Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kemampuan Perkembangan Kognitif melalui Permainan Bloks Uno untuk Anak Hiperaktif Bariroh, Wasik Shofil; Chandra, Ratnasari Dwi Ade; Priatiningsih, Selasi
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zzxsv567

Abstract

This research aims to enhance the cognitive development of hyperactive Children with Special Needs (CSN) through the game of Uno Blocks at TK Dewi Sartika Gumukmas. Hyperactive children often exhibit difficult-to-control behaviors, such as difficulty focusing, concentrating, and impaired social interaction. The Uno Blocks game was chosen because it requires concentration and can improve motor skills and focus attention. This study used a case study design and a qualitative methodology, gathering data through documentation, interviews, and observation.  A child at TK Dewi Sartika with the initials KZ who exhibited hyperactive traits was the focus of the study.  The research subject provided primary data, and pertinent literature provided secondary data.  Data reduction, data presentation, and conclusion drawing are all part of the Miles and Huberman paradigm of data analysis.  According to the study's findings, hyperactive CSNs can benefit from playing Uno Blocks in terms of their cognitive development.  Their ability to solve problems, think logically, focus, and think creatively have all improved.  Children were able to categorize blocks, construct increasingly intricate structures, and produce original designs.  Additionally, the game promoted the growth of social and emotional competencies like emotional regulation and teamwork.  The Uno Blocks game can therefore be a useful learning method to enhance the cognitive skills of hyperactive CSN, and it is intended that these results will be used as a guide by educators to create more successful educational initiatives.  
Implementasi PJBL dengan Mengintegrasikan Konsep Ecogreen dan Ecoenzyme di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Riris wardatul adinda; Ratnasari Dwi Ade Chandra; Selasi Priatiningsih
PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025): PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/5xs5st93

Abstract

The purpose of this study is to investigate how the PJBL model, in conjunction with the Ecogreen and Ecoenzyme ideas, is implemented at Miftahul Ulum Kindergarten and how it affects the development of early NIN environmental consciousness.  The research employed a descriptive qualitative methodology, gathering data through documentation, in-depth interviews, and observation.  According to the study's findings, PJBL based on Ecogreen and Ecoenzyme can boost kids' active participation in educational tasks like recycling, planting plants, and turning organic waste into Ecoenzyme.  A crucial component of this investigation is the separation of organic and non-organic garbage.  While non-organic trash (plastic, metal, and paper) needs special processing through recycling or reduced use, organic waste—such as food scraps, leaves, or fruit peels—is biodegradable and can be converted into compost or ecoenzyme.  Through direct sensory exercises, such as classifying waste according to texture, color, and odor, children are encouraged to comprehend the basic distinctions between the two forms of waste within the context of learning. This enhances conceptual understanding and fosters the development of sustainable habits.  The primary obstacle to PJBL implementation is the requirement for sufficient infrastructure, facilities, and teacher preparation.  All things considered, the PJBL model combined with Ecogreen and Ecoenzyme works well to foster environmental consciousness and critical life skills in young children.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Huruf pada Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Media Playdough di POS PAUD Nusa Indah 96 Jember Nurhayati, Yanti; Aliya, Mahya; Muarif, Muarif; Chandra, Ratnasari Dwi Ade
JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education) Vol. 7 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi PG PAUD - FKIP - UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/jecie.v7i2.1903

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf pada anak usia 4-5 tahun melalui media Playdough di Pos Paud Nusa Indah 96 Krajan Andongsari Kecamatan Ambulu. Kabupaten Jember. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengematan dan refleksi. Penelitian dilaksanakan di Pos Paud Nusa Indah 96 Krajan Andongsari Kecamatan Ambulu. Kabupaten Jember dengan jumlah 12 anak. Peningkatan mengenal huruf anak terjadi pada setiap pertemuan dari pra siklus, siklus I. dan siklus II. Pada tahap pra siklus, kemampuan mengenal huruf anak dengan kriteria mengenal huruf masih dalam kriteria kurang yakni dengan kemampuan rata-rata mengenal huruf sebesar 39,58%, kemudian pada siklus 1 kemampuan, mengenal huruf anak mulai meningkat pada kriteria cukup dengan persentase kemampuan rata-rata mengenal huruf sebesar 55.55 dar pada siklus II meningkat kembali secara signifikan hingga kemampuan rata- rata mengeral huruf anak dengan kriteria baik mencapai 80.11%
Efektivitas Game Online “Free Fire” Terhadap Kemampuan Emosi Anak Usia 5-6 Tahun di TK Al-Hidayah Jember Naimah, Rofita; Chandra, Ratnasari Dwi Ade; Siswono, Hendrik
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v6i2.1441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas game online Free-Fire terhadap kemampuan emosi anak usia 5-6 tahun di TK Al-Hidayah Jember. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh meningkatnya intensitas penggunaan game online di kalangan anak usia dini, khususnya permainan dengan unsur kekerasan dan kompetitif seperti Free Fire. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain cross-sectional, di mana data dikumpulkan melalui angket kepada orang tua anak serta observasi awal untuk mengidentifikasi pola perilaku emosional anak di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain Free Fire tergolong tinggi, namun kemampuan emosi anak masih berada pada kategori sedang menuju baik. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak semua anak yang bermain Free Fire mengalami gangguan emosi secara langsung, melainkan terdapat faktor lain yang memengaruhi, seperti pola asuh orang tua dan dukungan lingkungan sekolah. Meskipun demikian, penting bagi orang tua dan pendidik untuk memberikan pendampingan dan pengawasan agar anak dapat mengelola emosinya secara optimal dan tidak terdampak negatif oleh game tersebut.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 2-4 TAHUN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) BERBASIS ECO PARK DI PAUD TARBIYATUS SIBYAN Hariyanti, Hepi Lusi; Wijaya Adi Putra; Ratnasari Dwi Ade Chandra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41064

Abstract

This study aimed to improve the independence of children aged 2–4 years through the implementation of an Eco Park–based Project Based Learning (PjBL) model at PAUD Tarbiyatus Sibyan. The research employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 10 children. Data were collected through observation sheets, anecdotal records, and documentation. The indicators of independence included self-care skills, ability to choose activities, task completion, responsibility for tools and the environment, and self-confidence in participating in project activities.The results showed a gradual improvement in children’s independence. In the pre-cycle stage, only 20% of the children reached the “Developing as Expected” level. After the implementation of actions in Cycle I, this increased to 50%. By the end of Cycle II, 80% of the children had reached the “Developing as Expected” and “Very Well Developed” categories. The children demonstrated positive changes, including increased self-confidence, greater ability to initiate and complete activities independently, and stronger responsibility toward the Eco Park environment.Based on these findings, it can be concluded that the Eco Park–based Project Based Learning (PjBL) model is effective in improving the independence of children aged 2–4 years and in creating more active, meaningful, and enjoyable learning experiences at PAUD Tarbiyatus Sibyan.
UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MEDIA DIGITAL IFP STORYTELLING TK NURUN NAJAH KAJARHARJO Audina, Anisa Putri; Wijaya Adi Putra; Ratnasari Dwi Ade Chandra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41160

Abstract

Speaking skills are a fundamental ability in early childhood language development, as they form the foundation for communication, social interaction, and readiness for learning at the next educational level. Initial observations at TK Nurun Najah Kajarharjo indicated that children’s Indonesian speaking skills had not developed optimally. The children tended to be passive, lacked self-confidence, had limited vocabulary, and experienced difficulties in expressing ideas and retelling stories coherently. This study employed a Classroom Action Research design conducted in two cycles, consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The participants were 20 kindergarten students at TK Nurun Najah Kajarharjo. Data were collected through observation of speaking activities, performance-based assessments, and documentation. Data analysis was carried out using descriptive qualitative and quantitative approaches to examine changes in the learning process and improvements in children’s learning outcomes. The results showed that the implementation of IFP storytelling had a positive impact on the quality of learning and students’ speaking development. In Cycle I, children began to show interest and initial confidence in speaking; however, their utterances were still dominated by one- or two-word responses and relied heavily on teacher guidance. In Cycle II, after the learning activities were modified to be more interactive and child-centered, a significant improvement was observed. Quantitatively, most children reached the categories of developing as expected and very well developed. Qualitatively, the learning outcomes revealed improvements in children’s ability to construct simple sentences, increased fluency and clarity of pronunciation, expanded vocabulary, and more coherent retelling skills. The children also demonstrated greater initiative in speaking, increased confidence in performing, and improved quality of verbal interaction in the classroom. Therefore, it can be concluded that digital IFP storytelling is effective in enhancing young children’s Indonesian speaking skills while also improving the overall quality of the learning process.
PENGARUH KEGIATAN EKSTRAKURIKULER BERBASIS KEARIFAN LOKAL TARI GANDRUNG TERHADAP KEMAMPUAN MOTORIK KASAR PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN TK ALIFIA TAHUN AKADEMIK 2025-2026 Faisollah; Wijaya Adi Putra; Ratnasari Dwi Ade Chandra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41380

Abstract

This study aimed to examine the effect of extracurricular activities based on local wisdom through Gandrung dance on the gross motor skills of children aged 5–6 years at TK Alifia in the 2025–2026 academic year. The study employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a one group pretest–posttest design. The research subjects consisted of 15 children aged 5–6 years selected using a saturated sampling technique. Data were collected through structured observation sheets covering indicators of movement coordination, balance, agility, and large muscle strength. The data were analyzed using descriptive and inferential statistics with a paired sample t-test. The results showed that the mean score of children’s gross motor skills increased from 54.20 in the pretest to 77.60 in the posttest. The t-test analysis revealed a significance value of p < 0.05, indicating a statistically significant difference in children’s gross motor skills before and after participating in the Gandrung dance extracurricular activities. It can be concluded that extracurricular activities based on local wisdom through Gandrung dance have a positive and significant effect on the gross motor skills of children aged 5–6 years. This study suggests that traditional dance activities can be effectively integrated into early childhood education programs to support gross motor development.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN STEAM DENGAN MEDIA LOOSE PART BAHAN ALAM UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK TK USIA 5-6 TAHUN DI TK NURUL HIDAYAH KAJARHARJO Lusy Aprilia Pangestu; Ratnasari Dwi Ade Chandra; Wijaya Adi Putra
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7989

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan pembelajaran berbasis STEAM dengan media loose parts berbahan alam dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 anak kelompok B TK Nurul Hidayah Kajarharjo pada semester ganjil tahun 2025. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, dengan instrumen berupa lembar observasi terstruktur dan dokumentasi visual. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif dan kuantitatif sederhana menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas anak meningkat secara signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, 56,25 persen anak berada pada kategori berkembang sesuai harapan dan 43,75 persen pada kategori mulai berkembang. Pada siklus II, 81,25 persen anak mencapai kategori berkembang sangat baik dan 18,75 persen berkembang sesuai harapan. Penerapan pembelajaran berbasis STEAM dengan media loose parts berbahan alam terbukti mampu meningkatkan kreativitas, keaktifan, dan keterlibatan anak dalam pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran ini efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang kontekstual, fleksibel, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
IMPLEMENTASI PENGGUNAAN MEDIA LOOSE PARTS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CREATIVE THINKING ANAK USIA 4–5 TAHUN DI TK NURUN NAJAH Alifa Maulidia Nabilah Putri; Wijaya Adi Putra; Ratnasari Dwi Ade Chandra
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.8027

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan creative thinking anak usia 4–5 tahun melalui penggunaan media loose parts di TK Nurun Najah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 16 anak usia 4–5 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi kemampuan creative thinking yang meliputi indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media loose parts dapat meningkatkan kemampuan creative thinking anak. Pada kondisi awal, sebagian besar anak berada pada kategori Belum Berkembang dan Mulai Berkembang. Pada siklus I, terjadi peningkatan dengan 4 anak (25%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik. Pada siklus II, peningkatan terjadi secara signifikan dengan 13 anak (81,25%) mencapai kategori Berkembang Sangat Baik. Hasil tersebut menunjukkan bahwa indikator keberhasilan telah tercapai. Dengan demikian, penggunaan media loose parts efektif dalam meningkatkan kemampuan creative thinking anak usia 4–5 tahun di TK Nurun Najah.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) TERADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI TK TUNAS MERDEKA Putri Utami; Ratnasari Dwi Ade Chandra; Wijaya Adi Putra
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 6 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v6i1.7988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PJBL) terhadap kemampuan kreativitas anak usia dini di TK Tunas Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen. Subjek penelitian adalah anak kelompok B TK Tunas Merdeka. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan dokumentasi menggunakan instrumen penilaian kreativitas anak yang disusun berdasarkan indikator kreativitas. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial untuk mengetahui perbedaan kemampuan kreativitas anak sebelum dan sesudah penerapan model PJBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Project Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan kreativitas anak usia dini. Anak menunjukkan peningkatan dalam keberanian mengemukakan ide, kemampuan menghasilkan karya yang beragam, serta keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran Project Based Learning efektif digunakan untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini karena mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berpusat pada anak.