Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Analisis Gaya Kepemimpinan Kepala Desa dalam Memajukan Desa (Studi Desa Bumi Agung Marga Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara Tahun 2024) Rahul, Ibnu; Suryani, Eny Inti; Sari, Tia Marlinda
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1729

Abstract

Memajukan desa sangat dipengaruhi oleh peran kepala desa dalam mengelola sumber daya dan melibatkan masyarakat secara aktif. Desa Bumi Agung Marga di Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, masih menghadapi beberapa kendala yang berpengaruh terhadap upaya memajukan desa. Permasalahan tersebut meliputi lambatnya proses pengambilan keputusan yang menghambat percepatan program, keterbatasan dalam pengelolaan sumber daya akibat minimnya anggaran, sarana produksi, dan keterampilan masyarakat, serta rendahnya keterlibatan warga dalam musyawarah dan pelaksanaan kegiatan desa.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya kepemimpinan kepala desa dalam memajukan Desa Bumi Agung Marga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara mendalam untuk menggambarkan hubungan antara gaya kepemimpinan kepala desa dengan tingkat partisipasi masyarakat serta kemampuan mengelola sumber daya desa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lambatnya pengambilan keputusan dipengaruhi keterbatasan sumber daya manusia dan koordinasi antar-dusun. Tantangan pengelolaan sumber daya disebabkan oleh terbatasnya modal, sarana produksi, dan keterampilan masyarakat. Kurangnya keterlibatan masyarakat dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran, kesibukan sehari-hari, serta distribusi informasi yang terbatas. Dapat disimpulkan, gaya kepemimpinan Kepala Desa Bumi Agung Marga bersifat demokratis dan partisipatif, meskipun menghadapi kendala, kepemimpinan ini terbukti mampu mendorong pemberdayaan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, serta memajukan desa secara berkelanjutan.