Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat melalui Penyuluhan Hipertensi di Desa Topejawa Suardi, Suardi; Zainuddin, Zainuddin; Ernawati, Ernawati; Wahyudin, Wahyudin; Kamriana, Kamriana
Linggamas: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2025): Linggamas: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.linggamas.2025.2.2.16088

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan penyakit tidak menular (PTM) yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di dunia dan menjadi ancaman kesehatan masyarakat karena potensinya yang mampu mengakibatkan kondisi komplikasi seperti stroke, penyakit jantung koroner dan gagal ginjal. Peningkatan kasus hipertensi di Indonesia terjadi dari 28,5% menjadi 34,1%. Tujuan : Kegiatan Pengabdian ini untuk Memberikan Penyuluhan Kesehatan tentang Penyakit Hipertensi pada Masyarakat dalam meningkatkan Literasi Kesehatan. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Juni 2024 di Rumah masyarakat Dusun Kajang Desa Topejawa Kab.Takalar dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 29 orang. Sasaran kegiatan ini adalah Seluruh Masyarakat di Dusun Kajang, Desa Topejawa Kec. Mangarabombang Kab. Takalar. Hasil: Terjadi peningkatan Literasi Kesehatan, dimana Literasi Kesehatan baik sebelum pemberian penyuluhan yaitu 6 responden (21%) dan setelah dilakukan penyuluhan meningkat menjadi 21 responden (72%). Dengan demikian masyarakat tetap harus mendapatkan pemahaman tentang Penyakit Hipertensi agar tetap hidup sehat.
Relationship Between Family Support and Foot Care in Diabetes Mellitus Type 2 Patients During Covid-19 Pandemic Suardi, Suardi; Patmawati, Patmawati; Wirda, Wirda; Ernawati, Ernawati; Dewiyanti, Dewiyanti
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 6 No. 5 (2023): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v6i5.719

Abstract

Background: Diabetes Mellitus (DM) is one of the dangerous factors to expand the seriousness of the COVID-19 disease. Older diabetes patients (>60 years), uncontrolled glucose levels, and the presence of diabetic complications were associated with worse COVID-19 suspicion. Aim: The purpose of the study was to determine the relationship between family support and foot care in Type 2 Diabetes Mellitus Patients during the Covid-19 Pandemic in Takalar Regency. Method: The method used is an analytical survey research with a Cross Sectional approach. The sampling technique is Accedential Sampling. The research location is in the Work Area of ??the Bulukunyi Health Center, Takalar Regency with a total sample of 49. The data analysis used the Chis-quare test. Results: The results showed that the value of 0.001 (0.05) this indicates that Ha is accepted and H0 is rejected. Conclusion: There is a relationship between family support and foot care in type 2 diabetes mellitus patients during the Covid-19 pandemic in Takalar Regency. For clinical practitioners, it is necessary to improve foot care in DM patients to prevent further complications through family support, and further research needs to be carried out by looking at HbA1C
Pelatihan Teknik De-eskalasi untuk Keluarga dan Caregiver dalam Menghadapi Pasien dengan Perilaku Kekerasan di RSKD Dadi Makassar Kamriana Kamriana; Salmah Arafah; Dina Oktaviana; Dewiyanti Dewiyanti; Alwi Alwi; Ernawati Ernawati; Patmawati Patmawati; Suardi Suardi
jurnal ABDIMAS Indonesia Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal ABDIMAS Indonesia
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jurai.v3i2.2796

Abstract

Violent behavior is a major challenge in the care of patients with mental disorders, particularly in acute conditions such as schizophrenia and bipolar disorder. Families and caregivers often lack the knowledge and skills needed to handle crisis situations, thereby increasing the risk of injury and patient relapse. The aim of this program was to enhance the capacity of families and caregivers in managing violent behavior through de-escalation technique training. Used was a two-day face-to-face training (May 2–3, 2025) at RSKD Dadi Makassar involving 10 participants. Activities included interactive lectures, group discussions, simulations, and pre- and post-test evaluations. The training materials were designed based on evidence-based practices, covering empathetic communication, emotional regulation, and conflict management strategies. Of the program showed an increase in understanding of de-escalation techniques from 30% to 90%, improved conflict response ability from 20% to 80%, and a reduction in violent incidents from 12 to 4 occurrences in the week following the training. All participants also expressed satisfaction with the training. De-escalation technique training proved effective in increasing the preparedness of families and caregivers in dealing with violent behavior in patients with mental disorders. This approach is essential for creating a safer, more humane, and recovery-oriented care environment
HUBUNGAN PHYSICAL ACTIVITY BERBASIS HEALTH BELIEF MODEL DENGAN SIKAP DALAM MENGONTROL KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI KABUPATEN TAKALAR Zainuddin, Zainuddin; Ernawati, Ernawati; Sulistiani, Ita; Jamaludin, Nurdiana; Meylandri Arsad, Sitti Fatimah; Suardi, Suardi; Wahyudin, Wahyudin
Mandala Of Health Vol 17 No 2 (2024): Mandala of Health: a Scientific Journal
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.mandala.2024.17.2.12638

Abstract

Latar belakang: Diabetes mellitus tipe 2 (DMT2) adalah penyakit gangguan metabolik yang di tandai oleh kenaikan gula darah akibat penurunan sekresi insulin oleh sel beta pankreas dan atau gangguan fungsi insulin (resistensi insulin). Tujuan penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan physical activity berbasis health belief model dengan sikap dalam mengontrol kadar gula darah pada pasien DMT2 di wilayah kerja Puskesmas Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar. Metode penelitian: Desain penelitian yang di gunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional studi. Dengan jumlah sampel sebanyak 50 responden. Dengan tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian: Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa uji fisher’s exact test di peroleh nilai hitung p=0,000 lebih kecil dari nilai α=0,05. Dari analisis tersebut dapat di artikan bahwa Ha diterima dan Ho di tolak. Kesimpulan: ada hubungan physical activity berbasis health belief model dengan sikap dalam mengontrol kadar gula darah pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Kabupaten Takalar 2023.
Effectiveness of Leaflet-Based Education for the Elderly on Knowledge of Covid-19 Prevention: Leaflet Education and COVID-19 Knowledge in the Elderly Suardi, Suardi
Innovative Approaches in Health Science Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Innovative Approaches in Health Science Journal
Publisher : CV. Paperhome Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64871/2tdc1438

Abstract

Background: Covid-19 is an infectious disease caused by the acute respiratory syndrome coronavirus 2 (servere Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 or SARS-coV-2). According to WHO, 2020 elderly people who are 80 years old are greatly affected by Covid 19 with a mortality rate reaching 21.9%. The purpose of the study was to see the effect of Leaflet-Based Education on the Elderly on Covid-19 Prevention Knowledge. Method: The method used is quasi experimental with a one-group pre-post tets approach. Research location in Takalar Regency, with a sample size of 32 elderly people. Data analysis used the Wilcoxon Signed Rank Test. Results: The results of the study, the average knowledge of Covid-19 prevention was 6.44. Meanwhile, after education the average knowledge of COVID-19 prevention was 11.53, meaning that the increase in knowledge after being given leaflet-based education was 5.09. From the analysis of the Wilcoxon Signed Rank Test, the value of ρ is 0.000 ≤ α (0.05). Conclusion: Conclusion on the effect of leaflet-based education on the elderly on knowledge of Covid-19 prevention in Takalar Regency.
Evaluasi Sistem E-Puskesmas Menggunakan Model End User Computing Satisfaction (EUCS) pada Tenaga Kesehatan di Kabupaten Gorontalo Badu, Ririn; Jusuf, Herlina; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2324

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas sangat bergantung pada efektivitas sistem informasi yang mendukung manajemen pelayanan kesehatan. Sejalan dengan transformasi digital, penerapan Sistem E-Puskesmas menjadi inovasi penting untuk meningkatkan kepuasan petugas kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh content, accuracy, format, ease of use, dan timeliness, serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan berdasarkan model EUCS terhadap kepuasan tenaga kesehatan di Puskesmas Kabupaten Gorontalo. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-random sampling. Populasi penelitian yaitu petugas yang menggunakan sistem dari setiap unit-unit yang ada di 21 Puskesmas dengan jumlah sampel sebesar 182 responden. Kemudian dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content, accuracy, ease of use, dan timeliness berpengaruh signifikan terhadap kepuasan petugas, sedangkan format tidak berpengaruh signifikan. Faktor yang paling dominan adalah ease of use, dengan kontribusi EUCS sebesar 41,3% (R = 0,642; R² = 0,413). Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi Sistem E-Puskesmas sangat bergantung pada kualitas sistem yang mampu meningkatkan kepuasan petugas kesehatan.
Efektivitas Edukasi Gizi Berbasis LMS Netboard terhadap Pengetahuan Ibu Hamil Indrawati, Lia; Kadir, Sunarto; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2361

Abstract

Rendahnya pengetahuan asupan gizi pada ibu hamil tetap menjadi persoalan prioritas karena berimplikasi pada kesehatan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas edukasi gizi melalui LMS berbasis Netboard dalam meningkatkan pengetahuan asupan gizi ibu hamil. Rancangan yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dua-kelompok pretest–posttest pada 40 ibu hamil trimester kedua yang dibagi menjadi kelompok eksperimen sebanyak 20 responden dan kontrol sebanyak 20 responden. Instrumen berupa tes pilihan ganda (skor 0–100) yang mencakup makronutrien, mikronutrien, dan pola makan; intervensi pada kelompok eksperimen diberikan melalui LMS berbasis Netboard, sedangkan kontrol menerima metode konvensional. Uji asumsi normalitas dan homogenitas dipenuhi; analisis dilakukan menggunakan independent samples t-test dengan taraf signifikasi 0,05. Hasil pada pre-test, rerata kedua kelompok setara yaknik kelompok eksperimen sebesar 62,05 sedangkan kelompok kontrol sebesar 59,95. Hasil uji independent samples t-test pada tahap pre-test menunjukan p-value sebesar 0,595. Pada post-test, rerata kelompok eksperimen meningkat menjadi 81,60, sedangkan kontrol 60,80. Hasil uji independent samples t-test pada tahap post-test menunjukan p-value 0.001. Disimpulkan bahwa edukasi gizi melalui LMS berbasis Netboard efektif meningkatkan pengetahuan asupan gizi ibu hamil dan layak dipertimbangkan untuk diintegrasikan pada layanan primer.
Efektivitas Cuka Apel dalam Menurunkan Kadar Gula Darah dan Trigliserida pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Usman, Yunita; Kadir, Sunarto; Suardi, Suardi
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2393

Abstract

Peningkatan prevalensi Diabetes Melitus Tipe 2 serta tingginya angka gangguan metabolik seperti hiperglikemia dan hipertrigliseridemia mendorong perlunya intervensi komplementer berbasis evidensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pemberian cuka apel terhadap kadar gula darah dan trigliserida. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperiment one group pre-posttest dengan memberikan intervensi berupa minuman cuka apel sebanyak 15 ml yang diberikan 2 kali sehari selama 14 Hari pada 16 responden. Hasil Penelitian Setelah mengonsumsi cuka apel, kadar glukosa darah puasa turun dari 217,6 ±63,7 mg/dL sebelum intervensi menjadi 178,6 ±45,0 mg/dL setelah intervensi, dengan nilai p sebesar 0,000 yang menunjukkan perubahan signifikan. Selain itu, kadar trigliserida turun dari 226,2 ±26,3 mg/dL menjadi 210,4 ±15,4 mg/dL setelah pemberian cuka apel, dengan nilai p sebesar 0,008 yang menunjukkan perubahan secara signifikan. Kesimpulan cuka apel memberikan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kadar gula darah dan trigliserida pada orang yang menderita diabetes melitus.
Effectiveness of netboard-based learning management system (LMS) nutrition education on nutritional intake of pregnant women Kadir, Sunarto; Suardi; Indrawati, Lia
BKM Public Health and Community Medicine Vol 41 No 11 (2025)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/bkm.v41i11.24855

Abstract

Purpose: Analyzing the effect of nutrition education through a Netboard-based Learning Management System (LMS) on the nutritional intake of pregnant women in the working area of the Kota Tengah Community Health Center, Gorontalo Province. Methods: This study employed a quasi‑experimental design with pre‑test and post‑test measures. This study was conducted with two groups: an experimental group that received nutrition education through a Netboard-based LMS, and a control group that received education through conventional methods. The sample consisted of 40 second‑trimester pregnant women in the catchment area of the Kota Tengah Community Health Center, assigned to the experimental group (n=20) and the control group (n=20). Data were collected using a 3 × 24‑hour food recall form that covered indicators of macronutrient and micronutrient intake, as well as dietary patterns. The data were analyzed using an Independent Samples t‑test. Results: The results showed that Netboard‑based LMS nutrition education had a significant effect on pregnant women's dietary intake. The analysis yielded a significance value of 0.000 (< 0.05), with the experimental group demonstrating higher mean scores than the control group. Conclusion: Netboard-based LMS nutrition education effectively enhances the nutritional intake of pregnant women. Notably, 95% of participants in the experimental group achieved a 'good' intake classification post-intervention, compared to only 5% in the control group. This suggests that the digital platform is a promising tool for nutrition education in maternal health settings.