Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Metode Talking Stick terhadap Motivasi Belajar Siswa di SDN Malangsari 1 Amalia, Endang Siti; Karyawati, Lilis; Karnia, Nia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menyelidiki efektivitas metode Talking Stick sebagai upaya meningkatkan motivasi siswa di SDN Malangsari 1 untuk belajar. Dengan mengadopsi metode kuasi-eksperimental dan desain pretest-posttest control group, sebanyak 60 siswa telah dibagi ke dalam dua kelompok berbeda yaitu kelompok eksperimen serta kelompok kontrol. Hasil dari uji coba yang di lakukan menunjukkan adanya kenaikan yang signifikan dalam motivasi belajar pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan kelompok kontrol. Temuan ini menegaskan bahwasannya penerapan metode Talking Stick secara efektif mampu mendorong motivasi siswa untuk belajar. Oleh karena itu, disarankan agar guru menerapkan metode ini dalam proses pembelajaran untuk memperbaiki partisipasi dan motivasi siswa, yang dapat berdampak positif pada pencapaian akademik dan pengalaman belajar mereka di masa depan.
Membentuk Akhlakul Karimah Sesuai Ketentuan dalam Al-Qur’an (Analisis Tafsir Al-Qur’an Surat Al-Baqarah Ayat 151-154) Diana, Shinta; Karyawati, Lilis; Karnia, Nia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membantu dalam memahami pembentukan akhlakul karimah sesuai dengan ketentuan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 151-154. Untuk mencapai tujuan penelitian penulis menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Adapun hasil dari analisis tiga tafsir mengenai pembentukan akhlakul karimah sesuai dengan ketentuan dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 151-154 dalam penelitian ini menjelaskan bahwa: 1) Pendapat tafsir Al-Maraghi yaitu dalam meneggakkan dan mempertahankan agama Allah, hendaklah kita senantiasa meminta pertolongan kepada Allah dengan sabar dan shalat. 2) Pendapat tafsir Al-Mishbah yaitu megajak orang-orag yang beriman untuk menjadikan shalat sebagai penolong dalam menghadapi segala macam ujian dan cobaan. 3) Pendapat tafsir Ibnu Katsir yaitu sebaik-baik cara yang dapat membantu kita dalam menghadi berbagai musibah adalah dengan kesabaran dan shalat. Implementasi ajaran-ajaran yang terkandung dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 151-154 adalah bahwa kemenangan hanya akan didapat diperoleh oleh orang-orang yang senantiasa menyertakan Allah sebagai penolong dalam setiap urusan kesehariannya melalui sabar dan shalat.
Studi Analisis Tafsir Surat Al-Alaq Ayat 1-5 Perspektif Quraish Shihab dan Relevansinya dengan Motivasi Belajar Siswa di SDIT Nurul Islam Fadiya, Laila Humairoh; Karyawati, Lilis; Karnia, Nia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tafsir surat Al-Alaq ayar 1-5 perspektif Quraish Shihab dan relevansinya dengan motivasi belajar siswa di SDIT Nurul Islam. Surat Al-Alaq yang diawali dengan perintah “Iqra” (bacalah), menekankan pentingnya membaca dan menuntut ilmu dalam islam. Quraish Shihab dalam tafsirnya menggaris bawahi bahwa perintah ini tidak hanya terbatas pada membaca teks, tetapi juga mencakup pemahaman terhadap tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan wawancara dengan guru serta siswa di SDIT Nurul Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan nilai-nilai yang terkandung dalam surat Al-Alaq ayat 1-5 dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Aktivitas belajar merupakan sebagian dari ibadah dan sebagai cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa tafsir surat Al-Alaq ayat 1-5 memiliki relevansi yang signifikan dengan peningkatan motivasi belajar siswa di SDIT Nurul Islam.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING TERHADAP HASIL BELAJAR AKIDAH AKHLAK Febrianti, Putri Silvia; Karyawati, Lilis; Karnia, Nia; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.634

Abstract

Pendidikan merupakan usaha manusia untuk membina kepribadian dan kemampuannya sesuai dengan nilai-nilai di dalam kebudayaan bangsa. Untuk itu pendidikan sangatlah penting untuk menciptakan penerus generasi yang berkualitas dan memiliki keterampilan, agar peserta didik mampu mengembangkan potensi untuk memiliki nilai spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kepandaian, akhlak yang baik, serta bertanggung jawab, kepada masyarakat, bangsa dan Negara. Menurut Saefuddin & Berdiati [1]Model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur sistematis dalam mengorganisasikan sistem belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas pembelajaran Berdasarkan hasil wawancara dengan guru mata pelajaran akidah akhlak kelas IX di Madrasah Tsanawiyah Al-I’anah Kosambi Karawang pada tanggal 27 Februari 2023 , menyatakan bahwa rendahnya kemampuan peserta didik dalam menguasai materi akidah akhlak, hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata Ulangan Semester Ganjil masih dibawah standar Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 70. Oleh karena itu penting menciptakan kondisi tertentu dalam pembelajaran agar siswa selalu termotivasi, berminat, dan selalu ingin belajar. Belajar sebagai proses dapat dikatakan sebagai kegiatan seseorang yang dilakukan dengan sengaja melalui penyesuaian tingkah laku dirinya dalam upaya meningkatkan kualitas hidupnya. Jika dilihat dari beberapa penjelasan diatas penyesuaian model, media dan strategi dalam pembelajaran sangatlah penting untuk membantu siswa mencapai hasil belajar yang maksimal, untuk itu peneliti menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Aqidah Akhlak.
Back to Surau: Redefining Early Childhood Character Education Through the Lens of Minangkabau Culture Syafrida, Rina; Riana, Nancy; Karnia, Nia; Ismail, Marzeni
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2025.111-09

Abstract

Purpose – This study aims to explain the rationale behind the "Back to Surau" research, particularly the importance of the surau-based approach in early childhood character education. The study is motivated by concerns over the degradation of children's moral values and the belief that re-establishing the surau as a center for character education can strengthen moral and noble values in early childhood.Design/methods/approach – This study employed a qualitative phenomenological approach to explore the experiences of Quran teachers, parents, and community leaders in integrating surau values into early childhood character education. A total of 23 purposively selected participants were involved, including 5 Quran teachers, 6 parents, 2 traditional or religious leaders, and 10 early childhood children (through observation). Data were collected via semi-structured interviews, participatory observation at four selected suraus (two in regency areas and two in urban settings), and document analysis. Thematic analysis followed Miles and Huberman’s (1994) framework—data reduction, presentation, and conclusion drawing—while van Manen’s phenomenological principles guided the interpretation. Research ethics were maintained through informed consent, confidentiality, and cultural sensitivity.Findings – Six major themes emerged. First, the surau functions as a center of moral and spiritual learning for young children. Second, community involvement and local culture in the surau enrich character education. Third, integrating religious values and local wisdom into daily activities is effective in shaping positive character. Fourth, meaningful learning experiences in the surau foster empathy, discipline, and responsibility. Fifth, support from families and surau management is a key success factor for this approach. Sixth, challenges such as time constraints and modern lifestyles must be addressed when adapting surau values to the formal education context.Research implications/limitations – This study is limited to a specific cultural community (Minangkabau), limiting the generalizability of the results. However, the findings provide insights into the potential of local wisdom as a character education strategy.Practical implications – This study encourages early childhood educators and policymakers to integrate surau-based approaches into curricula and school activities. This approach can serve as a model for character building through collaboration among schools, families, and communities.Originality/value – This research is original in reviving the role of the surau and Minangkabau local wisdom in early childhood education. Its novelty lies in integrating a local traditional institution with modern educational practices to strengthen the character of the young generation.Paper type Research paper
PENGELOLAAN KELAS PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SDIT AL-KAUTSAR KECAMATAN CIKARANG PUSAT KABUPATEN BEKASI Lutfi, Hamdan; Karyawati, Lilis; Karnia, Nia
Tasyri’: Jurnal Tarbiyah – Syari’ah Islamiyah Vol 33 No 01 (2026): April 2026
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/3909vx85

Abstract

Penelitian ini berangkat dari adanya latar belakag masalah dalam pengelolaan kelas di SDIT AL-kautsar kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, masalah yang terjadi seperti: ada murid yang menggangu murid yang lain ada juga, ada yang berlari-lari ketika sedang belajar. Oleh karena itu peneliti ingin mgetahui bagaimana pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDIT Al-Kautsar Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1.Mendeskripsikan Perencanaan pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas III Khalid bin Walid SDIT Al-Kautsar, 2. Mendeskripsikan Pelaksanaan pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas III Khalid bin Walid SDIT Al-Kautsar, 2. Mendeskripsikan Pelaksanaan pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas III Khalid bin Walid SDI TAl-Kautsar,3.Mendeskripsikan usaha pencegahan olehguru dalam mengatasi masalah pengelolaan kelas pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas III Khalid bin Walid SDITAl-Kautsar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan(FieldResearch) subjek penelitian ini satu orang guru Pendidikan Agama Islam, informan dua orang siswa.Teknik pengumpulan data melalui observasi,wawancara,dan dokumentasi.Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi,meliputi: reduksidata(data reduction), penyajian data(datadisplay) serta penarikan kesimpulan dan verifikasi(conclusion drawing/verification). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1.Perencanaan pengelolaan kelas ada beberapa Yaitu mempersiapkan peraturan didalam kelas,membuat prosedur untuk barang-barang di dalam kelas mempersiapkan kegiatan pembelajaran dengan menyiapkan absen, buku penilaian siswa,bukumodul, 2.Pelaksanaan pengelolaan kelas bersifat fisik diruang kelas dimana tempat berlangsungnya pembelajaran sudah luas dan besar,pengaturan tempat duduk berbaris  sejajar,pentilasi dan pencahayaan yang sudah cukup menjamin kesehatan dan kenyamanan serta penyimpanan barang didalam kelas yang sudah teratur,pengelolaan bersifat non fisik tipe kepemimpinan guru lebih kepada demokratis,sikapmereka juga dalam menghadapi siswa yang melanggar yaitu sabar,memberikan nasehat,dan memberikan teguran agar tidak terulang lagi, suar aguru jugas udah terdengar jelas terdengar, 3.Usaha pencegahan dalam mengatasi masalah pengelolaan kelas yaitu menunjukan sikap tanggap,memperhatikan semua siswa,dan menegur apabila ada yang melanggar.