Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

METODOLOGI PENELITIAN PENDIDIKAN ISLAM YANG HOLISTIK: INTEGRASI EPISTEMOLOGI ISLAM DAN PENDEKATAN BARAT Abdul Wachid; Maisaroh
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32026

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya pengembangan metodologi penelitian pendidikan Islam yang holistik melalui integrasi antara epistemologi Islam yang berpijak pada wahyu, akal dan intuisi spiritual menawarkan dasar ontologis dan aksiologis yang khas, sementara pendekatan Barat menghadirkan sistematika ilmiah yang teruji dalam aspek validitas dan reliabilitas. Pendekatan holistik ini dimaksudkan untuk menjawab keterbatasan metodologi konvensional yang kerap terlepas dari dimensi nilai dan spiritual. Dengan menggunakan metode studi pustaka kritis analisis komparatif, artikel ini menunjukkan bahwa integrasi dua tradisi ini tidak hanya memungkinkan, tetapi juga mendesak untuk dilakukan demi menghasilkan riset pendidikan islam yang kontekstual, transformatif, dan bernilai Ilahiyah. Hasil kajian ini merekomendasikan konstruksi metodologi yang tidak dikotomis, melainkan inklusif, yang menjembatani antara dimensi empirik-rasional dengan dimensi normatif-transendental. Dengan demikian, paradigma penelitian pendidikan Islam dapat berkembang secara utuh dan berakar pada nilai-nilai keislaman yang otentik namun tetap relevan dengan tantangan kontemporer.
The influence of numeracy skills on students’ mathematics learning outcomes in the area of plane shapes material at elementary schools in labuan district Maisaroh; Mustamin Idris; Fajriani; Bakri M
Desimal: Jurnal Matematika Vol. 8 No. 3 (2025): Desimal: Jurnal Matematika
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/djm.v8i3.202529343

Abstract

This study investigated the effect of numeracy skills on mathematics learning outcomes, specifically in the area of 2 plane figures, among 61 fifth-grade students in Labuan Regency. Using a quantitative correlational design, descriptive results showed that students' numeracy skills were in the good category (average 75.90) and learning outcomes were in the fair category (average 70.33). The Spearman rank correlation test showed a positive and significant effect, but the relationship was weak (r = 0.292; p = 0.023 < 0.05). These findings confirm that better numeracy skills contribute to higher learning outcomes, but the weak correlation underscores the important role of other factors (e.g., teaching methods, motivation). This study implies that teachers should optimize contextual numeracy-based learning to improve achievement, especially for complex concepts such as the area of a trapezoid.
PERAN PESANTREN DALAM MENUMBUHKAN TOLERANSI DAN PENGHARGAAN TERHADAP KEBERAGAMAN BUDAYA Jihan Hanifah; Maisaroh; Nurul Mubin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6341

Abstract

Peran pesantren dalam menumbuhkan sikap toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman budaya di Indonesia. Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter santri yang moderat, terbuka, dan menghormati perbedaan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan. pesantren berperan penting dalam menanamkan nilai-nilai toleransi melalui pembelajaran agama, keteladanan para kiai, serta kehidupan sosial yang berlandaskan prinsip kebersamaan. Selain itu, pesantren juga menjadi wadah penghargaan terhadap keberagaman budaya melalui proses akulturasi antara ajaran Islam dan tradisi lokal, yang melahirkan corak keislaman yang moderat dan ramah budaya. Kegiatan keagamaan dan sosial di pesantren turut memperkuat interaksi positif antara santri dan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang inklusif dan harmonis. Dengan demikian, pesantren berperan sebagai agen moderasi beragama dan penjaga harmoni sosial di tengah masyarakat majemuk. Pendidikan pesantren tidak hanya menghasilkan lulusan yang berpengetahuan agama, tetapi juga individu yang memiliki kesadaran sosial, empati, dan penghargaan tinggi terhadap nilai-nilai kebinekaan.