Aminullah
Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Makassar

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

CIPTAKAN KELUARGA SEHAT DENGAN SANITASI LINGKUNGAN YANG BAIK Iskandar Zulkarnaen; Andi Sani Silwanah; Aminullah; Hardianti; Ruslan Suryanto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v5i1.540

Abstract

Latar belakang: Stunting adalah kondisi gangguan pertumbuhan linear yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, yang banyak dijumpai di negara berkembang, termasuk Indonesia. Persentase stunting di Indonesia termasuk dalam kategori masalah kesehatan masyarakat ringan, karena lebih dari 20%. Sanitasi lingkungan berperan sebagai penyebab tidak langsung terjadinya stunting. Sanitasi bertujuan mengurangi jumlah patogen di lingkungan untuk menjaga kesehatan manusia. Tujuan: untuk mengidentifikasi sanitasi lingkungan masyarakat di Desa Bajiminasa, Kecamatan Gantarangkeke, Kabupaten Bantaeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode: Pelaksanaan kegiatan ini metode ceramah, yaitu penyampaian materi terkait sanitasi lingkungan secara satu arah dari pemateri ke peserta, dan tanya jawab dengan menggunakan media brosur. Adapun jumlah responden yang mengikuti penyuluhan sebanyak 14 responden Hasil: Sebelum diberikan penyuluhan (pretest) terdapat 7 (50%) responden yang berpengatahuan baik dan 7 (50%) responden yang berpengetahuan kurang dan setelah diberikan penyuluhan atau edukasi (posttest) terdapat 14 (100%) yang berpengetahuan baik. Kesimpulan: Setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak 7 (50%) responden.
PEMANFAATAN IKAN LOKAL DALAM PEMBUATAN NUGGET SEHAT UNTUK MP-ASI Aminullah; Irwan; Reski; Jufri; Muhammad Hatta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i1.592

Abstract

Latar belakang : Stunting pada balita adalah masalah gizi yang berlangsung secara berkepanjangan dan memengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak secara permanen. Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya makanan bergizi, termasuk protein hewan. Edukasi dan pemanfaatan pangan lokal sebagai MP-ASI merupakan langkah strategis dalam pencegahan stunting. Tujuan: Memberikan edukasi dan memperkenalkan inovasi makanan tambahan bergizi berbahan dasar ikan lokal dalam bentuk nugget kepada ibu kader dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Samataring. Metode: Kegiatan dilakukan melalui demonstrasi pembuatan nugget ikan, serta pembagian dan evaluasi produk melalui wawancara kepada 23 partisipan yang terdiri dari kader posyandu dan anggota PKK. Hasil: Seluruh responden menyatakan rasa nugget enak (100%) dan habis dikonsumsi (100%). Komentar responden umumnya positif, beberapa menyatakan ingin mencoba membuatnya di rumah sebagai bentuk keberlanjutan inovasi. Kesimpulan: Pemanfaatan ikan lokal sebagai MP-ASI dalam bentuk nugget memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan minat masyarakat terhadap pengolahan makanan sehat untuk anak, serta berpotensi mencegah stunting di tingkat rumah tangga.
EDUKASI ANEMIA PADA REMAJA PUTRI WUJUD GENERASI SEHAT DAN CERDAS Aminullah; Irwan; Iskandar Zulkarnaen; Helsyah Dharma Wicaksana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i2.766

Abstract

Latar belakang: Anemia masih menjadi masalah kesehatan dominan pada remaja putri dan berdampak pada kemampuan belajar, kebugaran, serta risiko komplikasi kehamilan di masa depan. Rendahnya pengetahuan dan perilaku pencegahan berkontribusi pada tingginya kasus anemia di kelompok ini. Tujuan: Menilai efektivitas penyuluhan tentang anemia dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri di Mts DDI Tengapadange. Metode: Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan dengan desain pre dan post-test. Sebanyak 12 siswi mengikuti intervensi dan mengisi kuesioner sebelum serta setelah penyuluhan. Data dianalisis untuk melihat perubahan pengetahuan. Hasil: Sebelum penyuluhan, 75% peserta memiliki pengetahuan cukup dan 25% berada pada kategori kurang. Setelah intervensi, seluruh peserta (100%) mencapai kategori pengetahuan cukup-baik. Peningkatan ini menunjukkan intervensi edukasi berjalan efektif. Kesimpulan: Penyuluhan tentang anemia terbukti efektif menambah pengetahuan remaja perempuan terkait bahaya anemia dan cara pencegahannya. Intervensi serupa perlu dilanjutkan secara berkelanjutan untuk memperkuat perubahan perilaku sehat
PENGARUH PENDAMPINGAN KELUARGA TERHADAP PERBAIKAN GAYA HIDUP PENDERITA PRAHIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MACCINI SAWAH Dewi Purnama Windasari; Marisna Eka Yulianita; Muhammad Irwansyah; Iskandar Zulkarnaen; Aminullah
Jurnal Mitrasehat Vol. 16 No. 3 (2026): Jurnal Mitrasehat
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jms.v16i3.768

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan Riskesdas 2023, Sulawesi Selatan termasuk 10 besar provinsi dengan prevalensi hipertensi sebesar 31,7%, dengan Kota Makassar sebagai wilayah dengan kasus tertinggi, yaitu 74.224 penderita. Tingginya kejadian hipertensi dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup, pola makan, lingkungan, kurangnya aktivitas fisik, dan stres. Prahipertensi merupakan kondisi yang meningkatkan risiko terjadinya hipertensi dua kali lipat dibandingkan tekanan darah normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap perbaikan gaya hidup keluarga penderita prahipertensi. Tujuan: untuk mengetahui bagaimana pendampingan keluarga memengaruhi peningkatan gaya hidup penderita prahipertensi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Sampel sebanyak 66 orang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol, masing-masing 33 orang, dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan perlakuan tidak terdapat perbedaan yang bermakna. Namun, setelah diberikan perlakuan, terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok intervensi pada variabel tingkat pengetahuan (p<0,005) maupun manajemen stres (p<0,005). Namun, pada variabel gaya hidup (p>0,005) berarti tidak ada perbedaan yang bermakna antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat perbedaan yang bermakna pada variabel tingkat pengetahuan dan manajemen stres setelah diberikan perlakuan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol.