Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PESANTREN SUMATERA THAWALLIB PARABEK BUKIT TINGGI PERKEMBANGAN DAN PERANNYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM DI KABUPATEN AGAM TAHUN 2009 Nasution, Abdul Gani Jamora; Ibrahim, Husna; Rambe, Khoirul Bariah; Pohan, Rinanti Ito; Indriani, Ririn; Dalimunte, Nur Aisyah; Lubis, Pinta Rojulani
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 20 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.8396262

Abstract

Lembaga pendidikan Islam merupakan tempat dimana pendidikan dalam kerangka Islam menunaikan tugasnya untuk mewujudkan keinginan umat Islam. Salah satu dari sekian banyak pesantren adalah Pondok Pesantren Thawalib Sumatera di Parabek yang terletak di Ladang Laweh oleh Jorong Parabek, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan wawancara dan observasi. Pada tahun 2009, Pondok Pesantren Thawalib Parabek mengalami banyak perubahan infrastruktur: asrama putri dan putra 4 lantai, gedung sekolah megah 4 lantai, Rusunawa 4 lantai dan 5 lantai, Kampus II di Jambu Air (sekarang Ar-Raudah TK), sarana olah raga, laboratorium. Sains, bahasa, komputer, radio, ruang kelas dilengkapi infocus dan video surveillance, perpustakaan memiliki tempat penitipan anak (TPA) dengan gedung Islamic center. Dan juga pengembangan pendidikan dan pesantren Sumatera Thawalib Parabek berperan penting dalam masyarakat, baik dalam bidang dakwah dan agama, dalam bidang sosial dan ekonomi.
ANALISIS PENGELOLAAN RUTINITAS DAN BENTUK KEGIATAN BERDAKWAH DI MASJID AGUNG KOTA BINJAI Nasution, Abdul Gani Jamora; Sembiring, Adelina Br; Munthe, Dina Aulia Yudistira; Harahap, Irma Sari; Hutajulu, Mutika Amalia Amini
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 21 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10072253

Abstract

Masjid Agung Kota Binjai merupakan lembaga kegiatan berdakwah yang bergerak dibidang keagamaan. Masjid Agung Kota Binjai merupakan sebuah wadah yang dapat membangun dan membina serta mengembangkan pemahaman dan kepercayaan kepada jamaah dan warga setempat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keimanan masyarakat. Selain itu, Masjid Agung Kota Binjai menjadi pusat berbagai aktivitas yang ditawarkan oleh warga Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Menurut Maman penelitian deskriptif berusaha menggambarkan suatu gejala sosial. Dengan kata lain penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan sifat sesuatu yang tengah berlangsung pada saat studi. Berdasarkan penelitian, diperoleh hasil yang cukup memuaskan dari adanya respon atas pertanyaan yang diberikan peneliti kepada narasumber atas jawaban mengenai pertanyaan yang berhubungan dengan sistem pengelolaan dan bentuk kegiatan berdakwah yang terdapat di dalam Masjid Agung Kota Binjai. Hasil dari wawancara dan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan rutinitas kegiatan dakwah di Masjid Agung Agung Kota Binjai dan juga apa apa saja bentuk kegiatan dakwah yang terdapat di Masjid Agung Kota Binjai.
NARASI SEJARAH PESANTREN MAWARIDUSSALAM SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM Nasution, Abdul Gani Jamora; Siregar, Nepri Handayani; Berutu, Nina Aldila; Batubara, Rabiatul Adawiyah; Prastiwi, Try Suci
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 21 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10070752

Abstract

Pesantren merupakan suatu lembaga dakwah Islam yang melembaga di Indonesia, dimana kyai dan santri hidup bersama dalam suatu asrama yang memiliki bilik-bilik kamar sebagai ciri-ciri esensialnya dengan berdasarkan nilai-nilai agama Islam. Penelitian ini mengkaji tentang narasi sejarah pesantren Mawaridussalam sebagai lembaga pendidikan Islam, untuk memudahkan penelitian ini digunakan rumusan masalah yaitu bagaimana sejarah berdirinya dan berkembangnya pesantren, siapa pendiri dan apa yang melatar belakanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis penelitian meto sejarah yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Mawaridussalam Batang Kuis. Hasil penelitian yang dilaksanakan di pondok pesantren mawaridussalam, kegiatan pengorganisasian dalam merancang program peningkatan mutu krativitas santri sudah berjalan sesuai dengan apa yang ditetapkan dalam keputusan bersama. Dan dalam hal pengorganisasian kepala sekoah berupaya untuk bekerja secara maksimal dan memberikan usaha yang terbaik, terlihat dari usaha-usaha yang dilakukan kepala sekolah, seperti halnya mencari tenaga pendidik dari luar pondok pesantren untuk mengisi ruang kosong di beberapa kegiatan ekstrakulikuler. Dalam perkembangan pendidikannya menggunakan kurikulum pendidikan yang masih sama dengan pesantren Gontor, kurikulum yang digunakan yaitu KMI (kulliyatul mu'allimin al-islamiyah. Yaitu kurikulum yang didesain dan sudah menggabungkan antara pendidikan umum dan diniyyah menjadi satu dengan metode klasikal, sistem kelas ada target pendidikan dan ujian.
INTEGRASI PEMBELAJARAN SAINS DAN AGAMA DI SD HIDAYATUL JANNAH Nasution, Abdul Gani Jamora; Ramadhani, Karfika Suci; Nisa, Khairun; Harahap, Rizki Melinda; Silalahi, Tia Anggraini
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 21 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10072240

Abstract

Artikel ini menganalisis terhadap Integrasi Pembelajaran Sains dan Agama di SD Hidayatul Jannah, dengan rumusan kajian yaitu pemahaman guru terhadap metode penggabungan antara sains dan agama, Penelitian ini menggunakan konsep kualitatif deskriptif dengan menggunakan instrumen pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kegunaan keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi. Membicarakan tentang integrasi sains dan agama berarti berupaya untuk memadukan antara sains dan agama, tak harus berarti menyatukan atau bahkan mencampuradukkan, karena identitas atau watak dari masing-masing kedua entitas itu tak mesti hilang dan harus tetap dipertahankan. Dalam paradigma Islam, integrasi antara agama dan sains adalah sesuatu yang mungkin adanya, karena didasarkan pada gagasan ke-Esa-an (tauhid). Sudah saatnya, sains dan agama harus menghadirkan kesadaran yang muncul lewat pandangan-pandangan yang lebih harmonis, holistik, dan komprehensif. Pendidikan merupakan salah satu medium terbaik untuk tujuan tersebut. Dengan integrasi sains dan teknologi berimplikasi pada pendidikan Islam antara lain: pertama, berimplikasi dalam hal kurikulum, mengantarkan peserta didik agar memiliki hasrat dan kemampuan untuk melakukan penelitian (riset) pada bidang-bidang sains untuk kemudian menemukan “titik sambungnya” dengan realitas objektif yang terjadi pada wilayah keagamaan. Kedua, implikasi dalam proses belajar mengajar, guru mengembangkan imajinasi kreatif. Dan ketiga implikasi dalam aspek pendidikan.
Pengaruh Metode Pembelajaran Role Playing Terhadap Kemampuan Komunikasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kalkautsar, Muhammad; Sumanti, Sholiha Titin; Nasution, Abdul Gani Jamora
MUDABBIR Journal Research and Education Studies Vol. 4 No. 1 (2024): Vol. 4 No. 1 Januari-Juni 2024
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/mudabbir.v4i1.498

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan komunikasi terhadap belajar siswa di Kelas Kontrol dan Kelas eksperimen sebelum menggunakan metode Role Playing pada mata pelajaran IPS kelas V materi peran tokoh dalam persiapan kemerdekaan di SD Negeri 104205 Desa Tembung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian in adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 104205 Desa Tembung yang berjumlah 40 orang. Sampel penelitian ini menggunakan metode random sampling sehingga sampel pada penelitian ini adalah dua kelas yang terdiri atas satu kelas eksperimen (V-A) dengan jumlah siswa sebanyak 20 orang dan satu kelas kontrol (V -B) dengan jumlah siswa 20 orang. Instrumen tes yang digunakan untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa adalah tes pilihan berganda yang berjumlah 10 soal dan angket. Analisis data menggunakan uji statistic dengan bantuan program SPSS seri 26.0. hasil penelitian yang dilaksanakan, maka dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap metode pembelajaran role playing terhadap kemampuan komunikasi belajar siswa SD Negeri 104205 Desa Tembung.Hal ini juga dibuktika dari hasil pengujian hipotesis dimana nilai sig. (2-failed) pada kelas eksperimen 0,000 < 0,05 yaitu terdapat pengaruh pada perlakuan dikelas eksperimen maka, Ha diterima dan Ho ditolak pada taraf ?= 0,05. Untuk penelitian lebih lanjut hendaknya penelitian ini dapat dilengkapi dengan meneliti aspek lain secara terperinci yang belum terjangkau saat ini.
Planning a Fun Learning Model at SD Nusantara Lubuk Pakam Nanda, Vira Dwi; Nasution, Abdul Gani Jamora; Khairizka, Wirda Indri
IKAMAS: Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Akmalia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62361/ikamas.v3i2.109

Abstract

The aim of this research is how to apply learning concepts to create a fun learning model. The method used in this research is qualitative-descriptive, this approach focuses on the researcher's understanding, thoughts and perceptions. The results of the researchers' perceptions of various materials regarding fun interest-based learning models are that students have different interests in certain subject matter at school. This cannot be separated from a fun learning model, so that students have an interest in continuing to study the material at the next level of education
Strengthening the Moral of Students Through PPKN Learning Adha , Chalijah; Izzatunnisa, Izzatunnisa; Nasution, Abdul Gani Jamora
IKAMAS: Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Akmalia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moral education is education that must be instilled in children. The age of elementary school children is golden period to apply learning to form the morals and character of these students. Civics is a subject that is expected to be a means for teachers to educate and shape the morals and characteristics of each student. The formation of good character and morals will produce positive sides for a child, one of which is the growth of a sense of responsibility , courtesy and discipline. Factors that can affect the morale of a child are the environment, friends, as well as media and technology
Makmeugang Tradition in Acehnese Society Nasution, Abdul Gani Jamora; Siregar, Aviva Hanum; Khairunnisa, Sabina; Ridwan, Fitri Syakira
IKAMAS: Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Akmalia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (723.542 KB)

Abstract

The purpose of this study is to find out how the meugang tradition in Acehnese society is. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The research results obtained are that the Maugang tradition is a tradition originating from Aceh which is still carried out today. This tradition is carried out by slaughtering livestock which will then be distributed to people in need, this aims to strengthen friendship and at the same time give alms. Usually this tradition is carried out as a form of gratitude to welcome holidays, such as fasting in Ramadan, Eid al-Fitr and Eid al-Adha
Contextual Learning Models In PKN Learning Fitri, Nur Laily; Nasution, Saidatul Fadhillah; Nasution, Abdul Gani Jamora
IKAMAS: Manajemen Pendidikan Islam Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Pendidikan Islam Akmalia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citizenship education (civic education) in Indonesia is placed as a field of study that carries a national mission to educate the life of the Indonesian people through the corridor of "value-based education". Civics as a compulsory subject at the school level has a vision as a means of fostering national character (nation and character building) and empowering citizens, and carrying out the mission of forming good citizens, namely citizens who are able to carry out their rights and obligations in the life of the nation and state, in accordance with Pancasila and the 1945 Constitution. In carrying out its mission, Civic Education develops civic competence which includes civic knowledge, civic skills, and civic disposition
Pernikahan Masyarakat Muslim Jawa di Bandar Setia Nasution, Abdul Gani Jamora; Sitompul, Buti Sarma; Daulay, Fitri Ana; Juhaidi, M. Dzaky Labib; Nasution, Nurul Fadilah
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10465277

Abstract

Marriage is a marriage ceremony celebrated or carried out by two people with the aim of formalizing the marriage bond in accordance with religious, legal and social norms. There are many types and variations of wedding ceremonies, depending on ethnic traditions, religion, culture and social class. Marriage for Javanese people is considered very sacred, and they only get married once in their life. This purity is the background to the practice of marriage in the Javanese Muslim community which is carried out very effectively and carefully in selecting prospective sons-in-law and determining the right time for marriage. To be precise, the people in Bandar Setia village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency are predominantly Muslim and Javanese. They still uphold Javanese cultural values in the wedding procession. The purpose of this article is to review the Javanese Muslim Community Marriage in Bandar Setia Village. This research method uses qualitative descriptive research. Using observation, interviews and documentation. From the results of this research, the author found two results of discussion, firstly the implementation of marriages in the Javanese Muslim community using the Ngidak Tigan tradition, secondly the meaning of marriage in the Ngidak Tigan tradition according to the understanding of the loyal bandar community.
Co-Authors Adeana, Fadillah Putri Adella, Sindy Adha , Chalijah Agus Setiani, Eka aina, Tasha Almeida, Annisa Alwi, Muhammad Fiqri Anas, Nirwana Annisak , Fadillah Arbaita, Arbaita Aufa, Aufa Aulia Rahman Aulia, Usna Azahra, Zelma Balqis, Annisa Batubara, Rabiatul Adawiyah Bayu, Silvana Berutu, Nina Aldila Bilqish, Alifia Dalimunte, Nur Aisyah Daulay, Fitri Ana Daulay, Siti Amalia Fadilah Fadilah, Fadilah Farisi, Muhammad Al Febriyanti, Elisa Fitri Ramadhani Fitri, Nur Laily Hafza, Abyena Harahap, Hasima Harahap, Irma Sari Harahap, M. Abrar Putra Kaya Harahap, Masbulan Harahap, Novia Rahmadani Harahap, Rizki Melinda Hasanah, Nur Aripa Hasbi, Sakinah Hutajulu, Mutika Amalia Amini Hutapea, Paisal Rahman Hutasuhut, Naila Audiva Ibrahim, Husna Indriani, Ririn Izzatunnisa Izzatunnisa, Izzatunnisa Jaffa, Zahra Azzura Juhaidi, M. Dzaky Labib Juliani, Afrida K, Kesi Kalkautsar, Muhammad Khairani, Aulia Khairani, Yesa Dwi Khairizka, Wirda Indri Khairun Nisa Khairunnisa, Sabina Kharisma, Mutiara Indah LESTARI, BUNGA Lubis, Iga Naila Aulia Br Lubis, Luthfi Adam Lubis, Nabila Suhaila Lubis, Pinta Rojulani Lubis, Putri Amelia Lubis, Shadrina Azzahra Mardiana, Aulia Matondang, Aflah Husnaini Maulida Rambe, Rahma Muhammad Taufik Hidayat Munthe, Abdal Rizky Munthe, Dina Aulia Yudistira Mustika, Nikmah Nadya, Laila Nanda, Vira Dwi Nasution, Nurul Fadilah Nasution, Pebrijah Nasution, Saidatul Fadhillah Nugraha, Mhd Nuryansyah Nurhafizah Nurhafizah Nurul Hasanah Pane, Fizri Aspika Putri Parapat, Khoiriah Marta Permatasari, Lutfia Pohan, Rinanti Ito Prastiwi, Try Suci Pratiwi, Citra Nur Prayudha, Reyhan Purba, Nadia Haviza Purba, Tiara Paramita BR Puspita, Anggun Dela Putri, Devita Aulia Putri, Winda Amelia Putriana, Alda Rahmadani Rahmadani Rahmi, Naila Ramadhani, Cinta Ramadhani, Karfika Suci Ramadhani, Tivany Rambe, Khoirul Bariah Ridwan, Fitri Syakira Risma Handayani, Risma Ritonga, Wilda Rahmayani Rizki Ramadhani Rizky, Putri Sabina, Irlyanova Sagala, Devi Intan Sari Salbila, Isal Sembiring, Adelina Br Siambaton, Nur Hafni Bahri Silalahi, Tia Anggraini Simanjuntak, Andini Zahara Siregar, Amanda Fhadillah Siregar, Amelia Rika Fadillah Siregar, Aviva Hanum Siregar, Latifah Siregar, Nepri Handayani Siregar, Nur Azizah Siregar, Nurhaliza Ertays Siregar, Rahma Fadillah Siregar, Raja Siti Aminah Sitompul, Buti Sarma Srg, Nurul Syakirah Sumanti, Sholiha Titin Syahfitri, Andini Syahrani Panjaitan, Suci Mawar Utami, Anggi Putri Zuhra, Cut Farida ‘Arif, Muhammad