Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Guru dalam Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas IV di SD Negeri 106810 Sampali Rambe, Riris Nurkholidah; Utami, Anggi Putri; Salbila, Isal; Handayani, Risma; Bayu, Silvana; Aulia, Usna
TSAQOFAH Vol 3 No 4 (2023): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/tsaqofah.v3i4.1212

Abstract

Learning to read faces problems and obstacles. The teacher's role as a facilitator is to facilitate student learning as well as possible by using various strategies, methods and learning resources. The teacher's role in education is to equip students with the central point of science and technology. The purpose of this study was to determine the teacher's role in improving the reading skills of fourth grade students at SDN 106810 Sampali. The method used in this research is a descriptive qualitative method. Based on the results of the research, it can be concluded that there are several types of media used in teaching reading, but students are more interested in media images, for example pop-up books and teaching materials used in teaching reading, namely thematic books. While the efforts that teachers make in improving students' reading skills are by motivating, directing, guiding, providing reading corners, making visits to the library and giving prizes to students whose reading is already fluent and getting used to literacy activities before starting learning so that students like and are interested in reading.
Implementasi Model Kooperatif Jigsaw dalam Pembelajaran IPS di SDN 010140 Perkebunan Gunung Melayu Utami, Putri; Fadillah, Fadillah; Salbila, Isal; Marcela, Raya; Aulia, Usna; Yusnaldi, Eka
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.10896

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah model pembelajaran kelompok dengan menempatkan anggota ke dalam dua kelompok kecil yakni kelompok ahli dan kelompok asal untuk saling mengemukakan pendapat, sehingga siswa bisa memahami isi pelajaran dengan mengeksplor kemampuan berpikirnya dan juga membuat siswa terampil dalam komunikasi dan kerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi bahwa pembelajaran IPS dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan model pembelajaran kooperatif jigsaw yang dapat memudahkan siswa untuk memahami materi pelajaran. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian yaitu ada beberapa kendala dalam pelaksanaan model kooperatif jigsaw dalam pembelajaran IPS, namun yang kurang dari proses pembelajaran model kooperatif tipe jigsaw yang telah dilakukan dijadikan sebagai evaluasi dalam proses pembelajaran berikutnya agar menjadi lebih baik.
Penerapan Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Matematika di MIN 3 Kota Medan Salbila, Isal; Rizky Wandini, Rora
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11942

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan pendidikan karakter melalui pembelajaran matematika di MIN 3 Kota Medan. Adapun Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif untuk secara sistematis dan logis dalam penerapan pendidikan karakter melalui pembelajaran Matematika di MIN 3 Kota Medan. Subjek penelitian adalah siswa siswi kelas VI, yang dilaksanakan di MIN 3 Medan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil wawancara dengan ibu Afrida, S.Ag. Selaku wali kelas VI yang mengajar di MIN 3 Kota Medan, setelah di terapkanya pendidikan karakter melalui pembelajaran matematika mereka mulai mengerti dan menjalankan pendidikan karakter dalam pembelajaran matematika yaitu diantaranya: religius, jujur, toleransi disiplin, keja keras, kreatif, mandiri, demokrasi, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. Dapat di simpulkan bahwa dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter dalam pembelajaran matematika, sekolah dapat membantu membentuk siswa menjadi individu yang berintegritas, bertanggung jawab, dan memiliki nilai-nilai moral yang kuat.
Pembelajaran yang Menyenangkan pada Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MIS Al-Washliyah Nasution, Abdul Gani Jamora; Utami, Anggi Putri; Adella, Sindy; Salbila, Isal; Aulia, Usna
MASALIQ Vol 3 No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v3i1.757

Abstract

Enjoyable learning in SKI subjects needs to be widely understood. Fun learning is a learning process in which there is a strong relationship between the teacher and students, without any feelings of pressure. The purpose of this study was to find out about fun learning in the subject of Islamic Cultural History (SKI) at MIS Al-Washliyah. The method used in this research is a descriptive qualitative method. Based on the results of the research, it can be concluded that the implementation of learning carried out at MIS Al-Washliyah has been going well according to the Learning Implementation Plan (RPP). However, there are several obstacles that are felt in carrying out learning at MIS Al-Washliyah, namely the conditions and school environment, biological, physiological and psychological conditions of students ranging from interests, talents, intelligence to student motivation in learning. The solution that can be done in overcoming obstacles is by means of a learning environment that must be made conducive so that the learning process can be carried out optimally. To provide motivation to students, teachers must also be able to use interesting and fun learning methods such as experimental methods, discussions and others. As a teacher, you must also pay attention to student learning readiness.
Perkembangan Kognitif dan Landasan Mendidik Siswa di SD PAB 12 SAMPALI Amelia Putri, Winda; Suyono, Suyono; Salbila, Isal; Adella, Sindy
Jurnal Media Informatika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Media Informatika
Publisher : Jurnal Media Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kognitif sendiri menjadi salah satu bagian terpenting dari proses perkembangan peserta didik. Kognitif juga merupakan istilah yang berasal dari kata “cognition” yang memiliki arti mengetahui. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui konsep dasar perkembangan kognitif pada anak menurut beberapa teori yaitu teori Jean Piaget, Jerome Brunner, Ausuble, dan Vygotsky. Jenis penelitian yang peneliti gunakan yaitu jenis penelitian kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data bersifat studi Pustaka atau library research. Artinya dalam kajian ini peneliti mengumpulkan data melalui literatur tertulis atau sumber-sumber informasi dan berbagai data lainnya yang dapat menunjang penulisan artikel ini didalam kepustakaan. Penelitian ini memfokuskan pada salah satu perkembangan kognitif yaitu Jean Piaget dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan dari teori Piaget dapat membantu para pendidik untuk memahami tahap dan karakteristik perkembangan kognitif peserta didik, yaitu dalam hal menentukan taraf kognitif dan memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan peserta didik.
The Influence of Diorama Media on Students’ Critical Thinking Skills in Social Studies Learning Salbila, Isal; Yusnaldi, Eka
Journal of Social Work and Science Education Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v6i3.1249

Abstract

This study examines the impact of Diorama media on fifth-grade students’ critical thinking skills in social studies at MIS Asmaul Husna. A quantitative experimental design was employed, involving 38 fifth-grade students divided equally into control and experimental groups (19 students each). Data were collected through pretest-posttest assessments to measure critical thinking skills before and after Diorama media implementation in the experimental group. Hypothesis testing revealed a statistically significant effect (sig. 2-tailed = 0.000 < 0.05), confirming that Diorama media enhances critical thinking skills. The experimental group showed marked improvement compared to the control group, leading to the acceptance of Ha (alternative hypothesis) and rejection of Ho (null hypothesis). This study pioneers the application of Diorama media in social studies education at the elementary level, demonstrating its efficacy as an innovative pedagogical tool for fostering higher-order thinking skills. Educators can adopt Diorama media to create engaging, tactile learning experiences that promote active student participation and critical analysis in social studies curricula. The findings provide empirical evidence supporting the integration of visual-spatial learning tools in elementary education, offering a replicable model for enhancing critical thinking through multisensory instruction.
The Strategic Role of the School Committee in Islamic Education at MI Al-Barkah North Sumatra Aziz, Mursal; Utami, Anggi Putri; Salbila, Isal; Aulia, Usna
EduBase : Journal of Basic Education Vol. 5 No. 2 (2024): EduBase : Journal of Basic Education
Publisher : LJPI UI Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The establishment of school committees is an important strategy to strengthen community involvement in education and improve the effectiveness of school management. This research aims to investigate the process of forming and establishing committees at MI Al-Barkah. The research method used is descriptive qualitative, with data collection techniques including interviews, field observations, and documentation studies (library literature). The research results show that the committee at MI Al-Barkah has been formed since 2007 and remains active to this day. The formation and establishment of this school committee has had a positive impact in increasing parent participation, the quality of education, and the effectiveness of school management.
Penguatan Toleransi Di SDN 106810 Sampali Nasution, Abdul Gani Jamora; Utami, Anggi Putri; Salbila, Isal; ‘Arif, Muhammad; Aulia, Usna
JURNAL PENDIDIKAN Vol 32 No 3 (2023): November
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jp.v32i3.4272

Abstract

Artikel ini menganalisis terhadap penguatan toleransi di SDN 106810 Sampali, dengan rumusan kajian yaitu latar keagamaan dan kebudayaan, kedua praktik pembelajaran mendukung toleransi. Untuk mendapatkan hasil riset, penelitian ini menggunakan konsep kualitatif deskriptif  dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Kegunaan keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, latar keagamaan dan kebudayaan pada dua jenis yaitu Islam dan Kristen. Untuk latar aliran keagamaan hanya diperdapati pada  beragama Islam yaitu Ahlussunnah Waljamaah dan Ahmadiyah. Sedangkan pembahasan kebudayaan hanya dua kelompok suku yaitu Jawa dan Batak. Kedua, praktik pembelajaran dalam mendukung atau menguatkan toleransi ada tujuh skema yang dipraktikkan, yaitu pertama, sebelum dan sesudah memulai pembelajaran siswa diarahkan untuk berdoa sesuai dengan keyakinan masing-masing. Kedua, melakukan piket bersama secara bergiliran. Ketiga, mendengarkan orang lain ketika berbicara tanpa memotong pembicaraan. Keempat, menghargai hak pribadi orang lain. Kelima, mengenalkan keanekaragaman Indonesia. Keenam, menggambarkan potret diri. Ketujuh, bersalaman dengan guru ketika berjumpa di sekolah.          Hasil penelitian ini menunjukkan keragaman baik faktor agama ataupun budaya dapat saling menguatkan dalam proses pencapaian tujuan pendidikan dan pembelajaran.Kata kunci : Penguatan Toleransi, Sekolah Dasar