Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analisis Kesulitan Guru Sekolah Dasar dalam Pembelajaran Matematika di SDN 012 Kp. Panjang Airtiris Adityawarman Hidayat; Zulhendri Zulhendri; Bunga Casandra
Journal on Education Vol 4 No 1 (2021): Journal on Education: Voume 4 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v4i1.399

Abstract

The difficulty of elementary school math teachers in math learning is that teachers are difficult at planning the mathematical learnig process, teachers are difficult at carrying out the mathematical learning process and teachers are difficult at communicating with students during math study. The purpose of this study is to know the extent of the planning of mathematics learning teachers have done, the performance of mathematics learning by teachers as well as the communication process between teachers and the student in the math class. The type of research used is qualitative descriptive analysis of data and information obtained from research for later interpretation according to the fact that in planning the learning process, the most frequent difficulty is determining the learning media by as much as (25%) and then creating teaching methods (18,75%). The next challenge to the mathematical learning process, the most frequent difficulty is to motivate students to ask the question of a magnitude (44,44%). The last difficulty is in communicating with the students. The most frequent challenge is to stimulate a students interest in math lessons by ( 42,85%). Should a math teacher have special skills in order to increase the students interest in math and not impress the monotonous in the matter of speaking.
Pendampingan dalam Menghadapi Pengaruh Negatif SMARTPHONE pada Anak (Usia TK) Jama’ah Masjid Raudhatul Jannah Pekanbaru Joni Joni; Melvi Lesmana Alim; Zulhendri Zulhendri
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v2i1.5445

Abstract

Pengaruh media audio dan visual seperti smartphone yang lebih intens dan lebih menarik bagi anak dikhawatirkan akan meniru mentah-mentah apa yang ditonton atau dimainkan dari smartphone sehingga memberian dampak negatif bagi perkembangan anak, adapun metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah metode  ceramah yang dilanjutkan dengantanya jawab untuk memperdalam pengetahuan dan meningkatkan kesadaran orang tua terhadap pengaruh negatif smartphone. Kesimpulan dari rentetan kegiatan pengabdian masyarakat adalah masih banyak orang tua yang tidak paham bahaya dari paparan smartphone meskipun juga ada sisi positifnya, masih ada anggapan dari orang tua bahwa pemberian samrtphone adalah bentuk konpensasi ketidak hadiran orang tua pada anak, dari kesimpulan di atas maka saran tim pengabdian masyarakat memberikan saran sebagai berikut: Sebagai orang tua perlu kiranya untuk membekali diri dengan keilmuan tentang smartphone kegunaan dan bahayanya sehingga mampu memprotek anak dari bahaya paparan smartphone itu sendiri kehadiran orang tua tidak dapat tergantikan dengan pemberian smartphone, jadi perlu kiranya orang tua memperbanyak kesempatan bersama anaknya (family time), sekaligus menilai atau mengamati perkembangan anaknya
Peran Bimbingan dan Konseling dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika pada Siswa Kelas VII SMPN 3 Pekanbaru Zulhendri Zulhendri; Yusri Wahyuni; Mega Iswari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.405 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang peran bimbingan dan konseling belajar dalam meningkatkan motivasi belajar matematika pada peserta didik kelas VII SMPN 3 Pekanbaru dan mendeskripsikan tentang peran guru BK dalam memotivasi peserta didik dalam belajar. Jenis pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, yaitu dengan informasi, fakta-fakta yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan. Subjek dalam penelitian ini adalah guru BK kelas VII. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik yang dikemukakan oleh Milles dan Hubermen yaitu reduksi data, display data, mengambil keputusan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa telah miliki ruang kerja bimbingan dan konseling, memiliki ruangkonseling individu yang memadai dan guru BK berperan sebagai motivator dan sebagai pembimbing dalam hal memotivasi belajar matematika dan mewujudkan tujuan bimbingan dan konseling secara optimal.
Konsep Integrasi Agama dan Sains Makna dan Sasarannya Aini Qolbiyah; Amril M Amril M; Zulhendri Zulhendri
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5711

Abstract

Hubungan antara ilmu agama dan ilmu umum sangat erat kaitannya. Menggabungkan ilmu agama antara keduanya dapat menunjang segala  kegiatan ilmiah, namun di sisi lain ilmu umum juga dapat meningkatkan pemahaman agama untuk kemaslahatan umat manusia..Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep integrasi agama dan sains, makna dan tujuannya. Penelitian ini menggunakan kajian literature. Referensi kajian berupa buku, artikel jurnal, dan informasi faktual yang berkaitan dengan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi integrasi agama dan sains di lembaga pendidikan Islam adalah: 1) Sistem pendidikan Sains Interdisipliner dalam Islam, 2) Implikasi dalam penyusunan silabus, 3) Membuat desain pembelajaran yang aplikatif, 4) Hubungan agama dan sains dalam ilmu sosial, dan bidang lainnya, dan 5) inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran -khususnya pendidikan agama.
Konsep Integrasi Agama dan Sains Makna dan Sasarannya Aini Qolbiyah; Amril M Amril M; Zulhendri Zulhendri
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5711

Abstract

Hubungan antara ilmu agama dan ilmu umum sangat erat kaitannya. Menggabungkan ilmu agama antara keduanya dapat menunjang segala  kegiatan ilmiah, namun di sisi lain ilmu umum juga dapat meningkatkan pemahaman agama untuk kemaslahatan umat manusia..Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsep integrasi agama dan sains, makna dan tujuannya. Penelitian ini menggunakan kajian literature. Referensi kajian berupa buku, artikel jurnal, dan informasi faktual yang berkaitan dengan pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solusi integrasi agama dan sains di lembaga pendidikan Islam adalah: 1) Sistem pendidikan Sains Interdisipliner dalam Islam, 2) Implikasi dalam penyusunan silabus, 3) Membuat desain pembelajaran yang aplikatif, 4) Hubungan agama dan sains dalam ilmu sosial, dan bidang lainnya, dan 5) inovasi pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran -khususnya pendidikan agama.
PENERAPAN METODE SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR Wardatul A’ini; Sumianto Sumianto; Zulhendri Zulhendri
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 1 (2023): EDISI MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v3i1.3630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas IV SD Negeri 017 melalui Penerapan Metode Sosiodrama. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan yang terdiri dari 2 siklus setiap siklus 2 kali pertemuan, siklus 1 pertemuan 1 pada tanggal 19 Juli 2021, siklus 2 pertemuan 2 pada tanggal 22 Juli 2021 dan siklus 2 pertemuan 1 pada tanggal 26 Juli 2021 dan siklus 2 pertemuan 2 pada tanggal 28 Juli 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan dari setiap siklusnya. Pada tahap siklus 1 pertemuan I siswa yang tuntas 9 orang dan yang tidak tuntas 9 orang. Pada siklus 1 pertemuan 2 siswa yang tuntas 11 orang dan yang tidak tuntas 7 orang. Sedangkan pada siklus 2 pertemuan 1 siswa yang tuntas 13 orang dan yang tidak tuntas 5 orang. Pada siklus 2 pertemuan 2 iswa yang tuntas 15 orang yang tidak tuntas 3 orang. Standar ketuntasan hasil belajar siswa atau KKM yang ditetapkan adalah 80. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Penerapan Metode Sosiodrama dapat meningkatkan aktivitas belajar Bahasa Indonesia siswa kelas IV SD Negeri 017 Langgini tahun pelajaran 2021/2022.
Pengaruh Pendekatan Ethno-RME terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Mona Lisa Rahmadani; Zulfah Zulfah; Zulhendri Zulhendri
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1350

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis yang terlihat pada hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 1 Bangkinang kota Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VIII SMPN 1 Bangkinang kota yang menerapkan Pendekatan Ethno-RME lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen, dengan teknik sampel Random Sampling terhadap subjek. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 1 Bangkinang kota Tahun Pelajaran 2022/2023 yang terdiri dari 2 kelas. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini yaitu VIII D sebagai kelas eksperimen dan VIII E sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes akhir pemahaman konsep matematis. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji T test dan uji N gain dengan bantuan SPSS 22. Berdasarkan Uji N-Gain Score untuk kelas eksperimen dengan pendekatan Ethno-RME adalah sebesar 56.68 % termasuk dalam kategori cukup efektif, dapat disimpulkan bahwa penggunaaan pendekatan Ethno-RME cukup efektif untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis.
Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching and Learning terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik SMA Rahmi Fitria; Zulhendri Zulhendri; Kasman Ediputra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 1 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i1.1478

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang menerapkan pendekatan Contextual Teaching and Learning dengan peserta didik yang menerapkan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan quasi eksperimental dengan menggunakan non-randomized pretest-posttest control group design. Subjek penelitian terdiri dari kelas X IPA yang berjumlah 23 peserta didik dan X IPS yang berjumlah 25 peserta didik. Teknik sampel yang digunakan adalah random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar obsevasi dan soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata hasil tes kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik pada kelas eksperimen dengan menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning dengan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional pada peserta didik kelas X SMA Muhammadiyah Bangkinang Kota. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui uji Independent Sample T-Test memperoleh nilai sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Pendekatan Kontekstual terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Peserta Didik SMP Helma Lia Sapitri; Zulhendri Zulhendri; Kasman Ediputra
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i2.1572

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir kritis peserta didik ketika pembelajaran matematika. Hal tersebut ditandai dengan adanya perasaan takut atau khawatir yang dipunyai peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Bangkinang. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah ini ialah dengan mengimplementasikan pendekatan kontekstual. Tujuan penelitian ini untuk menguji pendekatan kontekstual dapat berpengaruh terhadap berpikir kritis matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Bangkinang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah eksperimen semu dengan desain randomized control group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari kelas VII A yang berjumlah 24 peserta didik dan kelas VII C yang berjumlah 25 peserta didik. Teknik sampel yang digunakan ialah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu menggunakan soal tes matematika berbentuk uraian. Berdasarkan hasil uji hipotesis dapat disimpulkan bahwa pendekatan kontekstual berpengaruh terhadap berpikir kritis matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 3 Bangkinang. Hal tersebut dapat dibuktikan melalui uji Hipotesis dengan Independent Sample t-test.