Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Dan Status Ekonomi Terhadap Kejadian Stunting Di Kelurahan Tonrokassi Timur Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalatea Kabupaten Jeneponto Andi Tenri Angka; Yenni Yenni
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN Vol. 1 No. 2 (2022): Oktober :Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrike.v1i2.2335

Abstract

Stunting is defined as the condition of children aged 0 – 59 months, where the height for age is below minus 2 standard deviations (<-2SD) from the WHO median standard. It is further said that stunting will have an impact and is associated with disrupted brain development processes, which in the short term will affect cognitive abilities. The aim of the research is to determine the relationship between knowledge and economic status on the incidence of stunting in the East Tonrokassi Village in the working area of ​​the Tamalatea Community Health Center, Jeneponto Regency. The type of research used is Cross Sectional Study. The sample in this study was all toddlers who experienced stunting in the East Tonrokassi Village in the working area of ​​the Tamalatea Community Health Center, Jeneponto Regency, totaling 31 toddlers using the total sampling technique. The results of the research state that there is a relationship between knowledge and the incidence of stunting (p value = 0.000 < 0.05), there is a relationship between economic status and the incidence of stunting (p value = 0.000 < 0.05). The conclusion is that there is a relationship between knowledge and economic status and the incidence stunting in East Tonrokassi Village in the working area of ​​the Tamalatea Community Health Center, Jeneponto Regency. It is hoped that nutrition officers and cadres can increase posyandu visits and carry out health promotions about stunting to the community
PENGARUH PANDEMI COVID 19 PADA KUNJUNGAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS BONTOSUNGGU KOTA KABUPATEN JENEPONTO Angka, Andi Tenri; Yenni, Yenni; Rosita, Rosita; Arnianti, Arnianti; Fitriani, Lina
Patria Artha Journal of Nursing Science Vol 8, No 1 (2024): Patria Artha Journal of Nursing Science
Publisher : Patria Artha University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33857/jns.v8i1.856

Abstract

Kunjungan ibu hamil ke tenaga kesehatan dilakukan untuk mendapatkan pelayanan ANC sesuai standar yang ditetapkan. Istilah kunjungan tidak hanya mengandung arti bahwa ibu hamil hanya berkunjung ke fasilitas pelayanan. Dalam situasi pandemi COVID 19 ini, banyak pembatasan hampir ke semua layanan rutin termasuk pelayanan kesehatan maternal dan neonatal. Tujuan penelitian untuk mengetahui Pengaruh Pandemi COVID 19 pada kunjungan ibu hamil di Puskesmas Bontosunggu Kota Kabupaten Jeneponto. Jenis penelitian yaitu penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Sampel yaitu ibu hamil yang melakukan kunjungan K4 di Puskesmas Bontosunggu Kabupaten Jeneponto sebanyak 55 ibu hamil dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling dengan menggunakan data primer. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pengetahun pada kunjungan ibu hamil di masa pandemi COVID 19 dengan nilai p value = 0,007, ada pengaruh sumber informasi pada kunjungan ibu hamil di masa pandemi COVID 19 dengan nilai p value = 0,006, ada pengaruh kecemasan pada kunjungan ibu hamil di masa pandemi COVID 19 dengan nilai p value = 0,013. Kesimpulan penelitian ini yaitu ada pengaruh pengetahun, sumber informasi dan kecemasan pada kunjungan ibu hamil di masa pandemi COVID 19 di Puskesmas Bontosunggu Kota Kabupaten Jeneponto. Saran: Dalam peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap Covid-19 perlu adanya dukungan dari petugas kesehatan dalam memberikan informasi kepada ibu hamil tersebut
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Rendahnya Kunjungan Balita Di Posyandu Meohai Kabupaten Kolaka Timur Yenni Yenni; Andi Tenri Angka
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2021): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v1i1.2654

Abstract

Posyandu is a form of community empowerment activity which has the benefit of obtaining information on health services, especially the health of children under five and mothers, monitoring the growth of children under five so they are not affected by malnutrition, obtaining vitamin A capsules, and for health education regarding maternal and child health. The aim of the research is to determine the factors - Factors that influence the low number of visits by toddlers to posyandu include the Poli-Polya Health Center in East Kolaka Regency. The type of research used was a cross-sectional study. The samples in the research were all toddlers who came to visit the posyandu at the East Kolaka Regency Poly-Poly Health Center in 2020, totaling 75 toddlers using a total sampling technique. The results of the research show that work is a factor that influences the low number of visits by toddlers to Meohai Posyandu at the Poli-Polya Community Health Center, East Kolaka Regency, where statistical tests using Chi-Square Tests obtained a value of p=0.036<ɑ=0.05, education is a factor that influences the low visits of toddlers to Posyandu Meohai at the Poli-Polya Health Center in East Kolaka Regency where statistical tests using Chi-Square Tests obtained a value of p = 0.028 < ɑ = 0.05, distance from home is a factor that influences the low number of visits by toddlers to Posyandu Meohai at the Poli-Polia Health Center East Kolaka Regency where statistical tests using Chi-Square Tests obtained a value of p = 0.017 < ɑ = 0.05. Advice for mothers of toddlers to increase visits to posyandu and develop knowledge of the importance of visiting toddlers to posyandu.
Hubungan Status Gizi dan Pola Makan Terhadap Kejadian Anemia pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Bua Arnianti; Andi Tenri Angka; Yenni; Lina Fitriani; Yuniar Dwi Yanti; Dewi Hastuty
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.372

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan masalah kesehatan yang paling sering terjadi di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Survei Kesehatan Indonesia 2023, prevalensi anemia untuk semua kelompok umur di Indonesia sebesar 16,2%; sementara untuk gender perempuan relatif tinggi sebesat 18% dbandingkan laki-laki 14,4%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi dan pola makan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil. Metode: Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Bua Kec. Bua Kab. Luwu Provinsi Sulawesi Selatan. Desain penelitian adalah kasus kontrol dengan responden sebanyak 48 orang. Kelompok kasus adalah ibu hamil anemia sebanyak 16 orang dan kontrol 32 orang . kasus diambil dari semua ibu hamil yang tercata diregister Puskesmas Bua. Kontrol diambil secara acak ibu hamil yang terdapat di wilayah kerja Puskesmas Bua. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara di rumah masing-masing responden. Data dianalisis menggunakan uji univariat dan bivariat (uji chi square). Hasil: Variabel status gizi ditemukan hubungan signifikan dengan kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai adjusted OR (AOR)= OR=27,125 95% CI=7,888-93,272, p-value= 0,000 (p<0,05). Sedangkan pada variabel pola makan, ditemukan hubungan pola makan terhadap kejadian anemia pada ibu hamil dengan nilai adjusted OR (AOR) =30,125 95% CI= ,574-10,820,  p-value= 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Status gizi yang tidak cukup dan pola makan yang tidak seimbang memiliki risiko besar mengalami kejadian anemia pada ibu hamil.
Optimalisasi Kesehatan Melalui Edukasi Pentingnya Asam Folat, Zat Besi dan Kalsium pada Ibu Hamil Arnianti; Kasmayani; Hastuty, Dewi; Yenni; Angka, Andi Tenri; Dwi Yanti, Yuniar; Fitriani, Lina
Mega Buana Journal of Innovation and Community Service Vol. 4 No. 1 (2025): Juli Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Mega Buana Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59183/j6p09422

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan penyakit menjadi permasalahan dihampir semua negara berkembang. Anemia sering terjadi pada negara berkembang yang sosialnya ekonomiya masih rendah. Penyebab terjadinya anemia pada hamil secara umum disebabkan oleh faktor kurangnya asupan zat besi, asam folat dan kalsium selama kehamilan. Anemia selama kehamilan dapat menyebakan komplikasi terhadap risiko kesehatan bagi bayi yang baru lahir, kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, hambatan pertumbuhan anak, serta kematian pada ibu hamil. tujuan pengabdian adalah untuk memberikan edukasi tentang peningnya pengetahuan pememuhan nutrisi dan pola hidup sehat selama kehamilan. Metode: kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Desember 2024 di Pustu Kelurahan Dangerekko, Kecamatan Wara, Kota Palopo. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 15 orang ibu hamil. Metode yang digunakan dengan memberikan edukasi menggunakan Leaflet, ceramah. diskusi dan tanya jawab. Evaluasi terhadap pengetahuan dan sikap peserta menggunakan pretest dan posttest. Hasil kegiatan: diperoleh 7 (47%) peserta ibu hami dengan pengetahuan kurang, 3 (20%) peserta ibu hamil dengan pengetahuan cukup dan 5 (33%) peserta ibu hamil dengan pengetahuan baik. Selanjutnya, adanya peningkatan pengetahuan berdasarkan hasil posttest setelah diberikan edukasi didapatkan 1 (7%) peserta ibu hamil yang memiliki pengetahuan kurang, sebanyak 4 (27%) peserta ibu hamil memiliki pengetahuan cukup, dan 10 (67%) peserta ibu hamil memiliki pengetahuan baik. Kesimpulan: pendidikan kesehatan melalui pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan peserta ibu hamil. Saran: Pemerintah, tenaga kesehatan, keluarga melakukan kolaborasi untuk memberikan edukasi secara intensif kepada ibu hamil sebagai upaya pencegahan kejadian anemia selama kehamilan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG PEMANFAATAN USG DI KLINIK WIJAYA KUSUMA MAKASSAR Angka, Andi Tenri
Public Health and Medicine Journal Vol 2 No 1 (2024): PAMA Edisi Februari
Publisher : Institute Laboratory of Research and Statistics Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang. Ultrasonografi (USG) adalah Salah satu upaya pemeriksaan kandungan atau antenatal care (ANC) Pada ibu hamil untuk mengetahui kondisi janin dalam tubuh. USG merupakan moda pencitraan dengan menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi yang menghasilkan gambaran irisan melintang dari janin. Pemeriksaan kandungan dengan USG dapat mengetahui ada atau tidaknya kehamilan hidup atau tidaknya janin lokasi dari plasenta dan umur gestasi. Pemeriksaaan kandungan dengan USG merupakan standar yang tidak wajib namun diharapkan pemeriksaan tersebut dapat mendeteksi lebih dini keadaan yang berisiko terhadap janin Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat ibu hamil tentang pemanfaatan USG Di klinik Wijaya Kusuma Makassar. Metode , penelitian ini merupakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini di lakukan di Klinik Wijaya Kusuma Makassar dengan sampel 44 responden. Sampel penelitian ini diambil dengan menggunakan metode samplel jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Data yang di peroleh menggunakan SPSS hasilnya dari 44 responden, tingkat pengetahuan terbanyak yaitu pengetahuan cukup 39 (88,6) responden sedangkan tingkat pengetahuan kurang 5 (11,4) responden, dan ibu hamil yang memanfaatkan USG 36 (81,8) sedangkan tidak memanfaatkan 8 (18,2) responden. Hasil uji person chi-square adalah sebesar 0.000. karena nilai Asymp.sig.(2-sided) 0.000<0,05, maka berdasarkan dasar pengambilan keputusan diatas bahwa H0 di tolak dan Ha di terima. . Kesimpulan Dengan demikian dapat di simpulkan bahwa” ada hubungan antara pengetahuan ibu hamil terhadap pemanfaatan USG”.
Gerakan Peduli Sehat Deteksi Dini Kanker Payudara Dengan Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Sahirah, Syarifah; Rizki, Andi Mustika Fadillah; Ummu Kalsum; Nurul Faizin; Angka, Andi Tenri; Riska Reviana
Community Service Articles Vol.2 No.1 (May 2025)
Publisher : Universitas Bhakti Asih Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65344/comers.v2i1.105

Abstract

Kanker payudara adalah penyakit di mana sel-sel payudara abnormal tumbuh di luar kendali dan membentuk tumor serta dapat menyebar ke seluruh tubuh sehingga menjadi fatal. Sel kanker payudara dimulai di dalam saluran susu dan atau lobulus penghasil susu dari payudara. Data Globocan tahun 2020, jumlah kasus baru kanker payudara mencapai 68.858 kasus (16,6%) dari total 396.914 kasus baru kanker di Indonesia. Sementara itu, untuk jumlah kematiannya mencapai lebih dari 22 ribu jiwa kasus. Prevalensi kasus kanker payudara mencapai 148,11 per 100.000 kasus per 5 tahun. Kanker payudara merupakan jenis kanker tertinggi pada perempuan di Indonesia. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan kesadaran Masyarakat pentingnya deteksi dini kanker payudara dengan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri). Metode penyuluhan ini dilakukan dengan metode ceramah interaktif, tanya jawab dan diskusi. Evaluasi dilakukan dalam bentuk lisan dengan tanya jawab setelah pemberian materi. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilakukan di wilayah Kepulauan Pangkep Desa Mattirowalie. Hasil kegiatan dengan intervensi pemberian edukasi ada perubahan Tingkat pengetahuan remaja dan WUS sebelum dan sesudah edukasi yaitu sebelum edukasi 7 orang dengan pengetahuan yang baik dan setelah edukasi 15 orang dengan pengetahuan yang baik tentang deteksi dini kanker payudara.
Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Balita Stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto Yenni, Yenni; Angka, Andi Tenri
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i2.480

Abstract

Balita Pendek (Stunting) adalah status gizi yang didasarkan pada indeks PB/U atau TB/U dimana dalam standar antropometri penilaian status gizi anak, hasil pengukuran tersebut berada pada ambang batas (Z-Score) <-2 SD sampai dengan -3 SD (pendek/ stunted) dan <-3 SD (sangat pendek / severely stunted). Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor yang berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto.Jenis penelitian yang digunakan adalah cross sectional study. Sampel adalah balita yang mengalami stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto sebanyak 93 balita. dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian BBLR berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.025), riwayat penyakit berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.000), pengetahuan berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.017), ASI ekslusif berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto (r = 0.002). Kesimpulan BBLR, riwayat penyakit, pengetahuan, ASI Eksklusif berpengaruh terhadap balita stunting di Puskesmas Bulusibatang Kabupaten Jeneponto.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Premenstrual Syndrome Pada Siswa di SMU Frater Makassar Angka, Andi Tenri; Yurniati, Yurniati
Journal of Health Quality Development Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023, JHQD
Publisher : Unit Publikasi Ilmiah Perkumpulan Intelektual Madani Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51577/jhqd.v3i2.481

Abstract

Sindrome premenstruasi (Premenstrual Syndrome, PMS, atau Premenstrual Tension, PMT) adalah kumpulan gejala fisik mental yang khas, yang berhubungan dengan siklus menstruasi (National Women’s Health Information Center, 2008). Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan masalah kesehatan umum yang paling banyak dilaporkan oleh wanita usia reproduktif. Aktivitas fisik dapat meningkatkan endorphin, menurunkan estrogen, dan hormon reproduksi wanitaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dan kecemasan siswa dengan premenstrual syndrome di SMU Frater Kota Makassar. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini agar digunakan untuk pengembangan ilmu kesehatan dalam hal ini kebidanan khususnya ilmu yang terkait dengan sistem reproduksi dan diharapkan sebagai pembuktian teori tentang Hubungan aktivitas fisik Dengan kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) Pada Siswa dan cara mengatasi Premenstrual Syndrome (PMS). Penelitian ini menggunakan metode penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Penelitian Cross Sectional Study merupakan suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara faktor-faktor risiko dengan efek, dengan cara pendekatan, observasional atau pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hubungan Aktivitas Fisik Dan Kecemasan Siswa SMU Frater Kota Makassar yaitu, ada hubungan premenstrual syndrome (PMS) dengan aktivitas fisik Siswa di SMU Frater Kota Makassar. Ada hubungan premenstrual syndrome (PMS) dengan kecemasan Siswa di SMU Frater Kota Makassar, Ada hubungan premenstrual syndrome (PMS) dengan aktivitas fisik dan kecemasan Siswa di SMU Frater Kota Makassar.
Hubungan Pengetahuan dan Peran Keluarga dengan Kepatuhan Melakukan Pemeriksaan IVA pada Ibu PUS Prakonsepsi di UPT Puskesmas Ajangale Fatimah Jamir; Andi Tenri Angka; Ummu Kalsum; Syarifah sahirah
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 3 No. 2 (2025): April: Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v3i2.1797

Abstract

VIA is a simple test. The VIA test is a method for early detection of cervical cancer by applying 3-5% acetic acid or vinegar. It has a 96% accuracy rate; abnormal areas will turn white. If there is no color change, it can be assumed that there is no cervical infection. This VIA test is important for fertile couples, including preconception women with PUS. To determine the relationship between knowledge and family role with compliance with VIA testing in preconception women with PUS at the Ajangale Community Health Center (UPT). This study used an observational research method with a cross-sectional approach. The population in this study were all PUS women aged 20-35 years at the UPT Ajangale Community Health Center. Sampling was carried out using a total sampling technique, obtaining 30 respondents. Data collection was carried out using a questionnaire. The collected data were then processed and analyzed using the SPSS statistical program and analyzed using the chi-square test. The study showed a relationship between compliance with VIA testing and two variables studied: knowledge (p=0.000) and family role (0.000). Compliance with VIA testing in preconceptional women with PUS is influenced by both knowledge and family role. This study focused on preconception women with PUS at the Ajangale Community Health Center, aiming to understand the factors that influence their compliance with VIA testing. By analyzing the relationship between knowledge and family role with VIA compliance, the study highlights the importance of educating women about the benefits of early cervical cancer detection and the pivotal role families play in supporting health-seeking behaviors.