Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN GEOGEBRA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN INOVATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Rosmaiyadi, Rosmaiyadi; Resy Nirawati; Rika Wahyuni; Nindy Citroresmi Prihatiningtyas; Nurul Husna; Mariyam; Buyung; Trya Amanda; Nyemas Melani Atikah Putri; Fitri Alawiyah; Putra Edi Sukandi
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.7561

Abstract

Pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dalam bentuk pelatihan penggunaan software Geogebra Bagi Siswa SMP Negeri 20 Singkawang dilakukan oleh Tim PKM sebanyak 7 orang dosen dan 4 orang mahasiswa program studi Pendidikan Matematika Institut Sains dan Bisnis Internasional Singkawang. Jumlah peserta yang mengikuti PKM ini sebanyak 25 orang siswa SMP Negeri 20 Signkawang. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan siswa melalui pengunaan dan pemanfaatan software Geogebra dalam menyelesaikan masalah matematika. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, pelatihan, presentasi, demostrasi, praktik dan evaluasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan ini disimpulkan bahwa siswa mampu memahami materi yang disajikan. Siswa dapat memahami pengenalan aplikasi geogebra pada pembelajaran matematika pada kriteria baik, respon siswa terhadap kegiatan juga berada paka kriteria baik, dan hasil proyek mini siswa mendapatkan hasil baik sekali.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Padlet untuk Penunjang Pembelajaran Interaktif dan Komunikatif Era Merdeka Belajar pada Sekolah Penggerak SDN 149 Seluma Wasidi; Buyung; Widiyati, Eni
DHARMA RAFLESIA Vol 21 No 2 (2023): DESEMBER (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v21i2.28354

Abstract

Kegiatan ini berjudul Pelatihan Penggunaan Aplikasi Padlet Untuk Penunjang Pembelajaran Interaktif dan Komunikatif Era Merdeka Belajar Pada Sekolah Penggerak SDN 149 Seluma. Tujuan pengabdian ini untuk untuk menambah pengetahuan dan keterampilan mengajar pada  tenaga pengajar di Sekolah Penggerak SDN 149 Seluma tentang Peningkatan Kompetensi dan Literasi Teknologi dalam pembelajaran dengan Metode yang kami gunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode pelatihan dengan cara ceramah dan tanya jawab serta mengadakan praktek langsung dilanjutkan simulasi bagi para peserta pelatihan. Kegiatan Pelatihan Penggunaan Ipteks berupa Aplikasi Padlet Untuk Untuk Penunjang Pembelajaran Interaktif dan Komunikatif Era Merdeka Belajar Pada Sekolah Penggerak yaitu SDN 149 Seluma. Peserta kegiatan ini adalah Tenaga Pendidik Pada Sekolah Penggerak yaitu SDN 149 Seluma berjumlah 14 orang. Dari pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan bisa menjawab permasalahan yang ada, dimana manfaat yang diharapkan setelah mengikuti pelatihan adalah; (1) Terampil menggunakan Aplikasi Padlet yang sesuai dengan kebutuhan proses belajar mengajar, (2) Meningkatkan pengetahuan guru mengenai pemanfaatan teknologi untuk menunjang pembelajaran yang interaktif dan komunikatif, (3) Meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru dalam hal mempersiapkan perangkat pembelajaran yang inovatif, dan (4) Membantu guru untuk menghasilkan media pembelajaran yang berkualitas melalui Aplikasi Padlet.
PENGARUH STRATEGI PAIKEM BERBANTUAN ALAT PERAGA PAPIKDIG TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS IV Wahyuni, Sri; Buyung; Safrihady
SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 15 No. 3 (2025): SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sejpgsd.v15i3.67950

Abstract

This study aims to determine the effect of the PAIKEM strategy with the 'Papikdig' teaching aid and to determine whether or not there is an effect of the PAIKEM strategy with the 'Papikdig' teaching aid on students' interest and mathematics learning outcomes. The research method is Quasi Experiment with Posttest-Only Control Group Design. The research sample uses non-probability sampling techniques. The results of the study: the Ho hypothesis is rejected and the Ha hypothesis is accepted at a significance level of 0.05. The prerequisite tests carried out are normality, homogeneity, and linearity tests using SPSS version 27. The hypothesis was tested using an independent sample t-test. The study shows that there is an effect of the PAIKEM strategy with the 'Papikdig' teaching aid on students' interest and mathematics learning outcomes. This is indicated by an independent t-test of 0.001 which is smaller than 0.05. The positive impact of the PAIKEM strategy with the 'Papikdig' teaching aid on students' interest and mathematics learning outcomes. This is indicated by the average student interest in learning at a score of 83.02 for the very high category. And the average student learning outcomes are at a score of 66.5 with a sufficient category.
HUBUNGAN ANTARA KETERAMPILAN SOSIAL DENGAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA PADA KELAS V SDN 58 SINGKAWANG Mariska, Resti; Rini Setyowati; Buyung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.17856

Abstract

This research aims to: 1) determine the social skills of class V students at SD Negeri 58 Singkawang: 2) determine the learning outcomes of Pancasila Education for class V students at SD Negeri 58 Singkawang; 3) determine whether or not there is a relationship between social skills and the learning outcomes of Pancasila Education for fifth grade students at Singkawang State Elementary School. The type of research used is quantitative correlation research. The population of this study was all fifth grade students at SD Negeri 58 Singkawang. Sampling in this study was carried out using saturated sampling, this sample consisted of 33 students consisting of one class V. The prerequisite test carried out was a normality test using the Kolmogorov-Smirnov test formula. Data were analyzed univariately with a significance level of 5% (0.05). Hypothesis testing uses the Pearson product moment correlation technique. Research results 1) The overall level of social skills of class V students at SD Negeri 58 Singkawang is classified as high based on the overall average score of the students' social skills questionnaire of 113.8; 2) The level of learning outcomes for class V students at SD Negeri 58 Singkawang as a whole falls within the criteria based on the overall average score of 78.7; 3) There is a significant relationship between social skills and the learning outcomes of class V students at SD Negeri 58 Singkawang, namely with a correlation value of 0.199 with very low criteria with a positive relationship direction.
HUBUNGAN KEMAMPUAN AWAL MATEMATIKA DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SEKOLAH DASAR H. Pitriyani; Buyung; E.G. Utama
PENDASI Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia Vol 9 No 2 (2025): Agustus, PENDASI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia) (On Proses)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jurnal_pendas.v9i2.5247

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasi dengan menerapkan pendekatan kuantitatif. Tujuan dari penelitian ini untuk: 1) Mengukur kemampuan awal Matematika siswa di SDN 12 Singkawang; 2) Mengukur kemampuan pemecahan masalah siswa di SDN 12 Singkawang; 3) Menganalisis hubungan antara kemampuan awal Matematika dengan kemampuan pemecahan masalah siswa di SDN 12 Singkawang. Lingkup penelitian meliputi populasi siswa kelas IV dengan pengambilan sampel sebanyak 23 responden dari kelas IV B menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana. Data didapat melalui tes. Instrumen yang digunakan meliputi soal kemampuan awal Matematika dan kemampuan pemecahan masalah, dengan analisis data menggunakan uji korelasi PPM. Hasil analisis menandakan nilai koefisien korelasi positif sebesar 0,5520 dengan thitung = 3,0337 dan ttabel = 1,721. Ini mengindikasikan adanya hubungan positif dan signifikan antara kemampuan awal Matematika dengan kemampuan pemecahan masalah di SDN 12 Singkawang.
Sarana Berfikir Ilmiah (Bahasa, Logika, Matematika Dan Statistik) Buyung; Burhanuddin, Nunu
Revorma: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Vol. 3 No. 1 (2023): REVORMA: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran (Edisi Mei 2023)
Publisher : MAN 1 Kota Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62825/revorma.v3i1.38

Abstract

Berpikir benar memerlukan sarana atau alat berpikir. Sarana ini bersifat pasti, maka aktivitas keilmuan tidak akan maksimal tanpa sarana berpikir ilmiah tersebut. Penguasaan sarana ilmiah sangat penting bagi ilmuwan agar dapat melaksanakan kegiatan ilmiah dengan baik. Jenis tulisan dalam artikel ini adalah literatur revieu atau bersifat pustaka, data diuraikan secara deskriptif, sehingga menunjukkan suatu kajian ilmiah yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Hasil kajian ini yaitu tahapan kegiatan ilmiah membutuhkan alat bantu yang berupa sarana berpikir ilmiah. Sarana berpikir ilmiah berfungsi hanyalah sebagai alat bantu bagi manusia untuk berpikir ilmiah agar memperoleh ilmu. Bahasa merupakan sarana mengkomunikasikan cara-cara berpikir sistematis dalam memperoleh ilmu. Tanpa kemampuan berbahasa, seseorang tidak akan dapat melakukan kegiatan ilmiah secara sistematis dan benar. Logika sebagai sarana berpikir ilmiah mengarahkan manusia untuk berpikir dengan benar sesuai dengan kaidah-kaidah berpikir yang benar. Logika membantu manusia dapat berpikir dengan sistematis yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Jika ingin melakukan kegiatan berpikir dengan benar maka harus menggunakan kaidah-kaidah berpikir yang logis. Logika dapat membedakan antara proses berpikir yang benar dan proses berpikir yang salah. Matematika merupakan sarana berpikir deduktif maka orang dapat menggunakan statistika untuk berpikir induktif. Berpikir deduktif dan berpikir induktif diperlukan untuk menunjang kegiatan ilmiah yang benar sehingga akan menghasilkan suatu pengetahuan yang benar pula. Sedangkan Statistika tidak boleh dipandang sebelah mata oleh orang yang ingin mampu melaksanakan kegiatan ilmiah dengan baik. Penguasaan statistika sangat diperlukan bagi orang-orang yang akan menarik kesimpulan dengan sah. Statistika harus dipandang sejajar dengan matematika.   Kata kunci : Berfikir Ilmiah, Bahasa, Logika, Matematika, Statistik   Abstract: Right thinking requires means or tools of thinking. This means is certain, so scientific activity will not be maximized without the means of scientific thinking. Mastery of scientific tools is very important for scientists in order to carry out scientific activities properly. The type of writing in this article is literature revieu or literature, the data is described descriptively, so that it shows a scientific study that can be further developed. The results of this study are that the stages of scientific activity require tools in the form of scientific thinking tools. The means of scientific thinking serves only as a tool for humans to think scientifically in order to gain knowledge. Language is a means of communicating systematic ways of thinking in acquiring knowledge. Without language skills, a person will not be able to carry out scientific activities systematically and correctly. Logic as a means of scientific thinking directs humans to think correctly in accordance with the rules of correct thinking. Logic helps humans to think systematically which can be accounted for. If you want to do thinking activities correctly, you must use logical thinking rules. Logic can distinguish between correct thinking processes and incorrect thinking processes. Mathematics is a means of deductive thinking, so people can use statistics for inductive thinking. Deductive thinking and inductive thinking are needed to support correct scientific activities so that they will produce correct knowledge as well. Statistics should not be underestimated by people who want to be able to carry out scientific activities properly. Mastery of statistics is necessary for people who will draw valid conclusions. Statistics must be seen as equal to mathematics. Keywords: Scientific Thinking, Language, Logic, Mathematics, Statistics
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI PERBEDAAN GENDER PADA MATERI HIMPUNAN Fitri, Kurniati; Mariyam; Buyung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.17520

Abstract

ecara khusus penelitian ini bertujuan; 1. Untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari perbedaan gender pada materi himpunan; 2. Untuk mengalisis faktor yang mempengaruhi siswa dalam menyelesaikan soal kemampuan representasi matematis siswa ditinjau dari perbedaan gender pada materi himpunan. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa laki-laki dan perempuan kelas VIII di SMPN 4 Singkawang sebanya 32 siswa yaitu 13 siswa laki-laki dan 19 siswa perempun. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan representasi matematis dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis tes dan wawancara disimpulkan bahwa: 1) Rata-rata kemampuan representasi matematis nilai siswa laki-laki sebesar 66,0 lebih tinggi dibandingkan nilai siswa perempuan sebesar 64,4, walaupun pada kategori tinggi jumlah siswa perempuan (8 orang) lebih banyak dari jumlah siswa laki-laki (3 orang), sedangakan pada kategori sedang jumlah siswa laki-laki (5 orang) sama dengan jumlah siswa perempuan (5 orang) dan pada kategori rendah jumlah siswa perempuan (6 orang) lebih banyak dari jumlah siswa laki-laki (5 orang). 2) Faktor yang mempengaruhi kemampuan siswa dalam mengerjakan soal matematika berasal dari faktor internal yaitu, inteligensi (tidak tahu atau lupa, ketelitian dalam mengerjakan soal), dan sikap (kepercayaan diri) dan faktor eksternal yaitu, fasilititas atau alat belajar (sarana dan prasarana pembelajaran)
ANALISIS KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR PADA MATERI LINGKARAN Andriyani, Yesti; Citroresmi P, Nindy; Buyung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.18479

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar pada materi lingkaran. Metode penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif . Subjek penelitian adalah siswa kelas IX Muhammadiyyah 1 Singkawang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan angket motivasi belajar, tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah Model Miles dan Huberman yaitu, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1)Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada materi ditinjau dari motivasi belajar tinggi mempunyai rata-rata sebesar 59,75 yang berada pada kategori sedang, 2) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar sedang mempunyai rata-rata sebesar 43,08 yang berada pada kategori sedang, dan 3) Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar rendah mempunyai rata-rata sebesar 50 yang berada pada kategori sedang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA MATERI PERUBAHAN ENERGI KELAS IV SD NEGERI 76 PEKANBARU Hasta Musawirna; Eka Murdani; Buyung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.19403

Abstract

This research aims to: 1) Find out the influence of students' creative thinking abilities on flat building material on students after applying sticky board media to class IV students at SDN 01 Mandor; 2) Find out how much influence the sticky board media has on the material for flat shapes for class IV students at SDN 01 Mandor; 3) Knowing student responses to the application of flashcard media on creative thinking abilities in class IV students at SDN 01 Mandor. The type of research used is quantitative research. The population in this study were all fourth grade students at SDN 01 Mandor. Sampling in this study was carried out using saturated sampling, the sample consisted of 22 students consisting of class IV A SDN 01 Mandor. The data collection technique used in this research is a test technique in the form of learning outcomes in the cognitive domain and non-test in the form of a student response questionnaire.  This can be seen from the calculation of the effect size, namely 0.858 and the criteria are high because 0.858 is at ES > 0.8. 3) Positive student responses to the sticky board media in the creative thinking abilities of class IV students. This is shown from the calculations that the percentage of student responses of 63.59% is included in the high category.
Wearing Muslimah Attire as an Expression of Preserving Personal Dignity and a Servant’s Obedience to Islamic Law Buyung; Jasiah
International Journal of Community Engagement Payungi Vol. 5 No. 3 (2025): International Journal of Community Engagement Payungi
Publisher : Yayasan Payungi Smart Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58879/ijcep.v5i3.117

Abstract

Clothing for a Muslim woman is not merely a covering for the body, but rather a manifestation of adherence to Islamic law, which has spiritual, moral, and social dimensions. Modern phenomena demonstrate the tension between the demands of fashion/popular culture and the principles of Islamic law regarding dress. This study aims to analyze in depth the legal status of Muslim women's dress in Islam, identify the dimensions of obedience and spirituality in the practice of covering the genitals, and examine the role of Muslim clothing as a means of maintaining self-respect (al-`iffah) amidst contemporary social challenges. This study uses the method qualitative with the approach library research And analysis of Fiqh (Islamic law). Primary data sources include the Qur'an (especially QS. An-Nur: 31 and QS. Al-Ahzab: 59) and the Hadith of the Prophet, while secondary data comes from tafsir books, classical fiqh, as well as contemporary scientific journals and literature related to the ethics of Muslim women's dress. The results of the study indicate that the obligation for Muslim women to dress according to sharia (covering all aurat except the face and palms, not tight, not transparent, not resembling men's clothing, and not excessive) is a law that qath'I (definitely) in Islam. Shar'i clothing has a dual function: as symbol of servant obedience to the command of God and as protector of self-respect