Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

SINERGITAS FKIP UNIVERSITAS CENDERAWASIH DAN KAMPUNG PUAY MELALUI KKN MANDIRI 2025. Islam, Rio Wakhid Hujjatul; Syaiful, Andi; Muhaemin, Ince Abdul; Marsuki, Marsuki; Widyanto, Zainal; Purba, Willy F.; Puspita, Lita
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data di lapangan menunjukkan bahwa kesadaran akan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta manajemen sanitasi lingkungan yang efektif belum optimal. Hal ini diperburuk dengan belum adanya sistem pengelolaan sampah yang terpadu, yang berpotensi memicu masalah kesehatan kronis di masa depan. Potensi produk lokal, seperti hasil pertanian atau kerajinan tangan, belum tergarap maksimal karena keterbatasan keterampilan dalam pengemasan, branding, dan pemasaran digital. Akses terhadap informasi dan teknologi yang mendukung pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) masih terbatas. KKN Mandiri 2025 ini menawarkan keterbaruan melalui integrasi kurikulum project-based learning (PBL) FKIP UNCEN ke dalam program pengabdian. Program ini tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga pada penciptaan media pembelajaran dan produk ekonomi yang menjadi output dari mata kuliah mahasiswa. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) atau Penelitian Tindakan Partisipatif, yang berfokus pada kolaborasi aktif antara tim pelaksana (FKIP UNCEN), mahasiswa, dan masyarakat Kampung Puay. Pendekatan ini memastikan program yang dilaksanakan relevan, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan lokal. Secara keseluruhan, kegiatan KKN Mandiri 2025 berhasil mewujudkan sinergitas yang efektif antara FKIP UNCEN dan Kampung Puay. Hasil capaian yang terukur di tiga bidang inti membuktikan bahwa model intervensi terintegrasi lebih efektif dan holistik dalam mengatasi masalah multidimensi di desa. Mekanisme transfer program kepada Tim Inti Sinergitas (TIS) di akhir pengabdian menjamin bahwa hasil yang dicapai akan berkelanjutan dan dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyarakat Kampung Puay di masa depan.
PENERAPAN SCIENCE OF HYDRATION UNTUK MEWUJUDKAN GREEN HYDRATION DAN OPTIMALISASI PERFORMA ATLET MUDA DI SKO PAPUA Sinaga, Evi; Sinaga, Eva; Widyanto, Zainal; Nugroho, Juliant Salsabillah; Mahuse, Christhina Makmar
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.3280

Abstract

Atlet muda merupakan salah satu kelompok rentan dehidrasi, dehidrasi merupakan permasalahan klasik dan sering tidak disadari. Dampak dari dehidrasi pada atlet menyebabkan kelelahan, heat stroke, penurunan koordinasi, keseimbangan tubuh dan fokus hingga dapat menyebabkan cedera. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan atlet muda tentang pencegahan dan penanganan dehidrasi dengan konsep green hydration serta pemantauan status hidrasi. Lebih jauh meningkatkan kesehatan dan performa atlet SKO. Kegiatan pengabdian ini terdiri dari rangkaian kegiatan yang terdiri dari edukasi dan pelatihan dengan pre-test dan post-test, penerapan IPTEKS, pendampingan dan evaluasi serta keberlanjutan program. Sebanyak 23 peserta terlibat dalam kegiatan ini. Edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah, diskusi dan demonstrasi. Hasil kegiatan ini menunjukkan meskipun tidak signifikan, terdapat perbedaan pengetahuan peserta edukasi kesehatan tentang pencegahan dan penanganan dehidrasi dengan konsep “green hydration” sebelum dan sesudah dilakukan edukasi dan pelatihan (t hit < t tabel). Peningkatan pengetahuan hidrasi peserta kegiatan dalam kategori sedang (Rerata N-Gain = 0,67), sedangkan secara khusus untuk konsep green hydration juga dalam kategori sedang (rerata N-Gain = 0.52). Komunikasi yang intensif dengan mitra penting untuk menjaga komitmen keberlanjutan program ini yang pada akhirnya terwujud atlet yang terhidrasi optimal, sehat, berprestasi serta mendukung keberlanjutan lingkungan.