Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Klasifikasi Topik pada Lirik Lagu dengan Metode Multinomial Naive Bayes Rifqi Abdul Aziz; Mohamad Syahrul Mubarok; Adiwijaya Adiwijaya
Indonesia Symposium on Computing Indonesia Symposium on Computing (IndoSC) 2016
Publisher : Indonesia Symposium on Computing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini sistem pengkategorian lagu pada aplikasi pemutar musik seperti iTunes pada iPhone sudah mampu mengkategorikan lagu berdasarkan genre, artist, dan album. Namun belum terdapat pengkategorian lagu berdasarkan topik lagu, sehingga untuk mengkategorikan lagu berdasar topik ini masih dilakukan secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sistem yang mampu mengkategorikan lagu berdasarkan topik lagu dengan menggunakan lirik lagu sebagai objek penelitian. Penelitian ini diawali dengan mengumpulkan lirik lagu dari berbagai website penyedia lirik lagu sebagai dataset penelitian, kemudian dilakukan preprocessing data yang terdiri dari case folding, tokenization, stopword removal dan stemming. Tahap selanjutnya yaitu melakukan feature selection dengan menggunakan metode chi-square. Selanjutnya hasil feature selection tersebut dilakukan feature extraction dengan menggunakan metode bag of words. Selanjutnya dilakukan pembangunan classifier yang nantinya digunakan pada saat proses klasifikasi. Tahap selanjutnya yaitu melakukan klasifikasi lirik lagu pada data testing kedalam sebuah kelas topik tertentu dengan menggunakan metode multinomial naïve bayes. Tahap terakhir pada penelitian ini yaitu mengevaluasi sistem dengan menghitung accuracy, precission, recall, dan f1-measure. Kelas topik lagu yang dihasilkan pada sistem ini yaitu cinta, persahabatan, nasionalisme, keluarga, religi dan konten negatif. Performansi sistem yang dihasilkan pada penelitian ini didapatkan nilai f1-measure sebesar 88.91% dan nilai akurasi 96.00%.
KRITIK RAYMOND WILLIAMS TERHADAP DOMINASI BUDAYA MARXIS Asep Rifqi Abdul Aziz
Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan Masyarakat Vol 4 No 2 (2021): SOPHIA DHARMA
Publisher : Program Studi Filsafat Agama Hindu IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.628 KB) | DOI: 10.53977/sd.v4i2.369

Abstract

At first the base and superstructure were born from Marx's observations of class structure, which are widely interpreted as cultural theory. Mark thinks culture is determined by matter. This is in line with the phenomenon that is currently happening in society. It is different with Raymodn William who considers culture to be the values ​​stored in a particular community, be it heritage and so on. He also called it the way of life, how people in certain communities live. And call the culture of creative creativity as a process of creating or an effort to build. The difference between Mark and Raymond Williams lies in their starting point, Mark departs from material analysis towards consciousness, while Raymond Williams is the opposite. Raymond Williams tries to show the direction so that awareness of social life that departs from materialism becomes awareness of culture.
KORELASI DIALEKTIKA HEGEL DAN PANCASILA Asep Rifqi Abdul Aziz
Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): SOPHIA DHARMA
Publisher : Program Studi Filsafat Agama Hindu IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.398 KB) | DOI: 10.53977/sd.v5i1.525

Abstract

The five basic principles of the Indonesian state, known as Pancasila, are non-negotiable state ideologies. Born from the need of the State for fixed values that can unite the plurality of its citizens. Pancasila was born not from mere wishful thinking but from realities that were condensed into stable values. Soekarno, Mohammad Yamin and Soepomo were mentioned as intellectual actors in the birth of Pancasila which was presented at the BPUPKI (Investigating Agency for Preparatory Work for Indonesian Independence) session. The results of the trial were Pancasila which is currently known to all by the people of Indonesia. The purpose of writing this article is to reveal the birth of Pancasila from the perspective of Hegel's Dialectics through an assessment of the social reality at the time of the birth of Pancasila. From the results of the study, it was found that the process of the birth of Pancasila was inseparable from the dialectic between thesis and antithesis so that in the end it gave rise to a synthesis. What is abstract meets reality, whether religious reality or state reality and even social reality, will give birth to values resulting from compromise rather than mutual negation, which Hegel calls Aufgehoben. The journey of Pancasila as a state ideology can be analyzed philosophically. In conclusion, Pancasila is not a doctrine that was born from the arrogance of the rulers, but was born from the needs of the State which was borne by one of them by a very rationalist process.
Digitalisasi Desa Wisata Melalui Pelatihan E-marketing di Desa Cibuntu: Digitalisasi Desa Wisata Melalui Pelatihan E-Marketing di Desa Cibuntu Aiza Nabilla Arifputri; Rifqi Abdul Aziz; Yoka Pradana
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): Bantenese : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v6i1.7893

Abstract

Desa Cibuntu yang berada di Kuningan Jawa Barat adalah desa wisata yang telah diakui pesonanya secara internasional. Menurut Riani (2021) peraih Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 dalam kategori Desa Wisata Mandiri Inspiratif dan sebelumnya menempati posisi ke-5 Desa Wisata terbaik tingkat ASEAN untuk bidang homestay pada 2016. Prestasi selanjutnya adalah menjadi juara ke-2 Desa Wisata Terbaik dalam penghargaan Community Based Tourism (CBT) tahun 2017 oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia (Kemenparekraf). Pak Adang yang adalah Ketua Resort desa Cibuntu mengatakan bahwa “anak muda di Desa Cibuntu yaitu Karang Taruna khususnya harus melek secara digital. Untuk menambah keahlian kaum muda dan memberikan keahlian baru di desa Cibuntu”. Berdasarkan pernyataan Pak Adang, program pelatihan digital khusus untuk anak muda (karang taruna) di Desa Cibuntu, terutama dalam bidang E-Marketing dilaksanakan. Sebagai desa wisata, digitalisasi adalah kewajiban yang harus dimiliki maupun dilaksanakan agar dapat terus menjadi “daya tarik”. Fokus dalam pelatihan ini adalah Pesan Persuasif, Optimalisasi Konten Sosial Media dan Pemanfaatan Tools Cyberbranding. Anggota Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) bagian pengelolaan sosial media pun hadir. Keberadaan anggota Pokdarwis dalam pelatihan ini menunjukkan kesadaran akan pentingnya peran media sosial dalam mengelola dan mempromosikan destinasi wisata. Mereka berbagi pengalaman menghadapi kesulitan dalam menghasilkan konten yang menarik dan kesulitan mengikuti perkembangan tren digital di platform seperti Instagram dan TikTok. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan Desa Cibuntu dapat terus memperkuat daya tariknya sebagai destinasi wisata yang berbasis budaya dan alam, sekaligus memajukan keterampilan digital generasi muda dalam mengelola pariwisata lokal mereka.
Mitigasi Pelanggaran Etik: Lokakarya Penguatan Kaidah Ilmiah Era Artificial Intelligence pada Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo Pramana, Pramana; Utari, Prahastiwi; Rochimah, Haris Annisari Indah Nur; Setianingrum, Vinda Maya; Purwati, Eli; Aziz, Rifqi Abdul
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2024): Agustus
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v7i1.2517

Abstract

Era teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pendidikan. Perkembangan ini menuntut penyesuaian dalam menjaga integritas akademik, khususnya dalam hal penulisan ilmiah. Lokakarya ini bertujuan untuk menanggulangi pelanggaran kode etik penulisan ilmiah di kalangan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Melalui pendekatan edukatif dan preventif, lokakarya ini memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya integritas akademik dan bagaimana AI dapat berperan dalam mendukung maupun menantang prinsip-prinsip tersebut. Kegiatan ini melibatkan serangkaian sesi yang meliputi pemaparan materi dan diskusi interaktif. Hasil dari lokakarya ini menunjukkan peningkatan kesadaran mahasiswa akan etika penulisan ilmiah dan kemampuan mereka untuk menerapkan prinsip-prinsip tersebut dalam karya akademik mereka. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat berkontribusi dalam membentuk generasi akademisi yang berintegritas tinggi di era digital.
PEMBENTUKAN PERSONAL BRANDING DALAM MENGHADAPI LINGKUNGAN BARU PADA PESERTA DIDIK Rohimakumullah, Muhammad Al Assad; Aziz, Rifqi Abdul; Wahyuni, Haria Saputry; Achdiat, Alkahfi Putra; Puspitadewi, Cecillia Silvia
JP2N : Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): JP2N: Januari-April 2025
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/c19t9q52

Abstract

Kabupaten Garut menghadapi berbagai tantangan dalam sektor pendidikan, termasuk ketimpangan akses, kualitas tenaga pengajar yang belum merata, dan tingginya angka putus sekolah. Program Pembentukan Personal Branding dalam Menghadapi Kesiapan Lingkungan Pendidikan yang Baru bagi peserta didik dirancang untuk meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan komunikasi dan presentasi siswa-siswi SMKN 2 Garut. Melalui pelatihan ini, diharapkan siswa dapat membangun citra diri yang positif dan siap menghadapi tantangan di lingkungan pendidikan yang lebih tinggi, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan di Garut. Maka dari itu Telkom University akan memberikan beberapa pelatihan mengenai personal branding yang akan membuat para siswa atau dapat beradaptasi dengan linkungan pendidikan yang baru. Dengan demikian, kegiatan ini dapat berkontribusi dalam membentuk generasi yang baik dan lebih berkualitas.  
PERILAKU KONSUMTIF MASYARAKAT INDONESIA DALAM PERSPEKTIF HERBERT MARCUSE Aziz, Asep Rifqi Abdul
Sophia Dharma: Jurnal Filsafat, Agama Hindu, dan Masyarakat Vol 5 No 2 (2022): SOPHIA DHARMA
Publisher : Program Studi Filsafat Agama Hindu IAHN Gde Pudja Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53977/sd.v5i2.725

Abstract

Indonesia, which has entered a phase of development both politically and economically, is currently facing a fairly serious problem, namely the problem of a new model of colonialism. It is not colonization carried out by humans on behalf of the state but carried out by a system that has no owner. This system is known as the capitalist system. The capitalist system has an impact on the behavior of the Indonesian people, especially those related to production goods. This phenomenon is called consumptive behavior, namely the excessive use of production goods or services. In turn, consumptive behavior is transformed into a consumptive lifestyle. In this study, consumptive behavior as a bias of the capitalist system or social pathology is exposed through the eyes of Herbert Marcuse who seriously analyzes modern industrial society. The purpose of writing this article is to reveal a new model of slavery carried out by the capitalist system which has a real impact on the consumptive behavior of Indonesian society. One of the causes is stuttering in determining genuine needs with artificial needs. So that a society that only has a one-dimensional view was born. While the method used is a qualitative method sourced from library data. The purpose of this method is to find a one dimensional man ontological basis which can then be used to reveal the social reality of Indonesian society. So that it can provide solutions to the problems that are being faced. The solution offered by Herbert Marcuse is a new society built by progress-oriented young intellectuals who have a multidimensional view.
Building A Sub-Website: Facilitating Accessibility For Inclusive Higher Education Disability-Friendly Universities In Indonesia Arifputri, Aiza Nabilla; Ekaputri, Sarah Derma; Gracia, Amanda Bunga; Lestari, Martha Tri; Aziz, Rifqi Abdul; Dhamayanti, Elfryda Amelia; Putra, Nandita Alya; Mahaputra, Komang Sadhu; Calista, Malika
ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 8, No 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32509/abdimoestopo.v8i2.4944

Abstract

The Community Service Program (CSM) aims to facilitate information access for students with disabilities aspiring to pursue higher education. In collaboration with internal partners from PUTI and international partners from Lancaster University, the program is developing a sub-website within Telkom University's platform as a Data Integration Hub for disability-friendly universities across Indonesia. This sub-website will serve as a central access point for comprehensive information on universities that support the needs of students with disabilities nationwide. Additionally, it will act as a research hub for disability inclusion studies. By updating the main website https://telkomuniversity.ac.id and introducing a sub-domain, the initiative seeks to make it easier for students with disabilities and their parents/guardians to access information about disability-friendly universities in Indonesia, both public and private. Currently, the working version of the website is hosted on the domain https://ideahub-snowy.vercel.app, pending security approval from the internal PUTI (Information Technology Centre). Disability-friendly universities are institutions that accommodate students with various types of disabilities across their faculties and programs nationwide. Through this development, the program aims to provide more accessible and inclusive information for individuals with disabilities, while also raising awareness about the importance of disability inclusion in educational environments.
Pengelolaan Konten Digital dalam Membangun Brand Awareness Melalui Instagram Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Prasetia, Michael Yudhi; Mukhlisiana, Lusy; Aziz, Rifqi Abdul
eProceedings of Management Vol. 11 No. 6 (2024): Desember 2024
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan digitalisasi secara global telah memberikan dampak signifikan terhadap bidang informasi dankomunikasi, memungkinkan masyarakat untuk dengan mudah mengakses informasi melalui internet. Terutama,perkembangan media sosial seperti Instagram telah menjadi salah satu alat utama dalam upaya membangun kesadaranmerek (brand awareness) bagi perusahaan dan institusi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimanapengelolaan konten digital pada Instagram dapat membangun brand awareness untuk Cabang Dinas Pendidikan danKebudayaan Provinsi Banten Wilayah Kota Cilegon, Kota Serang, dan Kabupaten Serang (KCD Seragon). Pendekatanyang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Datadikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptifkualitatif. Kajian teoritis mencakup teori-teori dari para ahli seperti David Aaker tentang branding serta teorikomunikasi digital dari McQuail menjadi dasar utama dalam analisis ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwapemanfaatan berbagai fitur Instagram seperti feeds, instastory dan mentions berperan signifikan dalam membangunbrand awareness. Selain itu, interaksi dengan audiens melalui comment dan like meningkatkan engagement. Kontenyang konsisten dan relevan, serta penggunaan visual yang menarik, membantu memperkuat citra merek. Strategi iniberhasil meningkatkan jumlah pengikut dan interaksi pada akun @kcd_seragon. Dengan demikian, penelitian inimemberikan kontribusi dalam pemahaman tentang bagaimana institusi pendidikan dapat memanfaatkan digitalbranding untuk membangun brand awareness. Kata Kunci-brand awareness, Instagram, KCD Seragon, konten digital
Digital Branding of Bank BJB Cibinong in Building BJB DIGI Awareness via Instagram Tri Lestari, Martha; Natadisastra, Adhikara Candraraditya; Aziz, Rifqi Abdul
Jurnal Ilmiah Komunikasi Makna Vol 12, No 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi FBIK Unissula

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jikm.v12i1.35779

Abstract

Bank BJB is the largest Regional Development Bank (BPD) in Indonesia. According to Bisnis.com, in the third quarter of 2023, bank BJB has the largest assets with an asset value of IDR 179.31 trillion, beating 9 national banks. This research discusses Bank BJB Cibinong's Digital Branding strategy which increases BJB DIGI awareness through Instagram. Bank BJB, the largest development bank in Indonesia with 65 branches, has a branch in Cibinong, West Java with a population of 5,643,838 in 2023. The aim is to analyze the use of Instagram @bankbjbcibinong in building awareness of BJB DIGI. Using a qualitative case study, data was collected via interviews and observations, analyzed using Digital Branding and New Media theory. The results show that Bank BJB Cibinong implemented a three-stage digital branding strategy: building credibility, increasing visibility, and creating a unique identity through promotional content, collaboration, mini vlogs, and philanthropic actions, with the support of the creative team. In conclusion, Bank BJB Cibinong is effective in utilizing Digital Branding for promotion and education, strengthening BJB DIGI awareness, but needs to increase the use of Instagram features and customer engagement.