi produktivitas yang sangat tinggi. Kambing ini dimanfaatkan sebagai pabrik kecil yang menghasilkan daging dan susu oleh sebagian masyarakat di pedesaan, selain daging dan susu hasil yang didapat dari ternak kambing adalah kulit dan kotorannya yang dapat difungsikan sebagai pupuk. Permasalahan yang dihadapi oleh peternak yang ada di Dusun Solot yaitu proses mengelola pesanan, perluasan pasar serta pengelolaan limbah dari ternak. Adapun tujuan dan manfaat dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan pada peternak terkait pemanfaatan teknologi digital dalam kegiatan pemasaran seperti penggunaan website dan media social dan meningkatkan kemampuan peternak dalam melihat peluang usaha kambing potong serta pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik. Metode pengabdian yang diterapkan meliputi: persiapan, pelaksanaan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian pemanfaatan teknologi digital sebagai strategi komunikasi pemasaran dan pengelolaan serta pemanfaatan limbah ternak ini memberikan pengetahuan dan keterampilan baru bagi para peternak dalam pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan pemasaran seperti penggunaan website dan media social, kemampuan peternak dalam melihat peluang usaha kambing potong serta pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik.
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DESA LARANGAN DALAM TERHADAP PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SEBAGAI PUPUK ORGANIK Agustina, Desi Kurniati; Shamad, Zulfaini; S Widyananda, Cepryana; Purdiyanto, Joko; Hidayati, Nurul; Susanti, Rina
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i2.4910

Abstract

Usaha peternakan di Desa Larangan Dalam, Kecamatan Larangan, umumnya berskala kecil untuk peternakan sapi, serta berskala kecil hingga besar untuk peternakan kambing. Masyarakat setempat beternak dengan tujuan sebagai simpanan, yang dapat dijual sewaktu-waktu ketika dibutuhkan. Namun, tidak adanya standar waktu pemeliharaan menyebabkan penumpukan limbah ternak, yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat akibat pertumbuhan bakteri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah ternak menjadi pupuk organik. Produk pupuk tersebut bermanfaat bagi pertanian warga sekaligus menambah penghasilan peternak melalui penjualan hasil olahan. Mitra kegiatan adalah para peternak di Desa Larangan Dalam. Metode pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh 40 peternak, dengan materi mencakup jenis-jenis limbah ternak, manfaat, dan keunggulan pupuk organik. Evaluasi dilakukan melalui wawancara langsung, dan peserta menyatakan memperoleh wawasan baru serta merasa puas terhadap kegiatan yang diberikan. Sosialisasi ini terbukti mampu menumbuhkan kesadaran akan nilai ekonomis limbah ternak jika dikelola secara tepat.
Transformasi Model Bisnis Berbasis Business Model Canvas Pada PT Bintang Megah Jaya Perkasa Untuk Meningkatkan Daya Saing Ekspor Perikanan Widyananda, Cepryana Sathalica; Shamad, Zulfaini; Purdiyanto, Joko; Pradianti, Oryssa S; Anggraini, Dwi Aprilia
Jurnal Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 20, No 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : Balai Besar Riset Sosial Eonomi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/jsekp.v20i1.14943

Abstract

Penurunan pendapatan yang dialami oleh PT Bintang Megah Jaya Perkasa (PT BMJP) sebagai konsekuensi dari implementasi regulasi ekspor baru mencerminkan urgensi untuk melakukan restrukturisasi model bisnis secara strategis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan struktural serta merancang transformasi model bisnis berbasis kerangka Business Model Canvas (BMC) yang lebih adaptif dan berdaya saing. Pendekatan BMC digunakan untuk menganalisis sembilan komponen utama model bisnis: mitra kunci, aktivitas kunci, proposisi nilai, hubungan pelanggan, segmen pelanggan, sumber daya kunci, saluran distribusi, struktur biaya, dan aliran pendapatan. Data dikumpulkan melalui metode kualitatif, mencakup wawancara mendalam, observasi langsung, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta telaah dokumentasi internal perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa penyesuaian  perlu difokuskan pada dimensi proposisi nilai, segmentasi pelanggan, dan strategi kemitraan. Perumusan strategi perbaikan mencakup penguatan hubungan pasokan dengan nelayan lokal, ekspansi pasar ke wilayah dengan permintaan tinggi seperti Jepang dan Malaysia, serta optimalisasi saluran digital. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan resiliensi dan daya saing PT BMJP, serta menawarkan pelajaran berharga yang dapat diadaptasi oleh pelaku usaha perikanan lainnya dalam merancang model bisnis yang tangguh dan responsif terhadap tantangan dinamis di pasar ekspor global. Title: Business Model Transformation  Using the Business Model Canvas at PT Bintang Megah Jaya Perkasa to Enhance Export Competitiveness in the Fisheries SectorThe revenue decline experienced by PT Bintang Megah Jaya Perkasa (PT BMJP) following the enactment  of new export  regulations underscores the necessity for a strategic restructuring  of its business model. This study aims to identify structural  weaknesses and develop a more adaptive and competitive business model using the Business Model Canvas (BMC) framework. The BMC approach analyzes nine core components of business models: key partners, key activities, value propositions,  customer  relationships,  customer  segments,  key resources, channels,  cost structure,   and revenue streams. A qualitative  methodology was employed, incorporating in-depth  interviews, direct observations, focus group discussions (FGDs), and internal document reviews. The analysis indicates that improvements are particularly needed in value propositions, customer segmentation,  and partnership  strategies. The proposed restructuring  strategy includes strengthening  supply partnerships with local fishers, expanding  into high-demand  markets such as Japan and Malaysia, and optimizing  digital distribution channels. The findings contribute to enhancing the resilience and competitiveness of PT BMJP and  offer valuable  lessons that can be adopted  by other fisheries enterprises in designing resilient and adaptive business models capable of addressing the evolving challenges of global export  markets.