Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PEMBELAJARAN MAḤFŪẒĀT DALAM INTERNALISASI NILAI DISIPLIN SISWA (STUDI KASUS DI MIT AL-FATIMIYAH AN-NUR ROROTAN JAKARTA UTARA) Safitri, Aulia; Pahrurroji, Pahrurroji; Widyastri, Sri
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.43310

Abstract

. Latar  belakang penelitian ini berawal dari ketertarikan penulis terhadap penanaman nilai disiplin melalui pembelajaran  Maḥfūẓāt dikarenakan masih banyak siswa yang menyepelekan peraturan-peraturan khususnya yang diterapkan di Sekolah sehingga dengan adanya pembelajaran  Maḥfūẓāt  penulis melihat adanya relevansi terkait penanaman disiplin siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa relevan pembelajaran Maḥfūẓāt dalam membentuk perubahan tingkah laku (Behavioristik) siswa dan penanaman apa saja yang dihadirkan di MIT Al-Fatimiyah An-Nur dalam upaya menciptakan perubahan tingkah laku siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif dimana dalam penelitian ini penulis mencoba menggambarkan kegiatan penelitian yang dilakukan pada objek tertentu dengan jelas dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut, 1. Proses pelaksanaan pembelajaran Maḥfūẓāt yang dilaksanakan di MIT Al-Fatimiyah An-Nur sudah berlandaskan komponen-komponen pembelajaran yang meliputi: Tujuan, Materi, Media, Strategi/Metode, Sarana dan Prasarana, serta evaluasi pembelajaran. Dalam pembelajaran Maḥfūẓāt teori Behavioristik sangat cocok direalisikan karena adanya hubungan antara stimulus dan respon pada saat pembelajaran yang memudahkan pendidik untuk menciptakan perubahan tingkah laku pada peserta didik. 2. Internalisasi nilai disiplin di MIT Al-Fatimiyah An-Nur dilakukan dengan melakukan beberapa proses di antaranya: a) Tahap transformasi nilai, b) Tahap transaksi nilai, c) Tahap transinternalisasi.   3. Adanya faktor pendukung dalam internalisasi nilai disiplin seperti minat dan semangat yang tinggi peserta didik serta adanya pembiasaan kegiatan rutin dan keteladanan. Sedangkan faktor penghambat salah satunya seperti kemampuan intelektual peserta didik yang berbeda-beda sehingga memengaruhi proses internalisasi nilai disiplin siswa.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Bullying dengan Metode Behavior (Studi SMP Ibnu Hajar Boarding School Jakarta Timur) Muslih, Muhammad; Rena, Syahidah; Pahrurroji, Pahrurroji
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membutuhkan suatu metode penelitian kualitatif dengan mendapatkan suatu informasi secara mendalam melalui cara mengatasi adanya perilaku pelecehan di lingkungan sekolah. Dengan ini dapat mengumpulkan data, menggunakan teknik yakni observasi, wawancara maupun dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat menunjukkan (1) Strategi yang telah dicoba atau diterapkan oleh sekolah untuk mengurangi atau meniadakan tindakan bullying adalah dengan diberikan nasihat, orang tua dipanggil, diberikan surat perjanjian (2) Tindakan bullying yang terjadi di SMP Ibnu Hajar pada siswa kelas 8 adalah verbal bullying (Meledek dan berkata kasar, menertawakan /mengolok-olok teman, (Physical bullying) (perundungan fisik), dan penindasan sexual. (3) Proses penanganan bullying menggunakan suatu metode Behavior yang dapat melakukan empat tahapan yakni: (goal setting), (assessment), (evaluation-termination) dan (technique implementation).
THE CHARACTER EDUCATION CURRICULUM IN ISLAMIC BOARDING SCHOOLS: A CASE STUDY OF MAN INSAN CENDEKIA SERPONG Pahrurroji, Pahrurroji
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 14 No. 03 (2025): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v14i03.8544

Abstract

Purpose: This study analyzes the implementation of the character education curriculum at MAN Insan Cendekia Serpong, one of Indonesia’s leading Islamic boarding schools. Method: Using a descriptive qualitative approach, data were collected through observations, interviews, and document analysis. Result: The findings reveal that character education is integrated into both general and religious subjects and reinforced through dormitory programs, daily moral guidance, and student activities. Key values emphasized include honesty, responsibility, discipline, religiosity, and leadership. Conclusion: The systemic and synergistic model that combines formal and non-formal education has proven effective in shaping students’ holistic character. The practical implication is that this integrative-holistic curriculum model can be replicated in other Islamic schools with contextual adjustments to meet local needs.
Karakter Muslim Entrepreneur dalam Kit>A>B Al-Kasb Karya Muhammad Bin Al-H> {Asan Al-Syaibani dan Implementasinya pada Pendidikan Islam Di Era Society 5.0 Ade Darmawan; Fajar Syarif; Pahrurroji
Jurnal Dirosah Islamiyah Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Dirosah Islamiyah 
Publisher : Pascasarjana IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/jdi.v7i1.6762

Abstract

Islamic education in the era of Society 5.0 is a process that fosters a learning environment capable of dynamically evolving with the global community's needs, thereby shaping comprehensive human resources. Muhammad bin Hasan Al-Syaibani, in this context, is one of the figures who espouses an integrated concept of education, combining Islamic education with entrepreneurial character education. The aim of this research is to explore the concept of entrepreneurial character by Muhammad al-Syaibani and its application in Islamic education based on entrepreneurship. This research utilizes a qualitative methodology with a library research approach. Based on the conducted research, the following conclusions can be drawn: firstly, the Muslim entrepreneur character elucidated by Muhammad bin Hasan al-Syaibani includes (1) reliance on God (tawakkal), (2) moderation in wealth accumulation (al-tawassut), (3) commitment, (4) simplicity, (5) continuous learning and innovation, (6) social sensitivity, (7) communicativeness, and (8) good financial management. Secondly, the process of implementing entrepreneurship-based Islamic education in the Society 5.0 era involves translating Muslim entrepreneur character into a curriculum document, which includes: (1) integrating learning materials, (2) shaping classroom culture, and (3) employing appropriate evaluation instruments.  
Peningkatan Kualitas Bacaan Al-Qur’an Masyarakat Jelupang Tangerang Selatan Melalui Pendekatan Participatory Action Research (PAR) Pahrurroji, Pahrurroji; Anti Isnaeni; Fauziyah Muliyaningsih
Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jppm.v3i1.1825

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Al-Qur’an warga Muslim di Kelurahan Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang menekankan pembelajaran dialogis, identifikasi masalah secara kolektif, dan pemberdayaan masyarakat sebagai subjek aktif dalam proses peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an. Dengan menggunakan desain metode campuran melalui observasi, wawancara, pre-test, dan post-test, program ini mengevaluasi peningkatan kemampuan peserta dalam memahami tajwid, ketepatan makhārij al-ḥurūf, serta kelancaran membaca secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aspek teknis pembacaan, seperti pengucapan huruf, penerapan kaidah tajwid, ritme dan kelancaran bacaan, serta meningkatnya rasa percaya diri peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya motivasi, kesadaran spiritual, dan komitmen peserta untuk terus belajar Al-Qur’an secara mandiri maupun bersama kelompok. Pendekatan PAR terbukti berhasil membangun dinamika pembelajaran sebaya dan kepemilikan komunitas terhadap program, sehingga melahirkan kelompok belajar lokal yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendampingan berbasis PAR merupakan model efektif untuk pemberdayaan keagamaan dan pendidikan Islam berbasis komunitas, karena mampu menciptakan siklus transfer pengetahuan yang berkesinambungan serta memperkuat keberlanjutan program literasi Al-Qur’an di lingkungan masyarakat perkotaan.
Parental Involvement in Reading Literacy Program in Developing Students' Religious Character at SD Emirattes Islamic School Jakarta Farhah Nida; Syahidah Rena; Pahrurroji Pahrurroji
MASALIQ Vol 5 No 2 (2025): MASALIQ: Jurnal Pendidikan dan Sains
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v5i2.5095

Abstract

Literacy and character are essential issues in the national education evaluation system. Literacy is related to the ability to analyze qualitatively. Meanwhile, the character is a bond that helps students become good individuals. Therefore, this research aims to explore the effectiveness of parental involvement in the reading literacy program in developing students' religious character at SD (Elementary School) Emirates Islamic School in Jakarta. The researchers used a qualitative method with data collection through observation, interviews, and documentation. The researchers' data analysis underwent three stages: data reduction, presentation, and conclusion. The research results indicate parental involvement in the reading literacy program's effectiveness in developing students' religious character, such as modelling, mentoring, and organizing. The description of students' religious character in their daily lives is the belief in carrying out the pillars of Islam, their obligations in worship, students involving Allah SWT in their daily lives, and students sharing. It means that the formation of students' character will be achieved if parents can carry out their duties and roles well, especially in strengthening reading literacy at home.