Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH BERMAIN SENI KRIYA TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DI PAUD IKHLAS SIDORUKUN URUNG KOMPAS Zubaidah; Sahbuki Ritonga; Leli Hasanah lubis; Uswatun Hasanah MT; Ismi Yulizar
Qalam lil Athfal Vol. 3 No. 1 (2025): Vol III Edisi I Tahun 2025
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v3i1.254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bermain seni kriya terhadap perkembangan kognitif anak di PAUD Ikhlas Sidorukun Urung Kompas. Seni kriya sebagai salah satu bentuk aktivitas kreatif diyakini mampu merangsang kemampuan berpikir, memecahkan masalah, dan meningkatkan daya konsentrasi pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi-experiment). Subjek penelitian adalah anak-anak kelompok usia 4-6 tahun di PAUD Ikhlas Sidorukun Urung Kompas, yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi perkembangan kognitif berdasarkan indikator-indikator yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti aktivitas seni kriya mengalami peningkatan yang signifikan pada kemampuan kognitif dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengikuti aktivitas tersebut. Aktivitas seni kriya, seperti membuat karya dari kertas, kain, dan bahan alam, terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kreativitas, dan keterampilan memecahkan masalah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bermain seni kriya memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Oleh karena itu, disarankan kepada pendidik PAUD untuk mengintegrasikan seni kriya dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari sebagai salah satu metode stimulasi perkembangan anak.
Manajemen Sekolah Berkebutuhan Khusus Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Sahbuki Ritonga; Daroe Iswatiningsih; Nurul Zuriah; Akhsanul In’am; Dahrul Aman Harahap
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 1 (2025): Vol IX. Edisi I 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/tbq.v9i1.269

Abstract

Sekolah berkebutuhan khusus memiliki peran penting dalam menyediakan layanan pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi siswa dengan kebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi manajemen sekolah yang dapat diterapkan secara efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap aktivitas pembelajaran, pengelolaan sekolah, serta interaksi antara guru, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat strategi utama yang berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, yaitu: (1) pengembangan kurikulum yang fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan individual siswa, (2) pemanfaatan teknologi pembelajaran yang inovatif dan ramah disabilitas, (3) pelatihan guru secara berkelanjutan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan empati terhadap siswa berkebutuhan khusus, serta (4) penguatan kerja sama antara pihak sekolah, orang tua, dan komunitas sebagai bentuk dukungan lingkungan belajar yang holistik dan berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan sekolah yang terstruktur, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan peserta didik dengan kebutuhan khusus. Sekolah berkebutuhan khusus perlu secara proaktif merancang dan menerapkan strategi manajerial yang mampu mengakomodasi perbedaan individu, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, adaptif, memberdayakan, dan berorientasi pada perkembangan jangka panjang siswa
MENINGKATKAN KAPASITAS MAHASISWA DENGAN PERAN NARASUMBER DALAM PEMBEKALAN BEM STIT AL BUKHARY LABUHANBATU Sahbuki Ritonga
Qalam lil Mubtadiin Vol. 2 No. 2 (2024): Vol. II Edisi II Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v2i2.211

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa melalui peran narasumber dalam kegiatan pembekalan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIT Al Bukhary Labuhanbatu – Sumatera Utara. Kegiatan pembekalan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat kemampuan akademis dan non-akademis mahasiswa, yang tergabung di dalam BEM sehingga dapat diharapkan dalam mendukung pencapaian kompetensi yang lebih tinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi kegiatan pembekalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran narasumber dalam pembekalan BEM memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan kapasitas mahasiswa. Narasumber, yang terdiri dari para ahli dan praktisi di berbagai bidang, memberikan wawasan, pengalaman dan pengetahuan yang relevan dan up-to-date, serta membagikan pengalaman praktis yang dapat diaplikasikan oleh mahasiswa dalam konteks akademis dan profesional. Selain itu, interaksi langsung dengan narasumber juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mahasiswa, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan dalam studi dan karir mereka di masa depan. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan pembekalan dengan melibatkan narasumber internal adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa. Implementasi yang konsisten dan terencana dari kegiatan semacam ini jelas dapat membantu mahasiswa dalam mengembangkan bakat serta keterampilan secara kritis, analitis, dan praktis yang diperlukan dalam pekerjaan mereka serta dunia kerja kelak. Rekomendasi dari penelitian ini adalah agar institusi pendidikan tinggi lainnya dapat mengadopsi pendekatan serupa di dalam program pengembangan mahasiswa mereka, guna mencapai hasil yang lebih optimal dalam pembentukan kompetensi dan kesiapan kerja lulusan.
ANALISIS ANTARA KOMPETENSI SOSIAL GURU DAN KETERLIBATAN ORANG TUA DALAM PENDIDIKAN ANAK Ilal Astuti Siregar; Sahbuki Ritonga
Qalam lil Mubtadiin Vol. 2 No. 2 (2024): Vol. II Edisi II Tahun 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qlm.v2i2.216

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi sosial guru dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, penelitian ini meneliti bagaimana guru dengan kompetensi sosial tinggi mampu menciptakan lingkungan belajar kondusif dan menjalin hubungan positif dengan orang tua siswa. Kompetensi sosial guru, yang meliputi komunikasi efektif, empati, dan kemampuan membangun relasi positif, dianggap berperan penting dalam menciptakan iklim belajar yang suportif. Di sisi lain, keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, baik melalui dukungan pembelajaran di rumah, partisipasi dalam kegiatan sekolah, maupun komunikasi rutin dengan guru, berdampak signifikan terhadap prestasi akademik dan perkembangan psikososial anakdan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi sosial guru yang tinggi berkorelasi positif dengan tingkat keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Keterlibatan orang tua juga dipengaruhi oleh komunikasi efektif yang dibangun oleh guru dengan orang tua. Artikel ini memberikan wawasan tentang pentingnya pengembangan kompetensi sosial guru dalam upaya meningkatkan partisipasi orang tua dalam pendidikan anak.
Lagu Balonku Untuk Menambah Semangat Belajar Anak Paud Mutiara Islam Haris Suwondo; Soybatul Aslamiah Ritonga; Sahbuki Ritonga; Azhar; Ali Sadikin Ritonga
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lagu anak merupakan salah satu media pembelajaran yang efektif dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna. Salah satu lagu anak yang populer dan mudah diterapkan dalam kegiatan pembelajaran adalah lagu “Balonku”. Lagu ini memiliki melodi yang ceria serta lirik yang sederhana sehingga mudah diingat, dinyanyikan, dan dipahami oleh anak-anak. Penggunaan lagu “Balonku” dalam proses pembelajaran di PAUD bertujuan untuk meningkatkan semangat dan motivasi belajar anak, sekaligus mengembangkan berbagai aspek perkembangan anak secara terpadu. Melalui kegiatan menyanyikan lagu “Balonku”, anak-anak tidak hanya merasa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran, tetapi juga memperoleh stimulus positif terhadap perkembangan bahasa dan komunikasi. Lirik lagu yang sederhana membantu anak mengenal kosakata baru, melatih pengucapan, serta meningkatkan kemampuan mengekspresikan diri secara verbal. Selain itu, kegiatan bernyanyi yang disertai dengan gerakan tubuh sederhana dapat membantu meningkatkan kemampuan motorik halus dan koordinasi gerak anak. Dengan demikian, lagu “Balonku” dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menyenangkan dan edukatif di lingkungan PAUD. Penerapan lagu ini secara rutin dalam kegiatan belajar diharapkan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, kreatif, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini.
Pengaruh Permainan Lompat Tali Dan Petak Umpet Terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Di TK IT Imam Syafii Labuhanbatu Sarmila Rahma Daini; Sahbuki Ritonga; Eriani; Soybatul Aslamiah Ritonga
Qalam lil Athfal Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I Tahun 2026
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v4i1.565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lompat tali dan petak umpet terhadap perkembangan motorik kasar anak usia dini di TK IT Imam Syafii Labuhanbatu, tahun ajaran 2024/2025 jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif (Quasi Exsperiment) dengan sample penelitian total sampling 40 siswa kelas control dan eksperimen. Peneliti melaksankan proses pembelajaran menggunkan media permainan lompat tali dan petak umpet Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi sebanyak 12 pernyataan dan di aplikasikan kepada siswa sebanyak 40 siswa Teknik analisis data menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikan a=0,05 hasil uji hipotesis data post test Menggunakan Media lompat tali diperoleh thitung > ttabel (3,059 > 2,0252) dan petak umpet diperoleh thitung > ttabel (3,107 > 2,0252). Sehingga H1 diterimah H0 ditolak. Maka terdapat pengaruh hasil belajar siswa dengan mengunakan Media lompat tali tahun pelajaran 2024/2025.
Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Di TK Generasih Hati Labuhanbatu Silvana Dewi; Sahbuki Ritonga; Dwina Putri
Qalam lil Athfal Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I Tahun 2026
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v4i1.567

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di TK Generasi hati RantauPrapat, tahun ajaran 2024/2025 jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif (Quasi Exsperiment) dengan sample penelitian total sampling 47 siswa kelas control dan eksperimen. Peneliti melaksankan proses pembelajaran menggunkan media audio visual seperti infokus (bercerita dan Tanya jawab). Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi sebanyak 12 pernyataan dan di aplikasikan kepada siswa sebanyak 47 siswa Teknik analisis data menggunakan uji t berpasangan dengan taraf signifikan a=0,5 hasil uji hipotesis data post test Menggunakan Media Herbarium diperoleh thitung > ttabel (3,241 > 2,0105). Sehingga H1 diterimah H0 ditolak. Maka terdapat pengaruh hasil belajar siswa dengan mengunakan Media interaktif tahun pelajaran 2024/2025.
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Meronce Dan Kegiatan Kolase Pada Anak Di TK Alhambra Langga Payung Sungai Kanan Azizah Menri Munthe; Sahbuki Ritonga; Siti Aminah Hasibuan; Ismi Yulizar
Qalam lil Athfal Vol. 4 No. 1 (2026): Vol IV Edisi I Tahun 2026
Publisher : Sekolah TInggi Ilmu Tarbiah Al Bukhari Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58822/qla.v4i1.576

Abstract

Kegiatan kolase dan meronce bahan dasar dari alam sebagai media dalam peningkatan kemampuan motorik halus anak sangat jarang di terapkan di TK Al Hambra Langgapayung. Kegiatan yang biasa dilakukan dalam menstimulus motork halus anak adalah dengan menggambar dan mewarnai sehingga kemampuan motorik halus anak masih kurang dalam kegiatan menempel seperti pembuatan kolase. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah "bagaimana media kolase bahan alam dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini di TK Al Hambra Langgapayung?" adapun tujuannya dengan dilakukan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan kolase bahan alam biji-bijian. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 2 siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Adapaun setiap siklus dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Dalam penilaian setiap siklusnya melalui lembar observasi untuk mengetahui peningkatan anak di Al Hambra Langgapayung yang berjumlah 25 anak.     Hasil dari dilaksanakan penelitian ini yaitu terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dan meronce bahan alam biji-bijian. Hal tersebut didukung oleh hasil penilaian yang dilaksanakan dari siklus I sampai siklus II. Kemampuan motorik halus anak pada siklus II telah mencapai indikator penilaian yang di harapkan yakni Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan Berkembang Sangat Baik (BSB). kegiatan penilaian tersebut dilihat dari kemampuan anak yang meningkat saat membuat kolase bahan alam biji-bijian anak mampu menempel sesuai dengan objek yang diberikan dan rapih serta kolaborasi warna yang sesuai secara mandiri.