Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL SANITASI LINGKUNGAN

Uji Efektivitas Serbuk Kulit Nanas Sebagai Biokoagulan Untuk Menurunkan Kekeruhan pada Air Sumur Gali di Kelurahan Sungai Selincah Kota Palembang Pamabel, Amanda Atma; Maksuk, Maksuk; Amin, Maliha; Kamsul, Kamsul
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v4i1.2103

Abstract

Latar Belakang: Kekeruhan air merupakan kondisi dimana air mengandung materi terlarut yang ditandai dengan warna air cenderung menggelap dari warna aslinya. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dan hubungan penurunan kekeruhan pada air sumur gali di Kelurahan Sungai Selincah Kota Palembang dengan serbuk kulit nanas yang dijadikan sebagai biokoagulan. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan rancangan pretest-posttest control group. Jumlah sampel yaitu 24 sampel dari 1 sumur yang ditentukan dengan teknik simple random sampling dan dilakukan jumlah pengulangan dengan rumus Federer. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan One Way ANOVA serta Independent Sample t-test. Hasil: Kekeruhan air sumur gali sebelum dilakukan penambahan biokoagulan kulit nanas sebesar 300 NTU. Rata-rata kekeruhan setelah dilakukan penambahan biokoagulan kulit nanas dengan dosis 1 g/L yaitu sebesar 109,2 NTU (63,6%), dosis 2 g/L sebesar 108,2 NTU (64%) dan dosis 3 g/L yaitu sebesar 80,63 NTU (73,1%). Penurunan kekeruhan paling efektif dengan menggunakan biokoagulan serbuk kulit nanas dengan dosis 3 g/L. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan penambahan biokoagulan kulit nanas terhadap penurunan kekeruhan air sumur gali (p=0,000). Kesimpulan: Ada hubungan penambahan biokoagulan kulit nanas terhadap penurunan kekeruhan air sumur gali.
Karakteristik dan Perilaku Pengelola Cucian Mobil Tentang Pengelolaan Limbah Cair di Kota Palembang Angrina, Vepi Ilya; Kamsul, Kamsul; Saputra, Fider; Sukarjo, Sukarjo
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v4i2.2600

Abstract

Latar Belakang: Limbah diartikan sebagai sesuatu yang tidak digunakan lagi, tidak terpakai, tidak disenangi atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia. Salah satu limbah cair yaitu sisa cucian kendaraan berupa sisa deterjen, kotoran, tanah atau debu yang melekat pada kendaraan setelah dilakukan pencucian kendaraan. Tujuan : Mengetahui karakteristik dan perilaku pengelola jasa cucian mobil tentang pengelolaan limbah cair di Kota Palembang. Metode: Menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian pengelola cucian mobil, menggunakan rancangan statistik deskriptif yaitu dengan teknik observasi, kuesioner (karakteristik umur, jenis kelamin, pendidikan, pengetahuan, sikap, dan tindakan). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar umur pengelola 57,1% dengan kelompok umur < 40 tahun, Jenis kelamin pengelola laki-laki 71,4%, pendidikan SMA-PT 88,6%, mayoritas responden dengan pengetahuan kurang baik 37,1%, baik 60,0%, sikap negatif 40,0%, dan positif 57,1%, tindakan tidak baik 60,0% dan tindakan baik 37,1%. Kesimpulan: Sebagian besar pengelola jasa pencucian mobil berpengetahuan baik, bersikap positif, dan memiliki tindakan tidak baik
Parameter Kimia Air Limbah RPH Ruminansia Modern Gandus Kota Palembang Akoja, Muhammad Redho; Kamsul, Kamsul; Yuniati, Faiza; Wulanda, Ayu Febri; Sukarjo, Sukarjo
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v6i1.3744

Abstract

Latar Belakang: Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) Modern Gandus merupakan salah satu fasilitas pemotongan hewan terbesar di Kota Palembang yang menghasilkan air limbah dengan kandungan bahan organik tinggi seperti darah, lemak, dan sisa daging yang berpotensi mencemari lingkungan apabila tidak diolah dengan baik. Hasil uji awal menunjukkan konsentrasi BOD, COD, dan TSS masih tinggi sehingga diperlukan evaluasi kualitas air limbah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran parameter kimia air limbah di RPH-R Modern Gandus. Metode : Penelitian ini merupakan studi deskriptif kuantitatif dengan rancangan eksperimen yang dilaksanakan pada Januari–Juni 2025. Sampel diambil pada tiga titik (inlet, pengolahan awal, dan outlet) dengan parameter TSS, pH, BOD, COD, amonia (NH₃-N), serta minyak dan lemak, kemudian dibandingkan dengan Permen LHK No. 5 Tahun 2014. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan penurunan konsentrasi sebagian besar parameter setelah pengolahan. Nilai TSS menurun dari 173 mg/L menjadi 38,5 mg/L dan pH meningkat dari 6,72 menjadi 7,95. Konsentrasi BOD menurun dari 384 mg/L menjadi 77,7 mg/L, amonia dari 4,23 mg/L menjadi 4,04 mg/L, serta minyak dan lemak dari 73,1 mg/L menjadi 6,87 mg/L dan telah memenuhi baku mutu. COD masih melebihi ambang batas. Kesimpulan: IPAL di RPH-R Modern Gandus cukup efektif menurunkan sebagian besar parameter, namun belum optimal dalam menurunkan COD sehingga diperlukan pengolahan lanjutan. Kata kunci : Lingkungan, kesehatan, sanitasi, RPH-R, pengolahan air limbah