Muh. Khaerul Ummah BK
Unknown Affiliation

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Menumbuhkan Kesadaran Kewarganegaraan di Kalangan Anak-Anak SD: Implementasi Program Edukids Muh. Khaerul Ummah BK; Syaiful Hidayat; Hamna; Karmila Risa Rahmawati; Ni’mah Wahyuni; Mustakim; Anggraini Insiano, Dewi
Jurnal Pemikiran dan Pengembangan Sekolah Dasar (JP2SD) Vol. 12 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jp2sd.v12i1.31024

Abstract

Growing civic awareness is important because it incorporates the practice of Pancasila values, which are the foundation of life, nation and state. It needs to be done from an early age, starting from basic education to become the next generation and future leadership relay holders. The main aim of this research is to increase children's citizenship awareness at the elementary school level through teaching activities designed through the Edukids Program with a civic perspective, such as unity, diversity and participation in social life. This research method is descriptive qualitative, which is used to describe and analyze with an argumentative-contextualistic approach regarding the implementation of the "EduKids" program involving fifth-grade students at Pulias Abaling State Elementary School and PGSD students at Madako University Tolitoli third semester class of 2022 as research subjects. The stages of research implementation were observed using direct observation techniques and interviews. Data were analyzed using the interactive approach of the Miles and Huberman model including selecting informative data, presenting data, and drawing conclusions from research results. This program is designed with an interactive, results-oriented approach, including the use of stories, practices and games during the learning process. As a result of this research, information was obtained that the implementation of the "EduKids" program in class V of Pulias Abaling State Elementary School succeeded in increasing elementary school children's understanding of their rights and obligations as citizens, and they began to actively participate in social activities at school and in the community where they live.
PERAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL BERMASYARAKAT DESA LAKATANG1 Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Nur Aisyah; Muhajir; Kartika; Aisyah Galuh M
PROFICIO Vol. 5 No. 2 (2024): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v5i2.3437

Abstract

Bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang ditentukan secara sewenang-wenang, yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk berkolaborasi, berinteraksi, dan mengidentifikasi diri. pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa Bahasa Merupakan salah satu sarana untuk berinteraksi dengan Individu lainnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada peran penting Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dalam kehidupan sosial di desa Lakatan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan penelitian kualitatif untuk mengambarkan situasi Bahasa Indonesia yang di desa lakatan. Data yang dikumpulkan berasal dari sumber primer (wawancara dan dokumentasi), serta sumber sekunder berupa literatur jurnal terkait kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat desa Lakatan Mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di desa Lakatan masih lebih banyak menggunakan bahasa daerah mereka. Meskipun, orang tua di desa tersebut tetap memberikan pendidikan kepada anak – anak mereka tentang penggunaan Bahasa Indonesia. saat berada dilingkungan sekolah,anak-anak di motivasi menggunakan Bahasa Indonesia tanpa mengabaikan Bahasa Daerah mereka masing-masing. Melalui kegiatan penyuluhan ini, masyarakat desa Lakatan dapat menyadari pentingnya Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi dalam kehidupan sosial bermasyarakat.
PENGARUH MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE NHT BERBANTUAN MEDIA BAAMBOOZLE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DI SD Moh. A'rijul Ulya; Mustakim; Muh. Khaerul Ummah BK
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 3 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i3.6835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Cooperative Learning tipe Numbered Heads Together (NHT) berbantuan media Baamboozle terhadap hasil belajar matematika materi statistika pada siswa kelas VI SDN 2 Nalu Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Penelitian dilaksanakan di SDN 2 Nalu pada tahun ajaran 2024/2025 dengan subjek penelitian kelas VI-A sebagai kelompok eksperimen dan kelas VI-B sebagai kelompok kontrol, dengan total sampel sebanyak 41 siswa. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (Pre-test dan Post-test) serta lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan bantuan aplikasi SPSS 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata nilai Pre-test kelas eksperimen sebesar 37,50, sedangkan kelas kontrol sebesar 31,55. Pada hasil Post-test, kelas eksperimen memperoleh rata-rata 71,25, sementara kelas kontrol sebesar 53,87. Nilai N-Gain rata-rata kelas eksperimen sebesar 0,54 (kategori sedang) lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya 0,33 (kategori sedang). Hasil analisis inferensial menggunakan uji Independent Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 1-tailed) sebesar 0,0005 < 0,05, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran Cooperative Learning tipe NHT berbantuan media Baamboozle berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika materi statistika siswa kelas VI SDN 2 Nalu.
OPTIMALISASI PERAN ORANG TUA DAN GURU DALAM MENGATASI KESULITAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS II Asmawati; Moh. Rudini; Muh. Khaerul Ummah BK
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Progres
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.24537

Abstract

The challenges encountered by elementary school students in their initial forays into reading can be considered significant obstacles to their participation in learning. This study aims to analyse the optimisation of the role of parents and teachers in overcoming the difficulties experienced by grade II students at SDN 6 Tambun in beginning reading, and to identify the factors that support and inhibit this process. A qualitative case study approach was employed to collect data through participant observation, in-depth interviews with teachers, parents, students, and documentation studies. The findings revealed a discrepancy: the role of teachers as mentors and motivators was identified as optimal through the implementation of appropriate learning strategies, motivation, and individualised guidance. Conversely, the role of parents as educators and facilitators within the home environment was found to be suboptimal, primarily due to constraints such as time limitations arising from parental employment, a lack of understanding regarding effective methodologies, and an absence of a rich home literacy environment. This finding underscores the necessity for enhancing synergistic collaboration between teachers and parents through socialisation, mentoring, and the implementation of practical strategies to provide comprehensive support for the optimal development of students' reading skills.
PENANAMAN NILAI CINTA TANAH AIR MELALUI PROGRAM PEMBIASAAN MENYANYIKAN LAGU NASIONAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DI SEKOLAH DASAR Muh. Khaerul Ummah BK; Hamna; Nur Fadila Rusli; Stevani Charolina Labang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39444

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil penanaman nilai cinta tanah air melalui projek pembiasaan menyanyikan lagu nasional dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan sebagai bagian dari projek pengabdian kepada masyarakat di SDN 2 Tambun dengan melibatkan 26 siswa kelas III. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan melalui tahapan pengenalan lagu, pelatihan vokal sederhana, pembiasaan menyanyi, serta evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembiasaan menyanyikan lagu nasional mampu meningkatkan semangat belajar, rasa bangga terhadap bangsa, kedisiplinan, Serta penghargaan siswa terhadap simbol-simbol negara. Siswa menjadi lebih percaya diri, aktif, dan menunjukkan antusiasme tinggi selama pembelajaran. Guru juga menilai kegiatan ini efektif dalam memperkuat pemahaman nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga tentang Persatuan Indonesia. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, bermakna, dan kontekstual melalui penghayatan makna lagu yang dinyanyikan.
ANALISIS TANTANGAN BELAJAR SISWA SD YANG MENGALAMI BROKEN HOME DI SDN 08 BIAU Rosita Sinyor; Muh. Khaerul Ummah BK; Mustakim
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12268

Abstract

Disharmonious family conditions are often a factor hindering students' learning success at school. This study aims to analyze the learning challenges experienced by elementary school students from broken homes and the mentoring strategies implemented by homeroom teachers and principals. The study used a qualitative approach with a case study method at SDN 08 Biau, Buol Regency, with a student from a broken home, the homeroom teacher, and the principal as subjects. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed descriptively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that students from broken homes face challenges such as decreased learning motivation, difficulty concentrating, emotional instability, and vulnerability to peer teasing. Lack of parental support and unfavorable home conditions also impact students' academic development. The strategies implemented include individual guidance, adjusted evaluations, motivation, study groups, and supporting activities such as watching educational films together. This mentoring has been proven to help increase students' enthusiasm for learning, participation, and self-confidence. This research is expected to serve as a reference for teachers and schools in designing learning strategies that are friendly to students from broken homes.
INTEGRASI ULAR TANGGA MULTIMEDIA DALAM PBL UNTUK HASIL BELAJAR IPAS BERNUANSA KEARIFAN LOKAL Yulia Astuti; Moh. Rudini; Muh. Khaerul Ummah BK
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) berbasis media digital permainan ular tangga pada peserta didik kelas V MIN 1 Tolitoli. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa, di mana sebagian besar belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 70, serta pembelajaran yang masih didominasi metode ceramah dan kurangnya penggunaan media inovatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 28 peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan peserta didik serta tes hasil belajar pada ranah kognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbasis multimedia ular tangga mampu meningkatkan keterlibatan, antusiasme, serta kemampuan peserta didik dalam memecahkan masalah, yang berdampak pada peningkatan hasil belajar IPAS secara bertahap dari pra-siklus hingga siklus II dan mencapai ketuntasan yang diharapkan. Dengan demikian, integrasi model PBL dan media permainan ular tangga berbasis digital terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan menyenangkan serta meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik sekolah dasar.
Integrasi Nilai-Nilai Tradisi Mappasabatu Dalam Pembelajaran IPS UNTUK Menanamkan Karakter Siswa SDN 3 Dadakitan Hamna; Muh. Khaerul Ummah BK; Ariska Ramadani; Nurhaifa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.53081

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai tradisi mappasabatu dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebagai upaya menanamkan karakter siswa di SDN 3 Dadakitan. Mappasabatu merupakan tradisi lokal yang bermakna bersatu atau persatuan, yang memiliki esensi serupa dengan konsep gotong royong dalam kebudayaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan tokoh masyarakat, serta observasi partisipatif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi mappasabatu mengandung empat nilai utama, yaitu nilai budaya, nilai sosial, nilai kebersamaan, dan nilai religius. Pelaksanaan tradisi ini dalam kehidupan masyarakat diwujudkan melalui kegiatan menanam dan memanen padi secara bergiliran serta gotong royong mengangkat rumah dan memasak bersama dalam acara pesta. Di lingkungan SDN 3 Dadakitan, meskipun guru dan siswa belum sepenuhnya mengenal istilah mappasabatu secara formal, praktik gotong royong seperti membersihkan lingkungan sekolah secara bersama-sama telah berlangsung sebagai cerminan nilai-nilai tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai mappasabatu dalam pembelajaran IPS dapat memperkuat pendidikan karakter siswa, khususnya karakter sosial, kerja sama, dan religius.