Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengembangan Usaha Nusa Scent sebagai Inovasi Pengharum Mobil Herbal Aroma Nusantara melalui Pendekatan Analisis SWOT dan BMC: Business Development of Nusa Scent as an Innovative Herbal Nusantara-Aroma Car Freshener through the SWOT Analysis and BMC Approaches Almaidah, Risma; Agustin, Tiara Septiani; Widiawati, Kristiana; Oktaviani, Oktaviani; Alfiyah, Zalfa Anindya Putri
Anterior Jurnal Vol. 25 No. 1 (2026): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v25i1.11427

Abstract

This study aims to analyze Nusa Scent's business development as an innovative herbal car fragrance made from natural ingredients such as lemongrass and cinnamon, emphasizing environmental sustainability. The research employs a descriptive qualitative approach, drawing on literature reviews, interviews, and direct observations of production, packaging, and marketing processes. The analysis employs SWOT and Business Model Canvas (BMC) to evaluate business development strategies. The results indicate that Nusa Scent has strong potential as an innovative, sustainable car aromatherapy product that supports the Sustainable Development Goals (SDG 3, 8, and 12).
PENINGKATAN KAPASITAS DIGITAL MARKETING DAN MANAJERIAL MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN BERBASIS KEMITRAAN PADA MUTIARA CRAFT (ECOPRINT) Widiawati, Kristiana; Alfian, Ari Nurul; Shalahuddin, Shalahuddin; Kamila, Nurul; Manurung, Handrean
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20728

Abstract

Abstrak: Permasalahan utama yang dihadapi UMKM Mutiara Craft adalah penjualan masih dilakukan secara sederhana belum mengoptimalkan pemanfaatan digital marketing. Untuk pengelolaan managerial pengelolaan keuangan masih belum sesuai standar PSAK ETAP. Tujuan kegiatan pendampingan memberikan solusi terhadap permasalahan mitra yaitu memberikan peningkatan softskill melalui motivasi kewirausahaan serta peningkatan hardskill melalui optimalisasi digital marketing dan mampu menyusun laporan keuangan sesuai standar untuk meningkatkan promosi dan penjualan. Metode yang digunakan adalah pelatihan dan pendampingan kepada mitra binaan Mutiara Craft Ecoprint di Kota Bekasi dengan peserta 35 orang. Pelatihan yang telah dilaksanakan ialah pelatihan motivasi berwirausaha dan teknik ecoprint, pelatihan digital marketing dan pelatihan pengelolaan manajerial/keuangan. Hasil monitoring dari pelaksanan kegiatan pendampingan UMKM berbasis kemitraan terlihat dari meningkatnya pengetahuan dan keterampilan mitra. Capaian indikator digital marketing adalah 78% dan Capaian indikator pengelolaan keuangan adalah 80%. Tingkat kepuasan pelaksanaan kegiatan rata-rata menyatakan sangat puas 73% melalui depth interview dan penyebaran angket.Abstract: The main problem faced by Mutiara Craft MSMEs is that sales are still carried out simply and have not optimized the use of digital marketing. For managerial management, financial management is still not in accordance with PSAK ETAP standards. The purpose of mentoring activities is to provide solutions to partner problems, namely providing soft skills improvement through entrepreneurial motivation and increasing hard skills through optimizing digital marketing and being able to prepare financial reports according to standards to increase promotion and sales. The method used is training and mentoring to Mutiara Craft Ecoprint fostered partners in Bekasi City with 35 participants. The training that has been carried out is entrepreneurial motivation training and ecoprint techniques, digital marketing training and managerial / financial management training. The monitoring results of the implementation of partnership-based MSME mentoring activities can be seen from the increase in partner knowledge and skills. The achievement of digital marketing indicators is 78% and the achievement of financial management indicators is 80%. The average level of activity implementation satisfaction stated very satisfied 73% through depth interviews and distributing questionnaires. 
Pengembangan Inovasi Minuman Tradisional Mekar Sebagai Peluang Bisnis Minuman Di Indonesia Melalui Pendekatan Analisis SWOT Dan Business Model Canvas Sintah, Sintah; Rahmaningsih, Dinda Pradita; Astrianti, Melia Intan; Rangkuti, Nabila Putri Paisal; Izzatunnisa, Fida; Widiawati, Kristiana
JURNAL DIMENSI Vol 15, No 1 (2026): Jurnal Dimensi (March 2026)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v15i1.8834

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan minuman tradisional modern MEKAR (Minuman Rempah Estetik untuk Generasi Dinamis yang Peduli Kesehatan) sebagai inovasi minuman fungsional berbahan lokal. Permasalahan utama adalah rendahnya minat generasi muda terhadap minuman tradisional dan belum adanya model bisnis yang terstruktur pada UMKM berbasis bahan alam. Tujuan penelitian ini adalah merancang model bisnis berkelanjutan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) dan analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi produksi, wawancara, dokumentasi penjualan, dan studi literatur. Hasil menunjukkan bahwa MEKAR memiliki nilai unggul pada pemanfaatan kecombrang kaya antioksidan dengan enam varian rasa: Original, Jahe, Sereh, Daun Mint, Alang-alang, dan Teh. Analisis SWOT mengungkap kekuatan pada bahan lokal dan inovasi penyajian modern, serta peluang dari tren minuman sehat dan dukungan UMKM. Integrasi BMC dan SWOT terbukti membantu UMKM menyusun strategi produk, pemasaran, dan efisiensi biaya secara efektif. Kesimpulannya, model bisnis MEKAR layak dikembangkan dan berpotensi tumbuh berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas produksi dan digital branding. Kata Kunci : Inovasi Produk, Wedang Kecombrang, Business Model Canvas (BMC), Analisis SWOT Abstract This study discusses the development of MEKAR (Minuman Rempah Estetik untuk Generasi Dinamis yang Peduli Kesehatan), a modern traditional beverage, as an innovation in functional beverages made from local ingredients. The main problems are the low interest of the younger generation in traditional beverages and the lack of a structured business model for MSMEs based on natural ingredients. The purpose of this study is to design a sustainable business model using the Business Model Canvas (BMC) approach and SWOT analysis. The research method used a qualitative descriptive approach through production observation, interviews, sales documentation, and literature study. The results show that MEKAR has superior value in the use of kecombrang, which is rich in antioxidants, with six flavor variants: Original, Ginger, Lemongrass, Daun Mint, Alang-alang, and Tea. SWOT analysis reveals strengths in local ingredients and modern presentation innovations, as well as opportunities from healthy beverage trends and MSME support. The integration of BMC and SWOT has been proven to help MSMEs develop effective product, marketing, and cost efficiency strategies. In conclusion, the MEKAR business model is feasible to develop and has the potential for sustainable growth through increased production capacity and digital branding. Keywords: Product Innovation, Wedang Kecombrang, Business Model Canvas (BMC), SWOT Analysis