Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH ANAK DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PEMBELIAN RUMAH TINGGAL Aulawi, Hanif; Shalahuddin, Shalahuddin
IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 3 No 3 (2019): IKRAITH-HUMANIORA VOL 3 NO 3 Bulan November 2019
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.857 KB)

Abstract

Beberapa tahun terakhir pembangunan di Indonesia berjalan sangat pesat. Tidak hanyadiperkotaan, bahkan sampai ke pelosok sekalipun pembangunan disegala bidang sedangdigiatkan. Salah satu pembangunan yang sangat tumbuh dan berkembang adalah pembangunanperumahan residensial. Hampir disetiap kota pasti ada perumahan baru. Bukan hanya dikotabesar, melainkan didaerah pinggiran juga sangat pesat. Tempat tinggal adalah salah satukebutuhan dasar manusia. Bukan hanya sekedar tempat tinggal, tetapi tempat tinggal yang layak.Karena dengan tempat tinggal yang layak maka keluarga yang harmonis bisa terbentuk. Keluargaterdiri dari orang tua dan anak. Anak adalah buah hati dalam pernikahan. Bagi marketer anakbukan hanya dijadikan sebagai target market, tetapi juga sebagai media dalam berpromosi.Ditahun 90an pada majalah anak-anak Bobo, pertama kalinya dalam sejarah di Indonesia suatuperusahaan mobil memasang iklan di majalah tersebut. Majalah yang ditujukan untuk anak-anakterdapat iklan mobil. Bukan itu saja pada majalah edisi tersebut juga dilampirkan bonus berupaprakaya kertas lipat yang bila dilipat dan ditempel akan membentuk suatu mobil. Hal ini sangatmenarik, anak yang belum memiliki daya beli tetapi memiliki kemampuan untuk mempengaruhiorang tua mereka dalam pembelian suatu produk. Tujuan pada penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh anak dalam proses pengambilan keputusan pembelian rumah tinggal. Hasilpenelitian menunjukkan anak memiliki pengaruh dalam proses pengambilan keputusanpembelian rumah tinggal dalam keluarga, baik secara langsung maupun tidak langsung
PEMBERDAYAAN LANSIA UNTUK PENINGKATAN PEREKONOMIAN MELALUI SOCIO PRENEUR IBU-IBU PKK Widiawati, Kristiana; Shalahuddin, Shalahuddin
IKRA-ITH ABDIMAS Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1090.439 KB)

Abstract

Kegiatan Pengabdian dengan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yangdilaksanakan dengan tujuan membantu memberikan solusi permasalahan padamitra, yaitu upaya meningkatkan perekonomian keluarga, melalui pemberdayaanibu-ibu PKK dengan pendekatan pemberdayaan kelompok lanjut usia (lansia).Pemberdayaan Lansia melalui kegiatan yang dimotori oleh ibu-ibu PKK denganmembangun dan mengembangkan social preneur. Para Lansia mampumenghasilkan produk unggulan yang memberikan nilai ekonimis (economicvalue) dan dapat memenuhi kebtuhan pasar saat ini. Pada kegiatan ini diberikanpelatihan dan keterampilan kepada kelompok lansia dan ibu-ibu PKK danmemberikan pengarahan agar mampu menciptakan kualitas serta membangunwirausaha yang berbasis sociopreneur. Pelatihan mencakup pengenalansociopreneur, teknis produksi, menciptakan desain produk, pemasaran produksecara online dan manajemen keuangan. Kegiatan berfokus pada beberapabidang yang telah ada yaitu bidang yaitu makanan berupa produksikripik/emping jengkol. Untuk minuman adalah produksi sirup kembangteleng dan jus kesehatan, Untuk kerajinan wanita berupa tas rajut, danrangkaian bunga plastik. Kegiatan pemberdayaan lansia untukmengoptimalkan wirausaha/bisnis dan menyelesaikan masalah sosial yangterjadi. Jumlah lansia meningkat tetapi masih produktif dan mampumeningkatkan perekonomian baik bagi para lansia dan maupun masyarakat.Pengembangan kegiatan social preneur, merupakan salah satu kegiatankewirausahaan yang tidak semata-mata mencari keuntungan/profit, tetapi mampumenyelesaikan masalah sosial di masyarakat.
Penanaman Nilai Nilai Pendidikan Islam Multikultural Melalui Kajian Kitab Kuning dalam Membangun Keharmonisan Sosial Santri Halimah, Siti Nur; Shalahuddin, Shalahuddin
Al-Miskawaih: Journal of Science Education Vol. 2 No. 1 (2023): Science of Education
Publisher : Center for Religious Studies and Social Empowerment Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56436/mijose.v2i1.272

Abstract

This article aims to find out how to instill multicultural values through the study of the yellow book at the al-Inayah Tebo Islamic Boarding School. The important question to be answered is why can the study of the yellow book be used as an alternative to instilling multicultural values in students? This article comes from qualitative research using data collection through observation, interviews and documentation. The research results show that the yellow book material taught sorogan and bandongan can build multicultural values such as tolerance, democratic values, equality values, and justice values in the daily lives of students. These values in turn can increase the harmonious life of the students at the Al Inayah Tebo Islamic boarding school. Artikel ini bertujuan mengetahui bagaimana penanaman nilai-nilai multikultural melalui kajian kitab kuning di Pesantren al-Inayah Tebo. Pertanyaan penting yang hendak dijawab adalah mengapa kajian kitab kuning dapat dijadikan alternatif penanaman nilai-nilai multikultural para santri? Artikel ini berasal dari penelitian kualitatif dengan pengumpulan data secara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasl penelitian menunjukkan bahwa materi kitab kuning yang diajarkan yang secara sorogan dan bandongan dapat membangun nilai-nilai multikultural seperti teloransi, nilai demokrasi, nilai kesetaraan, serta nilai keadilan dalam kehidupan sehari-hari santri. Nilai-nilai ini pada gilirannya dapat meningkatkan keharmonisan hidup para santri di pesantren Al Inayah Tebo.
TEORI NASKH MAHMOUD MUHAMMAD TAHA DAN SUMBANGSIHNYA BAGI PEMBARUAN HUKUM ISLAM DI DUNIA MODERN Shalahuddin, Shalahuddin
Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum Vol. 3 No. 2 (2015): Al-Mazaahib
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-mazaahib.v3i2.2838

Abstract

Dalam sejarahnya yang panjang, hukum Islam selalu berdialog dan berdialektika dengan realitas zamannya. Hal itu bisa dilihat dari kenyataan bahwa nabi, para sahabat, dan juga para ulama (fuqaha) selalu berusaha (berijtihad) untuk merespons dan mencarikan solusi bagi setiap persoalan hukum yang dihadapi oleh umatnya. Bahkan terdapat fakta bahwa sebagian ayat-ayat hukum juga diturunkan dalam konteks merespons atau memberi jawabatan atas suatu persoalan yang muncul atau dihadapi oleh nabi dan umatnya. Ini menunjukkan bahwa hukum Islam tidaklah statis (berjalan di tempat), melainkan dinamis dan bahkan progresif dalam merespons tuntutan zaman. Progresivitas hukum Islam juga tampak dari kenyataan bahwa para pemikir hukum Islam begitu peka dan responsif terhadap persoalan yang muncul di tengah-tengah umatnya. Mereka telah berusaha secara sungguh-sungguh (berijtihad) untuk menggali kandungan Al-Qur’an dan as-Sunnah demi menjawab problematika yang dihadapi umat. Untuk tujuan itu, tidak jarang dari mereka (para fuqaha) yang kemudian merumuskan metodologi penggalian hukum dari Al-Qur’an dan as-Sunnah. Artikel ini hendak mendiskusikan gagasan dari salah seorang pemikir muslim progresif asal Sudan, Mahmoud Muhammad Thaha, yang boleh dibilang sangat brilian, namun sekaligus kontroversial. Artikel ini akan difokuskan pada teori Naskh yang digagas oleh Muhammad Thaha tersebut bagi pembaruan hukum Islam di dunia modern.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SWASTA DARUL ULUM KABUPATEN BATANGHARI Anistianngsih, Anistianngsih; Jamil, Zawaqi Afdal; Shalahuddin, Shalahuddin

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to find out the efforts of school principals in improving teacher performance, explain the inhibiting and supporting factors in efforts to improve teacher performance. This research is qualitative research with a descriptive basis carried out at Darul Ulum Private Junior High School, Batanghari Regency. The data collection technique uses observation techniques, interviews, documentation and field notes. This research produces three things, namely: (1) The principal's efforts to improve teacher performance that have been carried out by the principal are by making good efforts in improving performance, starting from planning before the teaching and learning process is carried out such as conducting a school work program meeting, assigning tasks to teachers according to their abilities, and by supervising teacher performance. In addition, efforts in organizing are carried out to improve teacher performance, such as placing and assigning tasks that are in accordance with the teacher's ability, completing facilities and infrastructure, and the principal makes efforts internally by establishing cooperation or good relations with educators, providing learning opportunities to develop the abilities of educators. (2 Factors that are supporters and hinders in improving teacher performance at SMPs Darul Ulum Batanghari Regency are, educators at SMPs Darul Ulum Batanghari Regency who should each be given one subject but given more than one subject, and there are also still some teachers who teach not in accordance with their educational background, this can be said that SMPs Darul Ulum Batanghari Regency still needs several professional teachers which can help the teaching and learning process, as for the supporting factors in addition to the quality of teachers who want to develop their abilities as well as the establishment of good communication because of the cooperation carried out by educators is also the head of the teacher. Factors that are obstacles or supporters can be implemented and overcome if there is cooperation and is done well. The conclusion of this study is that the principal's efforts to improve performance at the school already exist but are not optimal, because there are still several obstacles including those who should be given one subject each but given more than one subject, and there are also still some teachers who teach not in accordance with their educational background, this can be said that SMPs Darul Ulum Batanghari Regency still needs efforts principals in improving the performance of their teachers
Kesiapan Memimpin Generasi Milenial: Kajian Kompetensi Karyawan Divisi SDM Takrim, Muhammad; Shalahuddin, Shalahuddin; Yusup, Muhamad
Studi Ilmu Manajemen dan Organisasi Vol. 5 No. 2 (2024): Oktober
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/simo.v5i2.3508

Abstract

Purpose: The study aims to determine the readiness of leaders in leading millennial employees, focusing on the competencies of Human Resources (HR) division employees. This research is significant due to the critical nature of millennials, making it necessary for leaders to be well-prepared to effectively guide them.Methodology: This research adopts a qualitative descriptive analysis approach through a literature review. The data were obtained from active employees in companies located in Bekasi and surrounding areas. The study examines leadership styles and competencies such as motives (ability to motivate), traits (ability to direct), self-concept (personal concepts), knowledge, and skills.Results: The findings, based on responses from 98 employees in the HR division in companies around Bekasi, show a high level of leader readiness for decision-making, with 59.2% of respondents agreeing that their leaders consistently seize opportunities. Additionally, leaders' human relation skills are rated highly, with 61.2% of respondents strongly agreeing that their superiors exhibit goodwill, fairness, respect, and appreciation for others. Lastly, in terms of knowledge competency, 57.1% of respondents agree that their leaders possess the knowledge necessary to complete tasks in any situation.Conclusions: The readiness of leaders to lead the millennial generation is relatively high, especially in terms of decision making, human relations skills, and knowledge competencies.Limitations: The study focuses only on companies in the Bekasi region and may not represent the readiness of leaders in other areas. The research is also limited to the HR division and does not explore other functional departments, which may have different leadership dynamics.Contribution: This research contributes to the understanding of leadership readiness in managing millennial employees, particularly in the HR division. It highlights critical leadership competencies and offers insights for organizations looking to improve their leadership strategies in dealing with millennials, providing valuable input for leadership development programs in the HR sector.
KONSEP JAHANNAM DALAM AL-QUR’AN (KAJIAN SEMANTIK TOSHIHIKO IZUTSU) Zamhuri Harahap; Abdurrohim Harahap; Mardian Idris Harahap; Shalahuddin, Shalahuddin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v7i3.6740

Abstract

Kata "jahannam" menempati posisi yang urgen kaitannya dengan manusia. Hal ini karena Allah SWT mengulang-ulang kata ini dalam Al- Qur'an. Sejauh ini, kajian jahannam masih sebatas pada pandangan para mufassir. Belum ada kajian yang mendalam tentang makna dasar jahannam itu sendiri yang dapat melahirkan konsep makna yang lebih objektif. Berangkat dari alasan tersebut, penulis tertarik untuk meneliti makna jahannam dalam Al-Qur'an dengan menggunakan analisis semantik Toshihiko Izutsu. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) yang dianalisis secara deskriptif-kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pandangan Al-Qur'an mengenai jahannam. Penelitian ini berusaha menggali makna dasar dan makna relasional, aspek sinkronik dan diakronik serta weltanschauung kata jahannam dalam Al-Qur'an. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa makna dasar jahannam adalah dasar jurang yang dalam. Kata jahnnam secara sintagmatik memiliki beberapa makna di antaranya; meyala-nyala, kekal, tempat dijanjikan, hin dina, tercelalagi terusir, seburuk kediaman, api lebih panas, azab membakar, abadi, seburuk tempat kembali, dan penjara. Kata jahannam masa pra Qur'anik dipahami sebagai sumur atau jurang yang paling dalam. Sedangkan masa Qur'anik dan pasca Qur'anik dipahami sebagai tempat siksaan buruk bagi manusia. Dengan demikian, secara semantik kata jahannam bermakna jurang yang dalam sebagai tempat penyiksaan bagi manusia yang ingkar kepada Allah SWT.
Pelatihan Character Building sebagai Upaya Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Siswa/i di SMK Tinta Emas Indonesia (YATINDO) Kota Bekasi Widiawati, Kristiana; Shalahuddin, Shalahuddin; Manurung, Handrean; Jonathan, Ari
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v4i4.2390

Abstract

Krisis kepemimpinan merupakan masalah serius yang dihadapi Indonesia saat ini termasuk oleh siswa/i. Dimana pelajar indonesia tidak memiliki kemampuan untuk memimpin diri mereka sendiri, langkah pertama untuk membangkitkan kualitas kepemimpinan melalui Character Building. Ada banyak siswa, yang terlibat dalam tawuran, rendah empati dan rendah rasa hormat kepada orang lain. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberikan pelatihan character building sebagai upaya menumbuhkan jiwa kepemimpinan siswa/i pada SMK Tinta Emas Indonesia (Yatindo). Metode yang digunakan dalam menerapkan “Character Building” adalah: observasi, konsultasi, sosialisasi, pembentukan karakter intensif mingguan, evaluasi, dan melanjutkan program. Output dari program ini adalah meningkatkan kualitas kepemimpinan siswa/i dan membangun kepribadian yang lebih baik. Hasil angket menunjukan bahwa secara keseluruhan peserta menyatakan sangat puas dengan hasil 51%, yang menyatakan puas sebanyak 39 pesen dan cukup puas 10%.
Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Meningkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Tebo Provinsi Jambi Shalahuddin, Shalahuddin; Rusmini, Rusmini; Wulandari, Neiny Puteri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan kegiatan ekstrakurikuler keagamaan siswa, implementasi kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa, faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa, dan upaya dan solusi guru di Sekolah Menengah Atas Negeri 6 Tebo dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi. teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan tahap kesimpulan, teknik pemeriksaan data dengan dua cara yaitu ketekunan pengamatan dan trianggulasi data. Penelitian ini menghasilkan 4 hal yakni (1) Perencanaan atau pelaksanaan kegiatan ekstrakurikulker keagamaan di SMA Negeri 6 Tebo sudah berjalan baik, iwaktu ipelaksanaanya, isaat iini dijadwalkan ihari iJumat, idimulai isekitar ipukul i8.00 is.d. i9.00 iWIB, (2). Implementasi kegiatan ekstrakurikuler dalam meningkatkan kecerdasan spiritual anak melalui kegiatan ekstrakurikuler keagamaan yaitu: tadarus Al-Qur’an, sholat berjamaah, pemberian materi dan tanya jawab seputar islam, muhadaroh atau kultum, infaq dan sedekah, bakti social atau aksi social, latihan dasar kepemimpinan islam dan pesantren kilat. (3). Faktor pendukung kegiatan ektrakurikuler yaitu guru pendidikan agama islam sebagai pembina yang iberkompetensi, sarana dan prasarana, serta pembiayaan. faktor penghambat kegiatan ekstrakurikuler yaitu motivasi isiswa rendah, waktu yang singkat, kekhawatiran orang tua, sarana sekolah yang belum memadai, (4). Upaya dan motivasi guru SMA Negeri 6 Tebo dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa yakni mengoptimalkan peran guru sebagai pendidik dan pengajar baik di dalam maupun diluar kelas.
UPAYA KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA SWASTA DARUL ULUM KABUPATEN BATANGHARI Anistianngsih, Anistianngsih; Jamil, Zawaqi Afdal; Shalahuddin, Shalahuddin
AL MURABBI Vol 10 No 1 (2024): Jurnal Al-Murabbi
Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/amb.v10i1.5660

Abstract

This study aims to find out the efforts of school principals in improving teacher performance, explain the inhibiting and supporting factors in efforts to improve teacher performance. This research is qualitative research with a descriptive basis carried out at Darul Ulum Private Junior High School, Batanghari Regency. The data collection technique uses observation techniques, interviews, documentation and field notes. This research produces three things, namely: (1) The principal's efforts to improve teacher performance that have been carried out by the principal are by making good efforts in improving performance, starting from planning before the teaching and learning process is carried out such as conducting a school work program meeting, assigning tasks to teachers according to their abilities, and by supervising teacher performance. In addition, efforts in organizing are carried out to improve teacher performance, such as placing and assigning tasks that are in accordance with the teacher's ability, completing facilities and infrastructure, and the principal makes efforts internally by establishing cooperation or good relations with educators, providing learning opportunities to develop the abilities of educators. (2 Factors that are supporters and hinders in improving teacher performance at SMPs Darul Ulum Batanghari Regency are, educators at SMPs Darul Ulum Batanghari Regency who should each be given one subject but given more than one subject, and there are also still some teachers who teach not in accordance with their educational background, this can be said that SMPs Darul Ulum Batanghari Regency still needs several professional teachers which can help the teaching and learning process, as for the supporting factors in addition to the quality of teachers who want to develop their abilities as well as the establishment of good communication because of the cooperation carried out by educators is also the head of the teacher. Factors that are obstacles or supporters can be implemented and overcome if there is cooperation and is done well. The conclusion of this study is that the principal's efforts to improve performance at the school already exist but are not optimal, because there are still several obstacles including those who should be given one subject each but given more than one subject, and there are also still some teachers who teach not in accordance with their educational background, this can be said that SMPs Darul Ulum Batanghari Regency still needs efforts principals in improving the performance of their teachers