Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN KERSEN (Muntigia calabura L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli Handoko, Ahmad Deni; Setyawati, Tri; Asrinawaty, Andi Nur
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1 (2019)
Publisher : Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar belakang : Penyakit infeksi adalah penyakit yang disebabkan oleh mikroba patogen dan bersifat sangat dinamis. Salah satu contoh mikroba patogen adalah bakteri Eschericia coli. Banyak kasus diare yang disebabkan oleh Bakteri Escherichia coli. Tanaman yang dapat digunakan sebagai obat tradisional adalah daun kersen (Muntigia calabura L). Daun kersen mengandung berbagai senyawa bioaktif yaitu senyawa flavonoid, saponin, triterpen, steroid, dan tannin. Senyawa bioaktif ini merupakan senyawa yang berpotensi sebagai antibakteri. Tujuan : Untuk mengetahui efektifitas antibakteri ekstrak daun kersen (Muntingia calabura L) terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Metode Penelitian : Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium Post test only control group design. Tanaman uji yang digunakan adalah daun kersen . Ekstrak daun kersen didapatkan melalui proses maserasi. Ekstrak dibagi ke dalam 4 konsentrasi yaitu konsentrasi 12,5%, konsentrasi 25%, konsentrasi 50%, dan konsentrasi 75%. kontrol positif (Ceftriaxone 200 mg) sedangkan kontrol negatif (Na-CMC 200 mg). Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun kersen (Muntigia calabura L) memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli. Pada konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, dan 75% yaitu masing-masing rerata diameternya 12,83 mm, 15,83 mm, 17,74 mm, 19,83 mm. Kesimpulan : ekstrak daun kersen (Muntigia calabura L) memiliki efek antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Escherichia coli Kata Kunci : Bakteri Escherichia coli, daun kersen (Muntigia calabura L)
DETECTION OF NONTUBERCULOUS MYCOBACTERIA (NTM) IN ISOLATES FROM SUSPECTED TUBERCULOSIS USING PCR IS6110 GENE Andi Nur Asrinawaty; Muh Nasrum Massi; Rizalinda Sjahril
Nusantara Medical Science Journal Volume I No. 1 Januari-Maret 2016
Publisher : Faculty of Medicine, Hasanuddin University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/nmsj.v0i1.2203

Abstract

ABSTRACT  Introduction: NTM is a group of mycobacterium other than M.tuberculosis complex and M.Leprae, which found in the environment and can be pathogenic. Objectives: This study aim was to detect NTM isolates using PCR on target genes IS 6110. Methods: This study was conducted in Laboratory of Microbiology, Faculty of Medicine, Hasanuddin University and Laboratorium microbiology in Hasanuddin University Hospital. 14 sample isolates of NTM from sputum of suspected tuberculosis patients. The method using PCR IS6110 gene. Results: The results showed that of 14 samples, 8 positive samples with M. tuberculosis and 6 samples negative. Conclusions: IS6110 PCR can be used to detect NTM isolates from sputum of suspected tuberculosis patients. Keywords : NTM, PCR, IS6110, M.tuberculosis
Comparison of Acne Degree among Users of Disposable and KN95 Masks Asrinawaty, Andi Nur; Salman, Mohammad; Sofyan, Asrawati
Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin Vol. 36 No. 1 (2024): APRIL
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/bikk.V36.1.2024.1-5

Abstract

Background: Maskne is a variant of acne that arises from wearing a mask. One factor that influences the incidence of maskne is the type of mask. Purpose: To compare the degree of acne vulgaris in disposable and KN95 mask wearers. Methods: This research was a cross-sectional descriptive study. The sample used was 444 people with acne vulgaris due to the use of disposable and KN95 masks. Acne vulgaris is classified based on the degree of acne. Data were analyzed bivariately using the Chi-square test. Result: This study shows no significant difference between the type of mask and the incidence of acne vulgaris (p = 0.70,p> 0.05). Conclusion: There is no difference in the degree of acne vulgaris in the incidence of maskne in individuals wearing disposable and KN95 masks.
Resistensi Antibiotik terhadap Bakteri Salmonella Typhi: Literature Review: Antibiotic Resistance to Salmonella Typhi Bacteria: Literature Review M. Sabir; Sarifuddin; Aristo; Ressy Dwiyanti; Andi Nur Asrinawaty
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 13 No. 1: JUNE 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/promotif.v13i1.3663

Abstract

Resistensi antimikroba merupakan ancaman kesehatan masyarakat dunia. Dampak kesehatan masyarakat akibat Salmonella semakin diperberat dengan munculnya resistensi antimikroba. Untuk membantu mengetahui resistensi antibiotik terhadap Salmonella thypi, dilakukan literatur review dengan tujuan untuk mendeskripsikan prevalensi resistensi antibiotik. Data yang digunakan merupakan data yang diambil bersumber dari PubMed, NCBI, Sciense Direct, Google Schoolar. Hasil pencarian menggunakan database ditemukan 28 jurnal dan kemudian diseleksi. Hasil seleksi diperoleh 12 jurnal yang dijadikan sampel dalam penelitian ini. Pengendalian Salmonella thypi (penyebab Demam Tifoid) dapat dilaksanakan melalui sistem surveilens yang diterapkan secara konsisten memantau secara longitudinal dan mengevaluasi resistensi serta konsekuensinya dalam bidang pencegahan kesehatan masyarakat.
PROFIL BAKTERI DARI SPESIMEN PUS DAN RESISTENSINYA TERHADAP ANTIBIOTIK Andi Nur Asrinawaty; Muhammad Sabir
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 7 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v7i2.624

Abstract

Pus merupakan salah satu respon tubuh terhadap infeksi mikroba. Profil bakteri dapat berbeda tiap waktu dan tempat demikian pula resistensinya terhadap antibiotik. Berkembangnya strain resisten antibiotik menyebabkan penyakit infeksi menjadi sulit diatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil bakteri yang diisolasi dari spesimen pus dan resistensinya terhadap antibiotik. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan 164 data hasil pemeriksaan kultur bakteri dan uji resistensi antibiotik dari spesimen pus. Hasil kultur positif sebanyak 152 spesimen (92,68%). Bakteri gram negatif lebih banyak dibandingkan bakteri gram positif. Bakteri terbanyak adalah Staphylococcus aureus (14.94%) kemudian Proteus vulgaris (9.09%). Resistensi tertinggi terhadap antibiotik Streptomycin (96,75%) dan nalidixic acid (96,10%). Antibiotik dengan resistensi terendah adalah levofloxacin (62,94%) dan ciprofloxacin (63.64%) Isolat bakteri memiliki tingkat resistensi yang tinggi terhadap antibiotik
PENGARUH LATIHAN FISIK TERHADAP KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Muhammad Iradat Sakti; Badaruddin, Rahma; Fitriani, Junjun; Asrinawaty, Andi Nur; Akib, Muhammad Ihsan
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 10 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v10i1.1838

Abstract

Latar Belakang: Asam urat merupakan senyawa dari metabolisme purin dalam darah. Kolesterol adalah salah satu bentuk dari lipid yang diproduksi oleh tubuh melalui organ hati. Kadar asam urat dan kolesterol dapat dikontrol dengan melakukan gaya hidup sehat seperti konsumsi makanan dan olahraga atau latihan fisik. Latihan fisik (balke test) merupakan salah satu jenis olahraga yang membantu optimalisasi kerja organ jantung dan paru. Latihan fisik berupa balke test dapat bermanfaat menurunkan tingginya angka penderita penyakit tidak menular dengan faktor risiko seperti tingginya asam urat dan kolesterol dalam darah. Tujuan: Mengetahui pengaruh latihan fisik terhadap kadar asam urat dan kolesterol mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako. Metode: Penelitian ini yaitu penelitian eksperimental menggunakan metode penelitian pra eksperimental dengan one group pretest-posttest. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil: Analisis data menggunakan uji Shapiro-wilk menunjukkan nilai sig>0.05 yang artinya data terdistribusi normal kemudian dilanjutkan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney dengan hasil (p=0,000) yang menunjukkan terdapat pengaruh signifikan latihan fisik terhadap kadar asam urat dan kolesterol dalam darah. Kesimpulan: Terdapat pengaruh latihan fisik (balke test) terhadap kadar asam urat dan kolesterol
BACTERIAL IDENTIFICATION ON ESCALATOR HANDRAIL IN SHOPPING MALLS IN PALU Harun, Haerani; Sibarani, Deri Ezra; Asrinawaty, Andi Nur; Tulaka, Budi Dharmono
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i1.1215

Abstract

Latar Belakang: Eskalator merupakan konveyer yang banyak digunakan untuk transportasi terutama dalam gedung besar. Kontak eskalator dengan manusia menyebabkan tertinggalnya jejak kuman termasuk bakteri pada pegangan eskalator yang berpotensi berpindah ke orang lain. Identifikasi bakteri pada pegangan eskalator diperlukan untuk menentukan potensi patogen yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Tujuan: Mengidentifikasi jenis bakteri pada pegangan eskalator di pusat perbelanjaan di kota palu Metode: Penelitian merupakan penelitian observasional deskriptif dengan pengambilan sampel dengan cara total sampling. Sampel diambil dari pegangan eskalator di pusat perbelanjaan yang ada di kota palu. Hasil: Hasil kultur bakteri didapatkan 22% Staphylococcus aureus, 14% Serratia marcescens, 12% Escherichia coli, 12% Serratia sp, 8% Klebsiella sp, 4% Staphylococcus epidermidis, 4% Proteus sp, 4% Proteus penneri.
PROFIL BAKTERI AEROB PADA AKNE VULGARIS Asrinawaty, Andi nur; Sofyan, Asrawati
Medika Tadulako: Jurnal Ilmiah Kedokteran Fakultas Kedokteran Vol. 9 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/mtj.v9i2.1602

Abstract

Latar belakang: Akne vulgaris merupakan kondisi inflamasi pada bagian pollisabasea. Aktivitas bakteri dan proses inflamasi mendorong terbentuknya akne. Tujuan: Untuk mengidentifikasi bakteri aerob pada lesi acne vulgaris. Metode: penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional observasional deskriptif. Sampel terdiri dari 32 subjek dengan akne vulgaris. Spesimen di kultur kemudian dilakukan identifikasi menggunakan pewarnaan gram dan kultur pada media uji biokimia bakteri. Hasil. Bakteri gram positif sebanyak 96,87% dan bakteri gram negative 3,13%. Terdapat 6 jenis bakteri yang terisolasi: Staphylococcus aureus (37,5%), Streptococcus epidermidis (40,63%), Klebsiella pneumonia (3,12%), Streoptococcus sp. (6,25%), Micrococcus lutueus (6,25%) dan Staphylococcus saphrophyticus (6,25%). Kesimpulan. Staphylococcus aureus dan Staphylococcus epidermidis adalah bakteri yang dominan ditemukan pada lesi akne vulgaris.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja di SMAN 5 Palu Diana Towidjojo, Vera; Sari, Puspita; Asrinawaty, Andi Nur
JURNAL PENGABDIAN FARMASI DAN SAINS Vol. 2 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Farmasi FMIPA Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jpsf.2024.v2.i2.17101

Abstract

Adolescents need an understanding of reproductive health to reduce and avoid the dangers of reproductive health disorders. This activity aims to increase the knowledge of young women about reproductive health. The method was a learning model to increase understanding of reproductive health. Participants were 100 students of SMAN 5 Palu who were randomly selected. Most of the students have good knowledge and understanding of reproductive health and use various sources to obtain information on reproductive health.