p-Index From 2021 - 2026
4.319
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL BAHARI PAPADAK
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PARIWISATA BERKELANJUTAN DI PANTAI OECINA, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Meni, Cristin P.; Paulus, Chaterina A.; Yahyah, Yahyah
Jurnal Bahari Papadak Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Pantai Oecina merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kupang yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Perairan (TNP) Laut Sawu. Pantai Oecina menawarkan banyak pengalaman wisata bagi wisatawan yang mengunjunginya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah Pantai Oecina sudah menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan yakni dari segi ekonomi, ekologi dan sosial yang termuat dalam empat aspek yakni atraksi, fasilitas, infrastruktur dan keterlibatan pengelola berdasarkan persepsi dari wisatawan. Sampel yang digunakan sebanyak 50 orang wisatawan dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner, kemudian akan dianalisis faktor-faktor internal dan eksternal apa saja yang terdapat di Pantai Oecina. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar wisatawan setuju bahwa Pantai Oecina masih belum menerapkan konsep pariwisata berkelanjutan. Hal ini terlihat jelas dari aspek fasilitas, infrastruktur dan keterlibatan pengelola yang perlu ditingkatkan lagi padahal aspek atraksi yang ada di Pantai Oecina sudah sangat mumpuni. Kata kunci: Pantai Oecina, Pariwisata Berkelanjutan, Faktor Internal dan Eksternal. Abstract - Oecina Beach is one of the tourist destinations in Kupang Regency that is included in the Sawu Sea National Marine Park (TNP) area. The Oecina Beach offers many tourism experiences for tourists that visit it. This research aims to see whether Oecina Beach has implemented the concept of sustainable tourism, including economic, ecological and social aspects, which are contained in four aspects, namely attractions, facilities, infrastructure and manager involvement based on the perceptions of tourists. The respondents used a sample of 50 tourists with interview techniques using a questionnaire, then analyzed the internal and external factors found at Oecina Beach. The results showed that most tourists agreed that Oecina Beach still had not implemented the concept of sustainable tourism. This is evident from the aspects of facilities, infrastructure and manager involvement that need to be improved even though the attraction aspects at Oecina Beach are very qualified. Keywords:Oecina Beach, Sustainable Tourism, Internal and External Factors.
PENGELOLAAN PERIKANAN PELAGIS BESAR BERBASIS PENDEKATAN EKOSISTEM PADA DOMAIN EKONOMI DI PPI OEBA, KOTA KUPANG Tefbana, Irene; Tallo, Ismawan; Paulus, Chaterina A.
Jurnal Bahari Papadak Vol 6 No 2 (2025): Jurnal Bahari Papadak
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak- Pendekatan ekosistem dalam pengelolaan perikanan, yang dikenal sebagai Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM), bertujuan untuk menilai status terkini pengelolaan perikanan pelagis besar di PPI Oeba, Kota Kupang. Penilaian ini dilakukan melalui analisis indikator-indikator dalam domain EAFM. Indikator yang dianalisis dalam domain ekonomi antara lain kepemilikan aset, pendapatan rumah tangga, rasio tabungan (saving rate) dan nilai tukar nelayan (NTN). Penelitian ini menggunakan metode observasi dan wawancara dengan bantuan kuesioner. Sampel yang digunakan sebanyak 37 responden, yang dipilih dengan pertimbangan bahwa mereka merupakan nelayan pengguna armada penangkapan pancing ulur tuna. Data dari setiap indikator dalam domain ekonomi dianalisis berdasarkan hasil skoring. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui nilai dan status masing-masing indikator, dengan ketentuan bahwa semakin tinggi nilai indikator, maka semakin baik pula status pengelolaan perikanan. Sebaliknya, semakin rendah nilai indikator, maka semakin buruk pula status pengelolaannya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa status terkini pengelolaan perikanan pelagis besar berbasis pendekatan ekosistem (EAFM) pada domain ekonomi di PPI Oeba, Kota Kupang, berada pada kategori baik, dengan nilai agregat sebesar 234. Hasil ini divisualisasikan melalui model bendera berwarna hijau muda. Kata kunci : Pengelolaan Perikanan, Pelagis Besar, Domain Ekonomi, EAFM, PPI Oeba Abstract - Fisheries management with an ecosystem approach, known as the Ecosystem Approach to Fisheries Management (EAFM), aims to determine the current status of large pelagic fisheries management at the Oeba Fish Landing Site (PPI), Kupang City, based on an ecosystem approach by analyzing indicators in the economic domain. The economic domain indicators analyzed include asset ownership, household income, saving rate, and fishermen’s terms of trade (NTN). The method used in this research was observation and interviews using questionnaires. The research sample consisted of 37 respondents, selected as fishermen using tuna handline fishing gear. Data from each economic domain indicator were analyzed based on scoring obtained from interviews and surveys to determine the value and status of each indicator. The rule is that the higher the indicator value, the better the fisheries management status, and conversely, the lower the indicator value, the worse the management status. The results of this study indicate that the current status of large pelagic fisheries management based on the ecosystem approach in the economic domains at PPI Oeba, Kupang City, the economic domain is in a good status in implementing EAFM, with an aggregate value of 234 and a light green flag visualization. Keywords: Fisheries Management, Large Pelagic,Economic Domain, EAFM, Fishery Port Oeba.