Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Digital Branding of Bank BJB Cibinong in Building BJB DIGI Awareness via Instagram Tri Lestari, Martha; Natadisastra, Adhikara Candraraditya; Aziz, Rifqi Abdul
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v12i1.35779

Abstract

Bank BJB is the largest Regional Development Bank (BPD) in Indonesia. According to Bisnis.com, in the third quarter of 2023, bank BJB has the largest assets with an asset value of IDR 179.31 trillion, beating 9 national banks. This research discusses Bank BJB Cibinong's Digital Branding strategy which increases BJB DIGI awareness through Instagram. Bank BJB, the largest development bank in Indonesia with 65 branches, has a branch in Cibinong, West Java with a population of 5,643,838 in 2023. The aim is to analyze the use of Instagram @bankbjbcibinong in building awareness of BJB DIGI. Using a qualitative case study, data was collected via interviews and observations, analyzed using Digital Branding and New Media theory. The results show that Bank BJB Cibinong implemented a three-stage digital branding strategy: building credibility, increasing visibility, and creating a unique identity through promotional content, collaboration, mini vlogs, and philanthropic actions, with the support of the creative team. In conclusion, Bank BJB Cibinong is effective in utilizing Digital Branding for promotion and education, strengthening BJB DIGI awareness, but needs to increase the use of Instagram features and customer engagement.
BERADAPTASI DENGAN PERUBAHAN TEKNOLOGI: KECERDASAN BUATAN DAN EVOLUSI KOMUNIKASI INTERPERSONAL Pramana, Pramana; Priastuty, Chairunnisa Widya; Utari, Prahastiwi; Aziz, Rifqi Abdul; Purwati, Eli
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v7i2.4909

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin pesat telah mempengaruhi tatanan sosial masyarakat. Fenomena berkembangnya kecerdasan buatan atau yang dikenal dengan istilah Artificial Intellegence (AI) telah mengubah banyak aspek dalam kehidupan manusia. Produksi konten menggunakan AI telah mengubah cara berkomunikasi manusia. Hal tersebut semakin tampak pada level komunikasi interpersonal sebagai dasar interaksi sesama manusia sebagai makhluk sosial. Sejalan dengan perkembangan AI yang semakin pesat, hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi kajian komunikasi dalam melihat pergeseran yang timbul. Oleh karenanya, artikel ini bermaksud menggali bagaimana AI sebagai sebuah kemajuan teknologi mampu memengaruhi komunikasi interpersonal dengan menganalisa peran AI sebagai fasilitator komunikasi melalui platform digital pesan instan, media sosial hingga asisten virtual. Melalui telaah literatur dengan basis data elsevier dan google scolar, buku cetak maupun elektronik serta sumber penunjang lainnya, Makalah ini mendeskripsikan evolusi komunikasi interpersonal sebagai bagian dari adaptasi terhadap perubahan teknologi komunikasi. Berbeda dengan teknologi pendahulunya yang hanya berperan sebagai saluran komunikasi, AI merupakan teknologi yang mampu menggeser peran komunikator dalam komunikasi interpersonal.
IMPLEMENTASI SISTEM CERDAS BERBASIS AI DALAM KOMUNIKASI ORGANISASI: TANTANGAN DAN PELUANG Purwati, Eli; Pramana, Pramana; Aziz, Rifqi Abdul
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v7i2.4914

Abstract

Sistem kecerdasan buatan (AI) telah menunjukkan potensi besar dalam transformasi komunikasi organisasi. Artikel ini membahas implementasi sistem cerdas berbasis AI dalam konteks komunikasi organisasi dan menganalisis tantangan serta peluang yang terkait. Pertama, artikel ini menguraikan konsep dasar kecerdasan buatan dan memberikan pemahaman tentang bagaimana penerapannya dapat mempengaruhi komunikasi organisasi. Dalam hal ini, sistem cerdas dapat mencakup teknologi seperti pemrosesan bahasa alami, analisis sentimen, dan chatbot cerdas yang mampu berinteraksi dengan pemangku kepentingan organisasi. Namun, implementasi sistem cerdas dalam komunikasi organisasi juga menghadapi tantangan yang perlu diatasi. Tantangan ini meliputi aspek teknis, seperti kebutuhan akan data yang berkualitas dan infrastruktur yang memadai. Selain itu, sumber daya manusia dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengelola sistem cerdas juga menjadi kendala. Selanjutnya, keamanan dan privasi data merupakan isu yang penting dalam mengimplementasikan sistem cerdas dalam komunikasi organisasi. Meskipun tantangan tersebut ada, implementasi sistem cerdas juga menawarkan peluang yang signifikan dalam meningkatkan komunikasi organisasi. Sistem cerdas dapat meningkatkan efisiensi dan personalisasi komunikasi, memungkinkan analisis data yang lebih baik, dan memberikan interaksi yang lebih responsif dengan pemangku kepentingan. Peluang ini dapat menghasilkan komunikasi yang lebih efektif, meningkatkan pengalaman pemangku kepentingan, dan memperkuat citra dan reputasi organisasi. Dalam konteks strategis, implementasi sistem cerdas dalam komunikasi organisasi juga berdampak pada perubahan budaya organisasi. Proses komunikasi organisasi juga perlu direstrukturisasi agar sesuai dengan kebutuhan sistem cerdas. Artikel ini juga memberikan tinjauan literatur tentang penggunaan kecerdasan buatan dalam komunikasi organisasi dan mengidentifikasi arah penelitian yang dapat dijelajahi di masa depan.
PERKAWINAN ANTAR AGAMA DALAM ASPEK HUKUM DI INDONESIA Aziz, Encep Rifqi Abdul; Uyun, Yahya Saepul; Syah, Yusrizal Amir; Supriatna, Encup
Jurnal Kelola: Jurnal Ilmu Sosial Vol 7 No 1 (2024): KELOLA: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Globalwriting Academica Consulting & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jk.v7i1.878

Abstract

Tema yang berkenaan dengan isu perkawinan antara muslim dan non muslim (perkawinan campuran) memang menarik untuk dikaji ulang. Perkawinan antar agama adalah perkawinan antara laki-laki dan perempuan yang masing-masing berbeda agama. Dalam hal ini adalah perkawinan antara laki-laki atau perempuan muslim dengan laki-laki atau perempuan non muslim. Perkawinan antara agama ini kadangkala disebut perkawinan campur. Perkawinan beda agama adalah suatu kenyataan historis yang terjadi hingga kini. Masalah kawin campur antara orang Islam dan orang Katolik mungkin akan dapat diatasi lebih baik apabila ada kerja sama yang lebih erat antara pemimpin dan pendidik dari kedua agama. Walaupun dalam slogan seringkali dianggap beres semuanya. Yang perlu dicari permasalahannya adalah masalah perkawinan campuran yang sah dan memuaskan semua pihak. Perkawinan secara Katolik saja akan mengecewakan pihak Islam, terutama karena janji pihak Katolik untuk mendidik anak secara Katolik saja. Perkawinan secara Islam saja akan mengecewakan pihak Katolik, apalagi bila pihak Katolik harus mengucapkan syahadat Islam. Keharusan ini mengungkapkan secara tidak langsung keharusan berpindah agama. Pemecahan segala masalah yang berhubungan dengan kawin campur kiranya masih angan-angan. Tetapi ada baiknya janganlah melalukan perkawinan campuran ataupun perkawinan berbeda agama, karena melakukan perkawinan berbeda agama haram hukumnya dan tidak sah (Fatwa MUI tentang perkawinan beda agama). Bahwa belakangan ini disinyalir banyak terjadi perkawinan beda agama, dan perkawinan beda agama ini bukan saja mengundang perdebatan di antara sesama umat Islam, tetapi juga sering mengundang keresahan di tengah-tengah masyarakat. Bahwa di tengah-tengah masyarakat telah muncul pemikiran yang membenarkan perkawinan berbeda agama dengan dalih hak asasi manusia dan kemaslahatan (kebaikan).
Analisis Investor Relations Pt Telkom Indonesia Dalam Mewujudkan Inisiatif Bisnis Five Bold Moves Nurbintang, Hersyila; Dewi, Sri; Aziz, Rifqi Abdul
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Telkom Indonesia melakukan transformasi inisiatif bisnis five bold moves akibat kondisi merugikan di industri telekomunikasi. Dalam transformasi ini, fungsi investor relations berperan penting dalam mengawal gerakan korporasi agar investor memahami dan menyetujui inisiatif tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Mengacu pada teori manajemen relasi John Ledingham yang mencakup komitmen dan kepercayaan, penelitian ini menyoroti peran investor relations PT Telkom Indonesia dalam memastikan keterpenuhan informasi bagi pemegang saham. Selain mengawal aksi korporasi, investor relations juga bertanggung jawab menjaga relasi baik dan keterbukaan informasi. Implementasinya mencakup pembentukan sub-unit shareholders relations, pemilihan spokesperson, komunikasi semi-formal, umpan balik aktif, dan pemanfaatan teknologi. Dalam membangun pemahaman five bold moves, dilakukan pembentukan tim aksi korporat, penyusunan juklak, presentasi korporat, kunjungan investor asing, dan pelaporan. Dalam hal keterbukaan informasi, PT Telkom Indonesia mematuhi regulasi OJK, IDX, dan NYSE. Kata Kunci: Investor Relations, Five Bold Moves, PT Telkom Indonesia
Strategi Manajemen Isu Public Relations Trans Tv Dalam Menangani Teguran Kpi Pada Program Brownis Alvando, Rivanka Febriansyah; Ekaputri, Sarah Derma; Aziz, Rifqi Abdul
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Brownis yang ditayangkan oleh Trans TV kerap menerima teguran dari KPI akibat pelanggaran terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS), sehingga memunculkan isu yang berdampak pada citra dan reputasi lembaga penyiaran. Situasi ini menuntut peran strategis public relations dalam mengelola isu melalui penerapan strategi manajemen isu yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi manajemen isu yang diterapkan public relations Trans TV dalam menangani teguran KPI pada program Brownis. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus melalui teknik pengumpulan data wawancara, dokumentasi, dan observasi. Penelitian ini mengacu pada Model 7 Steps Issue Management oleh Regester & Larkin (2008) dengan 7 sub-analisis, Monitoring, Identification, Prioritization, Analysis, Strategi Decision, Implementation, Evaluation. . Hasil penelitian menunjukan bahwa PR Trans TV menerapkan strategi manajemen isu secara sistematis dan terstruktur, dimulai dari pemantauan tayangan langsung dan media sosial, identifikasi isu melalui forum lintas divisi, hingga penentuan prioritas berdasarkan urgensi dan dampak reputasional. Analisis dilakukan dengan metode SWOT dan pemetaan sentimen publik untuk merancang strategi komunikasi yang tepat. Respons terhadap isu dilakukan secara simultan melalui pendekatan proaktif dan reaktif, disertai evaluasi berkelanjutan melalui survei pemirsa, rating, serta penguatan sistem screening konten. Temuan ini mencerminkan bahwa Trans TV telah mengadopsi manajemen isu berbasis nilai, data, dan partisipasi publik sebagai upaya menjaga reputasi dan kepatuhan terhadap regulasi penyiaran nasional. Kata Kunci : Brownis, KPI, Manajamen Isu, Public Relations, Trans TV
Transformasi Strategi Komunikasi Pemasaran Konvensional Menjadi Digital (Studi Kasus Transformasi Komunikasi Pemasaran Pada Gramedia) Irawan, Muhamad Fajar; Lestari, Martha Tri; Aziz, Rifqi Abdul
eProceedings of Management Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini latar belakangi oleh adanya transformasi komunikasi pemasaran dari konvensional menjadi digital pada PT. Gramedia. Tujuannya adalah mengidentifikasi komunikasi pemasaran pada transformasi dari konvensional berubah menjadi digital sehingga menyesuaikan perkembangan digitalisasi. Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi menggunakan teori strategi komunikasi pemasaran. Hasil yang diperoleh yaitu bagaimana kontribusi yang dilakukan PT. Gramedia pada komunikasi pemasarannya melalui strategi pesan yang diterapkan pada dunia digital yang didukung oleh strategi media yang membentuk visual dari pesan yang disampaikan. Menggunakan sosial media dalam membentuk sebuah komunikasi pemasaran melalui pesan dan visual pada media yang dipilih yang biasanya diterapkan di konvensional kini diterapkan secara digital. Penelitian ini menyimpulkan PT. Gramedia sudah menerapkan sebuah transformasi komunikasi pemasaran dari konvensional ke digital melalui strategi pesan dan strategi media yang menyesuaikan target audiens dengan menggunakan sosial media sebagai bentuk komunikasi peamsaran dibidang digital. Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran, Transformasi digital, Hubungan Masyarakat
OPTIMALISASI APLIKASI E-MARKETING DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF DESA NGLINGGI, KABUPATEN KLATEN – JAWA TENGAH Rita Destiwati; Rifqi Abdul Aziz; Risma Zahra Hana; Michael Adriel Savero
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 3 No. 1 (2023): Prosiding COSECANT : Community Service and Engagement Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v3i1.7181

Abstract

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memilih Desa Nglinggi sebagai percontohan Desa Damai Berbudaya. Percontohan desa ini memiliki tujuan untuk menjaga kerukunan dan bertoleransi diantara warga, walaupun setiap warga memiliki suku, ras, agama, dan kelompok. Selain itu, modal sosial dalam kehidupan bermasyarakat dengan penguatan nilai-nilai sosial budaya perdamaian melalui norma kearifan lokal, kesetaraan gender dan kelompok rentan sosial, pendidikan dan penguatan nilai-nilai sosial budaya perdamaian, dunia usaha termasuk dana untuk pekerjaan. Untuk mendorong masyarakat terus bisa berusaha, Pemerintah Desa Ngilinggi juga memiliki program untuk memajukan UMKM. Pekerjaan masyarakat Desa Nglinggi sebagian besar sebagai tani dan buruh bangunan. Ada 13 UMKM yang ada di Desa Ngilinggi, yang mana program UMKM ini didampingi oleh organisasi nirlaba dalam proses keberlanjutannya. Tujuan dilaksanakan pengabdian ini agar pelaku UMKM tidak bingung dalam memasarkan produk-produk usahanya dan sekaligus mendukung program PEMDES menjadikan masyarakatnya lebih sejahtera. Para pelaku UMKM diberi pelatihan untuk bisa mengemas informasi dalam emarketing, fotografi produk, dan negosiasi bisnis virtual dengan tujuan terciptanya kemandirian dalam memanfaatkan kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi yang menjadi kunci keberhasilan UMKM di era komunikasi digital. Penggunaan marketplace dengan beragam perusahaan startup di dalamnya harus semakin digalakkan oleh seluruh pelaku UMKM. Untuk bisa mengoptimalkan implementasi E-Marketing, perlu adanya program pendampingan dan evaluasi, sehingga para pelaku UMKM bisa terus eksis dan mampu bersaing dengan produk-produk UMKM lainnya.
Model Pengembangan Kepercayaan Diri Siswa Disabilitas Netra di SLBN Pajajaran: Studi Kasus Workshop Public Speaking dalam Social Media Marketing. A. Hasan Al Husain; Waode Seprina; Rifqi Abdul Aziz
The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar Vol. 5 No. 1 (2025): The Proceeding of Community Service and Engagement (COSECANT) Seminar
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/cosecant.v5i1.9370

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pelatihan public speaking berbasis social media marketing guna meningkatkan kepercayaan diri siswa disabilitas netra di SLBN Pajajaran. Pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus digunakan dalam penelitian ini, dengan melibatkan sepuluh siswa disabilitas netra sebagai partisipan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi selama enam sesi pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek komunikasi verbal, struktur penyampaian, serta partisipasi sosial siswa. Integrasi pelatihan komunikasi publik dan media sosial terbukti efektif dalam menumbuhkan rasa percaya diri dan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja digital. Studi ini menawarkan model pelatihan baru yang adaptif, aplikatif, dan inklusif, yang relevan untuk diterapkan dalam konteks pendidikan luar biasa. Orisinalitas penelitian terletak pada penggabungan keterampilan komunikasi dan literasi digital sebagai pendekatan pembelajaran berbasis praktik untuk pemberdayaan siswa disabilitas. Implikasi studi ini mendorong perlunya integrasi pelatihan serupa dalam kurikulum pendidikan inklusif serta pengembangan riset lanjutan berbasis implementasi dan evaluasi jangka panjang.
PELATIHAN STRATEGI KONTEN DIGITAL DALAM MEMAKSIMALKAN POTENSI DESA MELALUI MEDIA SOSIAL DI DESA WISATA SUGIH MUKTI, KECAMATAN PASIR JAMBU, JAWA BARAT Rita Destiwati; Rifqi Abdul Aziz; Nanda Priatna
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 2 (2026): JP2N: Januari-April 2026
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/wckp8t61

Abstract

Desa Sugihmukti memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata, namun masih menghadapi tantangan dalam branding dan pemasaran digital. Untuk meningkatkan daya saing desa, program pengabdian ini menawarkan pelatihan strategi konten digital guna membantu masyarakat dalam mengelola media sosial secara efektif. Pelatihan ini mencakup pemahaman dasar tentang pemasaran digital, teknik storytelling, serta praktik langsung dalam pembuatan dan pengelolaan konten berbasis foto, video, dan tulisan. Kegiatan ini dilakukan secara onsite dengan metode yang interaktif agar masyarakat dapat langsung menerapkan materi yang diberikan. Melalui program ini, diharapkan Desa Sugihmukti dapat meningkatkan visibilitasnya sebagai desa wisata, menarik lebih banyak wisatawan, serta memperkuat identitas digitalnya. Selain itu, kegiatan ini mendukung tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) dalam menciptakan pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi.