Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penerapan Terapi Deep Breathing Relaxation terhadap Penurunan Nyeri pada Ibu Post Operasi Sectio Caesaria Karmi, Rudi; Oktri, Yosi; Diana, mega
Health Idea Vol 2, No 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Ide Insan Kreatif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63860/hi2203

Abstract

Sectio cesarea is the act of making an incision to open abdominal wall and uterine wall to remove the fetus from the mother's womb. Postoperative sectio caesarea patients will feel pain due to  an incision in the abdominal wall and uterus. The role of nursesare as nursing care providers in non-pharmacological pain management, one of them  is relaxation techniques. Deep breathing relaxation is one of the non-pharmacological therapies that can be used to relax muscle tension so  it can reduce the pain scale of postoperative mothers. Methods: This study used a case study of deep breathing relaxation therapy in post caesarea sectio operation mothers to reduce pain intensity. Results: The results of determiner case study can be concluded that the application of deep breathing relaxation therapy in postoperative sectio caesarea mothers is effective to accelerate the process of reducing the pain of post caesarea sectio operation mothers. Conclusions and suggestions: The application of deep breathing relaxation therapy to reduce pain has an effect so it can be applied by health workers as an effort to accelerate the process of reducing pain in post caesarea sectio operation mothers.Keywords: Deep Breathing, Sectio Caesarea, Pain
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF DENGAN INTERVENSI SENAM KEGEL UNTUK MENGATASI SERING BAK Nursifa, Niknik; Winarti, Winarti; Oktri, Yosi
Jurnal Kesehatan Bhakti Husada Vol 10 No 1 (2024): JURNAL KESEHATAN BHAKTI HUSADA
Publisher : Jurnal Kesehatan Bhakti Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37848/jurnal.v10i1.193

Abstract

Kehamilan, persalinan, nifas dan BBL merupakan suatu keadaan yang fisiologis. Dimana pada masa tersebut terjadi perubahan fisiologis maupun patologis, Sering buang air kecil merupakan salah satu ketidaknyamanan yang sering terjadi pada kehamilan khusunya kehamilan trimester III, ditemukan sekitar 50% di indonesia dan di Puskesmas ”C” ditemukan sebanyak 29 % ibu hamil yang mengalami sering buang air kecil. Tujuan penelitian ini untuk memberikan asuhan senam kegel terhadap ibu dengan ketidaknyamanan sering buang air kecil. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melakukan pengkajian sampai memberikan asuhan. Subjek penelitian Ny.”Y” yang mengalami sering buang air kecil pada kehamilan trimester III dan diberikan intervensi senam kegel. Hasil studi kasus yaitu asuhan senam kegel yang dilakukan selama ±2 minggu dengan perlakuan 5x sehari dengan masing-masing frekuensi sebanyak 10x kontraksi dengan istirahat selama 5 menit. Hasil dari penelitian didapatkan keluhan ibu berangsur-angsur membaik. Simpulan senam kegel efektif untuk mengurangi ketidaknyamanan sering buang air kecil pada kehamilan trimester III. Disarankan bagi bidan untuk melakukan asuhan senam kegel pada ibu hamil sebagai penatalaksanaan ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III sering buang air kecil.
ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. “R” G2P1A0 DENGAN KETIDAKNYAMANAN NYERI PINGGANG MELALUI PEMANFAATAN VIDEO SENAM HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS “C” KABUPATEN BANDUNG BARAT TAHUN 2023 Hulwa Octina, Fida; Yuliana; Suhartin, Titin; Oktri, Yosi
Jurnal Osadhawedyah Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Osadhawedyah | Agustus-Oktober
Publisher : PT NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) Tahun 2019, 50–70% wanita hamil di seluruh dunia mengalami ketidaknyamanan nyeri pinggang. Komplikasi dari nyeri pinggang adalah Penurunan mobilitas yang dapat menghambat aktifitas seperti mengendarai kendaraan, merawat anak dan mempengaruhi pekerjaan ibu, insomnia yang menyebabkan keletihan dan iritabilitas. Ibu hamil memang mengalami ketidaknyamanan, namun jika tidak   ditangani, dapat mengalami dampak lebih lanjut secara fisik dan psikologis, maka dari itu dilakukan senam hamil untuk mengurangi ketidaknyamanan. Studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas “C” Kabupaten Bandung Barat, terdapat 17 ibu hamil (37%) yang mengalami nyeri pinggang. Metode penelitian dalam bentuk studi kasus yang dilakukan pada Ny. “R” G2P1A0 pada usia kehamilan 35 minggu 2 hari sampai dengan KB. Klien yaitu Ny. “R” yang mengalami nyeri pinggang pada Trimester III dan diberikan intervensi senam hamil melalui pemanfaatan video. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa setelah diberikan asuhan senam hamil dengan pemanfaatan video yang dilakukan 3 kali dalam seminggu dengan durasi ± 15 menit selama ± 4 minggu, maka nyeri pinggang yang dirasakan ibu hamil berkurang sampai tidak dirasakan lagi. Simpulan terdapat kesesuaian antara teori dan praktik pada asuhan kebidanan. Saran diharapkan menjadi masukan dan acuan pemanfaatan teknologi dalam pemberian asuhan berupa pemberian video senam hamil sebagai media intervensi untuk mengatasi permasalahan khususnya pada trimester III dengan ketidaknyamanan nyeri pinggang.