Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PENGARUH SUPLEMEN EKSTRAK DAUN MIMBA DALAM AIR MINUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN MASA SIMPAN TELUR AYAM Haryadi Hasbi; Zulkifli Zulkifli; Salsabilla Salsabilla
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Peternakan ( Jurnal Of Animal Science )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v7i1.8620

Abstract

Salah satu kualitas telur yang menjadi indikator pembeli adalah kadar kolesterol pada telur ayam. Kandungan kolesterol yang tinggi dalam bahan makanan berakibat kurang baik bagi kesehatan manusia. Lamanya masa penyimpanan kualitas telur  mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi ekstrak daun mimba dalam air minum terhadap kadar kolesterol kuning telur dan masa simpan telur ayam. Penelitian ini merupakan penelitian experimental menggunakan 48 ekor ayam petelur strain ISA brown berumur 7 bulan dengan rata-rata produksi 90%. Ayam dalam penelitian ini dibagi dalam tiga perlakuan yaitu pemberian air biasa, ekstrak daun mimba 1000 mg/L, ekstrak daun mimba 250 mg/L Pengamatan dilakukan pada hari ke 15 setelah diberi perlakuan. Sampel yang diperiksa adalah telur ayam untuk menglihat kadar kolesterol dan kualitas telur ayam setelah dilakukan penyimpanan selama 0, 7 dan 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan kadar kolesterol telur ayam berpengaruh nyata (P<0,05), penurunan kadar kolesterol yang paling rendah pada pemberian suplemen ekstrak daun mimba 1000mg/L sebesar 6,70 mg/gr. Masa simpan dan perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap warna kuning telur ayam selama penyimpanan 0, 7 dan 14 hari berkisar antara 9,0 - 11,67 dan nilai HU (Haugh Unit).
PENGGUNAAN TEPUNG AMPAS TAHU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI TELUR PUYUH Asmaul Husna; Haryadi - Haryadi; Nurhayati - Nurhayati
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Peternakan ( Jurnal Of Animal Science )
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v7i1.8566

Abstract

Telur adalah produk unggas yang mempunyai nilai gizi tinggi dan mudah dicerna. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan substitusi tepung ampas tahu dan ransum komersil dalam pakan terhadap produksi dan kualitas telur puyuh. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok  (RAK), terdiri  5 perlakuan dan 4 kelompok.  Tiap kelompok merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor puyuh betina. Pengelompokan didasarkan pada berat badan puyuh. Perlakuan yang dicobakan adalah penggunaan tepung ampas tahu sebanyak  0,  5, 10, 15, dan 20 % sebagai substitusi ransum  puyuh  komersil. Parameter yang diamati adalah produksi telur, organoleptik dan kandungan nutrisi telur puyuh. Data yang diperoleh dianalisis dengan sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi ransum komersil dengan tepung ampas tahu berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi telur, organoleptik warna kuning telur puyuh, dan sangat nyata meningkatkan kandungan protein albumen telur puyuh, namun tidak nyata (P>0,05) mempengaruhi organoleptik warna albumen, penampilan telur puyuh,dan kandungan lemak kuning telur puyuh. Kandungan protein albumen dan lemak kuning telur puyuh penelitian ini termasuk normal. Pemberian 20 % tepung ampas tahu (R4) sangat nyata memiliki produksi telur yang lebih rendah dibandingkan dengan pemberian 5 % tepung ampas tahu (R1), namun tidak berbeda nyata (P>0,05) dengan kontrol (R0). Penggunaan tepung ampas tahu terbaik adalah pada taraf 5 % (R1).
Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Baku Sampah Organik Desa Paloh Seulimeng Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen Ahmad Syakir; Haryadi Haryadi; Muhammad Firdaus
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v5i2.8547

Abstract

Sampah organik merupakan sampah yang banyak mengandung air dan mudah terurai. Penumpukan sampah organik dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan wabah penyakit. Salah satu cara untuk mengatasi sampah organik adalah dengan cara pengomposan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembuatan kompos dilakukan di Desa Paloh Seulimeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireun Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Islam Kebangsaan Indonesia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Paloh Seulimeng dalam menangani sampah organik. Kegiatan diawali dengan sosialisasi materi tentang sampah organik dan kompos secara umum kemudian dilanjutkan dengan pelatihan praktis cara membuat kompos dari sampah organik. Proses pengomposan dilakukan dalam komposter berupa karung 50 kg menggunakan bioaktivator EM-4. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah masyarakat memahami teknik pengolahan sampah organik menjadi kompos dengan benar yang ditunjukkan dengan tingkat keberhasilan ≥ 80%
KUALITAS FISIK TELUR ITIK HIBRIDA YANG DIBERI PAKAN TAMBAHAN DEDAK SELAMA MASA PRODUKSI PADA LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA Putri, Naila; Sipahutar, Luky Wahyu; Ridhana, Fita; Haryadi, Haryadi
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16957

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas fisik telur itik hibrida yang diberi pakan tambahan dedak selama masa produksi pada lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian ini bersifat eksperimental dengan rancangan penelitian Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan meliputi masa simpan telur itik 0 hari (P1), 5 hari (P2), 10 hari (P3), 15 hari (P4), dan 20 hari (P5). Itik petelur hibrida dipelihara dimasa produktif (8 bulan) dan diberi pakan komersil HI-PRO-VIT 144 CP ditambah dedak dengan perbandingan 1:4 sebanyak 10 persen dari Berat Badan. Pengambilan sampel telur menggunakan metode random sampling sebanyak 30 butir lalu dipilih sesuai umur simpan untuk diukur kualitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan yang berbeda tidak memberikan pengaruh yang nyata (P>0.05) terhadap bobot telur itik  (63,00-70,66 gram), indeks kuning telur (0,103-0,492), ketebalan kerabang (0,061-0,283 mm), dan nilai HU telur itik (62.9-120,10). Sedangkan lama penyimpanan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0.05) terhadap indeks putih telur (0,073-4.053). Namun, secara deskriptif dapat digambarkan bahwa adanya penurunan kualitas telur seiring dengan lama penyimpanannya. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa kualitas telur itik hibrida yang diberi pakan komersil dan campuran dedak 1:4 secara umum menunjukkan penurunan kualitas dengan lama periode simpan 0 sampai 20 hari.
ANALISIS RISIKO PETERNAKAN AYAM BROILER PADA UD BILQIS DI KABUPATEN BIREUEN Husna, Naziratil; Kamal, Mustafa; Yusdiana, Yusdiana; Haryadi, Haryadi; Fitriani, Rita
Jurnal Bisnis Tani Vol 10, No 1 (2024): Jurnal Bisnis Tani Volume 10 Nomor 1 April 2024
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jbt.v10i1.10087

Abstract

Usaha peternakan ayam broiler merupakan salah satu jenis usaha peternakan yang berfokus pada pembesaran ayam pedaging untuk tujuan konsumsi. Memulai dan menjalankan usaha ini memerlukan perencanaan yang matang dan manajemen yang baik. Penentuan risiko dalam usaha peternakan ayam broiler adalah langkah penting untuk memastikan kelangsungan dan kesuksesan usaha tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko yang terdapat dalam usaha peternakan ayam broiler. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif serta analisis Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 21 jenis risiko yang diidentifikasi, terdapat 18 jenis risiko dengan peringkat sangat rendah dan 3 jenis risiko dengan peringkat rendah. Identifikasi risiko ini meliputi risiko pada sumber daya manusia seperti kurangnya komunikasi dan tingkat pengetahuan tenaga kerja, serta risiko lingkungan seperti penyakit ayam broiler yang dapat mengakibatkan kematian dan penurunan produksi ayam broiler. Penelitian ini menekankan pentingnya pemahaman terhadap risiko-risiko tersebut untuk dapat mengambil langkah mitigasi yang tepat guna memastikan keberlanjutan dan keberhasilan usaha peternakan ayam broiler.
Pengaruh Media Berbeda Terhadap Produksi Ulat Kandang (Alphitobius diaperinus) Sebagai Pakan Sumber Protein Ternak Unggas Amran, Muhammad; Haryadi, Haryadi; Trisna, A.
Jurnal Peternakan Lokal Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v6i1.2143

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari media berbeda terhadap produksi ulat kandang (Alphitobius diaperinus). Ulat kandang adalah ulat yang dapat digunakan sebagai pakan ternak unggas, ulat ini pada umumnya digunakan sebagai pakan burung kicau, akan tetapi ulat ini juga dapat dijadikan pakan ternak unggas sebagai sumber protein dalam pakan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan adalah perbedaan media pertumbuhan ulat kandang yang digunakan, yaitu A : konsentrat, B : ampas tahu kering dan C : Dedak. Peubah yang diamati adalah produksi ulat kandang berat segar (g), panjang (cm) dan densitas populasi (ekor/cm3). Hasil penelitian menunjukan bahwa perbedaan media tumbuh pada ulat kandang memberi kan pengaruh nyata (P<0,05) terhadap berat segar (g), panjang (cm) dan densitas populasi (ekor/cm3). Kesimpulan dari penelitian ini adalah media tumbuh konsentrat dan ampas tahu kering memberikan hasil yang terbaik, dengan produksi berat segar 23,5 mg dan 22,3 mg, panjang 1,1 cm dan 1,0 cm, dan densitas populasi 1,83 ekor/cm3 dan 1,62 ekor/cm3.
Edukasi Penyembelihan Halal dan Etika Peternakan Islami untuk Pemberdayaan Peternak Lokal Raiyan Raiyan; Mustafa Kamal; Haryadi Haryadi; Asmaul Husna; Muhammad Firdaus; Ayu Nafisa
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 1 No. 3 (2024): September-Desember "Implementation of Social Service Programs to Increase Commu
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/prx68594

Abstract

Penyembelihan halal dan pengelolaan peternakan berbasis etika Islami memiliki peran penting dalam menjamin keberlanjutan usaha peternakan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Namun, masih banyak peternak lokal yang belum sepenuhnya memahami tata cara penyembelihan halal dan pengelolaan peternakan yang sesuai dengan ajaran Islam. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada peternak lokal mengenai penyembelihan halal dan etika peternakan Islami. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi teori terkait penyembelihan halal dan etika Islami dalam peternakan, diikuti dengan simulasi praktik penyembelihan sesuai syariat, serta pendampingan langsung di lapangan. Hasil yang dicapai menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta, dengan kenaikan skor pemahaman peserta dari 50% (pre-test) menjadi 90% (post-test). Selain itu, 85% peserta mampu menerapkan teknik penyembelihan halal dengan benar setelah pelatihan. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya kesejahteraan hewan dan kebersihan kandang. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam pemberdayaan peternak lokal, meningkatkan kualitas produk peternakan halal, dan memperkuat daya saing peternak di pasar. Hasil ini menunjukkan keberhasilan program dalam meningkatkan keterampilan peternak serta memberikan dampak positif bagi pengembangan peternakan berbasis syariah.
PENILAIAN PETERNAK TERHADAP KINERJA PENYULUH DALAM DISEMINASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH SAPI POTONG DI DESA PADANG SAKTI KECAMATAN MUARA SATU Ahmad Syakir; Wenny Novita Sari Sari; Haryadi Haryadi; Mhd Taufik Hadi Widjaya; Mustafa Kamal
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 10, No 2 (2026): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v10i2.24691

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Padang Sakti Kota Lhokseumawe pada bulan Maret – April 2026. Tujuan penelitian ini untuk Penilaian Peternak terhadap Kinerja Penyuluh dalam Diseminasi Teknologi Pengolahan Limbah Sapi Potong di Desa Padang Sakti Kecamatan Muara Satu Populasi dalam penelitian ini adalah 30 peternak yang kesemuanya dijadikan sampel penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah survey. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan angket. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah responsivitas, responsibilitas, dan kualitas layanan. Data dianalisa secara deskriptif. Karakteristik responden berdasarkan umur peternak terbanyak berumur 40-60 tahun yaitu sebesar 60%. Berdasarkan tingkat pendidikan peternak mayoritas berpendidikan yaitu SMA sebesar 50%. Dan berdasarkan skala kepemilikan ternak yaitu 1-5 ekor yaitu sebanyak 73.33%. Hasil penelitian dapat diamati dari hasil tertinggi tiap indikator pada instrument pengukuran persepsi peternak terhadap kinerja penyuluh dalam pengembangan teknologi pengolahan limbah sapi potong. Untuk responsivitas bimbingan, cukup baik sebanyak 53.33%, pembinaan cukup baik yaitu 60% dan pendampingan cukup baik sebesar 56.66%. Indikator Responsibilitas semangat cukup baik sebesar 56.66%, pemberian motivasi cukup baik sebesar 60%, dan mengajak peternak untuk melakukan pengolahan liimbah cukup baik sebanyak 60%. Dari indikator kualitas layanan kepuasan terhadap layanan penyuluh dinilai sangat baik oleh 63.33% peternak, dan kepuasan peternak terhadap komunikasi penyuluh adalah cukup baik sebesar 36.67%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pinilaian peternak terhadap kinerja penyuluh dalam pengembangan teknologi pengolahan limbah sapi potong di Desa Padang Sakti Kecamatan Muara Satu sudah cukup baik. Penyuluh disarankan lebih meningkatkan materi penyuluhan dan melakukan bimbingan, motivasi, dan praktik langsung lapangan agar peternak lebih giat dalam mengembangkan teknologi pengolahan limbah.