Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

LAYANAN ONLINE BAGI OPERATOR PERGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS WILAYAH VII DALAM RANGKA PENINGKATAN MANAJEMEN LAYANAN PTS DI JAWA TIMUR ANGKATAN VI TAHUN 2018 suyono; Iswati; Ignatius, Jimmy
Jurnal Ilmiah Tatengkorang Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Tatengkorang
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Nusa Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54484/tkrg.v6i2.497

Abstract

Layanan Online bagi operator Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kopertis Wilayah VII Tahun 2018 Angkatan VI yang diselenggarakan pada tanggal 30 Januari 2018 di Core Hotel Bonnet Surabaya, Jl. Manyar Kertoarjo V No. 62 Surabaya dengan sumber dana DIPA Kopertis Wilayah VII tahun anggaran 2018. Workshop Layanan Online bagi operator Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kopertis Wilayah VII Tahun 2018 Angkatan VI diikuti sebanyak 55 peserta dari 55 PTS. Workshop Layanan Online melatih para operator PTS untuk belajar tentang aplikasi sistem layanan online dan Pusat Informasi dan Layanan Terpadu yang disingkat PINTU yang digunakan oleh Kopertis Wilayah VII untuk melayani baik itu tentang informasi maupun administrasi khususnya pada PTS dan umumnya pada masyarakat luas. Metode Workshop Layanan Online adalah: Ceramah, tanya jawab, diskusi, praktek/simulasi penggunaan aplikasi sistem layanan online/SILADIKTI (Sistem Layanan Pendidikan Tinggi). Harapan penyelenggara terhadap peserta setelah mengikuti Workshop Layanan Online ini adalah: Peserta dapat mengoperasikan sistem aplikasi SILADIKTI Kopertis Wilayah VII terkait dengan layanan online, Operasional Layanan Online, Layanan Prestasi Perguruan Tinggi dan Layanan Kepegawaian dan Kemahasiswaan. Online Service Workshop for Private Higher Education (PTS) Kopertis Region VII 2018 Batch VI operators which was held on January 30, 2018 at Core Hotel Bonnet Surabaya, Jl. Manyar Kertoarjo V No. 62 Surabaya with the DIPA Kopertis Region VII funding source for the 2018 fiscal year. The Online Service Workshop for Private Higher Education (PTS) operators Kopertis Region VII 2018 Batch VI was attended by 55 participants from 55 PTS. The Online Service Workshop trains PTS operators to learn about the application of the online service system and the Integrated Information and Service Center, which is abbreviated as PINTU, which is used by Kopertis Region VII to serve both information and administration, especially at PTS and in general to the wider community. The Online Service Workshop Methods are: Lectures, questions and answers, discussions, practice/simulation of using the online service system application/SILADIKTI (Higher Education Service System). The organizer's expectations for participants after participating in this Online Service Workshop are: Participants can operate the SILADIKTI Kopertis Region VII application system related to online services, Online Service Operations, Higher Education Achievement Services and Personnel and Student Services.
ANALYZING THE ROLE OF ORGANIZATIONAL COMMITMENT AND JOB SATISFACTION IN MINIMIZING TURNOVER INTENTION Hermawati, Adya; Sambung, Roby; Ramlawati; Iswati; Haditomo, Alfabetian Harjuno Condro; Hendarto, Totok
Jurnal Aplikasi Manajemen Vol. 20 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jam.2022.020.03.01

Abstract

As an organization, hospitals should always make efforts to improve the performance of their employees because those employees will help the hospitals to attain their vision, mission, and goals. This research aims to analyze the effect of organizational climate on turnover intention in mediating organizational commitment and job satisfaction. The research type is a cross-sectional study with a quantitative approach. Data collection is done in one-time observation through a survey involving questionnaires. Items of the questionnaire are arranged on the Ordinal Likert Scale. The data analysis instrument is Variance Based Structural Equation Modelling (SEM), or Second-Order Partial Least Square Program (Smart PLS Version 2.0). The research subject or analysis unit is all employees at Mother-Child Health Hospital of Rembang. Population (N) of research includes all hospital employees, a total of 218 individuals. The employees are divided into clinical staff involved in health care services and non-clinical staff who are definitely not included in the clinical group. The sampling technique is random sampling which takes only some population members to represent the population. There are 70 individuals selected from the workgroup to act as respondents. Then, several conclusions are obtained from the analysis and results of the hypothesis test. A good organizational climate can strengthen organizational commitment. Regarding this position, it is suggested that Mother-Child Health Hospital of Rembang maintain and improve its organizational climate.
Implementation of Managerial Supervision and Teacher Motivation to Improve the Quality of Learning for Junior High Schools in Waway Karya District, East Lampung Regency Muhammad Ihsan Dacholfany; Dwi Lasmini D; Iswati
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 3 (2022): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v3i3.213

Abstract

The quality of learning is the result of the results of teacher work motivation carried out by the teacher, performance improvement is influenced by factors of managerial supervision and teacher motivation and. The aims of this study were to analyze: (1) The influence of the implementation of managerial supervision on the quality of learning, (2) The effect of teacher motivation on the quality of learning, and (3) The effect of the implementation of managerial supervision and teacher motivation together on the quality of learning. The results of the analysis obtained in this study are as follows: (1) The influence of the implementation of managerial supervision on the quality of learning. This can be explained by the equation Ŷ = 80.240 + 0.119 X1. With the regression equation, it can be interpreted that if the implementation of managerial supervision on the quality of learning is 21.10%, (2) The effect of teacher motivation on the quality of learning can be explained by the equation Ŷ = 57.550 + 0.164 X2. With the regression equation, it can be interpreted that if the implementation of teacher motivation on the quality of learning is 14.10%, and (3) the influence between the implementation of managerial supervision and teacher motivation together on the quality of learning, can be explained by the equation Ŷ = 68.217 + 0.174 X1 + 0.142 X2. With the regression equation, it can be interpreted that if the implementation of managerial supervision and teacher motivation on the quality of learning is 25.60%. With the conclusion that the results of the research above are to find out the influence between the implementation of managerial supervision and teacher motivation together on the quality of learning in junior high schools throughout the Waway Karya District, East Lampung Regency
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENGUATKAN SPIRITUALITAS GENERASI ALFA ( STUDI KASUS MASYARAKAT DI DESA GANTIWARNO LAMPUNG TIMUR: POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENGUATKAN SPIRITUALITAS GENERASI ALFA ( STUDI KASUS MASYARAKAT DI DESA GANTIWARNO LAMPUNG TIMUR Williansyah putra; Iswati; Prabowo Adiwidayat
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Asuh Orang Tua pada Masyarakat di Desa Gantiwarno Lampung Timur dan untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung pola asuh orang tua dalam menguatkan spiritualitas Generasi Alfa di Desa Gantiwarno Lampung Timur. Penelitian ini Menggunakan Metode Kualitatif, dan Teknik Pengumpulan Data yang digunakan berupa wawancara, dokumentasi, dan observasi. Teknik Analisis Data yang digunakan diantaranya Reduksi Data (Data Reduction), Penyajian Data (Data Display), dan Penarikan Kesimpulan (Conclusion Drawing). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pola asuh orang tua dalam menguatkan spiritualitas generasi alfa di desa gantiwarno adalah dengan cara pendampingan spiritualitas, Pendidikan akhlak, dan motivasi keislaman. Adapun Faktor Pendukungnya adalah keluarga (Internal), Lingkungan (Eksternal). Misalnya Support/dukungan positif dari keluarga, Komunikasi dan contoh yang baik, serta lingkungan yang baik dan mendukung, Sementara Faktor Penghambatnya adalah Keluarga (Internal) dan Lingkungan (Eksternal). Misalnya : Bermain Gadget yang berlebihan (Game/Media Sosial), Tidak ada support/dukungan dari keluarga, Lingkungan yang buruk dan tidak mendukung.
PEMBELAJARAN IQRA’ DI TAMAN PENDIDIKAN QUR’AN (DITINJAU DARI PERSPEKTIF TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF JEAN PIAGET) hani, Aulia; Iswati; Bayu Ardiwansyah
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10880

Abstract

Perkembangan materi Iqra’ yang cara belajarnya dengan melafalkan bacaan dari tingkat 1 sampai 6 yang bergantung pada daya tangkap. Hal ini searah dengan pernyataan Piaget dalam teori perkembangan kognitif anak yaitu pertambahan usia anak akan memengaruhi perkembangan belajar mereka, karena usia berpengaruh pada daya tangkap anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan: (1) Mengetahui pembelajaran Iqra’ santri dengan kondisi sebenar-benarnya di lapangan, (2) Hasil dari tujuan pertama diteliti kembali dan ditinjau menggunakan perspektif teori perkembangan kognitif Jean Piaget, dan (3) Solusi dari kendala dalam pembelajaran Iqra’ yang ada di lokasi penelitian. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian (1) Pembelajaran Iqra’ di lapangan tidak ada kurikulum tiap semester, dan cara belajarnya dengan metode privat. (2) (a) Tahap Pra-Operasional pada subtahap simbolik berada pada Iqra’ tingkat 1, dan subtahap intuitif berada tingkat 4, dan 5, (b) Pada tahap operasional konkret berada ditingkat 4 sampai 6, (c) Tahap operasional formal berada tingkat 6. Selain usia, ada pengaruh lainnya, seperti latar belakang keluarga, cepat atau lambatnya anak mulai belajar serta memahami materi. Solusi atas kendala tersebut dengan sering tanya-jawab, memahami proses belajar, serta membentuk kurikulum Iqra’ disesuaikan perkembangan santri sebelumnya.
IMPLEMENTASI METODE INTEGRATIF PROYEK PADA PEMBELAJARAN PAI DI SMK NEGERI 3 METRO LAMPUNG UNTUK MEMBANGUN KEPRIBADIAN PANCASILA Aulia, Nyimas; Iswati; Cahyono, Heri
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10885

Abstract

Kurikulum merdeka dilaksanakan serentak di Indonesia pada tahun 2022, yang mana inti kurikulum merdeka belajar adalah memberikan keleluasan belajar bagi peserta didik untuk mengembangkan potensinya. Kurikulum merdeka belajar memprioritaskan untuk membuat sebuah projek sehingga peserta didik dapat menuangkan ide kreatifnya dan dapat berfikir high order thinking skill atau memiliki pemikiran kritis tentang sesuatu. Sehingga tujuan penelitian ini adalah pertama, mendeskripsikan implementasi metode integratif proyek pada pembelajaran PAI di SMK Negeri 3 Metro Lampung, yang kedua adalah untuk mengetahui faktor penghambat dan pendukung dari pelaksanaan implementasi metode integratif proyek pada pembelajaran PAI. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek atau informan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Desain Permodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) pada mata pelajaran PAI di SMK Negeri 3 Metro Lampung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara mendalam, melalui observasi dan dokumentasi. Sementara teknik analisis data disini penulis menggunakan teorinya Miles dan Huberman melalui langkah-langkah yaitu, data collection (pengumpulan data), data reduction (reduksi data), data display (penyajian data) dan conclusion drawing (kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi metode integrative proyek pada pembelajaran PAI di SMK Negeri 3 Metro Lampung itu sudah dilakukan, projek-projek yang diberikan juga mengukur pada penguatan profil pelajar pancasila seperti 1) beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhllak mulia, 2) mandiri, 3) bergotong-royong, 4) berkebhinekaan, 5) bernalar kritis dan 6) kreatif. Namun faktor penghambat dan pendukungnya juga telah teridentifikasi, faktor penghambatnya adalah karena kurikulum ini terhitung baru maka pada implementasinya guru masih belum berinovasi secara total sehingga projek yang dijalankan itu masih belum berjalan sesuai dengan tujuan Kemendikbud yang mengharapkan pendidik mampu memberikan keluasan dalam proses pembelajaran. Sementara faktor pendukungnya, dengan konteks kurikulum merdeka pendidik mampu melibatkan aktif siswa dalam pembelajaran dengan begitu, high orde thinking siswa di bilang tercapai karena dibilang mampu dalam teori, dan praktiknya. Kesimpulan secara umum yang mampu di ambil dalam pengimplementasian metode integratife proyek pada pembelajaran PAI terhitung baik.
PENGARUH KECEMASAN SOSIAL TERHADAP PARTISIPASI SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP ERLANGGA KOTA AGUNG TIMUR Intan, Dita; Cahaya Khaeroni; Iswati
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10889

Abstract

Kecemasan sosial adalah kondisi emosional yang memiliki rasa takut, cemas, serta rasa khawatir terhadap penilaian negatif terhadap dirinya ketika berinteraksi dengan orang lain maupun dari lingkungan sosialnya. Kecemasan sosial yang dialami siswa mengalami pergaulan yang terbatas dan kurang beradaptasi dengan lingkungan sosialnya karena mereka akan berpikir disaat tindakan yang mereka lakukan tidak sesuai dengan orang lain maka akan dinilai negatif atau telah melakukan hal yang memalukan. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Melihat keadaan kecemasan sosial siswa di SMP Erlangga Kota Agung Timur; 2) Melihat partisipasi siswa SMP Erlangga Kota Agung Timur pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam; dan 3) Pengaruh kecemasan sosial terhadap partisipasi siswa dalam pembelajaran pendidikan agama islam di SMP Erlangga Kota Agung Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Populasi pada penelitian ini berjumlah 135 orang yang di pilih menggunakan rumus slovin sehingga mendapatkan sampel 57 responden. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunkan uji hipotesis berupa uji T, uji Anova dan uji regresi linier sederhana. Hasil pengujian menunjukkan bahwa : 1) Kecemasan sosial siswa SMP Erlangga Kota Agung Timur pada skor tertinggi 46% dengan banyak di dominasi oleh perempuan sebesar 44% yang disebabkan oleh pengalaman traumatik sehingga mengakibatkan sulitnya berinteraksi dengan lingkungannya; 2) Siswa yang mengalami kecemasan sosial akan cenderung diam dan menghindari keterlibatannya dalam interaksi pembelajaran di dalam kelas dengan presentase tingkat keaktifan di kelas pada kategori rendah 28%, tetapi pada kedisiplinan memiliki presentase tinggi yaitu 49% selalu mengerjakan tugas dan 53% tidak pernah terlambat masuk kelas; 3) Hasil uji hipotesis pada uji t memperoleh nilai t_hitung sebesar 15,256 dan memiliki nilai signifikansi pada pada uji t sebesar 0,000. Artinya, 15,256 > 1,673 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Besaran pengaruh kecemasan sosial terhadap partisipasi siswa yaitu 30%. Maka hal ini menyatakan hipotesis Ha diterima dan hipotesis Ho ditolak. Dengan demikian disimpulkan bahwa kecemasan sosial yang di alami oleh siswa berpengaruh terhadap partisipasi siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
POLA ASUH ORANG TUA DALAM MENGATASI DAMPAK NEGATIF GAME ONLINE PADA REMAJA DENGAN MENGGUNAKAN AUTHORITATIVE PARENTING DI DESA BANJARREJO LAMPUNG TIMUR salsabila, Alivia; Iswati; Heri Cahyono
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10891

Abstract

Game online merupakan jenis permainan yang dapat dimainkan oleh banyak orang yang di hubungkan melalui jaringan internet. Game online dapat menarik minat semua golongan usia, namun lebih banyak diminati oleh remaja. Selain memberikan hiburan, game online juga memberikan tantangan yang menarik untuk diselesaikan. Game online memiliki dampak positif dannegatif dalam kehidupan sehari-hari, seperti ketergantungan atau adiksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan dari game online pada anak remaja di Desa Banjarrejo Lampung Timur dan bagaimana cara orang tua dalam mengatasi dampak negatif game online pada anak remaja menggunakan pola asuh authoritative parenting di Desa Banjarrejo Lampung Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dan analisis datanya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan atau kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dampak negatif yang ditimbulkan dari game online terhadap anak remaja di Desa Banjarrejo Lampung Timur adalah, menimbulkan efek kecanduan, mengalami gangguan kesehatan fisik, boros atau rugi. Sedangkan cara orang tua dalam mengatasi dampak negatif menggunakan pola asuh authoritative parenting adalah memiliki berbagai macam cara untuk mengatasinya. Hal ini dapat dilihat dari tingkat pendidikan sekolah orang tua, ada orang tua yang cara mengatasi dampak negatif dari game online dengan memberikan batasan waktu bermain, ada juga yang memberikan kesibukan pada anak, ada pula orang tua yang bersikap tegas pada anak dengan cara menyita hp anaknya, bahkan ada juga memberikan kebebasan pada anak yang penting anak tau batasan waktu. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa orang tua di Desa Banjarrejo ini tidak Semua menggunakan pola asuh authoritative parenting untuk mengatasi dampak negatif game online, melainkan ada yang menggunakan pola asuh otoriter dan juga permissive.
IMPLEMENTASI PROGRAM MORNING DAY DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS PADA PESERTA DIDIK DI SMAMUHAMMADIYAH AT- TANWIR METRO fahroji, Ahdan; Iswati; Adi Widayat, Prabowo
PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Vol. 6 No. 1 (2025): JULI-DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/profetik.v6i1.10892

Abstract

Karakter religius adalah perilaku atau sikap yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianut, mematuhi pelaksanaan ibadah, serta hidup rukun terhadap sesama. Religius diartikan sebagai kunci pengatur keimanan seseorang dan peribadatan terhadap Allah SWT serta kaidah-kaidah berhubungan dengan manusia dan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi program morning day di SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro, karakter religius apa saja yang terbentuk melalui program morning day di SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro, dan faktor pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan program morning day di SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif deskriptif berjenis fenomenologi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program morning day yang dilakukan setiap paginya di SMA Muhammadiyah At-Tanwir Metro dengan pembiasaan berkumpul di masjid, melaksanakan sholat dhuha berjamaah, menghafalkan ayat-ayat kauniyah tentang alam, menghafalkan kosakata bahasa arab, dan menghafal Al-Qur’an, cukup berpengaruh terhadap pembentukan karakter religius pada diri peserta didik diantaranya peserta didik memiliki aqidah yang lurus, bertauhid yang baik, rajin melaksanakan sholat wajib lima waktu, rajin sholat sunnah tahajud, bersikap jujur dalam perkataan dan perbuatan, beribadah yang benar, melaksanakan amar ma’ruf nahi munkar, berdoa sebelum dan sesudah belajar kemudian juga peserta didik akan mendapatkan kemandirian rasa tanggung jawab. Faktor pendukung dalam pelaksanaan program morning day ini adalah peserta didik yang antusias serta sarana penunjang yang ada dan faktor penghambat dalam program ini adalah terkadang guru piket terlambat datang serta peserta didik yang kurang bersemangat.