Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Pengelolaan Laboratorium Komputer Di MA Al Islam Rumbio Kecamatan Kampar Diki Arisandi; Rizki Ramadhan Husaini; Luluk Elvitaria; Debi Setiawan; Muhammad Hanif Ahda
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v3i2.553

Abstract

Laboratorium komputer memiliki peran dalam pembelajaran berbasis teknologi dan memerlukan manajemen yang baik dalam pemeliharaannya. Berdasarkan survey awal, MA Al Islam Rumbio belum memiliki staf khusus yang mengelola laboratorium komputer. Pihak sekolah berencana melatih beberapa siswa yang potensial untuk dijadikan kader pengelola laboratorium namun tidak memiliki pengetahuan dan sumberdaya terkait hal itu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus untuk memberikan pelatihan kepada calon pengelola laboratorium komputer di MA Al Islam Rumbio agar mereka dapat mengelola dan memaksimalkan penggunaan laboratorium komputer secara efektif dan efisien. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam manajemen laboratorium komputer, pemeliharaan perangkat keras dan lunak, serta penerapan praktik terbaik dalam pengelolaan laboratorium komputer. Beberapa kegiatan yang dilakukan yaitu: perencanaan dan pengaturan pemakaian laboratorium, pemeliharaan perangkat keras dan lunak, keamanan laboratorium, trouble shooting umum dan manajemen resiko. Kegiatan pengabdian dilaksanakan selama 2 hari, dan peserta memberikan impresi positif dan dapat mengambil manfaat dari kegiatan pengabdian ini.
Self Meaning and Communication Experience Blind Athletes Branch of the Sport of Chess at the Riau National Paralympic Comitte Hanif Ahda, Muhammad; Mia Pramiswari; Nurul Mustaqimah
JIM - Journal International Multidisciplinary Vol. 2 No. 1 (2024)
Publisher : Rumah Jurnal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jim.v2i1.644

Abstract

Being an athlete with a disability is not easy because as we know from some people with disabilities still get unfair treatment. The Paralympic Committee, which is the parent sports organization for people with disabilities in Indonesia, fosters all sports activities for the achievements of people with disabilities. The purpose of this study was to determine the communication experience of blind athletes in chess at the Riau National Paralympic Committee. The research method used is qualitative descriptive. The data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The researcher uses Alfred Schutz's phenomenological theory with indicators of causal motives, goal motives, meanings and communication experiences. The results of this study show that the formation of self-meaning of blind athletes through the learning process, the efforts they make to be able to motivate themselves to a higher level, their confidence to remain outstanding chess athletes.  
Strategi Manajemen Komunikasi Penyiaran Radio Aditya 87.6 Fm Pekanbaru Di Era Digital Muhammad Hanif Ahda; Shinta Lestari, Suci; Putri Desinta
SUMUR- Jurnal Sosial Humaniora Vol. 3 No. 1 (2025)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/sumur.v3i1.1298

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan yang dihadapi oleh Radio Aditya 87.6 FM Pekanbaru dalam mempertahankan eksistensinya di tengah pesatnya perkembangan media digital. Sebagai radio lokal yang masih eksis, Radio Aditya 87.6 FM menghadapi persaingan ketat dengan platform media digital yang lebih digemari oleh audiens muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen komunikasi penyiaran yang diterapkan oleh Radio Aditya 87.6 FM dalam menghadapi era digital, serta untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guna menjaga keberlanjutan dan relevansi stasiun radio tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research dengan metode kualitatif deskriptif, yang berlandaskan pada teori manajemen media dari Peter Pringle. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pihak manajerial, penyiar, serta pendengar radio. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi pola komunikasi dan strategi manajemen yang digunakan oleh pihak radio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Radio Aditya 87.6 FM telah merancang manajemen komunikasi yang efektif, yang mencakup perencanaan matang melalui rapat rutin dan survei pendengar melalui media sosial untuk memahami preferensi audiens. Struktur organisasi yang jelas dan kepemimpinan yang efektif turut mempermudah pencapaian tujuan radio. Solusi yang diterapkan oleh radio untuk menghadapi tantangan era digital antara lain adalah pelatihan rutin bagi penyiar untuk beradaptasi dengan perubahan industri, serta pengawasan dan evaluasi berkala guna meningkatkan kualitas siaran dan kinerja radio agar menjaga eksistensi Radio Aditya 87.6 FM di tengah persaingan dengan media digital.
PERAN HABAIB DALAM MENANGKAL ISU-ISU EKSTRIMISME DAN INTELORAN PADA MASYARAKAT MELAYU SIAK PROVINSI RIAU Satria, Budi; Ahda, Muhammad Hanif
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 1 (2024): Volume 7 No 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i1.25825

Abstract

Isu Ekstrimisme dan Intoleran dewasa ini memicu perhatian masyarakat Indonesia. Berbagai kasus ekstrimisme dan intoleran terutama kekerasan antar umat beragama dan dalam cara beragama masyarakat Indonesia yang semakin masif akhir-akhir ini, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Penelitian ini berupaya melihat dan mengkaji bagaimana peran Habaib dalam rangka menangkal isu ekstrimisme dan intoleran pada masyarakat Melayu Siak Provinsi Riau. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi lapangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini berargumen bahwa di di Kabupaten Siak yang mayoritas masyarakat Melayu terdapat beberapa orang habaib. Mereka memiliki otoritas dalam pergerakan dakwah dan penyebaran ajaran islam pada masyarakat Melayu Siak. Sehingga mereka memiliki peran tersendiri dslam rangka menangkal adanya isu-isu dan praktik ekstrimisme dan intoleran dalam beragama masyrakat Melayu Siak. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa Habaib memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk memainkan peran proaktif dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama dalam menangkal isu-isu ekstremisme dan intoleransi pada masyarakat melayu siak Provinsi Riau dan menyoroti kontribusi mereka melalui warisan budaya dan pendidikan habaib, Peran Habaib dalam Mempromosikan Dialog Antaragama, Pendidikan Moderat dan Anti-Ekstremisme, Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat Lokal dan Menggunakan Otoritas Spiritual untuk Menentang Ekstremisme.
Peran Komunikasi Digital Instagram dalam Membangun Fear of Missing Out (FOMO) pada Tren Olahraga Padel di Pekanbaru Ahda, Muhammad Hanif; Putra, Rizal Effendi; Adhha, Abdullah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi digital melalui Instagram dalam membangun fenomena Fear of Missing Out (FOMO) terhadap tren olahraga padel di Pekanbaru. Fenomena ini semakin terlihat seiring meningkatnya eksposur visual padel di media sosial dan terbentuknya citra padel sebagai olahraga modern, estetik, dan bernilai sosial. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan netnografi dan wawancara semi-terstruktur terhadap tiga kategori informan: pemain padel aktif, pengelola akun klub padel, dan pengguna Instagram yang belum bermain padel namun terpapar konten. Data dianalisis menggunakan kerangka Stimulus-Organism-Response (S-O-R) untuk menjelaskan bagaimana konten Instagram (stimulus) memicu proses psikologis seperti rasa penasaran, perbandingan sosial, dan kebutuhan afiliasi (organism) sehingga memengaruhi respons berupa engagement digital maupun keinginan mencoba padel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten visual seperti reels, unggahan publik figur, dan dokumentasi mabar berperan signifikan dalam membangun citra padel sebagai gaya hidup eksklusif dan sosial, yang kemudian memunculkan FOMO di kalangan pengguna. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Instagram menjadi katalis penting dalam penyebaran tren padel dan konstruksi identitas olahraga tersebut, sehingga memiliki implikasi bagi strategi komunikasi klub olahraga, pemasaran digital, dan kajian budaya media.
ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI DI WILAYAH PESISIR PROVINSI RIAU MENGGUNAKAN DATA SATELIT Rizki Ramadhan Husaini; Muhammad Yazid; Husni Mubarak; Tri Ramadani; Muhammad Hanif Ahda; Muhammad Fajar Anugrah
Racic : Rab Construction Research Vol. 8 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v8i2.4045

Abstract

Riau Province has a coastline area estimated at 2,713 kilometers. Changes in the coastline in the coastal areas of Riau Province occur along the current coastline. This change has an impact on the country's border zones and reduces the quality of life of the people who live around these areas. This research aims to determine the distance and rate of change in coastlines, as well as maximum changes in abrasion and accretion. Calculation of coastline changes using satellite data processed through the Digital Shoreline Analysis System (DSAS) application with Net Shoreline Movement (NSM) and End Point Rate (EPR) statistical methods as well as discussion of aspects of land cover, wind direction, soil type and 10 year statistics going forward by taking research time in 2013, 2017 and 2021. The highest area of abrasion occurred in Rangsang District at 1760.04 ha with a rate of 25.82 m/year while the highest accretion area occurred in Sinaboi District at 2195.55 ha at a rate of 87, 24 m/year.
PERSEPSI MASYARAKAT MELAYU BAGAN SIAPIAPI TERHADAP UPACARA ADAT BAKAR TONGKANG DI KOTA BAGAN SIAPIAPI Muhammad Hanif Ahda; Rizky Alwi
Communiverse : Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 7 No. 1 (2021): Desember
Publisher : LPPM Abdurrab Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upacara adat Bakar Tongkang adalah Upacara Adat Masyarakat Tionghoa untuk memperingati awal mula Masyarakat Tionghoa masuk ke kota Bagan Siapiapi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Persepsi Masyarakat Melayu Terhadap Upacara Adat Bakar Tongkang. Penelitian ini menggunakan teori interaksi simbolik yang terbagi menjadi tiga unsur yaitu: mind, self, society dengan menggunakan metode kualitatif diskriptif, dan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Upacara adat Bakar Tongkang mengandung nilai-nilai sosial antara individu satu dengan indvidu lainnya yang mampu mempererat tali silaturahmi dan solidaritas masyarakat. Upacara adat Bakar Tongkang ini merupakan event meriah yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dan merupakan acara yang dinantikan tiap tahunnya. Banyak dari masyarakat Rokan hilir mengganggap bahwa upacara adat Bakar Tongkang merupakan rangkaian acara perayaan hari Raya Imlek, dan yang juga ada anggapan upacara adat Bakar Tongkang merupakan bazar
THE REPRESENTATION OF IDEAL DOCTOR-PATIENT COMMUNICATION IN THE KOREAN DRAMA ‘HOSPITAL PLAYLIST’ SEASON 1 Muhammad Hanif Ahda; Bagas Indra Herlambang; Fenny Anita
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 2 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i2.9705

Abstract

Communication between doctors and patients is a crucial aspect of healthcare services, as it influences understanding, trust and the success of the healing process. Popular media, such as television dramas, also shape public perceptions of how ideal communication in the medical world should occur. This study aims to examine the portrayal of ideal doctor-patient communication in the Korean drama *Hospital Playlist* Season 1. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design. The subjects of this study are scenes and dialogues depicting interactions between doctors, patients and patients’ families in the drama. Data collection was carried out through observation and documentation of relevant scenes. Data processing techniques include data reduction, data display and drawing conclusions. Meanwhile, the data analysis technique employs Roland Barthes’ semiotic analysis, which focuses on three levels of meaning: denotation, connotation and myth. The results of the study show that at the denotative level, doctor-patient communication is represented as a hierarchical relationship, where doctors hold medical authority and power, whilst patients are positioned as recipients of medical instructions and decisions. At the connotative level, *Hospital Playlist* portrays doctor-patient communication as empathetic, dialogical and humanistic, as reflected in doctors’ attitudes towards understanding patients’ emotional states, employing persuasive approaches, and fostering a sense of security and trust. At the mythical level, the drama normalises the ideology of patient-centred care, which emphasises that the healing process is not solely focused on medical treatment but also on the quality of communication, interpersonal relationships and human values. In conclusion, *Hospital Playlist* Season 1 functions not only as entertainment but also as a representational medium that shapes the public’s understanding of ideal doctor-patient communication, emphasising the importance of empathy, openness and a patient-centred approach in medical practice.
PERCEPTIONS OF THE USE OF THE BLACK BOX.AI DIGITAL PLATFORM AS A LEARNING MEDIUM IN THE DIGITAL AGE AMONGST STUDENTS OF THE FACULTY OF ENGINEERING, ABDURRAB UNIVERSITY, COHORT OF 2022 Fenny Anita; Dewi Salfiati; Muhammad Hanif Ahda
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 7, No 2 (2026): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v7i2.9704

Abstract

In this study, perception is defined as an individual’s cognitive process of receiving, organising and interpreting information. This research aims to explore the perceptions of 2,022 students from the Faculty of Engineering at Universitas Abdurrab regarding the use of the digital platform Black Box.ai as a learning medium in the digital age. The study employed a descriptive qualitative approach based on Robert J. Sternberg’s theory of perception, which encompasses sensation, perception, recognition, top-down processing and bottom-up processing. The research informants comprised six students from the Faculty of Engineering at Universitas Abdurrab, class of 2022, who had experience using Black Box.ai in their learning activities. Data were collected through in-depth interviews, observation and documentation. The data were analysed using the Miles and Huberman model, which comprises data reduction, data display, drawing conclusions, and verification. The findings indicate that students generally hold positive perceptions of the use of Black Box.ai as a digital learning medium. The platform is considered user-friendly, with a simple interface and navigation system, and is helpful in searching for, understanding, and processing course materials, particularly those that are technical and complex. The available features are perceived to improve learning efficiency, speed up information retrieval, and enhance students’ understanding of learning materials compared to conventional learning methods. Based on Sternberg’s theory of perception, students’ prior learning experiences, knowledge, and academic needs influence how they evaluate the benefits and effectiveness of the platform. Nevertheless, students emphasised that lecturers continue to play a vital role in providing explanations, clarification, and reinforcement of learning materials. Overall, Black Box.ai is perceived as having significant potential to support the quality of learning in the future when used wisely and integrated with the role of educators.