Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Komunikasi Efektif dan Pengembangan Kepribadian Bagi Karyawan Museum Balairung Siak Mustaqimmah, Nurul; Hanif Ahda, Muhammad; Shinta Lestari, Suci; Dini Restia, Novi; Arif, Muhammad; Fadhli, Muhammad
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v2i2.394

Abstract

Komunikasi efektif sangat berguna untuk mencegah atau mengatasi masalah. Komunikasi yang baik tentu akan meminimalisir terjadinya konflik. Kemampuan berkomunikasi dan pengembangan diri sangat erat kaitannya dengan pelayanan public. Pada analisis situasi ditemukan masalah kurang mampunya pengelola museum balaiurung mengemas pesan sehingga pesan dapat diterima dengan baik pula oleh pengunjung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi seluruh jajaran yang bertugas pada museum balairung Kabupaten Siak. Beberapa materi disampaikan secara berulang dan ditambah sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan ini mempunyai dampak positif yang terlihat pada akhir pertemuan diadakan sesi roleplay dan tanya jawab. Para peserta menunjukkan kemampuan berbicara di depan public dan mempraktikkan materi yang telah diberi. Selain itu sebanyak 80% peserta mengaku lebih percaya diri dalam menyampaikan pesan serta mengatur gestur setelah memahami materi yang diberikan.
Pelatihan Manajemen Pengelolaan Laboratorium Komputer Di MA Al Islam Rumbio Kecamatan Kampar Diki Arisandi; Rizki Ramadhan Husaini; Luluk Elvitaria; Debi Setiawan; Muhammad Hanif Ahda
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.553

Abstract

Laboratorium komputer memiliki peran dalam pembelajaran berbasis teknologi dan memerlukan manajemen yang baik dalam pemeliharaannya. Berdasarkan survey awal, MA Al Islam Rumbio belum memiliki staf khusus yang mengelola laboratorium komputer. Pihak sekolah berencana melatih beberapa siswa yang potensial untuk dijadikan kader pengelola laboratorium namun tidak memiliki pengetahuan dan sumberdaya terkait hal itu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus untuk memberikan pelatihan kepada calon pengelola laboratorium komputer di MA Al Islam Rumbio agar mereka dapat mengelola dan memaksimalkan penggunaan laboratorium komputer secara efektif dan efisien. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam manajemen laboratorium komputer, pemeliharaan perangkat keras dan lunak, serta penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan laboratorium komputer. Beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu: perencanaan dan pengaturan pemakaian laboratorium, pemeliharaan perangkat keras dan lunak, keamanan laboratorium, trouble shooting umum dan manajemen resiko. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 2 hari, dan peserta memberikan impresi positif dan dapat mengambil manfaat dari kegiatan pengabdian ini.
Self Meaning and Communication Experience Blind Athletes Branch of the Sport of Chess at the Riau National Paralympic Comitte Hanif Ahda, Muhammad; Mia Pramiswari; Nurul Mustaqimah
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v2i1.644

Abstract

Being an athlete with a disability is not easy because as we know from some people with disabilities still get unfair treatment. The Paralympic Committee, which is the parent sports organization for people with disabilities in Indonesia, fosters all sports activities for the achievements of people with disabilities. The purpose of this study was to determine the communication experience of blind athletes in chess at the Riau National Paralympic Committee. The research method used is qualitative descriptive. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The researcher uses Alfred Schutz's phenomenological theory with indicators of causal motives, goal motives, meanings and communication experiences. The results of this study show that the formation of self-meaning of blind athletes through the learning process, the efforts they make to be able to motivate themselves to a higher level, their confidence to remain outstanding chess athletes.  
Strategi Manajemen Komunikasi Penyiaran Radio Aditya 87.6 Fm Pekanbaru Di Era Digital Muhammad Hanif Ahda; Shinta Lestari, Suci; Putri Desinta
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v3i1.1298

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi oleh Radio Aditya 87.6 FM Pekanbaru dalam mempertahankan eksistensinya di tengah pesatnya perkembangan media digital. Sebagai radio lokal yang masih eksis, Radio Aditya 87.6 FM menghadapi persaingan ketat dengan platform media digital yang lebih digemari oleh audiens muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen komunikasi penyiaran yang diterapkan oleh Radio Aditya 87.6 FM dalam menghadapi era digital, serta untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guna menjaga keberlanjutan dan relevansi stasiun radio tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research dengan metode kualitatif deskriptif, yang berlandaskan pada teori manajemen media dari Peter Pringle. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pihak manajerial, penyiar, serta pendengar radio. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola komunikasi dan strategi manajemen yang digunakan oleh pihak radio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio Aditya 87.6 FM telah merancang manajemen komunikasi yang efektif, yang mencakup perencanaan matang melalui rapat rutin dan survei pendengar melalui media sosial untuk memahami preferensi audiens. Struktur organisasi yang jelas dan kepemimpinan yang efektif turut mempermudah pencapaian tujuan radio. Solusi yang diterapkan oleh radio untuk menghadapi tantangan era digital antara lain adalah pelatihan rutin bagi penyiar untuk beradaptasi dengan perubahan industri, serta pengawasan dan evaluasi berkala guna meningkatkan kualitas siaran dan kinerja radio agar menjaga eksistensi Radio Aditya 87.6 FM di tengah persaingan dengan media digital.
PERAN HABAIB DALAM MENANGKAL ISU-ISU EKSTRIMISME DAN INTELORAN PADA MASYARAKAT MELAYU SIAK PROVINSI RIAU Satria, Budi; Ahda, Muhammad Hanif
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25825

Abstract

Isu Ekstrimisme dan Intoleran dewasa ini memicu perhatian masyarakat Indonesia. Berbagai kasus ekstrimisme dan intoleran terutama kekerasan antar umat beragama dan dalam cara beragama masyarakat Indonesia yang semakin masif akhir-akhir ini, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Penelitian ini berupaya melihat dan mengkaji bagaimana peran Habaib dalam rangka menangkal isu ekstrimisme dan intoleran pada masyarakat Melayu Siak Provinsi Riau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berargumen bahwa di di Kabupaten Siak yang mayoritas masyarakat Melayu terdapat beberapa orang habaib. Mereka memiliki otoritas dalam pergerakan dakwah dan penyebaran ajaran islam pada masyarakat Melayu Siak. Sehingga mereka memiliki peran tersendiri dslam rangka menangkal adanya isu-isu dan praktik ekstrimisme dan intoleran dalam beragama masyrakat Melayu Siak. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Habaib memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memainkan peran proaktif dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama dalam menangkal isu-isu ekstremisme dan intoleransi pada masyarakat melayu siak Provinsi Riau dan menyoroti kontribusi mereka melalui warisan budaya dan pendidikan habaib, Peran Habaib dalam Mempromosikan Dialog Antaragama, Pendidikan Moderat dan Anti-Ekstremisme, Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Lokal dan Menggunakan Otoritas Spiritual untuk Menentang Ekstremisme.
Peran Komunikasi Digital Instagram dalam Membangun Fear of Missing Out (FOMO) pada Tren Olahraga Padel di Pekanbaru Ahda, Muhammad Hanif; Putra, Rizal Effendi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi digital melalui Instagram dalam membangun fenomena Fear of Missing Out (FOMO) terhadap tren olahraga padel di Pekanbaru. Fenomena ini semakin terlihat seiring meningkatnya eksposur visual padel di media sosial dan terbentuknya citra padel sebagai olahraga modern, estetik, dan bernilai sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi dan wawancara semi-terstruktur terhadap tiga kategori informan: pemain padel aktif, pengelola akun klub padel, dan pengguna Instagram yang belum bermain padel namun terpapar konten. Data dianalisis menggunakan kerangka Stimulus-Organism-Response (S-O-R) untuk menjelaskan bagaimana konten Instagram (stimulus) memicu proses psikologis seperti rasa penasaran, perbandingan sosial, dan kebutuhan afiliasi (organism) sehingga memengaruhi respons berupa engagement digital maupun keinginan mencoba padel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten visual seperti reels, unggahan publik figur, dan dokumentasi mabar berperan signifikan dalam membangun citra padel sebagai gaya hidup eksklusif dan sosial, yang kemudian memunculkan FOMO di kalangan pengguna. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Instagram menjadi katalis penting dalam penyebaran tren padel dan konstruksi identitas olahraga tersebut, sehingga memiliki implikasi bagi strategi komunikasi klub olahraga, pemasaran digital, dan kajian budaya media.