Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru di TK Islam Terpadu Elok Kecamatan Siak Kabupaten Siak Mariaty, Mariaty; Rahayu, Swandra; Rizka, Nelti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di TK Islam Terpadu Elok Kecamatan Siak Kabupaten Siak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini dimaksudkan untuk mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian yang dilakukan. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah TK Islam Terpadu Elok Kecamatan Siak Kabupaten Siak dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah Gaya kepemimpinan yang digunakan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi kerja guru di TK Islam Terpadu Elok yaitu gaya kepemimpinan demokratis. Gaya ini ditandai dengan keterlibatan aktif guru dalam proses pengambilan keputusan, komunikasi dua arah yang terbuka, serta pemberian kepercayaan kepada guru untuk berinovasi dan bertanggung jawab atas tugasnya. Kepala Sekolah juga mendorong kolaborasi dan menghargai setiap masukan dari guru, menciptakan suasana kerja yang positif dan kekeluargaan. Adapun motivasi kerja guru di TK Islam Terpadu Elok sangat baik atau dapat dikatakan terus mengalami peningkatan. Terbukti dari ketepatan waktu guru dalam melaksanakan pekerjaanya dan pemberian reward atau pengahargaan kepada guru, dengan pemberian penghargaan tersebut guru akan merasa senang dan semangat bekerja karena hasil kerjanya diberikan apresiasi oleh atasannya sehingga menciptakan peserta didik yang berprestasi.
Penerapan Metode Bernyanyi dengan Kartu Huruf untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK Tunas Bangsa Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan Susi Herlinda; Nelti Rizka; Halimah
Irfani Vol. 21 No. 3 (2025): Irfani
Publisher : LP2M IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/irfani.v21i3.7195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-kanak Tunas Bangsa Desa Bagan Limau Kecamatan Ukui Kabupaten Pelalawan. Penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kurt Lewin (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi) dilaksanakan di kelas B TK Tunas Bangsa pada April-Mei 2025, melibatkan 14 anak. Data dikumpulkan melalui observasi, tes kinerja, catatan lapangan, dan dokumentasi. Hipotesis penelitian ini adalah bahwa penerapan metode bernyanyi dengan kartu huruf dapat meningkatkan kemampuan membaca awal anak. Hasil awal menunjukkan bahwa anak-anak mulai menunjukkan ketertarikan, keinginan untuk bernyanyi dengan kartu huruf, dan menjadi lebih kohesif, menciptakan suasana belajar yang lebih ceria dan tertib. Berdasarkan analisis data, tindakan yang dilakukan peneliti menunjukkan peningkatan signifikan. Kondisi awal sebelum tindakan menunjukkan persentase rata-rata kelas sebesar 36,35 %. Pada Siklus I pertemuan 1 persentase meningkat menjadi 40,43 %, Siklus I pertemuan 2 meningkat 45,79% dan pada Siklus II pertemuan 1 terjadi peningkatan yang sangat signifikan mencapai 71,43 %, selanjutnya pada Siklus II pertemuan 2 yang menunjukkan tercapainya ketuntasan klasikal yaitu 85,71 %. Ini menunjukkan bahwa penerapan metode bernyanyi dengan kartu huruf efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca anak usia 5-6 tahun
Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun melalui Kegiatan Market Day di KB Karya Akbar Mandiri Yusmaniar, Yusmaniar; Rahayu, Swandra; Rizka, Nelti
Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi Том 4 № 01 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin dan Inovasi Teknologi
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jimat.v4i01.2222

Abstract

This study aims to improve the language and communication skills of children aged 5-6 years through the implementation of Market Day activities. This research is Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles. The subjects were 15 children at KB Karya Akbar Mandiri, Indragiri Hilir. Data were collected through participatory observation and documentation, then analyzed using descriptive quantitative methods. The findings showed a significant increase in language proficiency in each cycle. In the pre-cycle stage, the majority of children (12 children) were still in the Starting to Develop (MB) category. After the intervention in Cycle I, the achievement percentage increased to 60.8%. The peak improvement occurred in Cycle II, reaching 84.9%, with 11 children achieving the Developed Very Well (BSB) category. Market Day activities are proven effective in stimulating children's interactive communication skills through contextual buying and selling interactions.
Penerapan Metode Show And Tell dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Pada Kelompok B di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Dumai Jumatilawati, Desi; Wiyanita, Nona; Rizka, Nelti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4267

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kepercayaan diri anak pada kelompok B TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Dumai, di mana 64,29% anak berada pada kategori Belum Berkembang dan masih menunjukkan sikap ragu, malu, serta kurang berani tampil di depan kelas . Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kepercayaan diri anak melalui penerapan metode show and tell. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal, 92,8% anak masih berada pada kategori rendah (Belum Berkembang dan Mulai Berkembang). Melalui penerapan show and tell pada Siklus I, jumlah anak pada kategori tinggi meningkat menjadi 64,3%, ditandai dengan bertambahnya keberanian anak untuk tampil dan mulai stabilnya emosi saat berbicara. Peningkatan yang paling optimal terjadi pada Siklus II. Seluruh anak berhasil keluar dari kategori rendah (0%), dengan 71,4% anak mencapai kategori Berkembang Sangat Baik dan 28,6% berada pada kategori Berkembang Sesuai Harapan. Perubahan ini menunjukkan bahwa metode show and tell tidak hanya efektif, tetapi memberikan dampak yang merata bagi semua anak.
Implementasi Pembelajaran Mendalam di Gugus Sedap Malam Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai Azrayanu, Azrayani; Wilyanti, Nopa; Rizka, Nelti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 6 No. 2 (2026): Irje 2026
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v6i2.4268

Abstract

Pembelajaran mendalam (deep learning) dalam pendidikan anak usia dini menjadi pendekatan penting untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, karena menekankan keterlibatan aktif anak, eksplorasi, serta pemahaman terhadap proses belajar, bukan sekadar hafalan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran mendalam pada anak usia dini di Gugus Sedap Malam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap guru-guru di beberapa taman kanak-kanak dalam Gugus Sedap Malam. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam di Gugus Sedap Malam Kecamatan Bukit Kapur Kota Dumai telah diimplementasikan secara terintegrasi melalui pengembangan delapan dimensi profil lulusan, penerapan prinsip berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan, serta tahapan memahami, mengaplikasikan, dan merefleksi. Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan bermain, pengalaman langsung, pembiasaan, dan keteladanan guru yang disesuaikan dengan karakteristik anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak mampu memahami dan menerapkan nilai serta keterampilan yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pembelajaran mendalam yang diterapkan mendukung perkembangan anak secara holistik.