Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ORIENTASI PEMAHAMAN SYARIAT HUMANIS PADA HUKUM POTONG TANGAN: ANALISIS TAFSIR AL-MISBAH DAN AL-AZHAR DI HIMPUNAN MAHASISWA YAYASAN AL-KAHFI Tamam, Badru; Zain, Luthfi; Luthfiyah, Nabilatul; Febriani, Nur Arfiyah; Mulyani, Mulyani; Sukataman, Sukataman
MADANI Abdimas : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): MADANI Abdimas | Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : MPP: Lembaga Penelitian Dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam, as a religion of mercy for humanity and the entire universe, should demonstrate its existence. This is because Islamic values are universal, touching various aspects of life and are acceptable to all ethnic groups, races, and tribes. Islam highly upholds humanistic Sharia law, embodied in its primary source, the Quran. The concepts of equal access among humans, mutual respect despite differences in background, selfless mutual assistance, and many other life values are gleaned from the Quran. It would certainly be wonderful if these were fully realized in this life. The Quran also upholds laws that apply to the relationship between humans and God. This is closely related to the periodicity of the Quran's revelation. The periodicity of the Quran's revelation itself is divided into two: Makkiyah and Madaniyah. These periods have their own unique characteristics, and the intended audience for the verses is made clearer by this periodicity. Thus, existing interpretations can be adapted to the circumstances and times in which the Quranic verses were revealed. Furthermore, through library research using a sharia deconstruction approach, the author wants to explore the humanist sharia contained through an analysis of the interpretation of Q.S Al-Mā'idah [5]: 38 regarding the law of cutting off hands from two books of interpretation; Tafsir al-Mishbah and Tafsir al-Azhār
Pelatihan Pembelajaran Membaca Al - Qur’an pada Profesi Juru Parkir dan Tukang Becak Berbasis Pondok Pesantren di Baitul Maal Umat Sejahtera Mulia Kebumen Sukataman, Sukataman; Makmun, Syukron
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 6, No 3 (2023): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v6i3.82347

Abstract

Baitul maal Umat Sejahtera Mulia (USM) Kebumen merupakan lembaga nirlaba (lembaga non profit yang konsern dalam seosial keagamaan), juga memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan agama islam bagi 8 asnaf. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar mereka yang berprofesi sebagai juru parkir dan tukang becak tidak melupakan kewajibannya sebagai seorang muslim, karena kebanyakan dari mereka sibuk mencari rizki dan lupa dengan amalan agamanya.  Metode pengabdian yang digunakan adalah dengan menggunakan CBPR (Community Based Parsipatory Research), dimana penulis memposisikan sebagai jembatan antara USM dengan komunitas orang yang berprofesi juru parkir dan tukang becak. Sedangkan metode pembelajaran yang diterapkan dalam pelatihan berbasis metode pembelajaran di pondok pesantren yaitu sorogan, bandongan dan menghafal. Melalui metode tersebut, peserta pelatihan diharapkan bisa membaca Al - Quran dengan baik dan benar. Hasil pelatihan bahwa 80 % para peserta sangat mudah memahami, mudah mempraktikkan dalam membaca Al-Qur’an secara benar sesuai kaidah tajwid.  Sehingga penulis menyimpulkan bahwa metode pengadbdian CBPR dengan menerapkan metode pembelajaran di Pondok Pesantren sangat membantu para juru parkir dan tukang becak dalam membaca Al – Qur’an dengan benar sesuai kaidah tajwid.